Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN RESILIENSI PADA PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUD ABDUL MOELOEK Iswari, Meilia Ratna; Surmiasih, Surmiasih; Kameliawati, Feri; Kumalasari, Desi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42586

Abstract

Data WHO menunjukkan kasus kanker global mencapai 20 juta dengan 9,7 juta kematian (2023). Di Indonesia, prevalensi kanker tertinggi terdapat di D.I. Yogyakarta (3,6%), sedangkan Provinsi Lampung sebesar 1,2%. Di RSUD Abdul Moeloek, pasien kanker meningkat signifikan, terutama pada kasus kanker payudara dan serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara mekanisme koping dan resiliensi pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RSUD Abdul Moeloek pada tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah  kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 93 pasien  dengan teknik pengambilan sampel purposivel sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner berbeda dari The Devaluation of Consumer Families Scale (DCFS) dan Family Resilience Assesment Scale (FRAS) oleh Walsh. Analisa data pada penelitian ini secara univariat dan bivariat (uji gamma) serta dilakukan uji etik di RSUD Abdul Moeloek. Hasil penelitian diketahui sebagian besar responden dengan koping tinggi yaitu sebanyak 71 (76,3%) responden, resiliensi pasien cukup yaitu sebesar 57 (61,3%) responden. Ada hubungan mekanisme koping dengan resiliensi pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi (p-value = 0,002). Saran bagi rumah sakit menambahkan sesi konseling rutin dan kelompok dukungan emosional untuk pasien kanker. Rumah sakit juga perlu menyediakan pelatihan koping dan resiliensi, serta melibatkan keluarga dalam proses pengobatan. Pasien disarankan untuk mengikuti program dukungan psikososial, memanfaatkan konseling keluarga, dan mengadopsi teknik relaksasi untuk meningkatkan koping dan resiliensi.
Bahan Berkelanjutan untuk Manufaktur Additive: Eksplorasi Pilihan Ramah Lingkungan dalam Cetakan 3D Kumalasari, Desi
Journal of Technology and Engineering Vol 1 No 1 (2023): Journal of Technology and Engineering
Publisher : Yayasan Banu Haji Samsudin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/journaloftechnologyandengineering.v1i1.20

Abstract

Artikel ini membahas penggunaan bahan berkelanjutan dalam manufaktur additive, khususnya dalam konteks cetakan 3D. Seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, pemilihan bahan yang ramah lingkungan menjadi semakin penting dalam proses manufaktur. Dalam artikel ini, kami mengulas berbagai pilihan bahan berkelanjutan yang dapat digunakan dalam pencetakan 3D, termasuk bahan daur ulang, biomaterial, dan bahan berbasis tanaman. Kami membahas kelebihan dan keterbatasan masing-masing pilihan, serta dampaknya terhadap proses manufaktur dan lingkungan. Melalui eksplorasi ini, artikel ini memberikan wawasan tentang potensi dan tantangan dalam memilih bahan berkelanjutan untuk menciptakan proses manufaktur additive yang lebih ramah lingkungan.
Factors Affecting Adolescent Behavior Toward Consumption of Blood Addition Tablets in Adolescent Girls at SMA Negeri 1 Abung Tinggi North Lampung Year 2024 Syehasinah, Indah; Kumalasari, Desi
INDOGENIUS Vol 4 No 2 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i2.576

Abstract

Background & Objective: The purpose of this study was to analyze the factors that influence the behavior of taking blood supplement tablets in adolescent girls at SMA Negeri Abung Tinggi North Lampung. Method: This type of research is a type of quantitative research with the approach method used cross sectional. Populas, as many as 182 adolescent girls. sample as many as 101 respondents, sample technique using random sampling. The research was conducted on December 02, 2024 at SMA Negeri Abung Tinggi North Lampung. The instrument used was a questionnaire. Data analysis using the Chi-square test. Result: The results of the study obtained 3 factors associated with the behavior of taking blood add tablets in adolescent girls at SMA Negeri Abung Tinggi Lampung Utara, namely the knowledge factor, the family support factor, the attitude with the obtained ρ (sig) value <0.05 while the teacher and peer support factor obtained ρ (sig) value> 0.05 means that there is no relationship with the behavior of taking blood add tablets in adolescent girls at SMA Negeri Abung Tinggi Lampung Utara. Conclusion: The Chi-square statistical test showed a significant relationship between knowledge, attitude, and family support with the behavior of taking blood supplement tablets. However, there was no significant relationship between teacher and peer support with the behavior.
Efektivitas Pengembangan Video Edukasi “Ayahanda Asi” Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Dukungan Suami Dalam Pemberian Asi Eksklusif di TPMB Wilayah Kecamatan Duren Sawit suri, cut meliana; Rahayu, Sri; N.Si, Riza Dwi; Kristianingsih, Ani; Kumalasari, Desi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3110

