Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Kader dan Keluarga melalui Smart Posyandu: Pendekatan Kesehatan Digital Berbasis Masyarakat Perdesaan: Pengabdian Subaedah, Sitti; Mansur AS; Andi Bahar; Ibrahim, Ibrahim; Angga Warjana; Inna Muthmainnah; Sri Mulyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4306

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini memperkenalkan pendekatan Smart Posyandu sebagai strategi penguatan layanan kesehatan di wilayah perdesaan melalui inovasi digital dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Dahlia, Dusun Amal Bhakti, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang sebelumnya menghadapi permasalahan berupa pencatatan pertumbuhan anak yang masih manual, keterbatasan media edukasi, rendahnya literasi digital kader, serta menurunnya partisipasi masyarakat. Intervensi dilakukan melalui pelatihan kader, penerapan aplikasi pencatatan digital berbasis Android, serta pemanfaatan media edukasi interaktif berupa poster, leaflet, dan video animasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pre-test dan post-test, serta evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata kompetensi kader sebesar 28,6%, termasuk peningkatan keterampilan pencatatan digital sebesar 40%. Jumlah anak yang tercatat secara digital meningkat menjadi lebih dari 60 anak, sementara partisipasi keluarga dalam kegiatan Posyandu meningkat sekitar 20%. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi dan pendekatan partisipatif mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan berbasis masyarakat serta memperkuat keterlibatan keluarga. Model Smart Posyandu berpotensi direplikasi sebagai pendekatan pemberdayaan kesehatan yang berkelanjutan di wilayah perdesaan Indonesia.
FROM FINANCIAL LITERACY TO BUSINESS PERFORMANCE: STRUCTURAL EQUATION EVIDENCE FROM URBAN MSMES IN A DEVELOPING ECONOMY Hanu, La; AS, Mansur; Ahsan, Jabal; Subaedah, Sitti; Baharuddin, Baharuddin
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 4 (2026): Volume 10, Nomor 4, August 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i4.52584

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) make an important contribution to employment and local economic activity, yet growth in the number of businesses does not always translate into better, more sustainable performance. Financial literacy is often discussed as one factor behind this problem, although previous studies have commonly focused on financial knowledge and behavior or relied on descriptive and conventional statistical approaches. Evidence from urban MSMEs in developing economies is also less extensive, particularly when financial literacy and business performance are examined as latent constructs. This study examines the effect of financial literacy on MSME performance using a quantitative explanatory design. Primary data were obtained from 225 MSME owners through a structured questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results show that 43.3% of respondents have a low level of financial literacy and 36.4% are in the moderate category. The structural model further indicates a positive and statistically significant relationship between financial literacy and MSME performance (p < 0.05). This study extends earlier work by examining financial literacy as an internal business capability and testing its relationship with performance through a structural modeling approach in an urban developing-economy setting. The findings suggest that MSME development programs should not focus solely on access to capital. Practical support in financial recording, budgeting, cash-flow management, and the use of formal financial services is also needed to strengthen business capability and support more sustainable performance.