Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Status Gizi Dan Aktivitas Olahraga Dengan Kejadian Sindrom Pramenstruasi Pada Santriwati Di Pondok Pesantren Darul Huda Sipungguk Tahun 2022 Lubis, Dumasari; Syarif Hamidi, M. Nizar; Syahda, Syukrianti
Evidence Midwifery Journal Vol. 2 No. 4 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/emj.v2i4.20993

Abstract

Premenstrual syndrome occurs more often in Asian countries than in Western countries. According to Indonesian Health Research, in Indonesia, it was found that 95% of teenagers have at least one premenstrual symptom syndrome. The aim of this research is to analyze the relationship between nutritional status and sports activities with the incidence of premenstrual syndrome in female students at the Darul Huda Sipungguk Islamic Boarding School in 2022. This research design uses a quantitative design with a cross sectional research design. The population in this study was 86 female students. The sample in this study was 86 female students. The data analysis used in this research is Univariate Analysis and Bivariate Analysis. From the results of research using univariate analysis, it was found that the majority of nutritional status was at normal nutritional status, as many as 47 female students (54.6%). Some of the respondents who did non-routine sports activities were 48 female students (55.8%). some of the respondents experienced premenstrual syndrome as many as 60 female students (69.8). Meanwhile, in the bivariate analysis, the results showed that there was a relationship between nutritional status and sports activity with the incidence of premenstrual syndrome in female students at the Darul Huda Sipungguk Islamic Boarding School in 2022. The results of this research are expected to provide theoretical input and add to the results of scientific information related to the incidence of premenstrual syndrome. especially for female students at the Darul Huda Islamic Boarding School
KONSUMSI MAKANAN LEMAK JENUH DAN MINUM KOPI DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA DEWASA DI DESA PALUNG RAYA WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2023 Saidana Ullya Mardotilla, isna; Hamidi, M. Nizar Syarif; Rizqi, Eka Roshifita
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i2.424

Abstract

Hipertensi pada dewasa ditandai dengan tekanan darah 140/90 mmHg. Hipertensi pada dewasa terjadi karena kebiasaan konsumsi makanan lemak jenuh dan minum kopi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan lemak jenuh dan minum kopi dengan kejadian hipertensi pada dewasa di Desa Palung Raya Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juni 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 91 orang menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner FFQ,dan sphygmomanometer. Analisa data digunakan analisa univariat dan bivariat dengan chi square. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 41 responden (45,1%) konsumsi makanan lemak jenuh sering, sebanyak 41 responden (45,1%) minum kopi sering dan sebanyak 48 responden (52,7%) mengalami hipertensi. Tidak terdapat hubungan konsumsi makanan lemak jenuh (p=0,957) dengan kejadian hipertensi pada dewasa, Terdapat hubungan minum kopi (p=0,000) dengan kejadian hipertensi pada dewasa. Kesimpulan tidak terdapat hubungan konsumsi makanan lemak jenuh dengan kejadian hipertensi pada dewasa, terdapat hubungan minum kopi dengan kejadian hipertensi pada dewasa. Diharapkan bagi dewasa lebih membatasi konsumsi makanan lemak jenuh dan minum kopi serta rutin memeriksakan tekanan darah minimal 1 kali per bulan di posyandu.
Hubungan Literasi Kesehatan Lingkungan Dengan Kemampuan Problem Solving Mahasiswa Dalam Isu Lingkungan M. Nizar Syarif Hamidi; Zurrahmi Z.R; Dessyka Febria; Suryani Suryani; Rizki Rahmawati Lestari; Rahmi Pramulia Fitri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47673

Abstract

Tantangan lingkungan yang semakin kompleks di Provinsi Riau menuntut generasi muda memiliki literasi kesehatan lingkungan (Environmental Health Literacy/EHL) dan kemampuan problem solving yang baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara literasi kesehatan lingkungan dengan kemampuan problem solving mahasiswa dalam menghadapi isu lingkungan di Provinsi Riau. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 412 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner EHL yang diadaptasi dari Febria et al (2024) dan instrumen problem solving yang dikembangkan berdasarkan tahapan pemecahan masalah. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, uji beda (t-test dan ANOVA), dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian rata-rata skor EHL mahasiswa adalah 78,45 ± 12,68 dengan 47,3% berada pada kategori tinggi. Kemampuan problem solving memiliki rata-rata 76,32 ± 11,94. Terdapat hubungan positif signifikan antara EHL dengan kemampuan problem solving (r = 0,487; p < 0,001). EHL berkontribusi 23,7% terhadap varians kemampuan problem solving (R² = 0,237). Mahasiswa bidang kesehatan, semester akhir, dan perempuan menunjukkan EHL yang lebih tinggi secara signifikan. Kesimpulan: Literasi kesehatan lingkungan berkorelasi positif dengan kemampuan problem solving mahasiswa dalam isu lingkungan. Pengembangan program pendidikan yang mengintegrasikan EHL dengan keterampilan pemecahan masalah diperlukan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan lingkungan di Provinsi Riau
Cognitive Dissonance-Based Smoking Cessation: Comparing Individual Versus Group Interventions Among University Students M. Nizar Syarif Hamidi; Syukrianti Syahda; Fitri Apriyanti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11108