Abstract

ASI memiliki banyak manfaat diantaranya menurunkan risiko terjadinya penyakit infeksi misalnya infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran pernafasan, dan infeksi telinga. ASI juga dapat mencegah terjadinya penyakit non infeksi seperti penyakit alergi, obesitas, kurang gizi, asma, dan eksim, selain itu juga dapat meningkatkan kecerdasan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengembangan video edukasi dalam peningkatan pengetahuan dan dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif.Jenis penelitian ini adalah kuantitaif dengan desain quasy experiment, pendekatan penelitiannya adalah two group pre-test post-tes design dengan memberikan intervensi yang berbeda pada 2 kelompok. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sample 30 orang. Teknik mengolah data dilakukan dengan uji independent T test dan dependent T test, kemudian uji Mann whitney dan uji Wilcoxon.Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan dan dukungan suami dalam mendorong pemberian ASI eksklusif antara kelompok suami yang diberikan video edukasi “Ayahanda asi” dengan kelompok suami yang tidak diberikan video edukasi “Ayahanda asi” (p value=0,000 < 0,05). Dan hasil analisis lanjutan menunjukan bahwa video edukasi “Ayahanda asi” efektif dalam meningkatkan pengetahuan suami dalam” (p value=0,000 < 0,05) dan efektif dalam meningkatkan dukungan suami” (p value=0,000 < 0,05). Dalam mendorong keberhasilan ibu memberikan ASI eksklusif pada bayinya.Pengetahuan dan dukungan suami kepada para istri mesti ditingkatkan dengan cara promosi kesehatan melalui penyberan video edukasi tentang asi agar para suami tahu, mau dan mampu memberi dukungan kepada para istri saat memberikan ASI eksklusif bagi bayinya
Hubungan kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja kelas X di SMAN 1 Gadingrejo Rukmadhata, Meitra; Palupi, Rini; Putri, Riska Hediya; Kumalasari, Desi
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 5 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i5.578

Abstract

Pendahuluan: Siklus menstruasi wanita berlangsung antara 21-35 hari dengan siklus rata-rata 28 hari. Menstruasi yang tidak normal dapat menunjukan berbagai masalah kesehatan dan berfungsi sebagai tanda kesehatan bagi individu. Kualitas tidur pendek berdampak pada siklus menstruasi.​​ Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja Kelas X di SMAN 1 Gadingrejo. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan Rancangan metode survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi keseluruhan subjek penelitian ini adalah siswi kelas X yang berjumlah 122 terdiri dari 5 kelas. Jumlah sampel sebanyak 122 responden, teknik sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada 19 November 2024 di SMAN 1 Gadingrejo. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian dari analisis uji Chi Square  data diperoleh hasil nilai p = 0,000. Angka tersebut menunjukkan bahwa nilai p < 0,05, artinya ada Hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja kelas X di SMAN 1 Gadingrejo. Simpulan: Hasil penelitian dari analisis uji Chi Square  data diperoleh hasil nilai p = 0,000. Angka tersebut menunjukkan bahwa nilai p < 0,05, artinya ada Hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada remaja kelas X di SMAN 1 Gadingrejo.
PENGARUH KOMPRES ALOEVERA TERHADAP SUHU TUBUH ANAK BALITA DENGAN DEMAM DI KLINIK BHAKTI KELUARGA HUSADA PODOREJO KABUPATEN PRINGSEWU Erfina, Lidya; Siti Maesaroh; Komalasari; Desi Kumalasari
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i02.396

