Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Modifikasi Pakan Buatan untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Udang Windu (Penaeus monodon) Awaludin Awaludin; Ricky Febrinaldy Simanjuntak; Jumsan Jumsan
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 37, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2020.37.3.1225

Abstract

Nutrition for the growth of black tiger shrimp (Penaeus monodon), include protein, carbohydrate, fat, minerals and vitamins. One of the local raw materials that can be utilized is seaweed (Kappaphycus alvarezii) as an additional ingredient in making artificial feed. This study aims to determine the effect of artificial feeding mixed with seaweed meal on the growth and survival of tiger shrimp. This research is experimental with treatment A: Control, treatment B: 10 grams (seaweed flour), treatment C: 30 grams (seaweed flour), treatment D: 50 grams (seaweed flour) with 5 replications. Treatment D showed the highest growth rate of an average weight of 0.169 grams and an average length of 1.95 cm, the SR of each treatment did not differ significantly. The addition of seaweed flour gives a significant value to the growth of tiger prawns.
DIVERSIFICATION OF PROCESSED CATFISH PRODUCTS FOR INCREASING NUTRITION FOR TOddlers RICH IN OMEGA 3, OMEGA 6 AND OMEGA 9 STUDENTS OF SMK NEGERI 1 SEBATIK nurasmi asmi nurasmi; Gusriani Sabrin; Kartina Kartina; Imra Imra; Awaludin Awaludin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i1.2690

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu faktor penentu kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah perbatasan. Upaya untuk mencapai kondisi tersebut perlu adanya kerjasama antar berbagai elemen, salah satunya peran perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat. IPTEKS tentang diversifikasi hasil olahan ikan lele, telah dilakukan di Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa/i SMK Negeri 1 Sebatik dalam mengolah makanan yang bersumber dari bahan baku yang sama menjadi beberapa tampilan yang berbeda; memberikan ketrampilan dalam penanganan pasca panen, khususnya pengolahan ikan lele menjadi bahan olahan siap saji yang sehat, bergizi, praktis serta ekonomis; memberikan ketrampilan kreatif pada siswa/i dalam mengolah ikan lele menjadi tepung ikan dan mengolah tepung ikan menjadi olahan choocies yang lebih menarik yaitu Fish Tamago. Metode yang digunakan meliputi pembekalan materi melalui penyuluhan/ceramah, praktek dan demostrasi plot (demplot), selanjutnya dilakukan monitoring dan evaluasi. Selama kegiatan praktek dilakukan pendampingan untuk membantu khalayak sasaran menghasilkan produk yang bagus. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan di dalam mengolah ikan lele sebagai produk olahan baru berupa tepung ikant dan Fish Tamago yang disukai dan bermanfaat bagi kesehatan terutama pemenuhan gizi untuk mencegah stunting serta dapat digunakan sebagai salah satu peluang usaha.
PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN LELE DAN NILA MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI MODIFIKASI PAKAN DENGAN EKSTRAK DAUN KATUK, PEMIJAHAN BUATAN, DAN SEXREVERSAL DI KELURAHAN KARANG HARAPAN KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA Diana Maulianawati; Awaludin Awaludin; Meylin Rachmawati
Indonesian Collaboration Journal of Community Services Vol. 1 No. 4 (2021): Indonesian Collaboration Journal of Community Services
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.7 KB) | DOI: 10.53067/icjcs.v1i4.38

