Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Edukasi diabetes pada remaja sebagai upaya pemeliharaan kesehatan remaja Halimatushadyah, Ernie; Lukitasari, Nurraya; Yuliana, Agnes; Putri, Dinda Widia Aprilina; Suharto, Muhammad Aldila
Penamas: Journal of Community Service Vol. 5 No. 1 (2025): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v5i1.1496

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease caused by the inability of the body to produce sufficient insulin or to use insulin effectively. The prevalence of diabetes among young people in Indonesia, based on doctor diagnoses, remained unchanged from 2013 to 2018 (0.5%). However, the percentage of young diabetes patients who do not receive treatment is 18.5% (highest). Young adults also represent the age group with the highest percentage of individuals who have never had their blood sugar levels checked (86.6%). This activity aims to provide adolescents with basic knowledge about the definition of diabetes, available therapies for young diabetes patients, and preventive measures. The method used in this community service activity involved delivering material in person and distributing brochures on diabetes prevention among adolescents at SMK Bhumi Husada. The target participants were adolescents aged 17–19 years. The activity proceeded smoothly, and the students comprehended the educational material provided. Adolescents gained an understanding of diabetes prevention, leading to healthier lifestyle behaviors.
Pengabdian Masyarakat Penyuluhan Skincare Yang Aman, Berkualitas, Dan Bermanfaat Pada Ibu-Ibu Rukun Tetangga Bunga Destiyana; Halimatushadyah, Ernie; Rahayu , Ani; krismayadi, krismayadi
Khidmatuna (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1 No 1 (2022): On Progress
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.196 KB) | DOI: 10.58330/khidmatuna.v1i1.64

Abstract

Kecantikan merupakan sebuah kebutuhan primer saat ini bagi kaum wanita. Pada dasarnya kecantikan dibagi menjadi dua bagian yaitu, kecantikan bersumber dari dalam dan kecantikan bersumber langsung pada bentuk fisik. Kecantikan dari segi bentuk dan fisik kini menjadi populer di masyarakat sehingga menciptakan banyak solusi atau alternatif untuk mendapatkannya. Skin care atau perawatan kulit adalah produk yang bertujuan untuk merawat kulit yang hasilnya tidak terlihat saat pemakaian pertama karena skin care membutuhkan proses sampai hasil yg diinginkan. Skin care adalah perawatan yang memberikan nutrisi pada kulit agar lebih terawat, yaitu untuk membuat cantik, bersih dan sehat. Pengabdiaan masyarakat ini dilakukan pada ibu- ibu RT 04 Grand Depok City Cluster Acacia karena banyak yang suka berdandan tetapi masih belum memahami cara memilih skincare yang aman, berkualitas dan bermanfaat yang sesuai persyaratan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) serta skincare yang cocok bagi kulit mereka. Pada pengabdiaan masyarakat ini dilakukan pre test dan post test, dari hasil tersebut terlihat peningkatan pengetahuan pada post test jika dibandingkan dengan pre test.
Comparative study of drying techniques on the anti-inflammatory content of bitter leaf simplicia (Vernonia amygdalina Del.) Tamala, Yulianida; Yani, Moh.; Sailah, Illah; Halimatushadyah, Ernie; Tallei, Trina Ekawati
Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.afssaae.2025.008.01.10

