Claim Missing Document
Check
Articles

PERILAKU PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI DESA TARAI BANGUN WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2023 Dinda Apriyus, Rahmda; Syarif Hamidi , M. Nizar; Harmia , Elvira
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i1.24293

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang serius di dunia. Jumlah penderita hipertensi terus meningkat dari tahun ke tahun. Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang masih mengalami prevalensi hipertensi. Prevalensi hipertensi pada penduduk ?18 tahun di provinsi riau sebesar 29,14% pada tahun 2021. Hipertensi termasuk dalam 10 jenis penyakit terbesar nomor 3 dengan jumlah 198.543 (17,8%) penderita pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perilaku Pencegahan Hipertensi pada Masyarakat di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui metode indepth interview, dimana hasil penelitian yang dikumpulkan akan  menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan alat bantu voice recorder (handphone) untuk merekam informasi dari responden. Panduan wawancara untuk membantu peneliti mengajukan pertannyaan sesuai dengan tujuan penelitian dalam proses wawancara. ada beberapa upaya yang dilakukan oleh lansia untuk pencegahan penyakit hipertensi yaitu seperti upaya melakukan aktivitas fisik, mengkonsumsi sayur dan buah serta upaya membatasi konsumsi garam. Pentingnya menerapkan perilaku pencegahan hipertensi dengan cara mengikuti setiap kegiatan yang diadakan oleh tim Puskesmas sehingga masyarakat sadar dan mandiri serta mampu terhindar dari penyakit hipertensi sejak dini dengan rutin. Diperoleh informasi yang mendalam tentang upaya yang dilakukan responden untuk pencegahan penyakit hipertensi, informasi lebih mendalam tentang promosi kesehatan yang didapatkan oleh responden untuk pencegahan penyakit hipertensi melalui keluarga, teman dan tenaga kesehatan di Posyandu lansia maupun di Puskesmas.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PENGEMUDI TRAVEL DI PT ANNANTA SETUJU GRUP KOTA PEKANBARU TAHUN 2023 Fitria, Nurul; Hamidi, M. Nizar Syarif; Puteri, Ade Dita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19985

Abstract

Kelelahan kerja adalah salah satu permasalahan kesehatan dan keselamatan kerja yang dapat menjadi faktor risiko terjadi kecelakaan pada saat bekerja. Mengemudi merupakan pekerjaan yang memiliki risiko cukup tinggi terjadinya kecelakaan. Salah satu penyebab kecelakaan adalah kelelahan pengemudi. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja yaitu jenis kelamin, usia, riwayat penyakit, kebiasaan merokok, waktu istirahat, beban kerja, durasi kerja dan masa kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi travel di PT Annanta Setuju Grup Kota Pekanbaru tahun 2023. Desain Penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja bagian pengemudi berjumah 34 orang, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data yang diperoleh menggunakan analisis Fisher’s Exact test diperoleh hasil sebagian besar responden mengalami kelelahan sebanyak 28 orang (82,4%), tidak ada hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan kelelahan kerja dengan p value (0,202 > 0,05), ada hubungan yang signifikan antara durasi kerja dengan kelelahan kerja dengan p value (0,031 < 0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kelelahan kerja dengan p value (0,205 < 0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara waktu istirahat dengan kelelahan kerja dengan p value (0,562 > 0,05). Diharapkan perusahaan agar memberikan peraturan dan prosedur kerja yang lebih menjamin kondisi kesehatan para pekerja baik dalam waktu yang singkat ataupun lama.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Insomnia Pada Narapidana Di Lapas Kelas II A Bangkinang Nurhayati, Nurhayati; Hamidi, Muhammad Nizar Syarif; Dhilon, Dhini Anggraini
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i2.51

