Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Tahapan APOS pada Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Matriks Filda Febrinita; Wahyu Dwi Puspitasari; Wahid Ibnu Zaman
Jurnal Tadris Matematika Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2022.5.2.169-186

Abstract

Changes in the learning process during the pandemic affected student learning outcomes. As many as 68% of students score below 75 in computational mathematics courses. These results are not comparable to learning outcomes when learning takes place offline. The results of the interviews show that students have difficulty understanding the material when learning is done online. For this reason, a qualitative descriptive study was carried out which aimed to analyze and describe students' conceptual understanding abilities in solving matrix problems using the APOS stages. The research subjects were 3 students of the informatics engineering study program who had taken computational mathematics courses and received matrix material, were in the category of students with low, medium, and high conceptual understanding, and were able to communicate their thoughts orally and in writing. Data collection techniques were carried out through written tests, interviews, and observations. The results showed that students with low conceptual understanding were able to solve matrix problems up to the object stage and made calculation mistakes. Students with a moderate understanding of concepts can solve matrix problems up to the schematic stage but are not careful in doing calculations. Meanwhile, students with high conceptual understanding can solve matrix questions up to the schematic stage, determine the correct answer, make conclusions, and reflect on the problem-solving obtained.
PENGEMBANGAN MODUL MATAKULIAH STATISTIKA YANG TERINTEGRASI DENGAN MICROSOFT EXCEL DAN SPSS MENGGUNAKAN PENDEKATAN KECERDASAN LINGUISTIK Filda Febrinita; Wahyu Dwi Puspitasari; Sabitul Kirom
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.058 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i2.3592

Abstract

Modul merupakan salah satu bahan ajar yang dapat digunakan untuk membantu mencapai tujuan pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan dosen pengajar statistika dan mahasiswa prodi teknik informatika, dosen masih menggunakan bahan ajar berupa buku teks. Penyajian materi pada buku teks terkadang masih sulit dipahami mahasiswa. Namun, untuk mendapatkan buku teks yang lebih bagus pun, membutuhkan biaya yang relatif mahal. Oleh karena itu, perlu adanya bahan ajar yang memaparkan materi dengan jelas dan mudah dimengerti sehingga memudahkan mahasiswa dalam mempelajari statistika. Berdasarkan hal tersebut, dilakukanlah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan modul matakuliah statistika yang terintegrasi dengan Excel dan SPSS menggunakan pendekatan kecerdasan linguistik, yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Prosedur pengembangan produk mengikuti model pengembangan 4-D dari Thiagarajan tetapi pada penelitian ini tahapan yang digunakan adalah pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Hasil penelitian menunjukkan nilai dari validasi ahli adalah 2,4 sehingga modul memenuhi kriteria valid. Hasil observasi keterlaksanaan modul adalah 2,54 sehingga modul memenuhi kriteria praktis. Sedangkan untuk nilai tes akhir, 78% mahasiswa memperoleh nilai 75 ke atas. Selain itu, 61,6% mahasiswa menyatakan setuju dan 34,9% mahasiswa menyatakan sangat setuju terhadap penggunaan modul dalam pembelajaran. Tercapainya ketuntasan belajar dan adanya respon positif tersebut menunjukkan bahwa modul memenuhi kriteria afektif. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.
Pengujian Validasi Isi (Content Validity) Angket Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring Matakuliah Matematika Komputasi Wahyu Dwi Puspitasari; Filda Febrinita
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.198 KB) | DOI: 10.30762/factor_m.v4i1.3254

Abstract

Data penelitan yang valid diperoleh dari instrument penelitian yang telah terukur validitasnya. Oleh karena itu sebelum digunakan instrument penelitian harus diuji validitas isinya. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menguji validitas isi adala CVI. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Data penelitian merupakan hasil validasi angket dan butir angket dari 6 orang ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mean i-CVI untuk validasi angket yang terdiri atas 3 aspek adalah petunjuk 1,00; isi 0,83; dan Bahasa 1,00. Nilai s-CVI yang diperoleh adalah 0,92. Dari nilai-nilai tersebut maka dapat disimpulkan anket yang dikembangkan layak, relevan, dan validitasnya tinggi. Sedangkan berdasarkan validitas butir angket untuk diperoleh kesimpulan 4 soal kriteria validitasnya adalah tinggi dengan i-CVI 0,67 dan 13 soal kriteria validitasnya sangat tinggi dengan nilai i-CVI lebih dari 0,80. Sedangkan nilai s-CVI adalah 0,91 sehingga kesimpulannya adalah validitas untuk butir angket sangat tinggi.
APPLICATION OF STRING MATCHING USING BOYER MOORE ALGORITHM IN THE APPLICATION OF DICTIONARY LIVESTOCK TERMS Wahyu Suci Saputri; Riska Dhenabayu; Filda Febrinita
JOSAR (Journal of Students Academic Research) Vol 3 No 1: March 2018
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/josar.v1i01.614

