Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN KOMPERHENSIF PADA NY. A DENGAN RESIKO TINGGI USIA KURANG DARI 20 TAHUN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN “MELIA INDARWATI S.ST.M.M”KECAMATAN PAGELARAN UTARA KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2021 Adelia; Desi Kumalasari; Mareza Yolanda Umar; Linda Puspita
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v3i2.576

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi. Guna mengurangi dampak kematian tersebut pemerintah berupaya dengan membuat program-program dengan pelayanan komprehensif yang mencakup penyediaan layanan terpadu bagi ibu dan bayi dari kehamilan, hingga persalinan, periode post natal dan keluarga berencana.Selain itu salah satu upaya untuk mengurangi AKI dan AKB ini adalah dengan melakukan Asuhan komprehensif dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana. Upaya ini diharapkan mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Tujuan peneliti melaksanakan asuhan asuhan kebidanan secara komprehensif ada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney yang dituangkan dalam bentuk SOAP, dengan didukung oleh peran nakes dalam mencari kesenjangan antara teori dan praktik. Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendokumentasian metode SOAP. Subjek penelitian ini adalah Ny. A dari trimester III, bersalin, nifas, bayi baru lahir, hingga ibu dapat memutuskan metode KB. Dalam pengumpulan data, dilakukan dengan menggunakan anamnesa, pemeriksaan fisik, kasus diolah dan di analisis. Hasil penelitian diperoleh bahwa asuhan kehamilan yang diberikan fokus pada kesehatan ibu pada TM III yaitu anemia dan hasil akhir kehamilannya adalah ibu hamil fisiologis. Pada asuhan persalinan kala I, II, III, IV tidak ditemukan masalah. Hasil akhir persalinan diketahui bahwa ibu dalam persalinan fisiologis. Pada penanganan bayi baru lahir tidak ditemukan kesenjangan, keadaan bayi baru lahir fisiologis . Dilakukan asuhan masa nifas sebanyak 4 kali kunjungan, didapatkan hasil ibu dalam keadaan nifas fisiologis dan ibu sudah memutuskan metode kontrasepsi alami yaitu KB kalender. Pada nifas ini tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik. Saran dari studi kasus ini bertujuan untuk meningkatkan asuhan kepada ibu hamil sampai bayi baru lahir agar dapat mencegah komplikasi secara dini sehingga upaya penurunan AKI dan AKB dapat tercapai.
STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. T DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN “LASMINI, AMD.KEB” KECAMATAN SUKOHARJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2021 Ois Amelia; Desi Kumalasari; Fitriani; Linda Puspita
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.489 KB)

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) adalah keadaan dimana ibu menderita keadaan kekurangan kalori dan protein (malnutrisi) yang berlangsung menahun (kronis) yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan pada wanita usia subur (WUS) dan pada ibu hamil. KEK merupakakn gambaran zat gizi ibu di masa yang lalu, kekurangan zat gizi pada masa kecil akan menyebabkan bentuk tubuh yang kurus dan pendek. Tujuan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan KB dengan menggunakan pendekatan menejemen kebidanan pada Ny. T di PMB Lasmini, Amd.Keb. Desa Waringinsari, Kec. Sukoharjo, Kab. Pringsewu tahun 2021. Metode yang digunakan pada Laporan Tugas Akhir yaitu Observasional Deskriptif. Dalam studi kasus ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan pengumpulan data primer melalui wawancara langsung kepada klien dan sekunder melalui buku atau artikel yang ada dari ANC, INC, PNC, BBL, dan KB Hasil dari study kasus ini didapat pada ANC terjadi kesenjangan dimana ukuran Lingkar Lengan Atas 23 cm, sedangkan pada INC tidak terjadi masalah dan ada kesenjangan pada teori dan praktik dimana ibu dengan KEK pada persalinan mengalami ketegangan otot dan perdarahan, pada BBL terjadi kesenjangan antara teori dan praktik dimana By. Ny. T dengan berat badan 3.400 gram. Sedangkan PNC dan KB ibu tidak ada kesenjangan antara teori dan praktik. Pada saat KB ibu memilih KB suntik. Saran bagi PMB Lasmini, Amd.Keb mempertahankan mutu pelayanan tentang asuhan yang berkelanjutan yang berhubungan dengan cara komprehensif yaitu dari kehamilan, persalinan, nifas, BBL, dan ber KB
STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. K DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ''NURSYAMSIAH, S.ST'' KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN PRINGSEWU Wafa Indana Zulfa; Siti Rohani; Mareza Yolanda Umar; Desi Kumalasari
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v3i3.625