Abstract

Insomnia merupakan kondisi serius yang mempengaruhi lebih dari 60% populasi di lapas dan dikaitkan dengan agresi, kemarahan, impulsif, bunuh diri, dan peningkatan penggunaan layanan kesehatan di lapas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kejadian insomnia pada narapidana di Lapas Kelas II A Bangkinang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 - 20 Mei 2024 dengan jumlah sampel 62 responden yang diperoleh menggunakan teknik simpel random sampling. Teknik mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisi univariat dan bivariat dengan uji pearson chi-square. Hasil analisa univariat diperoleh 20 responden (32,3%) stres berat dan 32 responden (51,6%) mengalami insomnia. Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian insomnia pada narapidana di Lapas Kelas II A Bangkinang (p value 0,073 > 0,05). Diharapkan narapidana dapat mempraktikkan teknik relaksasi, seperti meditasi atau pernapasan dalam, untuk meredakan stres dan meningkatkan kemampuan tidur. Selain itu, menjaga pola tidur yang teratur dan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman di dalam lapas juga dapat mengurangi insomnia.
Asuhan Keperawatan pada An.D dengan Gastroenteritis Akut (GEA) di ruangan sahabat RSUD Bangkinang Rahmadillah, Anggini; Hamidi, M.Nizar Syarif
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.62

Abstract

Hingga saat ini penyakit gastroenteritis merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya angka kesakitan diare dari tahun ke tahun, sebagian besar merupakan anak-anak dibawah usia 5 tahun. Masalah utama gastroenteritis adalah dehidrasi akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui feses. Gatroenteritis menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan nutrisi penting yang tubuh sehingga akan menyebabkan dehidrasi parah dan malnutrisi, terutama pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pada klien dengan masalah gastroenteritis akut di Ruang Sahabat RSUD Bangkinang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengumpulan data dan dokumentasi. Subjek penelitian pada laporan kasus ini adalah An.D yang berusia 10 bulan dengan diagnosis gastroenteritis akut yang dilakukan selama 3 hari dari tanggal 29 - 31 Mei 2024. Pada saat pengkajian pasien mengalami kekurangan cairan karena BAB yang terus menerus sehingga ditegakkan masalah utama dengan diagnose keperawatan hypovolemia berhubungan dengan kekurangan cairan aktif (D.0023). Intervensi yang diberikan yaitu manajemen cairan. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada An.D dengan gastroenteritis dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien yaitu masalah teratasi. Evaluasi keperawatan selama tiga hari pada klien ini sebagai pedoman bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian tentang gastroenteritis, bagi perawat ruangan yaitu sebagai referensi dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan gastroenteritis.
Hubungan Kecemasan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Tahun 2023 Yolanda, Dika; Harahap, Dewi Anggriani; Hamidi, M Nizar Syarif
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.129

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting karena jumlah kasus dan prevalensi hipertensi terus meningkat selama beberapa dekade terakhir. Penderita hipertensi dapat disebabkan oleh faktor risiko yang tidak dapat berubah yaitu jenis kelamin, umur, dan faktor genetik. Kemudian faktor risiko yang dapat diubah yaitu kebiasaan merokok, obesitas, aktivitas fisik, konsumsi alkohol, pola tidur dan tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Puskesmas Tambang. Jenis penelitian ini adalah bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia usia ≥ 60 tahun di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Puskesmas Tambang sebanyak 260 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 158 orang. Hasil penelitian ini didapatkan sebagain besar responden yang mengalami kecemasan sebanyak 95 orang (60,1%), sebagian besar responden yang mengalami kejadian hipertensi sebanyak 99 orang (62,7%). Setelah dilakukan uji chi-square didapatkan nilai p value 0,000 (≤ 0,05) artinya terdapat hubungan antara kecemasan dengan kejadian hipertensi di Desa Tarai Bangun Wiayah Kerja Puskesmas Tambang. Diharapkan pada responden untuk dapat menghindari faktor pemicu terjadinya peningkatan tekanan darah seperti kecemasan agar dapat menjaga tekanan darah tetap terkontrol.
Hubungan Dukungan Sosial dengan Tingkat Stres Orang Tua yang Memiliki Anak Retardasi Mental di SLBN Bangkinang Tahun 2023 Putri, Gusti Mega; Hamidi, Nizar Syarif; Dhilon, Dhini Anggraini
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.69