Abstract

Demam pada anak jika tidak ditangani dapat menyebabkan dampak negatif. Dampak negatif daridemam pada anak antara lain dehidrasi, kekurangan oksigen, kerusakan neurologis, dan kejangdemam/febrile convulsions. Tatalaksana farmakologis diantaranya dapat dilakukan dengan pemberianantipiretik seperti pemberian paracetamol. Selain itu tatalaksana non farmakologis juga dapat dilakukandengan cara memberikan kompres aloevera yang ditempelkan ke dahi. Pemberian kompres aloeveramerupakan salah satu prosedur pendinginan eksternal. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahuipengaruh kompres aloevera terhadap suhu tubuh anak balita dengan demam di Klinik Bhakti KeluargaHusada Podorejo Kabupaten Pringsewu. Jenis penelitian kuantitatif dengan design penelitian quasyeksperimen design. Penelitian ini telah dilakukan di Klinik Bhakti Keluarga Husada pada bulanAgustus-September tahun 2024. Populasi sebanyak 24 pasien demam. Sampel diambil 10 kelompokkontrol dan 10 kelompok inetrevensi dengan teknik sampel purposive sampling. Analisa datamenggunakan uji t test independent. Hasil analisis diperoleh rata-rata suhu tubuh anak sebelum padakelompok intervensi dengan nilai mean 38,170C sedangkan setelah diberikan intervensi dengan nilaimean 37,290C, rata-rata suhu tubuh anak sebelum kelompok kontrol dengan nilai mean 38,830Csedangkan setelahnya dengan nilai mean 37,980C. Ada pengaruh kompres aloevera terhadap suhu tubuhanak balita dengan demam diperoleh p-value 0.030 (p<0.05). Diharapkan ibu melakukan kompresaloevera terhadap suhu tubuh anak balita dengan demam.
Application of Motif Creation with Techniques Pounding Ecoprint Using Sidamanik Tea Leaves as a Natural Dye Kumalasari, Desi
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9078

Abstract

This research aims to identify and analyze the effectiveness of motif creation using the pounding ecoprint technique with Sidamanik tea leaves as a natural dye, and to determine the factors influencing the final ecoprint results. The research method employed was experimental, with data collected through questionnaires distributed to 20 panelists and observations by 2 observers. The findings indicate that motif sharpness and color fastness varied significantly depending on the fabric type and mordant combination used. For motif sharpness, ecoprint on canvas fabric with a mixture of tunjung, soda ash, and alum mordants achieved the highest score (90%), while rayon fabric with tunjung, soda ash, and alum mordants showed the lowest score (61%). Regarding color fastness, the most significant color change occurred in samples with tunjung pre-mordant and alum post-mordant. Canvas fabric with tunjung mordant demonstrated the best color fastness (72%), whereas rayon fabric with tunjung mordant had the lowest color fastness (42%). Overall, this study suggests the potential of Sidamanik tea leaves as a natural dye in ecoprint, with the appropriate selection of fabric type and mordant being crucial for optimal results.
The Effect Of Ginger Candy (Zingiber Officinale Rosc.) on PGF2 A Levels in Adolescents with Primary Dysmenorrhea Eka Tri Wulandari; Desi Kumalasari
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S1 (2022): Suplement 1
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.644 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS1.1194

