Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Faktor Penyebab Keterlambatan Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Lingkungan Balai Besar Jalan Nasional Sumatera Utara Girsang, Arisman; Mulia, Ahmad Perwira; Hasibuan, Gina Cynthia Raphita; Bakara, Ricky; Nasution, Soraya Muthma Innah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i12.63160

Abstract

Keterlambatan pengadaan tanah merupakan tahap krusial dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, karena keterlambatan pada tahap ini dapat menghambat jadwal konstruksi dan meningkatkan biaya proyek. Di lingkungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, proses pengadaan tanah masih menghadapi berbagai kendala administratif, kelembagaan, dan sosial-ekonomi yang berdampak langsung pada kinerja proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan pengadaan tanah, menentukan bobot pengaruh setiap faktor secara matematis menggunakan metode Importance Index, serta merumuskan strategi mitigasi untuk percepatan prosesnya. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap empat kelompok responden---Owner, Stakeholder, Tim Appraisal, dan Pemilik Tanah---dengan total 35 indikator penyebab keterlambatan. Analisis dilakukan dengan menghitung Frequency Index (FI), Severity Index (SI), dan agregasi Importance Index (II) rerata kelompok. Hasil menunjukkan lima faktor dengan nilai II tertinggi: C2 (Koordinasi antar instansi memerlukan waktu, 60,79%), C1 (Perizinan dan rekomendasi lambat, 56,26%), H2 (Jumlah warga pemilik tanah banyak, 52,98%), H4 (Banyak pemilik tanah yang memiliki ekonomi rendah, 52,43%), dan H1 (Harga permintaan ganti rugi yang tinggi, 51,49%). Pembahasan menunjukkan bahwa hambatan kelembagaan dan sosial-ekonomi menjadi penyebab dominan. Strategi mitigasi difokuskan pada pembentukan task force lintas instansi, penyederhanaan birokrasi, digitalisasi data bidang tanah, dan sosialisasi publik yang transparan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi tata kelola kelembagaan dan pendekatan sosial berbasis kepercayaan menjadi kunci utama percepatan pengadaan tanah yang efisien, adil, dan berkelanjutan.
Performance Evaluation of a Construction Materials Testing Laboratory in the Implementation of ISO/IEC 17025:2017 Azhari, Firdha Aulia Ariyani; Anas, Muhammad Ridwan; Mulia , Ahmad Perwira; Hasibuan, Gina Cynthia Raphita; Mardianta, Anthoni Veery
ASTONJADRO Vol. 15 No. 1 (2026): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v15i1.20894

Abstract

Public construction materials laboratories play a vital role in safeguarding infrastructure quality and public safety. Although ISO/IEC 17025:2017 is widely adopted as a quality management system, its actual influence on strategic performance in government laboratories is not well understood. This study evaluates the implementation of ISO/IEC 17025:2017 at a provincial government testing laboratory in North Sumatra, Indonesia, by integrating it with the Balanced Scorecard (BSC) framework. A mixed-methods approach was used involving 60 participants—30 internal personnel and 30 external users—through surveys, interviews, and direct observation. The BSC evaluation produced a performance score of 77.35%, categorized as satisfactory, with the strongest contribution from customer and financial perspectives. This study introduces an integrated evaluation framework tailored to public laboratories, bridging quality compliance with strategic governance. The results highlight the importance of aligning technical quality with institutional accountability, offering a practical pathway for improving performance and public trust in government testing services.