Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PSIKOLOGI PENDIDIKAN PESERTA DIDIK PADA JENJANG SMP (Analisis Konsep Emosi Dan Konsep Diri Peserta Didik serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Pembelajaran di SMP 1 Jenu Tuban) All Habsy, Bakhrudin; Tri Wahyu Ariffudin; Shindy Krinandini; Rania Surya Jelita
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v2i2.62

Abstract

Penelitian dilaksanakan di SMPN 1 JENU KAB.TUBAN dengan tujuan penelitian untuk memahami pengaruh konsep diri dan konsep emosi terhadap diri para pelajar. Metode penelitian berupa survei korelasional. Penelitian yang digunakan adalah dengan mengklasifikasikan konsep diri dan konsep emosi setiap siswa yang akan dikaitkan dengan pemahaman terhadap dirinya sendiri. Setelah mengadakan penelitian dan menganalisis data, akhirnya peneliti dapat menarik simpulan bahwa artikel ini membahas tentang konsep emosi dan konsep diri siswa serta pengaruhnya pada jenjang SMP. Konsep emosi merupakan kecakapan yang dimiliki seseorang dalam hal pengendalian diri, pengelolaan stress, berempati dan membina hubungan antar sesama. Sedangkan konsep diri merupakan gambaran mental individu tentang dirinya sendiri. Penelitian menunjukkan bahwa konsep diri positif siswa berpengaruh terhadap kematangan emosional siswa pada jenjang SMP. Selain itu, kecerdasan emosional dan konsep diri siswa juga berpengaruh terhadap kemampuan mengajar guru taman kanak-kanak. Pendidikan berkualitas yang mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni diperlukan untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional dibidang pendidikan. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk memahami konsep emosi dan konsep diri siswa serta memperhatikan pengaruhnya pada proses pembelajaran di jenjang SMP.
PENDEKATAN REBT (RASIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPHY) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA All Habsy, Bakhrudin; Ach. Tegas Tri Cahyo; Rania Surya Jelita; Intan Nur Fadhilla
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 4 No 1 (2024): Istfikar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v4i1.113

Abstract

Pendekatan Rational Emotif Behaviour Therapy (REBT) merupakan suatu pandangan yang menyatakan bahwa setiap manusia memiliki kecenderungan berfikir secara irasional yang bisa diperoleh melalui belajar sosial. Rational Emotif Behaviour Therapy (REBT) memiliki tujuan menghilangkan suatu gangguan emosional yang berdampak merusak diri seseorang karena dapat menimbulkan perasaan misalnya cemas, benci, takut, rasa bermasalah, marah, dan sebagainya. Motivasi menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi siswa/peserta didik. Tingkatan motivasi yang didapatkan oleh siswa/peserta didik akan mendorong mereka untuk belajar lebih keras, ulet, tekun serta berkonsentrasi yang penuh dalam suatu proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Dimana dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan REBT(Rasional Emotive Behavior Theraphy) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kepustakaan ini adalah dengan metode dokumentasi, yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, buku, makalah atauartikel. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu Metode analisis isi (contentanalysis) dimana dalam analisis isi penelitiakan melakukan proses memilih, membandingkan, menggabungkan, memilah berbagai pengertian, hingga ditemukan yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa “Pendekatan REBT (Rasional Emotive Behavior Therapy) dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga mendorong motivasi belajar ketika peserta didik memiliki motivasi belajar yang rendah.
Cultural Identity and Self-Esteem of Indonesian Diaspora Children in Australia Fitriani, Dyas Noviarale; All Habsy, Bakhrudin
Jurnal Abdimas Vol. 29 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v29i2.39688

