Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Model ADDIE (Analisys, Design, Development, Implemetation, Evaluation) Zamsiswaya, Zamsiswaya; Syawaluddin, Syawaluddin; Syahrizul, Syahrizul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pengembangan ADDIE merupakan salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam desain dan pengembangan kurikulum serta pembelajaran. ADDIE adalah akronim dari lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Dalam jurnal ini, akan dibahas secara mendalam mengenai setiap tahap dalam model ADDIE, serta bagaimana penerapannya dalam konteks pendidikan. Dengan menggunakan berbagai referensi yang relevan, diharapkan pembaca dapat memahami pentingnya model ini dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Pendekatan dan Batasan Penelitian Pengembangan dalam Bidang Pendidikan Zamsiswaya, Zamsiswaya; Riviana, Natta; Syawaluddin, Syawaluddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu pengetahuan kini sangat berkembang pesat dengan bantuan teknologi dan berkembangnya cara berpikir manusia. Ada banyak upaya yang dapat dilakukan oleh setiap pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satu upaya itu adalah dengan melakukan kegiatan penelitian, khususnya penilitian pendidikan. Melalui penelitian, masalah-masalah dalam pendidikan dapat ditemukan kemudian bisa mendapatkan solusinya. Hal-hal baru yang lebih inovatif dalam pendidikan dapat pula dikembangkan dan diaplikasikan dari sebuah penelitian. Ada beberapa jenis penelitian yang dapat dilakukan, salah satunya adalah metode penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D). Fokus artikel ini adalah pada penelitian dan pengembangan, terutama dalam hal pendekatan dan batasannya dalam bidang Pendidikan.
Implementasi Hasil Belajar Siswa dalam Pendidikan Islam pada Kurikulum Merdeka Zamsiswaya, Zamsiswaya; Baidarus, Baidarus; Fithri, Radhiyatul
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hasil belajar siswa dalam pendidikan islam pada kurikulum merdeka di Madrasah Tsanawiyah Negeri Se-Kota Pekanbaru dan factor-faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Informan meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Data dianalisis secara kualitatif dengan menganalisis dan menginterpretasi secara kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi hasil belajar siswa dalam pendidikan islam pada Kurikulum Merdeka dari segi pemahaman guru terhadap implementasi kurikulum Merdeka secara umum berada dalam kategori cukup efektif/sedang, sementara dari segi pelaksanaan kurikulum Merdeka berada dalam kategori baik dan hasil belajar siswa dalam implementasi kurikulum Merdeka berada dalam kategori sangat baik. Faktor pendukung implementasi hasil belajar siswa dalam pendidikan islam pada Kurikulum Merdeka pada Madrasah Tsanawiyah Negeri se-Kota Pekanbaru adalah Pelatihan dan Pengembangan Profesional Guru, Motivasi dan Keterlibatan Siswa, Pembelajaran Kolaboratif, Pengakuan atas Keberagaman Siswa, Ketersediaan Sumber Daya Pembelajaran, Dukungan Kepemimpinan Sekolah dan Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat. Sementara faktor penghambat implementasi yaitu Kurangnya kesiapan Guru, Minat dan Motivasi Belajar Siswa yang Rendah, Ketidakmampuan Siswa dalam Berkolaborasi, Kesulitan Siswa dalam Mengatur Waktu dan Tugas, Keterbatasan perangkat teknologi pembelajaran, Kondisi Lingkungan Pembelajaran yang tidak mendukung, dan Keterbatasan Waktu.