Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Penguatan Peran Suami pada Masa Kehamilan Istri di Posyandu Krisan Cianjur Ratnayani, Ratnayani; Avicena, Rasyid; Halimatushadyah, Ernie; Rahmadianti, Julia Dwi; Zulham, Edvan Duta; Rizkiyawati, Rizkiyawati; Hidyatussabilah, Hidyatussabilah
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i4.4754

Abstract

Sukanagalih is one of the villages located in Pacet District, Cianjur Regency, West Java and is one of the villages fostered by Binawan University. The problem of pregnant women with Chronic Energy Deficiency (KEK) still occurs in Cianjur Regency. The problem of KEK needs to be handled and given attention by related parties. The role of the family, especially the husband, can affect the health of pregnant women. Based on this, community service was carried out with the main target being pregnant women by involving cadres from the Krisan Posyandu. In this activity, the husbands of pregnant women were involved to be given education related to pregnancy and how to prepare food during pregnancy. By involving husbands, it is hoped that the mother will have a healthy pregnancy and will give birth to a healthy baby. This community service aims to provide education and involve husbands regarding the scope of pregnancy and the provision of nutritious food for pregnant women using food and herbal local. The stages of community service activities carried out are continued potential surveys, implementation of educational activities and cooking competitions, as well as evaluation and reporting. Based on the survey results, to expand the benefits of the activity, education participants are not only limited to pregnant women and their husbands but also other residents who live in the area. Providing education to residents has increased the knowledge of the participants. Before the education was carried out, the average level of knowledge was 47.70 and after being given education it increased to 85.31. In addition, the cooking competition activities that were carried out have made residents more creative in utilizing local food ingredients and herbs into various types of food and drinks. Seeing the results obtained, residents of Sukanagalih Village have the potential to be given further assistance.
Improving Public Understanding of Drug and Cosmetic Safety Through Depinka-Ko Counseling in Sukatani Village: Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Keamanan Obat dan Kosmetik Melalui Penyuluhan Depinka-Ko di Desa Sukatani Steffi Noviana, Maria; Rosary Marbun, Ovie; Hidyatus’sabilah, Hidyatus’sabilah; Halimatushadyah, Ernie; Octavia Purnomo, Frida; Humaedi, Aji
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v5i1.1359

Abstract

Drug and cosmetic safety is an important aspect of public health, especially in rural areas. This program aims to improve the understanding of the Sukatani Village community, especially PKK members, about health product safety symbols through participatory-based counseling. This community service activity uses an educational method through counseling accompanied by measuring the results using a questionnaire. To determine the effectiveness of the counseling, a pre-test and post-test were conducted. The pre-test results showed that the average level of public understanding of this topic was 43.6%. After the counseling, there was an increase in the average public understanding to 75.2%. Thus, this method has proven effective in supporting efforts to improve the quality of public health.
Standarisasi Mutu Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum x africanum Lour.) Krismayadi , Krismayadi; Halimatushadyah, Ernie; Apriani, Dila; Cahyani, Mayassa Fitri
Pharmacogenius Journal Vol 3 No 2 (2024): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v3i2.333