Abstract

Difficulty in getting a dictionary of the term livestock is an obstacle for the academic community of the Faculty of Animal Husbandry, Balitar Islamic University to find out the meaning of the term livestock. Along with the progress of the times, the need for a dictionary can certainly be met with technological sophistication, one of which is through a dictionary application. This study designed the term dictionary dictionary application by applying the Boyer Moore algorithm matching string. This translation process is carried out in the form of words where each keyword term searched will appear along with the meaning of the term farm. The term farm dictionary application is designed using Microsoft Visual Visio 2007 and the application is implemented based on the website. The boyer moore string matching algorithm does word matching by applying the FilterString function and the search function. The FilterString function detects each character in a keyword while the search function matches keywords from the FilterString function with terms in term data in the database. The results of beta testing showed that the system obtained an average value of 71.58%, meaning that users had high satisfaction with the term dictionary application.
Pengembangan Soal Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dengan Pendekatan Realistik Wahyu Dwi Puspitasari; Filda Febrinita; Ratika Sekar Ajeng Ananingtyas
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1638

Abstract

Penelitian pengembangan soal kemampuan pemecahan masalah matematis dengan pendekatan realistik dilaksanakan bertujuan untuk menghasilkan soal yang mempermudah mahasiswa dalam memahami dan melakukan penalaran serta melatihkan kemampuan divergen. Penelitian ini dilaksanakan dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar validasi uji coba ahli. Setelah dilaksankan analisis, desain dan pengembangan dilakukan pengujian kepada tiga ahli dan juga uji coba skala kecil. Uji coba skala kecil dilakukan pada lima mahasiswa FTI yang telah mendapatkan materi matrik. Hasil dari penelitian ini adalah 6 soal yang telah dinyatakan valid oleh 3 ahli dengan skor VR adalah 3,0. Skor ini termasuk kedalam kriteria sangat tinggi. 6 soal tersebut diuji cobakan pada skala kecil dan memperoleh hasil 5 soal dinyatakan valid. Satu soal tidak valid dikarenakan hasil pengujian validitas empiric dengan korelasi product moment menggunakan SPSS diperoleh nilai 0,423 dan signifikansi 0,471. Nilai tersebut lebih besar dari r_tabel yaitu 0,878 dan signifikansinya lebih besar dari 0,05 sehingga dinyatakan tidak valid. Hasil pengujian reliabilitas mendapatkan nilai 0,914. Sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan maka 5 soal yang telah valid memiliki reliabilitas yang sangat tinggi.
Peningkatan Keterampilan Penyusunan Soal Problem Solving dalam Pembelajaran bagi Guru MI Miftahul Huda 02 Papungan Filda Febrinita; Wahyu Dwi Puspitasari; Ines Tyas Rahayu
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v3i2.115

Abstract

Kecakapan problem solving, akan membiasakan siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan analitis ketika menyelesaikan masalah dan dapat berpengaruh positif pada pencapaian hasil belajar. Penggunaan soal problem solving dalam pembelajaran merupakan strategi yang dapat dilakukan guru untuk menumbuhkan dan melatih keterampilan siswa dalam memecahkan masalah. Berdasarkan observasi dan wawancara di MI Miftahul Huda 02 Papungan, diperoleh informasi bahwa guru masih belum memahami karakteristik soal problem solving dan cenderung menggunakan soal-soal di LKS. Untuk itu, dilaksanakan kegiatan pengabdian untuk melatihkan penyusunan soal problem solving pada 15 guru di MI Miftahul Huda 02 Papungan. melalui metode sosialisasi dan praktek. Berdasarkan angket pemahaman materi diperoleh hasil adanya peningkatan pemahaman tentang problem solving sebesar 39,33%. Selain itu, guru juga menyatakan sangat puas dengan pelatihan yang diberikan ditunjukkan dengan persentase tingkat kepuasan sebesar 90,60%. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah dapat diadakan pelatihan peningkatan kompetensi guru pada tema yang lain.
PENCAPAIAN KEMAMPUAN 4C ABAD 21 MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MIND MAPPING Puspitasari, Wahyu Dwi; Febrinita, Filda; Santi, Indyah Hartami
ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 9, No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/orbita.v9i2.17762

