Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUATAN DESA SIAGA BENCANA BERBASIS PEMBERDAYAAN KADER DAN REMAJA DALAM PEMULIHAN KESEHATAN PASCABANJIR DI KABUPATEN LANGKAT Amila Amila; Mido Ester J. Sitorus; Fitria Priyulida; Marthalena Simamora; Jelvan Berahmat Hulu; Sadestina Br Sembiring; Tuah Mulie
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir besar pada akhir November 2025 di Desa Jati Sari, Kabupaten Langkat, menyebabkan kerusakan infrastruktur, terhambatnya layanan dasar, dan meningkatnya risiko kesehatan fisik serta psikososial, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, bayi, dan penyandang disabilitas. Keterbatasan layanan kesehatan dan rendahnya kesiapsiagaan masyarakat memperburuk kondisi pascabencana. Program PKM ini bertujuan meningkatkan kemandirian kesehatan dan kesiapsiagaan bencana melalui pemberdayaan kader posyandu dan remaja, serta penguatan Desa Siaga Bencana berbasis kolaborasi. Kegiatan meliputi sosialisasi partisipatif, pelatihan kapasitas, penerapan inovasi kesehatan dan sanitasi, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, penguatan peran kader dan remaja, perbaikan akses layanan kesehatan dan sanitasi, serta meningkatnya kesiapsiagaan masyarakat. Program ini menjadi fondasi bagi pengembangan Desa Siaga Bencana yang berkelanjutan.
ANALISIS AKURASI DAN EFISIENSI SISTEM PENILAIAN LUKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN WOUND ASSESMENT DIGITAL Henny Syapitri; Riah Ukur Ginting; Marthalena Simamora; Rinawati Sembiring; Asrizal Asrizal
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penilaian luka secara manual masih menghadapi tantangan berupa variasi subjektivitas antar penilai yang dapat memengaruhi akurasi dan konsistensi hasil evaluasi klinis. Seiring meningkatnya beban penanganan luka kronis dan kebutuhan transformasi digital layanan kesehatan, sistem penilaian luka berbasis teknologi menjadi alternatif yang berpotensi meningkatkan ketepatan dan efisiensi kerja tenaga kesehatan. Namun, efektivitas implementasi teknologi ini masih bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor pengguna, kondisi klinis, serta karakteristik luka. Tujuan: menganalisis akurasi, konsistensi, dan efisiensi penilaian luka digital serta memahami pengalaman tenaga kesehatan dalam menggunakannya dalam praktik klinis. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik di Asri Wound Care Center Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tenaga medis luka dan dokter, serta observasi langsung terhadap penggunaan aplikasi penilaian luka digital. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi pola pengalaman dan persepsi terkait akurasi, alur kerja, dan aspek subjektif klinis. Hasil: menunjukkan bahwa penilaian luka digital memberikan akurasi dan konsistensi yang lebih tinggi dibandingkan metode manual, terutama dalam pengukuran ukuran luka dan identifikasi jaringan. Digital wound assessment juga meningkatkan efisiensi waktu melalui proses dokumentasi otomatis yang mempercepat alur kerja klinis. Meskipun demikian, beberapa aspek subjektif seperti bau luka, nyeri, dan penilaian kedalaman luka tetap membutuhkan pemeriksaan manual. Kesimpulan: bahwa teknologi penilaian luka digital merupakan alat bantu yang efektif dalam meningkatkan kualitas evaluasi luka, tetapi belum dapat sepenuhnya menggantikan peran klinis tenaga kesehatan. Pendekatan hibrid yang menggabungkan kemampuan teknologi dengan keahlian klinis tetap menjadi strategi terbaik untuk menghasilkan penilaian luka yang komprehensif dan akurat.
FOOT CARE ADHERENCE AND ITS ASSOCIATION WITH DIABETIC FOOT ULCER SEVERITY AMONG PATIENTS WITH DIABETES MELLITUS Marthalena Simamora; Henny Syapitri; Janno Sinaga; Listi Hasugian
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Mutiara Ners
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmn.v9i2.6203