Abstract

College students' smoking habits reveal cognitive dissonance between their understanding of the risks of smoking and their choice to keep on smoking.  This research is to assess the efficacy of cognitive dissonance-based therapies and contrast individual with group strategies in lowering smoking habit in college students.  Conducted on 150 smoking college students in Bangkinang City, this research used a randomized controlled trial approach with three parallel groups.  Participants were randomly allocated to control (n=50), group intervention (n=50), or individual intervention (n=50).  Eight weekly sessions meant to tackle cognitive dissonance made up the intervention.  At six-month follow-up, the main result was biochemically confirmed 7-day abstinence.  Other results included ongoing abstinence, lower cigarette use, shifts in cognitive dissonance, and self-efficacy.  Of the individual group, 38.0%, of the group group, 32.0%, and of the control, 12.0% (p<0.05), this research found 7-day abstinence.  Compared to the control, both treatments greatly raised the likelihood of abstinence (individual: OR=4.50, 95% CI:1.65-12.27; group: OR=3.45, 95% CI:1.24-9.62).  The two intervention strategies showed no notable change (p=0.519).  Changes in cognitive dissonance accounted for 42.1% of the effect of the individual intervention and 38.7% of the impact of the group intervention.  While its efficacy was similar to the individual approach, the group intervention (IDR1,875,000 per abstinence) was more efficient than the individual intervention (IDR2,150,000) according to cost-effectiveness analysis. Although its efficacy was similar to the individual approach, the group intervention (IDR1,875,000 per abstinence) was more efficient than the individual intervention (IDR2,150,000). Cognitive dissonance-based interventions were successful in raising abstinence in college smokers; the group approach was more cost-effective.  These results back up the use of cognitive dissonance-based treatments in campus smoking cessation programs.
Perceived and Objective Quality of Life Among Pregnant Women: Mixed-Methods Research on Chronic Energy Deficiency Fitri Apriyanti; Diah Wulandari; M. Nizar Syarif Hamidi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11252

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women is a substantial public health issue in Indonesia.  This research examines the divergence between objective and subjective quality of life in pregnant women with CED in Kampar District, Riau Province.  A sequential explanatory design with mixed methodologies was used.  The quantitative phase included 150 pregnant women with chronic energy deficiency (mid-upper arm circumference <23.5 cm) from 10 community health centers (out of 31 in Kampar District), selected using a strategy that guarantees a blend of urban and rural regions.  Evaluations included WHOQOL-BREF, anthropometric assessments, and clinical exams.  The qualitative phase included comprehensive interviews and focus group discussions with 30 intentionally chosen individuals.  Data integration was executed by joint display analysis. Quantitative results indicated poor objective quality of life scores: physical domain: 54.3±12.7; psychological: 58.6±11.4; social: 64.2±13.8; environmental: 52.1±10.9.  Nonetheless, 73% of interviewees regarded their quality of life as "good" or "excellent."  Qualitative analysis revealed four themes: "normalization of adversity" (CED seen as typical during pregnancy), "family sacrifice" (prioritization of familial needs), "social support as resilience" (help from family and community), and "spiritual coping" (religious beliefs as a source of strength).  Key determinants affecting the disparity in quality of life were social support (β=0.432, p<0.001), psychological resilience (β=0.387, p<0.001), healthcare access (β=0.256, p<0.05), and health literacy (β=0.198, p<0.05). Despite unfavorable objective health indicators, pregnant women with CED in Kampar District maintain good perspectives of quality of life, facilitated by robust social support, cultural normalization, and spiritual coping strategies.  Effective therapies must amalgamate biological strategies with psychological assistance, taking into account local cultural factors.  Programs must fulfill dietary requirements while concurrently enhancing community support structures and advancing health literacy to reconcile the disparity between objective health status and subjective well-being.
Hubungan Dukungan Sosial dengan Tingkat Stres Orang Tua yang Memiliki Anak Retardasi Mental di SLBN Bangkinang Tahun 2023 Gusti Mega Putri; Nizar Syarif Hamidi; Dhini Anggraini Dhilon
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.69

Abstract

Retardasi Mental merupakan keadaan dengan intelegensi yang kurang (subnormal) sejak masa perkembangan (sejak lahir atau sejak masa anak). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dengan tingkat stres orang tua yang memiliki anak retardasi mental di SLBN Bangkinang Tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan dengan desain kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh orang tua siswa/siswi yang bersekolah di SLB Bangkinang sebanyak 78 orang. Sampel pada penelitian ini adalah 78 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan bahwa sebagian besar stres berada pada tingkat iya stres sebanyak 53 responden (67.9%) dan sebagian besar Dukungan Sosial berada kurang sebanyak 54 responden (69.2%). Sedangkan pada analisa bivariat di dapat hasil bahwa ada menganalisis hubungan dukungan sosial dengan tingkat stres orang tua yang memiliki anak retardasi mental di SLBN Bangkinang Tahun 2023. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai dasar referensi penelitian selanjutnya untuk melakukan penelitian lanjut dengan variabel atau pun metode yang berbeda mengenai dukungan sosial pada orang tua retardasi mental.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MENGONSUMSI TABLET (FE) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS TAMBANG Selvi Safitri; Syukrianti Syahda; M. Nizar Syarif Hamidi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4, Nomor 2, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i2.56546