Abstract

Catfish and tilapia are freshwater fish whose production continues to be increased every year due to high market demand. High market demand encourages cultivators to continue to innovate in accelerating production. Technology must be applied to increase production. Tarakan City produces freshwater fish such as catfish and tilapia. The fish cultivator group (POKDAKAN) "Raja Catfish Karang Harapan" is one of the conventional freshwater aquaculture groups in Tarakan. To overcome the continuous availability of seeds for catfish, it is necessary to improve the quality of the broodstock. Improvement of seed quality can be approached by increasing broodstock performance through good feeding, for example by adding katuk extract which has high fatty acids and steroids to help accelerate gonadal maturation and injection of ovaprim hormone to assist artificial spawning. In tilapia to produce fast growth, monosex cultivation must be carried out. To produce monosex culture, it can be done by adding the hormone 17?-methyltestosterone (17?-mt) and using celery extract because it contains steroids that can make fish male. As a result of this activity, partners were able to make feed with the addition of katuk extract and injection of ovaprim hormone for catfish brooders as well as monosex cultivation using celery extract and the hormone 17?-methyltestosterone (17?-mt). It is hoped that the training that will be carried out with the group (POKDAKAN) "Raja Lele Karang Harapan" will be the first step to increase catfish seed production and tilapia cultivation in the city of Tarakan throughout the year
Evaluasi Sensori Bakso Ikan Gulamah (Johnius spp.) dengan Penambahan Karaginan Nur Mussayadah; Ira Maya Abdiani; I Imra; Sarah Nur Awalin; A Awaludin; novriaman pakpahan
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v2i2.2983

Abstract

Ikan gulamah merupakan komoditas perikanan yang bernilai ekonomis rendah tetapi memiliki kandungan protein yang tinggi. Salah satu cara meningkatkan nilai ekonomisnya yaitu dengan mengolah ikan gulama menjadi bakso. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat sensori dari bakso ikan gulamah (Johnius spp.) yang ditambahkan karagenan berupa tekstur, warna, aroma, dan rasa. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan: (1). Pembuatan karaginan rumput laut; (2). Pembuatan bakso ikan dengan penambahan karaginan dengan konsentrasi Kontrol 0%, Perlakuan 1: 0,5%, Perlakuan 2: 1%, Perlakuan 3: 1,5%, Perlakuan 4: 2%, dan Perlakuan 5: 2,5%, (3). Parameter yang diamati uji sensori (warna, tekstur, aroma dan rasa) dan uji kimia (kadar air dan kadar protein). Rancangan yang digunakan pada penelitian ini rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. Data diolah dengan menggunakan analisis varian (One-Way Anova) program software SPSS 16,0 untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dan kontrol. Berdasarkan statistik hasil pengukuran karakteristik bakso ikan dengan penambahan karagenan yang dievaluasi meliputi analisis uji sensori tekstur menunjukkan berbeda nyata (P<0,05), warna menunjukkan tidak berbeda nyata (P>0,05), aroma menunjukkan tidak berbeda nyata (P>0,05), dan rasa menunjukkankan berbeda nyata (P<0,05). Sedangkan hasil uji kadar air pada bakso dengan penambahan karagenan menunjukkan berbeda nyata dari kontrol hal ini seiring dengan peningkatan kadar protein pada bakso dengan penambahan karaginan.
PELATIHAN PEMBUATAN NATA DE FRUTICANS DI KELURAHAN PANTAI AMAL KOTA TARAKAN Awaludin Awaludin; Yulma Yulma; Stephanie Bija; Zainuddin Zainuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i2.2696

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan produk makanan dengan memanfaatkan mangrove jenis Nypa fruticans menjadi nata de fruticans sehingga keberadaan nipah dapat bernilai ekonomis bagi masyarakat. Keberadaan nipah tersebar luas di Kota Tarakan khususnya di Kelurahan Pantai Amal. Namun, pemanfaatan nipah masih bersifat tradisional dan belum maksimal. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, praktek dan pendampingan bagaimana mengolah nira nipah menjadi produk nata de fruticans serta cara pengemasan produk. Uji proksimat nata de fruticans diperoleh kandungan kalsium sebesar 81,65 mg/l00 gr, karbohidrat sebesar 1,12 %, dan glukosa sebesar 0 %.
Pengenalan Budi Daya Ikan dalam Ember untuk Kemandirian Pangan di Kampung Enam, Kota Tarakan Miska Sanda Lembang; Rukisah Rukisah; Jimmy Cahyadi; Heppi Iromo; Azis Azis; Nuril Farizah; Muhammad Amien; Diana Maulianawati; Zainuddin Zainuddin; Awaludin Awaludin; Burhanuddin Ihsan; Ricky Febrinaldy; Kartina Kartina; Santria Santria; Patrice Sevania
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2022): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.8.3.262-268