Abstract

Background: Diabetic foot ulcers are a major complication of diabetes mellitus that increase the risk of infection, amputation, and poor quality of life. Adherence to foot care plays an important role in preventing ulcer progression, yet many patients have poor adherence. Objective: This study aimed to examine the association between foot care adherence and diabetic foot ulcer severity among patients with diabetes mellitus at the Asri Wound Care Center Clinic, Medan, Indonesia.   Methods:This analytical cross-sectional study included 52 patients with diabetic foot ulcers selected through purposive sampling from a population of 109 patients. Foot care adherence was assessed using the Nottingham Assessment of Functional Footcare (NAFF) questionnaire, while ulcer severity was evaluated using the Wagner Classification. Data were analyzed using descriptive statistics and Spearman rank correlation. Results: More than half of the participants (53.8%) had poor foot care adherence, and Wagner Grade 1 was the most common ulcer severity (36.5%). Spearman rank correlation analysis showed a very strong negative correlation between foot care adherence and ulcer severity (r = −0.870, p < 0.001), indicating that better adherence was associated with lower ulcer severity. Conclusion: Foot care adherence was significantly associated with diabetic foot ulcer severity. Strengthening structured and continuous foot care education may improve adherence and reduce ulcer severity among patients with diabetes mellitus.
Optimalisasi Kesehatan Penyandang Diabetes Melitus Tipe II Saat Pandemi Covid-19 Galvani Volta Simanjuntak; Marthalena Simamora; Janno Sinaga
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.59

Abstract

Penularan covid-19 di Indonesia menunjukkan kecenderungan terus meningkat. Covid-19 menyerang hampir seluruh kalangan usia, namun kelompok usia lanjut dan orang yang mempunyai riwayat penyakit kronis (ko-morbid) memiliki risiko lebih tinggi untuk tertular covid 19. Salah satu penyakit kronis yang dimaksud adalah diabetes. Memiliki risiko tinggi tertular covid-19, membuat penyandang DM fokus pada pencegahan covid 19 dan sering lupa untuk mengontrol kadar gula darah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran penyandang DM untuk tetap melakukan kontrol kadar gula darah ditengan pandemic covid 19 di Kelurahan Dwikora kecamatan Medan Helvetia. Kegiatan yang dilakukan berupa pendidikan kesehatan tentang 4 pilar pengelolaan DM, pencegahan penularan Covid-19 dan pemeriksaan kadar gula darah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Partisipan dalam Kegiatan ini sebanyak 27 orang meliputi 11 orang laki-laki dan 16 orang perempuan yang memiliki durasi menyandang DM > 10 tahun sebanyak 8 orang dan ≤ 10 tahun sebanyak 19 orang. Hasil pemeriksaan gula darah didapatkan bahwa sebanyak 19 orang memiliki kadar gula darah kategori normal dan 8 orang memiliki kadar gula darah kategori tinggi. Diharapkan melalui kegiatan ini kesadaran penyandang DM untuk tetap melakukan pemeriksaan kadar gula darah, meminum obat, mengatur pola makan dan olahraga dapat meningkat dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.
Mengelola Stres di Masa Pandemi Covid-19 Dengan Hipnotis Lima Jari Galvani Volta Simanjuntak; Jek Amidos Pardede; Janno Sinaga; Marthalena Simamora
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.114

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi bencana di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dampak pandemi covid-19 tidak hanya pada aspek kesehatan saja, perekonomian dan sosial juga ikut terdampak oleh covid-19. Masyarakat tidak hanya khawatir tertular covid-19, mereka juga resah masalah finansial, pekerjaan, masa depan, dan kondisi setelah pandemi. Mereka juga harus beradaptasi dengan kebiasaan sehari-hari yang baru yang jika kesulitan menghadapinya dapat meningkatkan stress. Ketika stres sudah menjadi kronis dan menimbulkan gejala-gejala seperti migrain, penyakit jantung dan stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, depresi, dan gangguan kecemasan akan sangat berpengaruh pada individu yang sudah memiliki riwayat penyakit kronis sebelumnya. Untuk itu, diperlukan suatu metode untuk mengelola stres sehingga stres tidak berlarut-larut. Salah satu cara pengelolaan stres adalah dengan terapi hipnotis lima jari. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan pelatihan terapi hipnotis lima jari pada 10 orang. Setelah dipandu dan dilakukan beberapa kali, peserta mampu melakukan terapi hipnotis lima jari secara mandiri. Setelah melakukan hipnotis 5 jari, peserta merasa rileks dan tenang.