Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Perilaku Phubbing ditinjau dari Jenis Kelamin dan Usia pada Siswa SMA Sahin, Arif; Ernawati, Renatha; Hesta, Ogy Yan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1598

Abstract

Peningkatan waktu yang dihabiskan untuk mengakses ke internet dan keinginan untuk mengakses sejumlah besar konten melalui internet menunjukkan bahwa penggunaan internet mungkin menjadi masalah. Phubbing dapat digambarkan untuk istilah individu yang melihat ponselnya selama percakapan dengan individu lain atau berurusan dengan ponselnya dan melarikan diri dari komunikasi antar pribadi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Perilaku Phubbing ditinjau dari Jenis Kelamin dan Usia pada Siswa SMA. Populasi sebanyak 12.526 siswa dan sampel yang diambil yaitu sebanyak 635 Siswa. Teknik analisis data penelitian ini adalah dengan melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji two-way anova. Hasil Analisis menunjukan bahwa (1) Tidak terdapat perbedaan tingkat phubbing ditinjau dari usia (2) Tidak terdapat perbedaan phubbing berdasarkan jenis kelamin dan (3) Tidak terdapat perbedaan interaksi tingkat phubbing ditinjau dari jenis kelamin dan usia.
Pengaruh Kontrol Diri terhadap Penggunaan Media Sosial pada Siswa SMK Rodiah, Siti; Triasyifa, Adjeng Vivi; Clara, Sondang Tri; Sahin, Arif
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1680

Abstract

Media sosial adalah alat komunikasi interaktif yang memfasilitasi interaksi dan umpan balik dua arah, dan digunakan hampir di setiap lapisan masyarakat. Di hampir setiap bidang masyarakat, media sosial telah menjadi hal yang penting, terutama bagi kaum muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri terhadap penggunaan media sosial pada siswa SMK Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survey deskriptif. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI di SMK Jakarta Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu kuesioner/angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengggunakan uji t, yang dilakukan setelah diketahui uji normalitas, homogenitas dan linieritas. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai t: Diketahui t hitung sebesar 4.085 > 2.035, sehingga dapat disimpulakn bahwa variabel Kontrol Diri (X) berpengaruh terhadap variabel Penggunaan Media Sosial (Y).
Pengaruh Tingkat Kepercayaan Diri terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X Akuntansi SMK Darul Ma’arif Jakarta Utara Nuriansari, Desi; Rendyantama, Muhammad Dika; Putri, Andini Miranda; Sahin, Arif
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepercayaan diri terhadap hasil belajar akuntansi pada siswa SMK.Kepercayaan diri merupakan faktor psikologis yang penting dalam proses belajar, namun belum banyak penelitian yang mendalam mengenai pengaruhnya terhadap hasil belajar akuntansi. Penelitian ini penting karena hasil belajar akuntansi yang baik merupakan salah satu kunci kesuksesan siswa dalam dunia kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 60 siswa kelas X SMK Darul Ma’arif, sedangkan sampel diambil seluruh populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert untuk mengukur tingkat kepercayaan diri dan hasil belajar akuntansi. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif dan uji korelasi. Semakin tinggi tingkat kepercayaan diri siswa, maka semakin tinggi pula hasil belajar yang dicapainya. Selain itu, guru juga perlu memberikan dukungan dan motivasi kepada siswa agar mereka dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mencapai prestasi akademik yang lebih baik.
Hubungan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Akademik Siswa di SMP Hasanah, Nur; Pratiwi, Mella Indah; Ismail, Mardhiyah; Apriliani, Tanti; Naungi, Indah Islam; Yudiansyah, Yudiansyah; Sahin, Arif
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2084

Abstract

Prestasi akademik yang kurang memuaskan seringkali menjadi permasalahan dalam dunia pendidikan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi prestasi ini adalah motivasi belajar. Rendahnya motivasi belajar dapat menghambat siswa dalam mencapai target akademik yang diharapkan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi belajar terhadap prestasi akademik siswa di SMP As Syarifah Jonggol. Dalam penelitian ini melibatkan 144 siswa. Data tersebut dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan menggunakan Uji Korelasi Product Moment pada program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi akademik siswa di SMP AS SYARIFAH Jonggol. Implikasi lebih lanjut bab Pembahasan.
Hubungan Intensitas Pengunaan Game Online dengan Interaksi Sosial pada Remaja di SMK Bhakti Praja Purwakarta M, Nanda Ayu; Wirdaningsih, Amanda; Apriani, Rini Sri; Santosa, Septia Aulia; Salsabila, Shelma; Ashilah, Salma; Sahin, Arif
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2087