Abstract

ABSTRAKKemampuan 4C abad 21 terbukti sangat diperlukan mahasiswa terutama untuk angkatan 2022 yang sudah menerapkan kurikulum merdeka. Hal ini dikarenakan, kemampuan tersebut akan membantu selama perkuliahan baik di dalam kampus ataupun di luar kampus. Selain itu, kemampuan 4C Abad 21 akan mempermudah mahasiswa ketika menghadapi permasalahan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pencapaian kemampuan 4C abad 21 mahasiswa. Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, observasi, tes, dan wawancara. Sebelum tes diberikan dilakukan pembelajaran selama 4 pertemuan dengan menggunakan model inkuiri berbantuan mind mapping. Hasil dari penelitian pencapaian kemampuan 4C abad 21 mahasiswa melalui model pembelajaran inkuiri berbantuan mind mapping pada pembelajaran Fisika Dasar adalah 77% mahasiswa memiliki kemampuan komunikasi (communication) baik, 77% mahasiswa berada pada ketegori kemampuan kolaborasi tinggi, 55% mahasiswa berkategori kemampuan berpikir kreatif baik, dan 55% mahasiswa berketegori kemampuan kritis kurang. Dari keempat kompetensi abad 21 yang dicapai, kompetensi berpikir kritis mahasiswa prodi Sistem Komputer memiliki capaian terrendah dari 3 kompetensi yang lain. Kata kunci: kemampuan 4C abad 21; pemebelajaran inkuiri; mind mapping; metode penelitian deskriptif ABSTRACTThe ability of the 4C of the 21st century has proven to be indispensable for students, especially for the class of 2022 who have implemented an independent curriculum. This is because, this ability will help during lectures both on campus and off campus. In addition, the 4C capabilities of the 21st Century will make it easier for students when facing problems in the world of work. This study aims to describe the achievement of 4C abilities of 21st century students. The research was carried out with descriptive methods and the data collection techniques used were, observation, tests, and interviews. Before the test was given, learning was carried out for 4 meetings using a mind mapping-assisted inquiry model. The results of research on the achievement of 4C abilities of 21st century students through the inquiry learning model assisted by mind mapping in Basic Physics learning are that 77% of students have good communication skills, 77% of students are in the category of high collaboration skills, 55% of students are categorized as good creative thinking skills, and 55% of students have less critical ability categories. Of the four 21st century competencies achieved, the critical thinking competence of Computer Systems study program students has the lowest achievement of the other 3 competencies. Keywords: 21st century 4C capabilities; inquiry learning; mind mapping; descriptive research method.
Klasterisasi Hasil Belajar Matematika dengan Algoritma K-Means Clustering Febrinita, Filda; Puspitasari, Wahyu; Zaman, Wahid
Generation Journal Vol 7 No 2 (2023): Generation Journal
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/gj.v7i2.20359

Abstract

Mathematics has an important role in the computer field and provides a theoretical foundation for people working in the computer field. The facts show that in the Informatics Engineering study program, Unisba Blitar, the selection of specializations is carried out without considering the grades of courses that teach basic mathematical skills. In fact, mathematical ability is needed by a computer expert. For this reason, research was conducted that aimed to cluster student mathematics learning outcomes. Clustering was carried out on 51 students in semester 4, through the application of the K-means clustering algorithm. The attributes used are school origin data, majors currently in high school, and student learning outcomes in informatics logic, statistics, computational mathematics, and advanced computational mathematics courses. The results show that through clustering with the K-Means Clustering algorithm, 5 clusters are obtained, starting from the highest average score, namely cluster 2 with a value of 86.81 and the lowest average value is cluster 5 with a value of 76.50. In cluster 2, it is dominated by students from SMK graduates majoring in TKJ. Meanwhile, cluster 5 was dominated by students from high school graduates majoring in natural sciences. In addition, there are findings indicating that vocational high school graduates do not always have lower mathematical abilities than high school graduates, because intrinsic motivation also influences the level of learning outcomes.
PENERAPAN METODE MARKET BASKET ANALISIS DALAM PENENTUAN PEMASARAN IKAN KOI (STUDI KASUS: SUMBER KOI BLITAR) Andini Mega Putri, Refina; Paranita Kartika, Kurnia; Febrinita, Filda
Jurnal Mnemonic Vol 4 No 2 (2021): Mnemonic Vol. 4 No. 2
Publisher : Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/mnemonic.v4i2.4161