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a major impact on society, such as job losses, rising staples, and economic hardship. Prices of food needs that continue to increase and are not affordable have resulted in food problems, one of which is protein. One of the high-quality protein is protein from fish. Fish as a fishery commodity that is relatively easy to cultivate on a large industrial scale and household scale for food self-sufficiency is catfish (Clarias sp). The purpose of this activity is to add insight and knowledge of the community about budikdamber for food self-sufficiency. The method of implementing community service activities in Kampung Six is carried out by counseling and training methods on Budikdamber. In this training activity, a bucket with 40 liters of water and 20 catfish seeds was used. Maintenance was carried out for 60 days with ad satiation feeding three times a day. Observations were made on growth, survival and water quality. The results of the activity found that 93% of the community partners had understood about Budikdamber. Budikdamber maintenance by partner communities gets an absolute weight growth value of catfish of 14 g, catfish survival value of 75%, and 1 bunch of kale per bucket. Based on the results of this activity, it is hoped that there will be the provision of special land for Budikdamber as an example for people who want to develop in their respective yards.
Increasing Growth Tiger Prawn (Penaeus monodon) Using Organic Diet of Sauropus androgynous Awaludin Awaludin; Ira Maya Abdiani; Ahmad Arsyidi; Rukisah Rukisah
Journal of Tropical Life Science Vol. 10 No. 3 (2020)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jtls.10.03.09

Abstract

Sauropus androgynous contain chemical compounds that can increase the growth of tiger prawn. This study aims to determine the growth of tiger prawns after giv- ing S. androgynous leaves ethanol extract mixed in feed. The research method uses a completely randomized design (CRD) 4 treatments, three replications. Treatment with a dose of Treatment 1 (T1) Control without giving S. androgynous extract, Treatment 2 (T2) 5 gr/kg of feed, Treatment 3 (T3) 50 gr/kg of feed, Treatment 4 (T4) 100 gr/kg of feed. Proximate test results of S. androgynous extract crude pro- tein content of 10.83%, crude fiber 1.87%, crude fat 0.85%, ash content 1.94%, dry weight 93.62%, and extract material without nitrogen 78.13%. Based on the results of the study, the weight growth and growth length statistically showed significantly different (P < 0.05). The highest growth of tiger prawn at the end of the study was found in P4 by giving S. androgynous leaf extract with an average weight growth value (70.18 ± 9.57 g). While the lowest weight growth was observed in T1 with  an average weight growth value (32.62 ± 7.54 g). The highest length growth was found in T4 with average length (1.19 ± 0.10 cm), while the lowest length growth was seen in T1 with average length growth (0.62 ± 0.09 cm).
Comparative Study of Morphology and Histology on Papuan Jellyfish Mastigias papua in Kakaban Lake and Sea Nurasmi Nurasmi; Ahmad Ridwan; Awaludin Awaludin
Journal of Tropical Life Science Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jtls.11.02.07