Abstract

Pendahuluan: Daun kemangi yang umum dan mudah dijumpai oleh masyarakat memiliki khasiat sebagai insektisida, larvasida, antipiretik, antimikroba dan antioksidan, senyawa aktif yang dimiliki daun kemangi, antara lain minyak atsiri, alkaloid, saponin, flavonoid, steroid, tanin, fenol serta eugeno. Tujuan: untuk mengkarakterisasi simplisia dan ekstrak daun kemangi (Ocimum x africanum Lour.) Metode: Simplisia daun kemangi berbentuk serbuk kering dengan warna hijau kecoklatan, bau khas, dan rasa pahit. Analisis kandungan menunjukkan adanya senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid. Kadar air dalam serbuk simplisia mencapai <10%, dan kadar abu sebesar 12,5%. Ekstraksi menggunakan pelarut etanol 96% menghasilkan rendemen sebesar 9,2%, sesuai dengan standar Farmakope Herbal Indonesia. Ekstrak yang dihasilkan berwarna hijau pekat, berbau khas, dan pahit, serta mengandung senyawa metabolit sekunder yang sama dengan serbuk simplisia. Kandungan total flavonoid sebagai quersetin dalam ekstrak adalah 5,01%. Kadar air ekstrak tercatat sebesar 18,6%, kadar abu total 7,28%, kadar abu tidak larut asam 0,2%, serta kadar sari larut air dan larut etanol masing-masing 30,56% dan 52,80% Hasil: menunjukkan bahwa beberapa parameter ekstrak daun kemangi memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Kesimpulan: Ekstrak berwarna hijau pekat, berbau khas dan memiliki rasa pahit ini juga mengandung senyawa metabolit sekunder sama seperti serbuk simplisia daun kemangi, dan hasil kadar total flavonoid sebagai quersetin sebanyak 5,01%. Kadar air yang yang dihasilkan sebesar 18,6%, kadar abu total yang dihasilkan sebesar 7,28%, kadar abu tidak larut asam yang dihasilkan sebesar 0,2%, untuk kadar sari larut air dan larut etanol ekstrak daun kemangi sebesar 30,56% dan 52,80%. Beberapa nilai yang dihasilkan sesuai dengan standar nilai mutu ekstrak daun kemangi
Pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Anak di SDN Langkob Desa Majalaya Mayassa Fitri C; Ernie Halimatushadyah; Syafrima Wahyu; Frida Oktavia Punomo; Kartika Rahma
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v2i3.1901

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is a community service activity aimed at improving health status, especially for students in elementary schools. PHBS taught at an early age is needed to instill awareness of the importance of cleanliness as a way to maintain and improve personal and environmental health, especially schools. This Community Service is intended to provide understanding regarding PHBS material to students at SDN Langkob, Majalaya Village, Cianjur. In this activity, several appropriate methods will be applied to achieve the objectives, including the delivery of materials, assistance, independent practice related to PHBS, namely how to wash hands properly and correctly, as well as the provision of simple facilities. The results achieved in this activity include an increase in students' knowledge of the application of a clean and healthy lifestyle and the availability of simple hand washing facilities so that students and students can wash their hands in running water easily.
“Menginsipirasi Menjadi Apoteker” Pengabdian Masyarakat Di SMK Tunas Bangsa Krismayadi; Dyah Ayuwati Waluyo; Ernie Halimatushadyah; Aji Humaedi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2022

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Indahnya Menjadi Apoteker” dilaksanakan oleh Program Studi Farmasi Universitas Binawan di SMK Tunas Bangsa, Jakarta. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat generasi muda terhadap profesi apoteker, padahal profesi ini memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan dan industri farmasi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman siswa mengenai peran, tanggung jawab, dan peluang karir apoteker. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan sesi edukasi interaktif menggunakan media proyektor, dan diakhiri dengan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara nilai pre-test dan post-test, menandakan bahwa kegiatan edukasi berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang profesi apoteker. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap profesi apoteker serta diharapkan dapat mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang profesi, guna membantu mengatasi kekurangan tenaga apoteker di Indonesia.
PROFIL PENGOBATAN KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA BOGOR PADA TAHUN 2022 Anjani Dwi Cahya; Halimatushadyah, Ernie; sari, Dwi Puspita; Ekasari, Dian
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v6i3.491

Abstract

            Breast cancer is cancer that starts in the breast tissue, which consists of milk-producing glands (lobules) and ducts that connect the lobules to the nipple. One of the efforts to reduce the morbidity rate of breast cancer is chemotherapy. Chemotherapy involves the use of cytostatic drugs aimed at stopping the growth and spread of cancer cells. The purpose of this study was to determine the pattern of drug use and evaluation of drug use in breast cancer patients. The study was conducted observational with retrospective data collection. The research was conducted from May to June 2023. The number of samples was 96 samples with the method of purposive sampling technique using the slovin formula, the data were analyzed qualitatively. The results of the chemotherapy treatment profile using single therapy 9 patients (9.38%), combination therapy 87 patients (90.63%) with a combination chemotherapy regimen of Epirubicin and Cyclophosphamide followed by Paclitaxel as many as 50 patients (57.47%). Evaluation of appropriate patient (98.96%), appropriate indication (100%), appropriate drug (100%), appropriate dose (19.79%), inappropriate dose (20.83%), under dose (34.48%), over dose (25%).
Penyuluhan Kecacingan Pada Balita Dan Anak-Anak Di Posyandu Desa Cikeas Kabupaten Bogor Jawa Barat Nurraya Lukitasari; Mutia Sari Wardana; Agnes Yuliana; Dyah Ayuwati Waluyo; Frida Octavia Purnomo; Aji Humaedi; Ernie Halimatushadyah; Krismayadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i6.2229