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi. Oleh karena itu untuk membantu upaya penurunan AKI salah satunya adalah melaksanakan asuhan secara berkelanjutan atau Komprehensif. Dengan memberikan asuhan secara Komprehensif dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana. Upaya ini diharapkan mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Tujuan peneliti melaksanakan asuhan kebidanan secara Komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney yang dituangkan dalam bentuk SOAP, dengan didukung oleh peran nakes dalam mencari kesenjangan antara teori dan praktik. Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendokumentasian metode SOAP. Subjek penelitian ini adalah Ny. K dari trimester III, bersalin, nifas, bayi baru lahir, hingga ibu dapat memutuskan metode KB. Dalam pengumpulan data, dilakukan dengan menggunakan anamnesa, pemeriksaan fisik, kasus diolah dan di analisis. Hasil penelitian diperoleh bahwa asuhan kehamilan yang diberikan fokus pada tanda persalinan dan hasil akhir kehamilannya tidak terjadi kesenjangan antara teori dan praktik. Dilakukan asuhan masa nifas sebanyak 4 kali kunjungan dan tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik. Dan ibu sudah memutuskan metode kontrasepsi KB suntik 3 bulan. Pada penanganan bayi baru lahir tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik. Saran dari studi kasus ini bertujuan agar pasien selalu memeriksakan keadaan kehamilannya secara teratur dan saran untuk PMB yaitu untuk meningkatkan asuhan kebidanan dengan standar SOAP.
PENYULUHAN PENTINGNYA CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DALAM RANGKA MEMPERINGATI GLOBAL HANDWASHING DAY DI SEKOLAH DASAR CITRA BANGSA SCHOOL KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2022 Juwita Desri Ayu; Mareza Yolanda Umar; Desi Kumalasari; Linda Puspita; Siti Rohani; Rini Wahyuni; Psiari Kusuma Wardani; Ratu Rolia Octaviana HS; Sania Nasta Kuraini; Saefinaqia; Vevi Indriani; Umi Agustina; Nur Widia; Mela Sherlina Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i3.762

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa sebanyak 829.000 orang meninggal setiap tahun akibat menderita penyakit diare; air minum, sanitasi serta kebersihan tangan yang tidak aman (WHO, 2019). Penyakit Diare merupakan penyakit endemis potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai dengan kematian di Indonesia (Kemenkes, 2020). Salah satu upaya yang diselenggarakan oleh pemerintah guna mengembangkan standar kualitas masyarakat adalah dengan sistem PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat), salah satunya dengan penerapan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan serta pengetahuan tentang pentingnya CTPS yang dapat membantu siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dalam mengoptimalkan derajat kesehatan di masa anak-anak dan mencegah penyakit yang dapat timbul apabila tidak mencuci tangan. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Global Handwashing Day di Sekolah Dasar Citra Bangsa School secara tatap muka (face-to-face), kemudian peserta diberikan penyuluhan tentang pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), penerapan proyek kerja (menggambar dengan tema “Pentingnya CTPS”), dan diakhiri dengan penerapan metode learning by doing (belajar sembari praktik CTPS secara langsung). Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh para dosen dan mahasiswa Program Studi D III Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu dan dihadiri oleh mitra kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pihak Sekolah Dasar Citra Bangsa School (sebanyak 115 orang yang terdiri dari 65 siswa-siswi Upper Grade Class dan 50 siswa-siswa Lower Grade Class, serta didampingi oleh 10 Home Room Teacher/ HRT). Berdasarkan hasil pengkajian dan observasi, ditemukan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa-siswi Sekolah Dasar Citra Bangsa School tentang arti pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
PENYULUHAN IVA TEST DI PEKON WONODADI KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2023 Mareza Yolanda Umar; Psiari Kusuma Wardani; Rini Wahyuni; Juwita Desri Ayu; Linda Puspita; Desi Kumalasari; Siti Rohani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i1.1039