Abstract

Bitter leaf (Vernonia amygdalina Del.) hold significant potential for development in the pharmaceutical industry due to its high content of bioactive compounds, particularly flavonoids, which serve as a source of anti-inflammatory agents. A major challenge in processing bitter leaf into dried simplicia is the selection of an appropriate drying technique, as the drying process can alter the active compounds present in the plant. This study aimed to analyze the drying rate of bitter leaf and evaluate the most effective drying technique for preserving their anti-inflammatory properties. The drying process was conducted using an oven dryer at 40°C and 50°C, as well as a greenhouse dryer, and the reduction in moisture content over time was recorded. The dried simplicia was subsequently subjected to phytochemical screening and anti-inflammatory activity testing. The results indicated that the drying durations required to achieve a final moisture content of <10% were 44 hours at 40°C, 20 hours at 50°C, and 9 hours using the greenhouse drying method. Phytochemical analysis confirmed the presence of saponins, alkaloids, flavonoids, tannins, and steroids in the bitter leaf extract. The IC₅₀ values for the three drying methods were determined to be 25.33 ppm, 61.05 ppm, and 114.25 ppm, respectively. Among the drying methods tested, oven drying at 40°C yielded the highest anti-inflammatory activity, with an IC₅₀ value of 25.33 ppm. The regression equation obtained was y = 0.072x + 48.176, with an R² value of 0.9899, indicating a strong correlation between extract concentration and inflammation inhibition. This suggests the potential for reliable prediction of optimal dosages for pharmacological applications.
Swamedikasi Dismenore Yang Tepat Dan Rasional Sebagai Upaya Pemeliharaan Kesehatan Remaja Wanita Nurraya Lukitasari; Ernie Halimatushadyah; Frida Octavia Purnomo; Krismayadi; Dwi Puspitasari; Dinda Widia Apriliani Putri; Rizkiyawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 6 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i6.1722

Abstract

Dismenore merupakan salah satu penanda bahwa terjadi perlukaan (inflamasi) pada endometrium manusia yang terjadi pada masa periode endometrial dan menstruasi. Dismenore adalah nyeri di perut bagian bawah ataupun di punggung bagian bawah akibat dari gerakan rahim yang meremas-remas (kontraksi) dalam usaha untuk mengeluarkan lapisan dinding rahim yang terlepas. Kurangnya pemahaman tentang penggunaan obat tepat dan rasional, penggunaan obat bebas secara berlebihan, serta kurangnya pemahaman tentang cara menyimpan dan membuang obat dengan benar menyebabkan terhambatnya penanganan dismenore. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi swamedikasi dengan materi penyakit dismenore, dan workshop pembuatan jamu untuk dismenore pada siswa/siswi SMK Kesehatan Prof Dr Moestopo, Bogor Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyampaian secara langsung dengan pemaparan materi terkait penyakit dismenore dan pemeliharaan kesehatan remaja wanita pemanfaatan tanaman obat berkhasiat. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan siswadan siswi SMK Kesehatan Prof Dr Moestopo terhadap penyakit dismenore.
PERAN KKN DALAM PENYULUHAN DAN DETEKSI DINI PENYAKIT DEGENERATIF MASYARAKAT DESA CIJAGANG Hidayatulloh, Syarif; Halimatushadyah, Ernie; Zuleika, Adinda Putri; Anugrahayu, Aprilia; Telambanua, Merdiani; Sharqony, Muh Aly; Triyana, Ni Nyoman; Amaliah, Nurmala; Rizkiyawati, Rizkiyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41469

Abstract

Beberapa penyakit degeneratif paling umum diantaranya yaitu hipertensi, asam urat, gula darah, dan kolesterol. Penyakit tersebut berkembang sebagai akibat dari kurangnya aktivitas fisik, pola makan, gaya hidup yang tidak sehat dan faktor stres sehingga mempengaruhi kualitas hidup dan produktivitasnya serta meningkatkan angka kematian yang tinggi. Pencegahan terhadap penyakit degeneratif ini dapat dilakukan sebelum terdiagosa maupun sesudah terdiagnosa. Pencegahan yang dapat dilakukan dengan meningkatkan kesadaran akan faktor resiko, menjauhi faktor resiko dan melakukan cek kesehatan secara teratur. Peningkatan kesadaran dapat dilakukan dengan edukasi baik secara langsung maupun menggunakan teknologi. Edukasi dapat meningkatkan motivasi pasien terkait dengan kepatuhan manajemen diri. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada minggu pertama bulan Juli 2024, bertempat di Kampung Cilalay dan Kampung Parasu, Desa Cijagang. Sasaran kegiatan adalah masyarakat setempat, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan terkait penyakit degeneratif dan pemanfaatan herbal sebagai alternatif kesehatan. Pengetahuan masyarakat mengenai penyakit degeneratif dan penggunaan herbal sebagai pelengkap pengobatan masih terbatas. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar warga tidak memahami konsep penyakit degeneratif dan hubungannya dengan gaya hidup, serta memiliki kepercayaan rendah terhadap manfaat herbal. Setelah penyuluhan, post-test menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepercayaan warga secara signifikan, di mana seluruh responden memahami konsep penyakit degeneratif dan manfaat herbal sebagai pelengkap pengobatan. Berdasarkan hasil analisis pre-test dan post-test, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Cijagung tentang penyakit degeneratif dan teh herbal.
Hubungan polifarmasi dengan potensial interaksi obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 Tambun, Romauli; Halimatushadyah, Ernie; Lukitasari, Nurraya
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1485