Abstract

Penurunan kualitas interaksi sosial dikarenakan perkembangan teknologi dan game online . Penggunaan game online yang tidak terkontrol dapat mengganggu aktivitas sosial remaja dalam keluarga dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas interaksi sosial remaja Ketika kecanduan game online dan Untuk mengetahui dampak penggunaan game online terhadap aspek-aspek lain dalam kehidupannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional untuk mengidentifikasi hubungan antara dua variabel: Intensitas Bermain Game Online (variabel X) dan Interaksi Sosial (variabel Y).  Penelitian korelasional bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih tanpa melakukan perubahan, tambahan, atau manipulasi terhadap data yang sudah ada.  Penelitian kuantitatif korelasional ini diharapkan dapat menghasilkan hasil yang akurat dan dapat digeneralisasi tentang hubungan antara intensitas bermain game online dan interaksi sosial. dalam penelitian ini, peneliti mengambil populasi siswa SMK Bhakti Praja Purwarkata yang berjumlah 171 siswa.  Adapun penentuan jumlah sampel yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan random sampling. teknik pencatatan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini dengan menggunakan metode amgket tertutup. teknologi yang canggih ini menjadikan interaksi sosial mengalami perubahan dalam berintraksi sosial diantara penyebab interaksi sosial menjadi menurun.
Self-Efficacy Pada Siswa: Systematic Literatur Review Sahin, Arif; Renatha Ernawati; Rizki Amalia; Raudah Zaimah Dalimunthe; Amalia Rizki Pautina; Sya'ban Maghfur; Dini Chairunnisa; Ahmad Fasya AlfayyadI
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5549

Abstract

Dunia pendidikan memegang peranan penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas di masa yang akan datang. Self Efficacy memiliki andil yang sangat penting dalam kegiatan pembelajaran, seseorang akan berupaya memanfaatkan potensi dirinya secara optimal apabila self efficacy–nya mendukung. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana dampak dari Self-efficacy rendah dan Self-efficac tinggi dan faktor-faktor penyebab Self efficacy rendah dan Self-efficacy tinggi pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review. Penelitian ini menghasilkan 1) dampak dari Self-efficacy tinggi siswa mampu beradaptasi karir, prestasi akademik dan minat karir yang lebih baik 2) dampak dari Self-efficacy rendah yaitu siswa melakukan tindakan tidak jujur atau menyontek untuk meraih nilai tinggi 3) Faktor dari self-efficacy adalah prestasi, motivasi akademik, kesuksesan, dan pilihan karier di masa depan dan 4) faktor dari Self-efficacy siswa yang rendah yaitu bingung dengan materi pelajaran yang banyak dan  mengeluh dengan soal yang sulit. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu self-efficacy memiliki peran penting dalam proses keberhasilan akademik dan pemilihan karier  siswa. Kata kunci: self-efficacy, pendidikan, tinjauan
GENDER DIFFERENCES IN HIGH SCHOOL STUDENTS' CAREER ADAPTABILITY Sahin, Arif; Sugiharto, Dwi Yuwono Puji; Sunawan, Sunawan; Mulawarman, Mulawarman
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 6 No 2 (2025): COUNSENESIA 2025
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v6i2.5628

Abstract

The Industrial Era 5.0 has brought significant changes to the fields of education and employment, including the financial and educational sectors, through the utilization of AI and blockchain technologies. This study aims to explore the influence of career adaptability among high school students in terms of gender differences. The research involved 452 students from public senior high schools across Semarang City. Data analysis was conducted using hypothesis testing through the Mann Whitney U Test, preceded by tests of normality and homogeneity using the JASP software. The results indicated that male students demonstrated a higher level of career adaptability compared to female students. This study also highlights the importance of social support and education that is responsive to adolescents' needs, as well as the necessity for inclusive and relevant career education policies in alignment with the demands of Era 5.0. Recommendations for future research include exploring broader social and cultural contexts and examining the impact of technology on career adaptability
Career development programs and career adaptability among students: A systematic literature review Lianti, Afda; Sahin, Arif
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 27 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/psikologi.v27i2.4456