Abstract

Kanker serviks adalah kanker tertinggi keempat pada wanita dengan perkiraan 570.000 kasus baru pada tahun 2018 yang mewakili 6,6% dari semua kanker wanita (Wanti & Indriyanti, 2019). Menurut WHO, 490.000 perempuan di dunia setiap tahunnya didiagnosa terkena kanker leher rahim dan 80% berada di negara berkembang termasuk Indonesia. Kanker serviks bisa di cegah menggunakan deteksi dini. Salah satu metode deteksi dini yang sesuai dengan negara berkembang seperti Indonesia adalah memakai metode Inspeksi Visual Asam Acetat (IVA). Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup penderita kanker, menurunkan angka kematian akibat kanker dan meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di Pekon Wonodadi mengenai IVA test. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan bersamaan dengan PKK Komunitas Prodi D III Kebidanan di Poskesdes Pekon Wonodadi secara tatap muka, lalu peserta diberikan penjelasan tentang IVA Test dengan media visual (slide oresentation) dan dilanjutkan dengan ice breaking, diakhiri dengan tanya jawab sesuai dengan pokok bahasan yang telah diberikan. Program ini diselenggarakan oleh Dosen dan mahasiswa Prodi DIII Kebidanan semester V, fakultas kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu dan dihadiri oleh 21 ibu Kader, PKK dan Bidan Desa Pekon Wonodadi. Berdasarkan hasil observasi, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan Ibu-ibu kader di Pekon Wonodadi tentang IVA tes sebagai usaha deteksi dini kanker serviks.
Description of Nutritional Status with The Development of Toddlers at The Working Area of Public Health Center of Wates, Lampung Province, Indonesia Kumalasari, Desi; Sagita, Yona Desni; Veronica, Septika Yani
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 (2021): Special Issue GINC
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.226 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6iS1.786

Abstract

Stunting describes chronic malnutrition status during growth and development since early life. This situation is represented by a z-score of height for age less than -2 standard deviations based on growth standards according to the World Health Organization. The method used in this research was a quantitative research method with a descriptive type of research objective to describe the Nutritional Status of Toddlers Age 12-59 Months at the working area of the Public Health Center in Wates. The population in this research were toddlers age 12-59 months totaling 1314 toddlers. The sampling technique used quota sampling with the number of samples obtained as many as 100 toddlers, the instrument in this research used an observation sheet, namely research obtained directly from the source in the form of interviews, polls from individuals or groups (people) as well as observations from an object, the genesis or test results (objects). Frequency distribution of nutritional status of 100 toddlers obtained normal nutritional status 76 (76%) toddlers respondents, 11 (11%) toddlers respondents with short nutritional status, 8 (8%) toddlers respondents with nutritional status very short, and 5 (5%) toddlers respondents with high nutritional status. The distribution of the developmental frequency of toddlers from 100 toddlers obtained 95 (95%) toddlers respondents with development according to their age, 5 (5%) toddlers respondents with dubious development, and no toddlers respondents suffer deviations in their development.Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Keadaan ini dipresentasikan dengan nilai z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2 standar deviasi (SD) berdasarkan standar pertumbuhan menurut WHO. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengambarkan Status Gizi Dengan Perkembangan Balita Usia 12 – 59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Wates. Populasi dalam penelitian ini adalah balita usia 12-59 bulan yang berjumlah 1314 balita. Tehnik pemngambilan sampel mengunakan quota sampling dengan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 100 balita, instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi yaitu penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber aslinya yang berupa wawancara, jajak pendapat dari individu atau kelompok (orang) maupun hasil observasi dari suatu obyek, kejadian atau hasil pengujian (benda). Distribusi frekuensi status gizi dari 100 balita didapatkan tatus gizi normal 76 (76%) responden balita, 11 (11%) responden balita dengan status gizi pendek, 8 (8%) responden balita dengan status gizi sangat pendek dan 5 (5%) responden dengan status gizi tinggi. Distribusi frekuensi perkembangan balita dari 100 balita didapatkan 95 (95%) responden balita dengan perkembangan yang sesuai dengan umurnya, 5 (5%) responden balita dengan perkembangan yang meragukan, dan tidak ada responden balita yang mengalami penyimpangan dalam perkembangannya.
Herbal untuk Perawatan Masa Nifas; Penggunaan Kayu Manis untuk Nyeri Perineum dan Luka Episiotomi Wulandari, Eka Tri; Kumalasari, Desi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2017): December
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.514 KB) | DOI: 10.30604/jika.v2i2.40