Abstract

Latar Belakang: Diabetes merupakan penyebab kematian terbesar keempat di dunia. Organisasi Diabetes Internasional memprediksi bahwa jumlah penderita diabetes secara global akan meningkat dari 537 juta pada tahun 2021 menjadi 643 juta pada 2030, dan mencapai 783 juta pada 2045, terutama pada individu berusia 20–79 tahun. Diabetes melitus (DM) tipe 2 terjadi akibat resistensi insulin pada organ target serta gangguan fungsi sel beta pankreas yang menyebabkan kekurangan insulin relatif. Pengelolaan DM tipe 2 dilakukan dengan pemberian obat antidiabetes serta perubahan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan polifarmasi pada pasien DM tipe 2 rawat jalan di RS UKI dengan potensi interaksi obat.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan purposive sampling, melibatkan 111 sampel.Hasil: Uji statistik chi-square digunakan dalam analisis bivariat, dengan hasil menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05).Kesimpulan: Mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara polifarmasi dan potensi interaksi obat pada pasien dewasa hingga lansia penderita DM tipe 2 di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RS UKI
Peran Kuliah Kerja Nyata dalam Sosialisasi Penyakit Degeneratif dan Cek Kesehatan di Desa Cibanon Kabupaten Bogor Jawa Barat Novitasari, Anggraeni; Simbolon, Clara Bella; Waluyo, Dyah Ayuwati; Halimatushadyah, Ernie; Purnomo, Frida Octavia; Komariah Kamerinda, Siti; Putri, Yulia Anggraeni
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i1.10182

Abstract

Penyakit degeneratif, seperti diabetes, hipertensi, asam urat, menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bogor. Penyebab utama penyakit ini meliputi pola hidup yang tidak sehat, penuaan, dan faktor genetik. Sosialisasi mengenai penyakit degeneratif dan cek kesehatan yang diselenggarakan pada 19 November 2024 di Desa Cibanon, Kabupaten Bogor, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit degeneratif dan pentingnya deteksi dini serta pencegahan melalui gaya hidup sehat. Kegiatan ini meliputi edukasi tentang penyebab, gejala, dan pencegahan penyakit degeneratif serta pemeriksaan kesehatan yang mencakup pengecekan tekanan darah dan kadar gula darah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis membantu masyarakat lebih memahami kondisi kesehatan mereka dan mendorong mereka untuk menerapkan pola hidup sehat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih sering di daerah pedesaan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Profil dan Persepsi Penggunaan Obat Tradisional Pada Konsumen Di Apotek Maranatha Junior (Maju) 2 Kabupaten Merangin Hura, Sadari; Halimatushadyah, Ernie; Wardana, Mutia Sari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2657