Abstract

Career adaptability (CA) is conceptualized within career construction theory (CCT) as a composite of four dimensions: concern, control, curiosity, and confidence. It serves as a critical psychosocial resource. It enables individuals, particularly university students, to navigate developmental tasks, career transitions, and emerging challenges within the rapidly evolving Industry 5.0 landscape. However, the gaps within the existing studies show the unidentified of the relationship between career development programs and students’ CA. Therefore, this study was conducted using a systematic review framework employing thematic synthesis. It integrates evidence from 18 empirical studies published between 2019 and 2024 that focused on university and late-adolescent populations across diverse cultural and educational contexts. Findings revealed the structured career development programs incorporates experiential learning, reflective practice, and social support mechanisms. These consistently enhance students’ adaptability, although the magnitude of effectiveness varies according to program design, duration, and contextual fit. The futher synthesis identified three overarching clusters of influencing factors: (1) personal motivational factors such as proactive personality, grit, and career self-efficacy; (2) socio-contextual factors including parental autonomy support and age-related stereotypes; and (3) digital behavioral factors, such as short-video overuse. By systematically integrating insights from both CCT and social cognitive career theory (SCCT), this review study advances prior literature that significantly treated these frameworks in isolation or focused on general populations without contextualizing interventions for students. Conceptually, this study maps the interaction of multilevel determinants in shaping adaptive career readiness; methodologically, it provides an evidence-based synthesis of program characteristics linked to measurable adaptability outcomes. Practically, the findings underscore the necessity of designing holistic, context-sensitive, and evidence-driven career development programs that address psychological, social, and digital dimensions of adaptability. Therefore, higher education institutions (HEIs) are encouraged to embed experiential, reflective, and digital-literacy components within career centers to foster sustainable adaptability aligned with the dynamic demands of the Industry 5.0 workforce. Keywords: Ethical issues, intellectual property, plagiarism, plagiarism checking tools, research writing.
Employability Skills and Career Readiness Among Muslim Vocational Students: Mediating Role of Career Decision-Making Self-Efficacy Wulandari, Wenny; Sahin, Arif; Rahmawan, Wise; Fathurrahman, Farouq; Mubarak, Muh. Azhar; Putri, Wiffy Zalina
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol. 7 No. 1 (2026): Inpress
Publisher : State Islamic University (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pamomong.v7i1.6336

Abstract

Rapid changes in the labour market require vocational students to develop career readiness supported by employability skills and psychological resources for career decision-making. This study tested the direct and indirect effects of employability skills on career readiness via career decision-making self-efficacy (CDMSE) among Grade-12 Muslim vocational students. Using a cross-sectional design, all students at SMK Multicomp Depok, Indonesia (N = 215) were surveyed using saturated sampling, with Muslim status verified through school records. Adapted measures were used: the Self-Perceived Employability Scale (α = .96), the Career Decision-Making Self-Efficacy Scale (α = .95), and the Student Career Readiness Scale (α = .98). Mediation was examined using PROCESS Macro for SPSS (Model 4) with bootstrap resampling. Employability skills significantly predicted CDMSE (b = 1.21, SE = .12, t = 10.22, p < .01; R² = .33) and career readiness (direct effect controlling for CDMSE: b = .66, SE = .11, t = 6.09, p < .01). CDMSE also significantly predicted career readiness (b = .42, SE = .05, t = 8.13, p < .01; model R² = .53). The indirect effect of employability skills on career readiness via CDMSE was significant (b = .51, SE = .09, 95% BC CI [.35, .70]), indicating partial mediation. The findings support Social Cognitive Career Theory and suggest that guidance and counseling programs should integrate employability development with interventions that strengthen decision-making self-efficacy. Limitations include the cross-sectional design, self-report measures, and a single-school sample; future research should use longitudinal designs and broader settings to improve generalizability.