Abstract

Primary dysmenorrhoea is a common complaint that is commonly experienced by women around the world, especially teenagers. One of the causes of primary dysmenorrhea is the hyperactivity of the myometrium which is modulated by the synthesis of prostaglandins, especially PGF2a. Some herbs are known to work as prostaglandin inhibitors, one of them is ginger. Giving ginger to adolescents who experience dysmenorrhea is expected to lower the levels of PGF2a so that dysmenorrhea pain can be reduced. Generally, ginger can be developed in a variety of food and beverage products such as jelly candy. The purpose of this study was to analyze the effect of ginger candy to decrease the level of PGF2a in adolescents with primary dysmenorrhoea. This research is analytic research that used a randomized pre-post group design experimental approach. The object of the research is 38 adolescents with primary dysmenorrhoea. the object is divided into two groups, 19 treatment groups and 19 control groups. the treatment group was given jelly candy containing 100 mg of ginger extract, while the control group was given jelly candy without ginger. The candy was given on the first day of menstruation until the second day of menstruation. The measurement of PGF2a level was on the second day of menstruation after the candy was given to the groups. The results showed that after the administration of candy, the last average levels of PGF2a in the treatment group decreased from 482,9 ng/ml to 370,5 ng, ml or down by 11%. Whereas in the control group, the PGF2a level 483,3 become 409,2. The difference in the percentage of decrease in the levels of PGF2a using the Mann-Whitney test showed a significant result (p=0,002). The conclusion of this research is ginger candy can reduce levels of PGF2a in adolescents with primary dysmenorrhoea Abstrak: Dismenorea primer merupakan keluhan umum yang biasa dialami oleh wanita di seluruh dunia terutama remaja. Salah satu penyebab terjadinya dismenorea primer adalah hiperaktivitas miometrium yang dimodulasi oleh sintesis prostaglandin, terutama PGF2a. Beberapa herbal diketahui dapat bekerja sebagai prostaglandin inhibitors, salah satunya jahe. Pemberian jahe pada remaja yang mengalami dismenorea diharapkan akan menurunkan kadar PGF2a sehingga nyeri dismenorea yang dirasakan akan berkurang. Secara umum jahe bisa dikembangkan dalam  berbagai produk makanan salah satunya permen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh pemberian permen jahe terhadap penurunan kadar PGF2a pada remaja yang mengalami dismenorea primer.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan eksperimental randomize pre post group design. Objek penelitian berjumlah 38 orang remaja yang mengalami dismenorea primer, objek dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 19 kelompok perlakuan dan 19 kelompok kontrol. Pada kelompok perlakuan diberikan permen jeli yang mengandung 100 mg ekstrak jahe, sedangkan pada kelompok kontrol diberikan permen jeli tanpa kandungan jahe. Pemberian permen dilakukan pada hari pertama menstruasi sampai hari ke dua menstruasi. Untuk pengukuran kadar PGF2a dilakukan pada hari ke 2 menstruasi setelah pemberian permen. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah pemberian permen, rerata kadar PGF2a pada kelompok perlakuan turun dari 482,9 ng/ml menjadi 370,5 ng/ml atau turun sebesar 11,5%, sedangkan pada kelompok kontrol dari 483,3 ng/ml menjadi 490,2 ng/ml. Perbedaan presentase penurunan kadar PGF2a pada kedua kelompok penelitian dengan menggunakan uji Mann Whitney menunjukan hasil yang bermakna (p=0,002).Simpulan dalam penelitian ini adalah permen jahe dapat menurunkan kadar PGF2a pada remaja yang mengalami dismenorea primer
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Seksual Pada Siswa SMK Kumalasari, Desi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.654 KB) | DOI: 10.30604/jika.v1i1.13