Abstract

Semakin berkembangnya teknologi internet, petani koi di Desa Sumber Blitar masih mempunyai suatu kendala dalam penjualan. Usaha koi “Sumber Koi” Blitar bergerak di bidang pembesaran bibit dan penjualan ikan koi. Penjualan sebelumnya dilakukan dengan cara membuka website sumber koi blitar di internet, instagram dan juga whatssap sehingga hanya customer tetap yang dapat mengakses. Petani di “Sumber Koi” membutuhkan suatu metode cepat untuk memperkirakan jumlah bibit, jenis bibit, dan rekapitulasi penjualan untuk mempermudah proses pemasaran ikan koi. Untuk mengatasi permasalahan ini digunakan metode (MBA) yang dapat menganalisis produk yang dibeli secara bersamaan, produk yang sering dibeli oleh pelanggan serta jumlah produk yang terbeli. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode prototype meliputi yang dimulai dari pengumpulan kebutuhan, membangun prototype, mengkodekan sistem, dan menguji sistem. Pada penelitian ini diperoleh hasil suatu aplikasi yang dapat digunakan untuk memperkirakan pemasaran ikan koi menggunakan metode Market Basket Analysis (MBA). Pengujian yang dilakukan meliputi, pengujian Black Box, pengujian ahli validator, serta pengujian pengguna. Dari pengujian Blacx Box diperoleh hasil keseluruhan fungsional aplikasi berfungsi dengan baik. Dari pengujian validasi yang dilakukan oleh 2 validator diperoleh porsentase kesesuaian hasil 77,5%. Hasil pengujian aplikasi oleh pengguna diperoleh porsentase kesesuaian hasil 89%
ANALISIS DEBUGGING SISTEM I MOBIL PERIZINAN V2 PADA FITUR APLIKASI DENGAN TEKNIK ELICITATION DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN Anugerah Utama, Jaka; Yuana, Haris; Febrinita, Filda
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 6 No. 1 (2022): JATI Vol. 6 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v6i1.4397

Abstract

Pelayanan masyarakat yang baik dan kredibel merupakan sebuah tuntutan dari kebutuhan masyarakat pelayanan instansi pemerintah. Namun demikian, masih dapat dijumpai pelayanan yang kurang memuaskan seperti adanya permohonan perizinan yang dapat dikatakan rumit dan memerlukan waktu yang lama juga adanya penundaan berlarut dari instansi akibat dari banyaknya pemohon. Hal itu mendorong Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Blitar meluncurkan inovasi pelayanan publik berupa pembuatan program I-Mobil (Izin Mudah, Online, Interaktif dan Langsung Jadi). Melalui program ini, segala bentuk proses perizinan sudah beralih pada sistem online. Tetapi, peluncuran inovasi ini masih ditemui kekurangan seperti aplikasi down, error sementara maupun not found. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan untuk mengatasi masalah aplikasi yang gagal, error yang terputus-putus, atau aplikasi yang hilang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui debugging sistem I Mobil Perizinan V2 pada fitur aplikasi dengan teknik elicitation di DPMPTSP Kabupaten Blitar. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang menggunakan pengumpulan informasi berupa teknik penelitian dengan beberapa aspek yang dipilih, yaitu observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa pada aplikasi I-Mobil V2 ditemui 2 kode error yaitu kode error 400 dan 503, serta ditemui aplikasi yang kadang kala mengalami down atau error sementara atau not found. Untuk mengatasi masalah itu, pengguna aplikasi perlu melakukan refresh web pada aplikasi yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka untuk menangani masalah pada aplikasi ini perlu dilakukan pengembangan aplikasi atau aplikasi perlu dilakukan upgrade agar dapat digunakan secara nyaman oleh pengguna.