Abstract

Retardasi Mental merupakan keadaan dengan intelegensi yang kurang (subnormal) sejak masa perkembangan (sejak lahir atau sejak masa anak). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dengan tingkat stres orang tua yang memiliki anak retardasi mental di SLBN Bangkinang Tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan dengan desain kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh orang tua siswa/siswi yang bersekolah di SLB Bangkinang sebanyak 78 orang. Sampel pada penelitian ini adalah 78 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan bahwa sebagian besar stres berada pada tingkat iya stres sebanyak 53 responden (67.9%) dan sebagian besar Dukungan Sosial berada kurang sebanyak 54 responden (69.2%). Sedangkan pada analisa bivariat di dapat hasil bahwa ada menganalisis hubungan dukungan sosial dengan tingkat stres orang tua yang memiliki anak retardasi mental di SLBN Bangkinang Tahun 2023. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai dasar referensi penelitian selanjutnya untuk melakukan penelitian lanjut dengan variabel atau pun metode yang berbeda mengenai dukungan sosial pada orang tua retardasi mental.
HUBUNGAN DUKUNGAN IBU DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK DALAM MENGHADAPI MENARCHE DI SDN TERPADU 002 KUOK Syahdatunnisa, Rahmadani; Hamidi, M. Nizar Syarif; Erlinawati, Erlinawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.381 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i4.7445

Abstract

Menarche terjadi lebih awal itu bisa menyebabkan kecemasan pada seseorang remaja putri. Kecemasan memiliki beberapa faktor –faktor yang mempengaruhi dalam menghadapi menarche yaitu dukungan ibu, pola asuh, pengetahuan, usia menarche, sumber informasi, dan ketidaksiapan menghadapi menarche. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan ibu dengan tingkat kecemasan pada anak dalam menghadapi menarche di SDN Terpadu 002 Kuok. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12-16 Juli 2022 dengan jumlah sampel 42 siswi yang telah menarche di SDN Terpadu 002 Kuok menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisa univariat diperoleh 23 responden (54,8%) memiliki dukungan ibu buruk tentang anak dalam menghadapi menarche, 15 responden (35,7) memiliki tingkat kecemasan berat. Berdasarkan hasil analisis hasil uji statistic Chi-square diperoleh nilai p value = 0,001(?0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan dukungan ibu dengan tingkat kecemasan pada anak dalam menghadapi menarche di SDN Terpadu 002 Kuok.
PENGARUH KOMPRES BAWANG MERAH TERHADAP PENURUNAN NYERI SENDI PADA LANSIA DENGAN KLIEN GOUT ARTHRITIS DI DESA MUARA UWAI WILAYAH UPT BLUD PUSKESMAS LABOY JAYA TAHUN 2021 Hamidi, M.Nizar Syarif
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 2 (2022): MEI
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.877 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i2.9073

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari World Health Organization (WHO, 2018) menyatakan penderita radang sendi di Indonesia mencapai 81% dari populasi, hanya 24% yang pergi ke dokter sedangkan 71 % cendrung langsung mengonsumsi obat-obatan peredar nyeri yang di jual bebas. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai Negara paling tinggi menderita radang sendi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis Pengaruh kompres bawang merah terhadap penurunan nyeri sendi lansia di Desa Muara Uwai Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Laboy Jaya Tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan quasi-eksperimental dengan rancangan penelitian pra-pascates dalam satu kelompok (one group pretest-posttest design). Dimana sampel dalam penelitian ini harus diobservasi terlebih dahulu sebanyak dua kali yaitu sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Adapun populasi pada penelitian ini adalah 69 orang. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan bahwa dari 15 responden, diperoleh rata-rata intensitas nyeri sendi sebelum diberikan kompres bawang merah 5.00 dan rata-rata intensitas nyeri sendi sesudah diberikan kompres bawang merah 2.43. Sedangkan pada analisa bivariat di dapat hasil bahwa ada pengaruh pemberian kompres bawang merah terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dapat membantu masyarakat desa Muara Uwai terutama lansia untuk menurunkan nyeri sendi dengan menggunakan bawang merah sebagai kompres untuk menurunkan radang sendi
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN ASSALAM NAGA BERALIH KECAMATAN KAMPAR UTARA TAHUN 2021 Hamidi, M. Nizar Syarif; Dhilon, Dhini Anggraini
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 2 (2022): MEI
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.581 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i2.9075