Abstract

Kecacingan atau soil-transmitted helminth (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan pada balita dan anak-anak di Indonesia akibat rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat serta kurangnya edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan kecacingan pada balita dan anak-anak. Pokok bahasan yang diberikan meliputi pengertian kecacingan, gejala, cara penularan, dampak terhadap pertumbuhan anak, perilaku pencegahan, sanitasi lingkungan, serta penggunaan obat cacing secara berkala. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait upaya pencegahan dan penanganan kecacingan sehingga dapat mendukung terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif melalui ceramah dan diskusi interaktif di Posyandu Sagitarius 2 Desa Cikeas, Kabupaten Bogor. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang terdiri atas 10 pertanyaan kepada 18 responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada hampir seluruh indikator setelah dilakukan edukasi. Peningkatan paling terlihat pada pemahaman mengenai penggunaan alas kaki saat bermain di tanah, pentingnya kebersihan diri, serta upaya pencegahan reinfeksi cacing. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis masyarakat efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan kecacingan pada anak.
Formulasi Dan Uji Aktivitas Krim Antijerawat Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Epidermidis Dina Febriyanti; Ernie Halimatushadyah; Dyah Ayuwati Waluyo; Kartika Rahma
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 14 No 2 (2023): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v14i2.857

Abstract

Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan salah satu tanaman yang berfungsi sebagai antibakteri. Kandungan metabolit dalam daun belimbing wuluh yang berfungsi sebagai antibakteri adalah saponin, tanin, dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa sediaan krim daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki aktivitas antibakteri yang kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan mengetahui konsentrasi optimal pada sediaan krim daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode yang dilaksanakan dalam penelitian ini yaitu secara eksperimental untuk mengetahui efek yang ditimbulkan akibat dari adanya perlakuan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sediaan krim ekstrak daun belimbing wuluh dengan variasi konsentrasi 20%, 30%, 40%, dan 50% memiliki zona hambat terhadap bakteri S. epidermidis yang ditunjukkan pada zona bening disekitar sumuran secara berturut-turut yaitu 6,27 mm, 8,05 mm, 8,49 mm, dan 9,59 mm. Hal ini dapat dibuktikan bahwa hasil zona hambat bakteri tersebut termasuk dalam kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan sediaan krim antijerawat ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) tidak memiliki aktivitas antibakteri yang kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri S. epidermidis dan konsentrasi optimal berdasarkan analisis Post-Hoc Test pada sediaan krim ekstrak daun belimbing wuluh terdapat pada konsentrasi 50% karena memiliki zona hambat paling tinggi sebesar 9,59 mm.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SUKANAGALIH, CIANJUR MELALUI EDUKASI BUDIDAYA DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DALAM MENANGANI MASALAH KESEHATAN SEHARI-HARI SECARA MANDIRI Ernie Halimatushadyah; Agnes Yuliana; Ratnayani Ratnayani; Syafrima Wahyu; Liyna Fatimah; Muhamad Ardiansyah; Edvan Duta Zulham; Julia Dwi Rahmadianti
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3098

Abstract

Sukanagalih Village, located in Pacet Subdistrict, Cianjur Regency, is one of the fostered villages of Binawan University with significant potential in the development and utilization of Family Medicinal Plants (TOGA) and local food resources. However, this potential has not been optimally harnessed due to the community’s limited knowledge regarding the types of medicinal plants, proper processing methods, usage guidelines, and the concept of balanced nutrition. This community service program aimed to enhance the community’s self-reliance in maintaining family health through education on the use of TOGA and local food. The implementation method consisted of five main stages: preparation, education, training and technology application, mentoring and cadre development, as well as evaluation and reporting. The activities involved posyandu (integrated health post) cadres, local residents, and youth using participatory and practical approaches. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure knowledge improvement, as well as direct observation of the community's practice in cultivating TOGA. The results indicated a significant increase in knowledge and skills among participants. Additionally, the establishment of a greenhouse and hydroponic training provided effective solutions to limited land availability. In conclusion, the program proved effective in improving health literacy, cultivation skills, and empowering the community sustainably through the utilization of local potential. This model is expected to be replicable in other regions with similar characteristics.
Pemberdayaan Kelompok Dasa Wisma Kelurahan Rangga Mekar  Bogor Dalam Pemanfaatan Buah Bit Cegah Anemia dan Stunting Irwanti Gustina; Moudy Emma Unaria Djami; Ernie Halimatushadyah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): August 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/gy8qw850

