Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE NON PERTANIANTERHADAP KETAHANAN PANGAN DI KECAMATAN GONDANGREJO KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2011 – 2020 Kumalasari, Desi; Sarwono; Noviani, Rita
INDONESIAN JOURNAL OF ENVIRONMENT AND DISASTER Vol. 2 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v2i1.702

Abstract

The ever-increasing population growth and the construction of various public facilities have led to the conversion of agricultural land in Gondangrejo District. With the conversion of agricultural land functions, it can threaten the food security of the population in the region. This study aims to: (1) Find out about land conversion in Gondangejo District in 2011–2020. (2) Knowing the level of food security of the population in Gondangrejo District. (3) Evaluating the impact of land conversion on the food security of the population in Gondangrejo District in 2020. This research uses a qualitative method. Data collection techniques are carried out by observation and data collection. The data analysis technique uses descriptive qualitative analysis. The results of this study are (1) Interpretation of remote sensing imagery in 2011, 2015, and 2020 shows the results of the conversion of agricultural land in Gondangrejo District, where the use of paddy fields in 2011 was 4,037.71 ha or around 66.5% to 1,903, 90 ha or around 31.04% of the total area of land use in Gondangrejo District, so that the conversion of paddy fields that occurred was 2,133.81 ha or around 52.85%. (2) The average population food security for Gondangrejo District is food security. Because there is a surplus value of food availability of 1,323.76 tons or 15.28% of the value of 100% food needs. (3) The impact of changing the function of paddy fields causes a decrease in rice production by an average of 694.91 tons/year. However, the food security of the population is maintained despite land conversion. The T-test shows that there is a significant difference in the level of food needs between before and after land conversion occurs.
EDUKASI TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI PUSKESMAS BANDAR JAYA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Desi Kumalasari; Anissa Syafitri Almufaridin; Elsy Juni Andri Kariny; Fatmah Indriana Fuaida; Eva Zulaikha; Tri Murning Wati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58632

Abstract

Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan perempuan yang penting, terutama di negara berkembang, karena sering ditemukan pada stadium lanjut meskipun sebenarnya dapat dicegah melalui edukasi dan deteksi dini. Rendahnya pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang faktor risiko, gejala, pencegahan, dan skrining menyebabkan upaya pengendalian kanker serviks di tingkat layanan primer belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi deteksi dini kanker serviks terhadap pengetahuan wanita usia subur (WUS) di Puskesmas Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan media edukasi berupa booklet. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan edukasi. Kegiatan ini diikuti oleh 24 Wanita Usia Subur (WUS). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dimana sebelum diberikan edukasi sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kategori kurang sebesar 62,5% dan kategori cukup baik sebesar 37,5%. Setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan dengan kategori baik mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi tentang deteksi dini kanker serviks melalui media Leafleat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks.
Smart Fe Reminder: Pemberdayaan Kader Posyandu Berbasis Aplikasi Android untuk Meningkatkan Kepatuhan Tablet Fe pada Ibu Hamil Linda Puspita; Fatma Fuaida; Psiari Kusuma Wardani; Desi Kumalasari; Elsy juni andri kariny
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v8i1.26087