Abstract

Abstrak: Perilaku seksual yang tidak sehat di kalangan remaja khususnya remaja yang belum menikah cenderung meningkat. Hal ini terbukti dari beberapa hasil penelitian bahwa yang menunjukkan usia remaja ketika pertama kali mengadakan hubungan seksual aktif bervariasi antara usia 14–23 tahun dan usia terbanyak adalah antara 17–18 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMK Patria Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2014.Penelitian ini merupakam penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK PATRIA Gadingrejo Kabupaten Pringsewu berjumlah 413 siswa. Sampel dalam penelitian terdiri dari 134 siswa dengan teknik probability sampling. Instrument penelitian dengan menggunakan kuesioner. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square.Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa perilaku seksual pranikah pada remaja di SMK PATRIA Gadingrejo Kabupaten Pringsewu yang melakukan perilaku seksual pranikah sebanyak 57,5%, berpengetahuan baik 62,7% dan sikap positif 64,9%. Hasil analisis bivariat: Ada hubungan Pengetahuan (p= 0.001) dan sikap (p=0.001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku seksual pada remaja di SMK PATRIA Gadingrejo tahun 2014. Guna upaya perbaikan sikap siswa terhadap perilaku seksual pranikah dengan meningkatkan pengetahuan mereka tentang kesehatan reproduksi melalui pengembangan kurikulum pada tingkat jenjang pendidikan serta memberikan pelayanan kesehatan reproduksi bagi remaja.Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku seksual pranikah, Sikap.CORRELATION OF KNOWLEDGE AND ATTITUDE WITH PREMARITAL SEXUAL BEHAVIOR TOWARD THE STUDENT IN SMKInhealthy sexual behavior in teenagers,especially unmarried teenagers tend to increase. It is proved from some research report that teenagers who do sexual intercourse for the firt time in the range of 14-23 years old and the most of the doers are in the range of 17-18 years old. The aim of this research is to know relation of knowledge and attitude with unmarried sexual behavior toward the teenager in SMK Patria Gadingrejo Pringsewu 2014. This research is analistic research which use conventional approach. The participants of this research is the 413 students of SMK PATRIA Gadingrejo Pringsewu. The sample of this research is 134 students with probability technic sampling. The instrument are questionarem analysis the data uses chi-square. The result of analysis shows that unmarried sexual behavior of teenagers in SMK PATRIA Gadingrejo Pringsewu who did the sexual intercourse 57.5%, knowing well 52.7%, and positive attitude 64.9% .The results of bivariate analysis showing there is correlation of Knowledge (p = 0.000) and attitude (p = 0.000).The conclusion of this research is there is correlation of the knowledge and attitude the unmarried sexual behavior toward the teenagers in SMK PATRIA Gadingrejo Pringsewu 2014. To improve the students attitude toward the unmarried sexual behavior with the incresing their knowledge the reproduction of health by developing the curriculum in the educational level and giving the training to the students.Keywords: Attitude, Knowledge, Unmarried sexual behavior
The effect of dysmenorrhea gymnastics on reducing the level of menstrual pain (dysmenorrhea) Emelya, Seska; Primadevi, Inggit; Kumalasari, Desi; Sanjaya, Riona
Journal of Current Health Sciences Vol. 3 No. 2: November 2023
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.202319

Abstract

Dysmenorrhea is experienced chiefly in women with menarche age 12 years, 83.7%. Its prevalence in adolescents ranges from 43% to 93%, where about 74-80% of adolescents experience mild dysmenorrhea. One of the sports that can treat menstrual pain is dysmenorrhea gymnastics. This study aimed to determine the effect of dysmenorrhea gymnastics on reducing the level of menstrual pain in adolescent girls at Vocational High School YP 17 Baradatu in 2022. This type of research was quantitative research with a pre-experimental design and a one-group pretest and posttest design approach. The population in this study was all students of class X Vocational High SchoolYP 17 Baradatu with 79 people with a sample of 15 people. The sampling technique used was purposive sampling. While the data analysis used was Wilcoxon. This study indicates that the average menstrual pain before dysmenorrhea gymnastics in adolescent girls was 4.33. Meanwhile, after the treatments, the average is 1.47. The bivariate analysis results showed an effect of dysmenorrhea gymnastics on decreasing menstrual pain in adolescent girls at Vocational High School YP 17 Baradatu in 2022 with a p-value of 0.001. It is expected that students can apply dysmenorrhea gymnastics when experiencing dysmenorrhea pain. They also can teach their friends who experience menstrual pain. Abstrak: Dismenore banyak dialami pada wanita dengan usia menarche ≤ 12 tahun yaitu sebanyak 83,7%. Prevalensi kejadian dismenore pada remaja berkisar antara 43% hingga 93%, dimana sekitar 74-80% remaja mengalami dismenore ringan. Salah satu olahraga yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid adalah dengan senam dismenorea. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap penurunan tingkat nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di SMK YP 17 Baradatu tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan rancangan pre-experiment dan pendekatan one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X SMK YP 17 Baradatu dengan jumlah 79 orang dengan sampel 15 orang. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Analisis data menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nyeri haid sebelum melakukan senam dismenore pada remaja putri adalah 4,33 dan setelah dilakukan senam dismenore didapatkan rata-rata 1,47. Hasil analisis bivariat didapatkan ada pengaruh senam dismenore terhadap penurunan tingkat nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di SMK YP 17 Baradatu tahun 2022 dengan p value 0,001. Diharapkan siswi dapat menerapkan senam dismenore saat mengalami nyeri dismenore, serta dapat mengajarkan kepada teman-temannya yang mengalami nyeri haid.