Abstract

Obat tradisional masih menjadi pilihan banyak masyarakat karena dianggap aman, alami, dan diwariskan turun-temurun. Penelitian ini bertujuan menggambarkan profil sekaligus persepsi konsumen terhadap penggunaan obat tradisional di Apotek Maranatha Junior (MAJU) 2, Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 94 responden dilibatkan melalui kuesioner. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar pengguna obat tradisional adalah perempuan (55,3%), berusia 18–25 tahun (37,2%), lulusan SMA/sederajat (45,7%), bekerja sebagai pegawai swasta (34,0%), dan berpenghasilan Rp2.500.000–Rp5.000.000 per bulan (34,0%). Jenis obat tradisional yang paling sering dipilih adalah jamu (56,4%) dengan bentuk cair (61,7%). Alasan utama pemakaian karena berbahan alami (43,6%) serta mendapat rekomendasi dari orang terdekat (40,4%). Sebagian besar responden membeli obat tradisional di apotek (60,6%) dan menggunakannya 1–3 hari (63,8%) untuk mengatasi keluhan ringan, terutama batuk (31,9%). Mayoritas merasa sembuh setelah konsumsi (92,5%) tanpa efek samping berarti (83,0%). Jika muncul keluhan, responden cenderung menghentikan pemakaian (89,4%). Menariknya, sebagian besar tidak memberitahu dokter tentang penggunaan obat tradisional (84,0%) karena dokter tidak menanyakan (89,3%). Secara keseluruhan, mayoritas responden (91,5%) menilai obat tradisional aman digunakan.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Krim Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) Dina Fitriana; Agnes Yuliana; Ernie Halimatushadyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pengobatan tradisional banyak dipilih kembali oleh masyarakat sebagai alternatif dalam penyembuhan. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat ialah tanaman pandan wangi (Pandanus amaryllofolius Roxb). Pandan wangi memiliki aktivitas seperti antioksidan, antidiabetik, anti ketombe, lemah saraf, analgesik, pewangi dan pewarna makanan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan krim dari ekstrak daun pandan wangi. Metode dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan evaluasi melalui berbagai karakteristik fisik seperti uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji viskositas pada 3 sediaan krim dengan konsentrasi pandan wangi 5%; 7,5%; dan 10%. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa ketiga formula dengan ekstrak daun pandan wangi dapat diformulasikan sebagai krim.
POTENSI EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI L.) DALAM PENGHAMBATAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS DAN PROPIONIBACTERIUM ACNES Waluyo, Dyah Ayuwati; Febriyanti, Dina; Putri, Azkharien Meydiana; Halimatushadyah, Ernie; Purnomo, Frida Octavia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28316

Abstract

Co-Authors Agestika, Lina Aji Humaedi Amaliah, Nurmala Angga Rizqiawan Ani Rahayu Anugrahayu, Aprilia Apriani, Dila Ardiansyah, Muhamad Azzahroh, Putry Mauzen Bunga Destiyana Cahyani, Mayassa Fitri Celik, Ismail Dina Fitriana Dinda Widia Apriliani Putri Diren Handayani DWI PUSPITASARI Dyah Ayuwati Waluyo Ekatanti, Dewi Falco Francesco Fatimah, Liyna Febriyanti, Dina Fitri Cahyani, Mayassa Frida Octavia Purnomo Frida Octavia Purnomo Frida Oktavia Punomo Halimatus Sa’diyah Hidyatussabilah, Hidyatussabilah Hidyatus’sabilah, Hidyatus’sabilah Humaedi, Aji Hura, Sadari Illah Sailah Kartika Rahma Kartika Rahma Kholisah, Alisa Komariah Kamerinda, Siti Krismayadi Krismayadi Lukitasari, Nurraya Mariza Lushiana Hakim Maulydia, Nur B. Mayassa Fitri C Moh. Yani Muhamad Yardha Muhammad Da&#039;i Muhammad Nursid Muhammad Rizki Kurniawan, Muhammad Rizki Mutia Sari Wardana Nabilla Ervina Putri Nathania As-Zhara Puspita Putri Novitasari, Anggraeni Nurraya Lukitasari Octavia Purnomo, Frida Putri, Azkharien Meydiana Putri, Dinda Widia Aprilina Putri, Yulia Anggraeni Rahayu , Ani Rahmadianti, Julia Dwi Rasyid Avicena Ratnayani Rizkiyawati Rizkiyawati, Rizkiyawati Rosary Marbun, Ovie Safitri, Linda Sharqony, Muh Aly Simbolon, Clara Bella Steffi Noviana, Maria Suharto, Muhammad Aldila Syafrima Wahyu Syarif Hidayatulloh Syarifah Silvi Alcheret Tamala, Yulianida Tambun, Romauli Telambanua, Merdiani Tri Ardianti Khasanah Trina E. Tallei, Trina E. TRINA EKAWATI TALLEI Triyana, Ni Nyoman Yardha, Muahamad Yulia Anggraeni Putri Yuliana, Agnes Zakiyah, Fatiya Zuleika, Adinda Putri Zulham, Edvan Duta