Abstract

Episiotomi merupakan tindakan Obtetrik  yang umum dilakukan pada proses persalinan di dunia. Prevalensi episiotomi pada ibu primipara dilaporkan sebesar 43% sampai 100 %, bahkan di Iran dilaporkan hampir 100% rumah melakukan tindakan episiotomi. Rasa sakit pada bekas episiotomi dapat mempengaruhi kondisi ibu pada masa nifas, antara lain saat laktasi, perawatan bayinya, dan aktivitas kesehariannya. Ada beberapa metode yang bisa dipakai untuk mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan luka episiotomi, salah satunya dengan pengobatan herbal, yaitu dengan kayumanis. Kayumanis mempunyai efek anti inflamasi dan analgesik. Senyawa aktif yang terkandung dalam kayumanis antara lain cinnamaldehyde, eugenol, cinnzeylanine, cinzeylanol,arabinoxylan, 2-hydroxycinnamaldehide, dan 2-benzoloxycinnamaldehyde. Pada penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efek kayumanis terhadap nyeri dan luka episiotomi dengan jumlah responden 114  ibu pospartum, menunjukan bahwa Kayu manis dapat digunakan untuk mengurangi nyeri perineum dan mempercepat proses kesembuhan dari luka episiotomi. Abstract: Episiotomy is the most common obstetric intervention in the word. Its prevalence has been reported to be 43% to 100% in primiparous women in Asia and up to 100% in some hospitals of major cities in Iran. Perineal pain adversely affects different aspects of women, including lactation, child care and daily chore. There are several common metodes used for reducing pain and accelerating the episiotomy healing proces, one of them is cinnamon. The purpose of this study is to knowing the pharmacological effect of cinnamon and the effect on perineal pain and healing of episiotomy incision. The study is literature review, we use relevent article in sistematic electronic database (Proquest, EBSCOHOST, Pubmed, and Google scholar) wich contain of 12 article and journal. Based on the study, cinnamon have anti-inflammatory and analgesic properties. The main compounds in cinnamon are cinnamaldehyde, eugenol, cinnzeylanine, cinzeylanol, arabinoxylan, 2-hydroxycinnamaldehyde, and 2-benzoloxycinnamaldehyde. Based on the experiment study including 114 postpartum women, showed that cinnamon can be used for reducing perineal pain and improving healing of episiotomy incision.
PENYULUHAN DAMPAK STUNTING TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK DI DUSUN 02 SUMBERSARI PEKON KRESNOMULYO TAHUN 2023 Rohani, Siti; Desri Ayu, Juwita; Yolanda Umar, Mareza; Wahyuni, Rini; Kusuma Wardani, Psiari; Kumalasari, Desi; Puspita, Linda; Khusuma Sapitri, Lina; Armeli Zulfa, Mahda; Amelia Putri, Ira; Sri Rahayu, Mariya; Taufik, Taufik
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i3.1471

Abstract

Stunting adalah status gizi yang didasarkan pada indeks PB/U atau TB/U dimana dalam standar antropometri penilaian status gizi anak, hasil pengukuran tersebut berada pada ambang batas (Z- Score) <-2 SD sampai dengan -3 SD (pendek/ stunted) dan <-3 SD (sangat pendek / severely stunted). Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. (Rahmadhita, 2020). Berdasarkan data yang diperoleh di Desa Sumbersari Kecamatan Kresnomulyo terdapat 80 bayi dan balita, dan 6 balita yang mengalami pertumbuhan kurang (Stunting). Metode pada pengabidan masyarakat ini yaitu memberikan penyuluhan dengan mengumpulkan warga di salah satu rumah warga Desa Sumbersari Kresnomulyo dengan metode ceramah dengan materi Mengenal Stunting dan Perkembangan Pada Anak dan orang tua balita diberikan materi serta leafleat.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTERIII DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS NGAMBUR TAHUN 2016 Ratna Sari, Deti; Kumalasari, Desi
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.123 KB) | DOI: 10.30604/jnf.v1i1.17