Abstract

Jellyfish are marine invertebrates belonging to the phylum Cnidaria. Papua Mastigias is a jellyfish from the Scyphozoa class. This study aims to observe differences in the differences in environmental parameters, morphology and shape of nematocyte cells using the histological method with (SEM) Scanning Electron Microscopy on Papua Mastigias jellyfish in the Kakaban Lake and Sea. Environmental parameters in Lake Kakaban and Sea Kakaban were measured for salinity, temperature, and pH. The results of the t-test analysis showed that there were significant differences in environmental parameters in Lake Kakaban and Sea Kakaban (p <0.05). Body diameter and length of jellyfish tentacles were measured and analyzed using SPSS 16 with a t-test. From the t-test analysis, results showed that for Mastigias Papua jellyfish in Lake Kakaban and jellyfish in the Kakaban Sea showed a significant difference in the diameter and length of the body tentacles (p <0.05). The SEM results of jellyfish in the Kakaban Sea showed that the tentacles of Mastigias Papua in the Kakaban Sea had nematocytes consisting of three forms, namely Microbasic isorhiza, Atrichouz isorhiza, and Merotrichous isorhiza. Mastigias Papua in Lake Kakaban has nematocyst cells, which comprise of one type, namely Microbasic mastigophoran, where the number of nematocytes is minimal and has a smaller size than the Papuan Mastigias jellyfish that live in the Kakaban Sea. Nemeatocyte cells are stinging cells in jellyfish. SEM results show that the jellyfish in Lake Kakaban cannot sting because the size of the jellyfish tentacles is reduced to smaller, fewer nematocyte cells and different shape nematocytes. Based on the results of this study, it can be concluded that there are differences in environmental parameters, body dimensions, tentacle length, and the size and number of nematocytes between Mastigias Papua jellyfish in Dunau and in the Kakaban Sea.
Pengolahan Ikan Nomei (Harpodon nehereus) Menjadi Nugget Di Daerah Juata Laut Kota Tarakan Gazali Salim; Rukisah Rukisah; Muhammad Firdaus; Tamrin Toha; Awaludin Awaludin; Abdul Muis Prasetia; Christine Dyta Nugraeni
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan nomei merupakan salah satu jenis ikan dengan nilai ekonomis yang tinggi dengan harga jual sekitar IDR. 600.000 tiap 25kg (basket). Masyarakat Juata Laut menyebut ikan nomei sebagai ikan lembek atau ikan kering. Pengolahan ikan nomei yang sudah ada yaitu ikan asin bumbu merah dan ikan asin tanpa bumbu. Namun belum adanya pengolahan ikan nomei menjadi Nugget. Metode menggunakan survei langsung ke RT 02 Kelurahan Juata Laut kota Tarakan. Pelaksanaan kegiatan pada Bulan September 2022. Mekanisme pelaksanaan kegiatan adalah penyampaian materi, praktek pembuatan nugget secara langsung, dan pendampingan usaha. Tahapan dan metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa ceramah, penyampaian pengetahuan mengenai Nugget dan ikan nomei, demonstrasi dalam aplikasi pengolahan ikan menjadi nugget, pelatihan pengembangan produk nugget dan Evaluasi hasil pelatihan dimana peserta mendapatkan konsep dari makanan awetan dalam mempraktekkan pembuatan nugget dari ikan nomei serta antusias dari peserta kegiatan.
Pelatihan Pemijahan Ikan dengan Metode Kawin Suntik dan Pengkayaan Pakan dengan Tepung Kunyit di SMKN 1 Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan Kartina Kartina; Awaludin Awaludin; Miska Sanda Lembang; Nasra Nasra; Salman. S S; Zainuddin Zainuddin; Nurasmi Nurasmi; Christine Dyta Nugraeni; M. Gandri Haryono; Tuty Alawiyah
Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Catfish (Clarias sp.) is one of the freshwater commodities that is favored because of its high economic value, rich in protein, can be cultivated in narrow land or yards and of course much in demand by the public. Efforts to develop in cultivation continue to be made, including an increase in seed production. The purpose of this activity is to provide training to partners in this case are students of the Department of Fisheries Cultivation, SMKN 1 Sebatik Barat regarding the semi-artificial spawning system (injection mating) and enrichment of feed with turmeric flour to support increased production and quality of catfish seeds. The methods used are socialization and counseling with lectures, hands-on practice related to injecting mating techniques with ovaprim hormone and making feed enriched with turmeric flour. The results of the activity showed an increase in partner knowledge regarding the benefits of turmeric and the role of hormone use in hatchery activities. In addition, partners have also been able to select gonadally mature broodstock, make feed enriched with turmeric flour and perform injection mating of catfish with hormones appropriately. The hope for follow-up is that partners can apply the techniques that have been learned for hatchery activities so that the scarcity of seeds, especially in Sebatik Barat, can be overcome and no longer have to bring in from outside.