Abstract

Anaemia and stunting remain significant health issues in Bogor City. Lack of nutritional knowledge and minimal utilisation of local foods such as beetroot are contributing factors that can be addressed through community education. This community service activity aims to enhance the knowledge and skills of Dasa Wisma cadres in Rangga Mekar-Bogor Village in processing beetroot as a preventive measure against anaemia and stunting. The activity methods include socialisation, education on anaemia and stunting, demonstrations on beetroot-based food processing, mentoring, and evaluation through pre-post tests. The results showed an increase in cadres' knowledge of more than 50% and their ability to produce various nutritious and economically valuable beetroot products. This is in line with the solutions to the priority problems identified. This activity can improve family food security and increase the economic welfare of families. In conclusion, this activity is effective in increasing the capacity of cadres as agents of change in efforts to prevent anaemia and stunting in the community.
Co-Authors Agestika, Lina Aji Humaedi Amaliah, Nurmala Angga Rizqiawan Ani Rahayu Anjani Dwi Cahya Anugrahayu, Aprilia Apriani, Dila Azzahroh, Putry Mauzen Bunga Destiyana Cahyani, Mayassa Fitri Celik, Ismail Dian Ekasari Dina Febriyanti Dina Fitriana Dinda Widia Apriliani Putri Diren Handayani Dwi Puspita Sari, Dwi Puspita DWI PUSPITASARI Dyah Ayuwati Waluyo Edvan Duta Zulham Ekatanti, Dewi Falco Francesco Febriyanti, Dina Fitri Cahyani, Mayassa Frida Octavia Purnomo Frida Octavia Purnomo Frida Oktavia Punomo Halimatus Sa’diyah Hidyatussabilah, Hidyatussabilah Hidyatus’sabilah, Hidyatus’sabilah Humaedi, Aji Hura, Sadari Illah Sailah Irwanti Gustina Julia Dwi Rahmadianti Kartika Rahma Kholisah, Alisa Komariah Kamerinda, Siti Krismayadi Krismayadi Krismayadi Liyna Fatimah Lukitasari, Nurraya Mariza Lushiana Hakim Maulydia, Nur B. Mayassa Fitri C Moh. Yani Moudy Emma Unaria Djami Muhamad Ardiansyah Muhamad Yardha Muhammad Da&#039;i Muhammad Nursid Muhammad Rizki Kurniawan, Muhammad Rizki Mutia Sari Wardana Nabilla Ervina Putri Nathania As-Zhara Puspita Putri Novitasari, Anggraeni Nurraya Lukitasari Nurraya Lukitasari Octavia Purnomo, Frida Putri, Azkharien Meydiana Putri, Dinda Widia Aprilina Putri, Yulia Anggraeni Rahayu , Ani Rahmadianti, Julia Dwi Rasyid Avicena Ratnayani Rizkiyawati Rizkiyawati, Rizkiyawati Rosary Marbun, Ovie Safitri, Linda Sharqony, Muh Aly Simbolon, Clara Bella Steffi Noviana, Maria Suharto, Muhammad Aldila Syafrima Wahyu Syarif Hidayatulloh Syarifah Silvi Alcheret Tamala, Yulianida Tambun, Romauli Telambanua, Merdiani Tri Ardianti Khasanah Trina E. Tallei, Trina E. TRINA EKAWATI TALLEI Triyana, Ni Nyoman Yardha, Muahamad Yulia Anggraeni Putri Yuliana, Agnes Zakiyah, Fatiya Zuleika, Adinda Putri Zulham, Edvan Duta