Abstract

Data survey demografi kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 mencatat AKI di Indonesia mencapai 359 per 100.000 KH. Merujuk data profil kesehatan di Indonesia tahun 2012, kematian ibu hamil disebabkan oleh perdarahan (28%), hipertensi/eklampsia (24%), infeksi (11%), partus lama (16 %) dan abortus terkomplikasi (10%). Angka kejadian anemia kehamilan berkisar antara 20 dan 89% dengan menetapkan Hb 11gr% (g/dl) sebagai dasarnya. Penyebab anemia kehamilan diantaranya adalah paritas, jarak kehamilan dan pendidikan yang rendah. Berdasarkan prasurvey Februari 2017 di Puskesmas Ngamburkasus anemia terdapat 64 (16%) dari 398 persalinan pada tahun 2016. Untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester IIIdiwilayah kerja Puskesmas Ngambur Tahun 2016. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kolerasi dengan menggunakan metode pendekatan Case Control . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester IIIPuskesmas Ngambur padaTahun 2016 yaitu 398 ibu hamil trimester III. Besarnya sampel yang diambil dari penelitian ini adalah 72 orang. Analisis bivariat digunakan adalah uji Chi Square, derajat kepercayaan yang digunakan adalah 95%. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan paritas dengan kejadian anemia didapatkan p-value= 0.016< 0,05, dan nilai OR = 0.267.Ada hubungan antarajarak kehamilan dengan kejadian anemiadidapatkanp-value= 0.008< 0,05, dan nilai OR = 4.375. Ada hubungan antara pendidikan dengan kejadian anemia didapatkanp-value= 0.016< 0,05, dan nilai OR = 3.375 Ada hubungan paritas, jarak kehamilan dan pendidikan dengan kejadian anemia di Puskesmas Ngambur padaTahun 2016. Semoga hasil peneliti ini dapat dijadikan referensi untuk peneliti selanjutnya, serta dapat dilakukanpencegahan dan penatalaksaan anemia secara cepat dan tepat untuk menangani komplikasi anemia lebih lanjut dengan menggunakan variabel, sampel dan metode penelitian yang berbeda. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kolerasi dengan menggunakan metode pendekatan Case Control . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III Puskesmas Ngambur pada Tahun 2016 yaitu 398 ibu hamil trimester III. Besarnya sampel yang diambil dari penelitian ini adalah 72 orang. Analisis bivariat digunakan adalah uji Chi Square, derajat kepercayaan yang digunakan adalah 95%. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan paritas dengan kejadian anemia didapatkan p-value= 0.016 < 0,05, dan nilai OR = 0.267. Ada hubungan antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia didapatkan p-value= 0.008< 0,05, dan nilai OR = 4.375. Ada hubungan antara pendidikan dengan kejadian anemia didapatkan p-value= 0.016< 0,05, dan nilai OR = 3.375 Ada hubungan paritas, jarak kehamilan dan pendidikan dengan kejadian anemia di Puskesmas Ngambur pada Tahun 2016. Semoga hasil peneliti ini dapat dijadikan referensi untuk peneliti selanjutnya, serta dapat dilakukan pencegahan dan penatalaksaan anemia secara cepat dan tepat untuk menangani komplikasi anemia lebih lanjut dengan menggunakan variabel, sampel dan metode penelitian yang berbeda.
PENYULUHAN ANEMIA PADA REMAJA DI SMK 17 SUKOHARJO DESA SUKOHARJO 3 BARAT KEC. SUKOHARJO KAB. PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG: PENYULUHAN ANEMIA PADA REMAJA DI SMK 17 SUKOHARJO DESA SUKOHARJO 3 BARAT KEC. SUKOHARJO KAB. PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG Rohani, Siti; Yolanda Umar, Mareza; Wahyuni, Rini; Kusuma Wardani, Psiari; Desri Ayu, Juwita; Puspita, Linda; Kumalasari, Desi; Ariwibowo, Catur; Jamaan, Taufik; Rikma Ratri, Arda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v6i3.1830

Abstract

Program penyuluhan kepada masyarakat dapat dikembangkan secara efektif dan efisien oleh para mahasiswa di bidang remaja anemia penyuluhan kepada masyarakat. Permasalahan utama yang ada adalah rendahnya kualitas dan kuantitas penyuluhan masyarakat (termasuk di desa sukoharjo 3 barat). Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis: karakteristik anemia karakteristik sistem sosial; kompetensi remaja anemia penyuluhan masyarakat; kinerja penyuluh anemia dalam rangka menambah pengetahuan dan tingkat pencegahan untuk mencegah anemia (2) Menganalisis faktor-faktor penyebab dan keluhan pada anemia (3) Merumuskan strategi peningkatan kinerja penyuluh anemia dalam memberdayakan remaja Melalui teknik pengabdian masyarakat, penelitian ini menghasilkan manfaat bagi anak remaja anemia untuk mengetahui pengertian anemia,penyebab anemia dan mengetahui pencegahan dari berbagai anemia.