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap peningkatan risiko perdarahan, persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga kematian maternal dan neonatal. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah pemberian Tablet Tambah Darah (Fe), namun tingkat kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil masih rendah akibat kurangnya pengetahuan, lupa minum tablet, efek samping, dan minimnya pemantauan oleh tenaga kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe melalui pemberdayaan kader posyandu berbasis aplikasi Android “Smart Fe Reminder”. Metode pelaksanaan meliputi edukasi anemia pada ibu hamil, pelatihan penggunaan aplikasi kepada kader posyandu, pendampingan monitoring konsumsi tablet Fe, serta evaluasi tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi.Aplikasi Smart Fe Reminder dilengkapi fitur pengingat minum tablet Fe, pencatatan konsumsi harian, edukasi kesehatan, dan monitoring kader secara berkala. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil dan kader posyandu di wilayah kerja puskesmas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan manfaat tablet Fe, meningkatnya keterlibatan kader dalam pemantauan kesehatan ibu hamil, serta peningkatan kepatuhan konsumsi tablet Fe setelah penggunaan aplikasi. Program ini diharapkan menjadi inovasi digital berbasis komunitas yang efektif dalam mendukung pencegahan anemia pada ibu hamil serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal di masyarakat.Kata kunci: anemia, ibu hamil, tablet Fe, kader posyandu, aplikasi Android, Smart Fe Reminder.
RETRACTION NOTICE TO: Analisis Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Non Pertanian Terhadap Ketahanan Pangan di Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Tahun 2011-2020 Kumalasari, Desi; Sarwono, Sarwono; Noviani, Rita
GEADIDAKTIKA Vol 4, No 2 (2024): Geadidaktika Agustus 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v4i2.101262

Abstract

Artikel dengan judul Analisis Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Non Pertanian Terhadap Ketahanan Pangan di Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Tahun 2011-2020 telah di lakukan pencabutan dari Vol. 4 No. 1 tahun 2024 Jurnal GEADIDAKTIKA, pada tautan daring https://jurnal.uns.ac.id/geadidaktika/article/view/64124 karena ditemukan sudah terbit pada jurnal Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol 2 No. 1 tahun 2023. pada tautan daring https://journal.uns.ac.id/index.php/ijed/article/view/702 
Retracted Article: Analisis Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Non Pertanian Terhadap Ketahanan Pangan di Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Tahun 2011-2020 Kumalasari, Desi; Sarwono, Sarwono; Noviani, Rita
GEADIDAKTIKA Vol 4, No 1 (2024): Geadidaktika Januari 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v4i1.64124

Abstract

Artikel ini telah ditarik, informasi penarikan: https://jurnal.uns.ac.id/geadidaktika/article/view/101262 Kecamatan Gondangrejo merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Kondisi geografis Kecamatan Gondangrejo yang terdapat dataran rendah, lokasi yang strategis dan berbatasan langsung dengan Kota Surakarta menyebabkan kondisi wilayah yang mudah berkembang. Pertumbuhan penduduk yang selalu meningkat dan pembangunan berbagai fasilitas umum menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan pertanian yang ada di Kecamatan Gondangrejo. Dengan adanya alih fungsi lahan pertanian ini dapat mengancam ketahanan pangan penduduk yang terdapat di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui alih fungsi lahan di Kecamatan Gondangejo tahun 20211 – 2020. (2) Mengetahui tingkat ketahanan pangan penduduk di Kecamatan Gondangrejo. (3) Mengetahui dampak alih fungsi lahan terhadap ketahanan pangan penduduk di Kecamatan Gondangrejo tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskiptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Interpretasi citra penginderaan jauh pada tahun 2011,2015, dan 2020 menunjukkan hasil alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Gondangrejo, penggunaan lahan sawah pada tahun 2011 sebesar 4.037,71 ha atau sekitar 66,5% menjadi 1.903,90 ha atau sekitar 31,04% dari keseluruhan luas penggunaan lahan yang ada di Kecamatan Gondangrejo. Alih fungsi lahan sawah yang terjadi sebesar 2.133,81 ha atau sekitar 52,85%. (2) Ketahanan pangan penduduk di Kecamatan Gondangrejo rata-rata tahan pangan. Karena terdapat nilai surplus ketersediaan pangan sebesar 1.323,76 ton atau 15,28% dari nilai kebutuhan pangan 100%. (3) Dampak alih fungsilahan sawah menyebabkan hilangnya produksi padi rata-rata 694,91 ton/tahun. Namun ketahanan pangan penduduk tetap terjaga meskipun terjadi alih fungsi lahan. Uji t menunjukkan adanya beda signifikan tingkat kebutuhan pangan penduduk antara sebelum dan sesudah terjadinya alih fungsi lahan.