Abstract

Global mobility and family migration have placed diaspora children in complex developmental contexts, particularly in relation to cultural identity formation and self-esteem. Living at the intersection of cultures requires diaspora children and adolescents to negotiate personal, ethnic, and national identities simultaneously, which may influence their psychological well-being. This study aims to explore the subjective experiences of diaspora children in constructing cultural identity and its relationship with self-esteem. The study employed an interpretative phenomenological qualitative approach using semi-structured interviews with three diaspora children aged 12–15 years living in Australia from multicultural family backgrounds. Data were analyzed using thematic analysis. The findings indicate that the lived experiences of diaspora children are dynamic and shaped by length of residence in the host country, age, and family background. Participants with early and prolonged cross-cultural exposure tended to demonstrate more stable cultural identity integration, whereas those in the early phase of migration experienced greater identity confusion and fluctuating self-esteem. Integrated cultural identity was associated with more positive self-esteem, which functioned as a psychological resource in socio-cultural adaptation. Furthermore, family support and school environments played a crucial role in fostering identity integration and a sense of belonging. Participants’ narratives also highlighted the need for safe reflective spaces, underscoring the relevance of multicultural counseling in supporting the psychosocial development of diaspora children. This study contributes to the literature by deepening the understanding of the relationship between cultural identity and self-esteem among diaspora children and emphasizes the importance of culturally sensitive counseling approaches in multicultural contexts.
Keterampilan Mengelola Konflik Remaja Yuswati, Maria Puji Yuswati; All Habsy, Bakhrudin; Nursalim, Mochamad; Nuryono, Wiryo
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 8 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v8i2.3978

Abstract

Adolescence is an important period in the formation of self-identity, personality, and social skills that determine the quality of life in adulthood. One of the challenges often experienced by adolescents is conflict, both internal and external, which if not managed properly can have a negative impact on emotional well-being and social relationships. This study aims to improve adolescents' understanding of the importance of conflict management skills and to introduce ways to develop these skills effectively. The scope of the study includes an introduction to the concept of conflict, approaches to increasing awareness and conflict management skills, and the creation of a conducive environment in schools and families. The method used is a literature review of various relevant scientific sources, including journals, articles, and books published in the last five years. The results of the review indicate that conflict management skills can be developed through character education, social skills training, and direct practice, all of which will be more effective if supported by an open and supportive environment. The development of these skills needs to be an integral part of adolescent education through collaboration between educators, counselors, and parents in order to optimally support adolescent social-emotional development
Co-Authors Ach. Tegas Tri Cahyo Ali, Sri Liana Anggraini, Faradita Ayu Anisah Karim, Najwa Apriliya, Karina Ardelia Sari, Fauziah Arsya, Aulia Rahma Arzettisyah, Sabina Ezra Aura Sabrina, Nailah Avrilia Maulidynan, Dinda Badriyahtus Sholikah, Erika Berlusconi, Ismi Nadia Budi Purwoko Budiyanto Budiyanto DENOK SETIAWATI Dianing Armania, Selomita Dirasyia Nadzinniya, Daura Duwi Lestari, Pingkan Elisabeth Christiana Febriana Putri, Alifia Firdaus Az Zahra, Kevina Firdaus, Azzahro Firmani, Aisyah Talitha Oasis Fitriani, Dyas Noviarale Hafizhah, Maryam Hanani, Azrina Khalwa Hikmatul Azizah, Najwa Intan Nur Fadhilla Ivan Al Fath, Ivan Al Fath Jasmine Faiz, Nabila Khaelani, Fawwas Firdaus Linsetyowati, Nabita Cahya Camilla Mahendra, Wiratama Mayassary, Zilfy Nurillah Meisya Ayu Dewantara, Putri Mochamad Nursalim Nadhofatul Islamiyah, Fikrun Najlatun Naqiyah Niswah, Chari Satun Nur Azizah Nur Azizah, Elsa Nur Hidayati Nurhayati, Ate Nursilowati, Lilik Prameisty, Desita Anggi Pratiwi, Renanta Endry Putri Maharani, Alifia Putri Viola, Nadin Rahmanindia Putri Jatmiko, Maia Rahmiawan, Natasya Artamefilla Ramadhani, Karina Putri Rania Surya Jelita Razmamita, Rera Rizqi Lutfiah, Zahra Romadhani, Anisa Safithri Salma, Tania Salsabila Sholihuddin, Nasywa Salsabila Widodo , Chalisah Salsabila, Hussana Salsabilla Apriliyana, Gian Shindy Krinandini Sholihah, Mar’atus Siti Fatimah Sri Harsantik, Gatis Syah, Erik Farhan Syarofudin, Ahmad Tri Wahyu Ariffudin Valencya, Natasalwa Visabilillah, R. Azzahara Wadhlah, Zulfa Huwaidah WIRYO NURYONO Yuli Nurarifah, Dinda Yuswati, Maria Puji Yuswati Zahiroh, Lu'lu'atuz Zakira, Amelia Bertha Zulfah, Sayyidah Zakiyah Zulya, Avifa Alya