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak terhadap ibu dan janin. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian anemia adalah pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet zat besi (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah UPTD Puskesmas Tambang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling pada ibu hamil trimester II dan III. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner serta pemeriksaan kadar hemoglobin, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p < 0,05). Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan masukan bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan edukasi dan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Insomnia Pada Narapidana Di Lapas Kelas II A Bangkinang Nurhayati Nurhayati; Muhammad Nizar Syarif Hamidi; Dhini Anggraini Dhilon
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i2.51

Abstract

Insomnia merupakan kondisi serius yang mempengaruhi lebih dari 60% populasi di lapas dan dikaitkan dengan agresi, kemarahan, impulsif, bunuh diri, dan peningkatan penggunaan layanan kesehatan di lapas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kejadian insomnia pada narapidana di Lapas Kelas II A Bangkinang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 - 20 Mei 2024 dengan jumlah sampel 62 responden yang diperoleh menggunakan teknik simpel random sampling. Teknik mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisi univariat dan bivariat dengan uji pearson chi-square. Hasil analisa univariat diperoleh 20 responden (32,3%) stres berat dan 32 responden (51,6%) mengalami insomnia. Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian insomnia pada narapidana di Lapas Kelas II A Bangkinang (p value 0,073 > 0,05). Diharapkan narapidana dapat mempraktikkan teknik relaksasi, seperti meditasi atau pernapasan dalam, untuk meredakan stres dan meningkatkan kemampuan tidur. Selain itu, menjaga pola tidur yang teratur dan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman di dalam lapas juga dapat mengurangi insomnia.
Asuhan Keperawatan pada An.D dengan Gastroenteritis Akut (GEA) di ruangan sahabat RSUD Bangkinang Anggini Rahmadillah; M.Nizar Syarif Hamidi
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.62

Abstract

Hingga saat ini penyakit gastroenteritis merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya angka kesakitan diare dari tahun ke tahun, sebagian besar merupakan anak-anak dibawah usia 5 tahun. Masalah utama gastroenteritis adalah dehidrasi akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui feses. Gatroenteritis menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan nutrisi penting yang tubuh sehingga akan menyebabkan dehidrasi parah dan malnutrisi, terutama pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pada klien dengan masalah gastroenteritis akut di Ruang Sahabat RSUD Bangkinang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengumpulan data dan dokumentasi. Subjek penelitian pada laporan kasus ini adalah An.D yang berusia 10 bulan dengan diagnosis gastroenteritis akut yang dilakukan selama 3 hari dari tanggal 29 - 31 Mei 2024. Pada saat pengkajian pasien mengalami kekurangan cairan karena BAB yang terus menerus sehingga ditegakkan masalah utama dengan diagnose keperawatan hypovolemia berhubungan dengan kekurangan cairan aktif (D.0023). Intervensi yang diberikan yaitu manajemen cairan. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada An.D dengan gastroenteritis dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien yaitu masalah teratasi. Evaluasi keperawatan selama tiga hari pada klien ini sebagai pedoman bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian tentang gastroenteritis, bagi perawat ruangan yaitu sebagai referensi dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan gastroenteritis.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. N DENGAN GASTRISTIS DI RUANG PEJUANG RSUD BANGKINANG TAHUN 2025 indrihidayati indrihidayati; M. Nizar Syarif Hamidi
Jurnal Spektrum Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): Volume 1 Nomor 3, November 2025
Publisher : El-Emir Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/(juski).v1i3.410

Abstract

Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi. Penyebab gastritis diawali dengan pola makan yang tidak teratur, makan makanan yang dapat memicu produksi asam lambung. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan pada Tn. N dengan gastritis di ruangan pejuang RSUD Bangkinang tahun 2025. Desain penelitian ini adalah studi kasus yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan sistem wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tn. N mengalami nyeri akut, defisit nutrisi dan intoleransi aktivitas. Dalam intervensi yang dilakukan identifikasi lokasi, frekuensi dan intensitas nyeri, identifikasi skala nyeri, ajarkan cara relaksasi nafas dalam untuk mengurangi rasa nyeri, anjurkan klien makan dengan porsi sedikit tapi sering, dan anjurkan klien tirah baring. Pelaksanaan tindakan keperawatan disesuaikan dengan intervensi dan kondisi klien. Pada tahap evaluasi dapat disimpulkan bahwa nyeri sudah berkurang, nafsu makan meningkat dan sudah menghabiskan lebih dari ½ porsi, dan mengatakan badannya sudah lebih segar dan masalah pada Tn. N pada hari ketiga teratasi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan penjelasan bagi penderita gastritis tentang hal yang menyebabkan terjadinya gastritis sehingga penyakit gastritis tidak terulang lagi.