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari normal. Salah satu faktor yang menyebabkan anemia pada remaja putri yaitu pola makan yang tidak sehat dan aktyivitas yang terlalu berat, remaja putri termasuk golongan rawan menderita anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan pola makan dan dan aktivitas fisik dengan kejadian anemia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja putri MA Pondok Pesantren yang berjumlah 208 orang dengan sampel 67 orang. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan stratified random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pemeriksaan hemoglobin dengan menggunakan Hb digital. Analisa data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 67 responden sebanyak 40 responden (59,7%) memiliki pola makan yang buruk, sebanyak 49 responden (73,1%) memiliki aktivitas fisik berat dan sebanyak 44 responden (56,7%) mengalami anemia. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan pola makan (P value =0,026) dan aktivitas fisik (P value = 0,000) dengan kejadian anemia pada remaja putri di Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih Kecamatan Kampar Utara. Bagi pihak sekolah disarankan agar dapat bekerja sama dengan dinas kesehatan, untuk menghidupkan kembali Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR), serta menghidupkan kembali Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) dengan intensitas yang lebih sering.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN POLA TIDUR DENGAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA UPTD BLUD PUSKESMAS AIRTIRIS Hamidi, Nizar Syarif; Isnaeni, Lira Mufti Azzahri
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.534 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i3.9077

Abstract

Alfi WN, Yuliwar R. (2018). Hubungan Kualitas Tidur dengan Tekanan Darah Pasien Hipertensi.Jurnal Berkala Epidemiologi, volume (6), nomor (1).Fatimah RN. (2015).Diabetes Melitus Tipe 2.Journal Majority, volume (4), nomor (5).Ikhwan, Astuti E, Misriani. (2018). Hubungan Kadar Gula Darah Dengan Tingkat Stres PadaPenderita Diabetes Millitus Tipe 2.Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, volume (7), nomor (1).Kalsum U. (2015). Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kadar Glukosa DarahPada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih JakartaTahun 2013.Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, volume (5), nomor (1).Khairiyah N, Kusuma FH, Rahayu W. (2017). Hubungan Peran Ganda Dengan Stres PadaMahasiswa Program Studi Ilmu KeperawatanTugas Belajar di Universitas TribhuwanaTunggadewi Malang.Nursing News, volume (2), nomor (3).Nugroho SA, Purwanti OS. (2016). Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Sukoharjo I Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Publikasi Ilmiah Fakultas Kesehatan UMS. Nuzulawati MT. (2016). Hubungan Antara Kepribadian Tipe A Dengan Stres Kerja Pada Guru SMK Muhammadiyah Tegal. Proyeksi, Volume (11), nomor (1).Saputra C, Wahyuni I, Jayanti S. (2017). Analisis Hubungan Tipe Kepribadian Dan Persepsi DimensiDesain Organisasi Terhadap Tingkat Stres Kerja KaryawanBagian Ironing di PT X.Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal), volume 5, nomor 5.Saraswati LD, Muniroh M. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar GulaDarah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2di Rsud K.R.M.T Wongsonegoro Semarang.Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), volume (6), nomor (1).Asih GY,Widhiastuti H, DewiR. (2018). Stres Kerja. Semarang : University Press.Arifin AR, Ratnawati, Burhan E. (2011). Fisiologi Tidur dan Pernapasan. Jakarta : Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI