p-Index From 2021 - 2026
6.354
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Tematik PIONIR: Jurnal Pendidikan Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Jurnal CARE AWLADY Jurnal Pendidikan Anak AL-ATHFAAL : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Numeracy : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika TUNAS BANGSA BUAH HATI Visipena Aulad : Journal on Early Childhood Seling: Journal of PGRA Study Program Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education Jambura Early Childhood Education Journal Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Al-Hanif: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting Journal of Education Research Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Journal Of Early Childhood And Islamic Education Educator Development Journal Journal of Islamic Education Students Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research VIDHEAS: Jurnal Nasional Abdimas Multidisiplin Jurnal Warna Nunchi : Islamic Parenting Journal Hadlonah : Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Jurnal Kolaborasi Akademika
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN ULAR NAGA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B2 DI PAUD SAVE THE KIDS BANDA ACEH Lina Amelia; Helmidar
Jurnal Buah Hati Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.515 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v4i1.552

Abstract

Bermain merupakan pendekatan dalam melaksanakan pembelajaran pada anak usia dini. muatan pembelajaran untuk anak usia dini adalah pengembangan kemampuan matematika anak salah satunya mengenal konsep bilangan. Biasanya matematika dianggap pembelajaran yang sulit dan menakutkan. Untuk menghilangkan momok matematika itu sulit maka perlu dilaksanakan pembelajaran matematika yang menyenangkan bagi anak sedini mungkin. Cara yang dilakukan untuk membuat matematika itu menyenangkan adalah melalui permainan. penelitian ini memanfaatkan ular naga yang sudah di modifikasi untuk pengenalan konsep bilangan pada anak usia dini. Hasil penelitian yang dilakukan pada November – Desember 2016 di PAUD Save The Kids Banda Aceh di peroleh dari hasil uji tdiperoleh data kemampuan anak pada waktu tes awal kegiatan lebih baik dari pada waktu hasil tes akhir. Berdasarkan taraf signifikan α = 0,05 dan (db) = 13 dengan kriteria terima jika – t ⁄ α ( n – 1) < - ⁄ α ( n – 1) = t ( 1- α) (n – 1) = t (1-0,025) (12) = 0,975) (12) = 11,7) dan tolak jika mempunyai t mempunyai harga yang lain. Dari tabel distribusi t diperoleh ( )( ) = 11,4 karena mempunyai kriteria - - ⁄ α < < - ⁄ α ( ) maka ditolak dan diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa permainan Modifikasi Permaiana Ular Naga efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak.
EFEKTIFITAS PERMAINAN WAYANG HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA DINI DI TK KARTIKA XIV-11 BANDA ACEH Lina Amelia; Sri Wahyuni; Rina
Jurnal Buah Hati Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.636 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v4i2.557

Abstract

Anak usia dini adalah individu yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang pesat bahkan dikatakan sebagai lompatan perkembangan karena itu usia dini dikatakan sebagai golden age (usia emas) yaitu usia yang berharga dibanding usia selanjutnya. Membaca pada anak taman kanak-kanak merupakan keterampilan bahasa tulis yang bersifat reseptif. Kemampuan membaca termasuk kegiatan kompleks dan melibatkan berbagai keterampilan, kegiatan membaca juga merupakan satu kesatuan kegiatan terpadu yang mencakup beberapa kegiatan seperti mengenal huruf dan kata-kata, mengubungkan dengan bunyi, serta menarik kesimpulan mengenai maksud bacaan. Penggunaan wayang huruf dalam pembelajaran bahasa anak dianggap lebih efektif karena anak belajar seraya bermain wayang yang berupa huruf-huruf abjad. penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas permainan wayang huruf terhadap kemampuan membaca di TK Kartika XIV-11 Banda Aceh. Rancangan Penelitian ini bersifat kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-eksperimental desig. Desain penelitian adalah one group pre-test post-tes design. Sampel adalah kelas B1 dengan jumlah anak sebanyak 25 orang. Data dianalisis. dengan menggunakan rumus t-hitung dan persentase. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Nilai t-hitung h besar dari nilau t-tabel. Nilai t-hitung sebesar 0,648 , dan nilai t-tabel sebesar 1,710. Hal ini menunjukkan bahwa wayang huruf efektif terhadap kemampuan membaca.
PENINGKATAN KEMAMPUAN VISUAL SPASIAL MELALUI PROGRAM PAINT DI KELOMPOK B TK-YKA BANDA ACEH Lina Amelia; Nasrida
Jurnal Buah Hati Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.934 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v5i1.564

Abstract

The background in this study is the low ability of children in activities that involve visual spatial. Therefore a method that can improve the spatial visual ability through the paint program is required. The purpose of this research is to know how Child Activity In Improving Spatial Visual Ability through Paint Program in Group B TK-YKA Banda Aceh and to know how to Improve Spatial Visual Ability through Paint Program in Group B TK-YKA Banda Aceh. This research uses Class Action Research method (PTK). Subjects in this study were all children aged 5-6 years, amounting to 28 children, consisting of 17 boys and 11 girls. The object of this research is Spatial Visual Ability through Paint Program. Instruments used in data collection in this study is observation and documentation, while the data analysis techniques using descriptive qualitative. The data can be analyzed qualitatively. Based on the results of the research on preliminary observation indicated that in the category Not yet Developed as many as 8 children (28%), Emerging Development category as many as 14 children (49.9%), in the Expectancy category As many as 3 children (12.3%), and in the category of Growing Very Good as much as 3 children (9.7%). After doing research method for 1 month and in the result of cycle I that shows that in category Not yet Developed as much as 1 child (3,6%), in category Started Developing as many as 5 child (17,8%), in category Developing As Hope 6 children (21.4%), and in the category of Very Good Developing 16 children (57.2%). This research is sufficient in cycle I because it has reached the success indicator which is set that is 75%, where the achievement of Growing Up Expectation and Growing Very Good is added and the result reaches 78,6%. From this result, there is an increase in cycle I. It can be concluded that paint program can improve spatial visual ability in this group B TK-YKA Banda Aceh show successful. Abstrak Latar belakang dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan anak dalam kegiatan yang melibatkan visual spasial. Oleh karena itu diperlukan metode yang dapat meningkatkan kemampuan visual spasial melalui program paint. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Aktivitas Anak Dalam Meningkatan Kemampuan Visual Spasial Melalui Program Paint di Kelompok B TK-YKA Banda Aceh dan untuk mengetahui bagaimana Peningkatan Kemampuan Visual Spasial Melalui Program Paint di Kelompok B TK-YKA Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh anak berusia 5-6 tahun yang berjumlah sebanyak 28 anak, yang terdiri dari 17 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Objek dalam penelitian ini adalah Kemampuan Visual Spasial Melalui Program Paint. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Data yang di dapat dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada observasi awal menunjukkan bahwa pada kategori Belum Berkembang sebanyak 8 anak (28 %), pada kategori Mulai Berkembang sebanyak 14 anak (49,9%), pada kategori Berkembang Sesuai Harapan sebanyak 3 anak (12,3%), dan pada kategori Berkembang Sangat Baik sebanyak 3 anak (9,7%). Setelah dilakukan metode penelitian selama 1 bulan dan di dapat hasil siklus I yaitu menunjukkan bahwa pada kategori Belum Berkembang sebanyak 1 anak (3,6%), pada kategori Mulai Berkembang sebanyak 5 anak (17,8%), pada kategori Berkembang Sesuai Harapan sebanyak 6 anak (21,4%), dan pada kategori Berkembang Sangat Baik 16 anak (57,2%). Penelitian ini dicukupkan pada siklus I karena sudah mencapai indikator keberhasilan yang di tetapkan yaitu 75 %, dimana hasil capaian Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik dijumlahkan dan hasilnya mencapai 78,6 %. Dari hasil tersebut terlihat adanya peningkatan pada siklus I. Dapat disimpulkan bahwa program paint dapat meningkatkan kemampuan visual spasial pada anak kelompok B TK-YKA Banda Aceh ini menunjukkan berhasil. Kata Kunci: visual spasial, program paint
MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERPERSONAL ANAK MELALUI METODE BERMAIN PERAN DENGAN MENGGUNAKAN BONEKA JARI PADA ANAK TK B2 DI PAUD SAVE THE KIDS BANDA ACEH Lina Amelia; Ayu Marsella
Jurnal Buah Hati Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.733 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v5i2.570

Abstract

This research is entitled Improving Children's Interpersonal Ability Through Role Playing Methods Using Finger Puppets in Kindergarten B2 Children in Paud Save The Kids Banda Aceh. The purpose of this study was to find out about children's interpersonal skills through role playing methods (finger puppets), this study used a qualitative approach to the type of PTK research. The subjects of this study were 13 children. The method used in collecting data is qualitative. Data collection techniques use observation techniques. Data is analyzed using percentages. The results showed that in Cycle I, interpersonal skills at TK B2 in PAUD Save The Kids had not reached the completeness score on all the criteria aspects observed. The criteria for aspects that have not been completed are (BB) Undeveloped (21%), (MB) Start Developing (37%), (BSH) Developing As Expected (43%) and Very Good Developing (BSB) (0%). In the second cycle the interpersonal ability of children is better than in the first cycle and the indicators of success have reached the completeness value on the aspect criteria, (BB) Undeveloped (0%), (MB) Start Developing (10%), (BSH) Growing As Expected ( 77%), and (BSB) Develops Very Good (14%). This shows that the role playing method using finger puppets can improve children's interpersonal skills. Abstrak Penelitian ini berjudul Meningkatkan kemampuan Interpersonal Anak Melalui Metode Bermain Peran Dengan Menggunakan Boneka Jari Pada Pada Anak TK B2 Di Paud Save The Kids Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang kemampuan interpersonal anak melalui metode bermain peran dengan (boneka jari), penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian PTK. Subjek penelitian ini adalah 13 orang anak. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Data dianalisa dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan pada Siklus I kemampuan interpersonal pada TK B2 di PAUD Save The Kids belum mencapai nilai ketuntasan pada semua kriteria aspek yang diamati. Adapun kriteria aspek yang belum tuntas adalah (BB) Belum Berkembang (21%), (MB) Mulai Berkembang (37%), (BSH) Berkembang Sesuai Harapan (43%) dan (BSB) Berkembang Sangat Baik (0%). Pada siklus II kemamampuan Interpersonal anak lebih baik dari pada siklus I dan indikator keberhasilan telah mencapai nilai ketuntasan pada kriteria aspek, (BB) Belum Berkembang (0%), (MB) Mulai Berkembang (10%), (BSH) Berkembang Sesuai Harapan (77%), dan (BSB) Berkembang Sangat Baik (14%). Hal ini menunjukkan metode bermain peran dengan menggunakan boneka jari dapat meningkatkan kemampuan interpersonal anak. Kata kunci: kemampuan interpersonal, metode bermain peran, boneka jari
ANALISIS PENGGUNAAN METODE MIND MAPPING DALAM PENGENALAN TEMA DIRI SENDIRI UNTUK STIMULASI MULTIPLE INTELEGENCE DI KELOMPOK B3 TK CUT MUTIA BANDA ACEH Lina Amelia; Mardiana
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.265 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i2.581

Abstract

Mind Mapping Method in kindergarten is one method of utilizing the whole brain by using visual images and other graphic infrastructure to form impressions in the child's self and mind. The introduction of self-themes with mind mapping methods aims to stimulate multiple children's intelligence so that they have a holistic concept of knowledge about themselves starting from my identity, my body, my favorite foods and drinks and my family. Mind mapping that is used in the introduction of the theme itself is a mind mapping that is very simple and made as concrete as possible to support the ability to think of children in the pre-operational concrete phase. The research method used in this research is descriptive qualitative research. The research instrument used was an observation sheet using mind mapping methods that were associated with abilities that could be stimulated by children and the ease of children in understanding introduced concepts. In the process of conducting this research the image of each media is a child's own photo and will be used 4 times at the beginning of the discussion of each sub theme about me. Each sub-theme is assisted by a child worksheet that discusses the material in mind mapping. The results of the analysis of the use of mind mapping methods for the stimulation of multiple intelligence of children in their own themes can be concluded that the dominant ones appear are linguistic intelligence, mathematical logic, intra-personal, interpersonal, visual spatial and existential intelligence. For a little kinesthetic intelligence that can be raised when discussing the topic of my body. While musical intelligence is only limited to singing about my body and its naturalists have not been touched at all when the research was conducted. Abstrak Metode Mind Mapping pada anak usia TK adalah salah satu metode pemanfaatan keseluruhan otak dengan menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnnya untuk membentuk kesan dalam diri dan pikiran anak. Pengenalan tema diri sendiri dengan metode mind mapping ini bertujuan untuk stimulas multiple intelegence anak sehingga memiliki konsep pengetahuan secara holistic terhadap diri sendiri mulai dari identitasku, tubuhku , makanan dan minuman kesukaanku dan keluargaku. Mind mapping yang digunakan dalam pengenalan tema diri sendiri ini adalah mind mapping yang sangat sederhana dan dibuat sekonkrit mungkin untuk mendukung kemampuan berbipkir anak di fase pra operasional konkrit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Intrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi pengunaan metode mind mapping yang dikaitkan dengan kemampuan yang bisa distimulasi anak serta kemudahan anak dalam memahami konsep yang dikenalkan. Dalam proses pelaksanaan penelitian ini gambar masing-masing media adalah foto anak sendiri dan akan digunakan dalam 4 kali setiap awal pembahasan masing-masing sub tema tentang diriku. Setiap sub tema dibantu dengan satu lembar kerja anak yang membahas materi yang ada dalam mind mapping. Hasil analisis penggunaan metode mind mapping untuk stimulasi multiple intelegence anak dalam tema diri sendiri dapat disimpulkan bahwa yang dominan muncul adalah kecerdasan linguistik, logika mtematika, intra personal, interpersonal, visual spasial dan kecerdasan existensial. Untuk kecerdasan kinestetik sedikit yang mampu dimunculkan saat membahas topik tubuhku. Sementara kecerdasan musical hanya sebatas nyanyi tentang tubuhku dan naturalisnya belum tersentuh sama sekali saat penelitian dilaksanakan. Kata Kunci: metode mind mapping, tema diri sendiri, multiple intelegence
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK DENGAN PENGGUNAAN GAMBAR BERSERI PADA KELOMPOK B DI PAUD TGK. M. SYARIEF ACEH BESAR Lina Amelia; Lindawati
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.092 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i1.930

Abstract

Speaking is a form of language verbally. In everyday life speaking activities exceed the count of writing activities. By speaking messages or desires can be conveyed a lot with a short time. Problem formulation in this study 1. How to improve speaking skills of group B children in PAUD Tgk Muhammad Syarief using serial images 2. How is the improvement of speaking skills of group B children in PAUD Tgk Muhammad Syarief using serial images? The aim is 1. To find out how to improve the speaking skills of group B children. Muhammad Syarief Aceh Besar by using serial image media 2. Knowing the improvement in the speaking skills of group B Tgk Muhammad Syarief Aceh Besar by using serial image media. This type of research is Classroom Action Research (CAR). The instrument used is the observation sheet. The observation sheet is an activity of observing children's activities to obtain data about speaking ability. The number of samples is 10 children and the researchers' data were analyzed using a percentage formula. The results showed that in the description of children's activities in the first cycle the number of percentages with undeveloped categories 40% (4 children) categories began to develop 40% (4 children) categories developed according to expectations 20% (2 children) and very good developing categories did not exist. Whereas in the second cycle there was no category yet to develop, began to develop, the category developed according to expectations was 20% (2 children) the category of very good developing was 80% (8 children) Based on these data it can be concluded that the use of serial image media can improve children's speech. AbstrakBerbicara adalah wujud dari bahasa secara lisan. Dalam kehidupan sehari-hari kegiatan berbicara melebihi hitungan kegiatan menulis. Dengan berbicara pesan atau keinginan dapat tersampaikan banyak dengan waktu singkat. Rumusan masalah dalam penelitian ini 1. Bagaimana cara meningkatkan keterampilan berbicara anak kelompok B di PAUD Tgk Muhammad Syarief dengan menggunakan gambar berseri 2. Bagaimanakah peningkatan keterampilan berbicara anak kelompok B di PAUD Tgk Muhammad Syarief dengan menggunakan gambar berseri?. Tujuannya adalah 1. Untuk mengetahui cara meningkatkan keterampilan berbicara anak kelompok B Tgk. Muhammad Syarief Aceh Besar dengan menggunakan media gambar seri 2. Mengetahui peningkatan keterampilan berbicara kelompok B Tgk Muhammad Syarief Aceh Besar dengan menggunakan media gambar seri. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Istrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Lembar observasi adalah kegiatan mengamati aktivitas anak untuk memperoleh data tentang kemampuan berbicara. Jumlah sampel adalah 10 anak dan data peneliti dianalisis dengan menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada gambaran aktivitas anak pada siklus I jumlah presentase dengan katagori belum berkembang 40% (4 anak) kategori mulai berkembang 40% (4 anak) kategori berkembang sesuai harapan 20% (2 anak) dan kategori berkembang sangat baik tidak ada. Sedangkan pada siklus II tidak ada kategori belum berkembang, mulai berkembang, kategori berkembang sesuai harapan adalah 20% (2 anak) kategori berkembang sangat baik adalah 80% (8 anak) Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak. Kata kunci: Media Gambar Seri, Kemampun Berbicara Anak
EFEKTIVITAS PERMAINAN WAYANG HURUF HIJAIYAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH PADA KELOMPOK A DI TK IKAL DOLOG BANDA ACEH Lina Amelia; Millata Zamana; Sri Ramadani
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.782 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v7i1.939

Abstract

The title of this research is "The Effectiveness of the Hijaiyah Letters Puppet Game in Improving the Ability to Recognize the Hijaiyah Letters in Group A at the TK Ikal Dolog Banda Aceh ". In reading hijaiyah letters, a skill and potential are needed that must be developed. If the child's potential is not developed continuously and consistently, then that potential is lost slowly. Therefore, it is needed a serious habituation in introducing hijaiyah letters. Game puppet letters hijaiyah is one of the quick ways in learning to recognize letters hijaiyah well. This study aims to determine the effectiveness of hijaiyah puppet play in introducing hijaiyah letters. This research is a quantitative research pre-experimental one group pretest-posttest design. Subjects in this study were all children of Group A at TK Ikal Dolog Banda Aceh. The instrument of this study was the pre-test and post-test oral test sheets. The technique used in data analysis is data processing of the initial oral test and the final oral test (pre-test post-test), normality test, homogeneity test, hypothesis testing and conclusion drawing. The results of this study indicate that there is an effective influence on the Hijaiyah Letters Puppet Game in Improving the Ability to Recognize the Hijaiyah Letters in Group A in Ikal Dolog Banda Aceh Kindergarten. It was shown that based on the results of testing the hypothesis t count> t table, which is 6.21> 2.16, so the hypothesis ha in this study was accepted. Thus from the results of the study stated that the hypothesis ha accepted (Ha), namely the puppet game hijaiyah letters effective in improving the ability to recognize letters hijaiyah in group A kindergarten children Ikal Dolog Banda Aceh. Abstrak Judul Penelitian ini adalah “Efektivitas Permainan Wayang Huruf Hijaiyah Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah Pada Kelompok A Di TK Ikal Dolog Banda Aceh”. Dalam membaca huruf hijaiyah, di perlukan suatu keterampilan dan potensi yang harus di kembangkan. Jika potensi anak tidak di kembangkan secara kontinyu dan konsisten, maka potensi tersebut menjadi hilang secara perlahan-lahan. Oleh karena itu, di perlukan suatu pembiasaan yang sungguh-sungguh dalam mengenalkan huruf hijaiyah. Permainan wayang huruf hijaiyah merupakan salah satu cara cepat dalam pembelajaran mengenal huruf hijaiyah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas permainan wayang huruf hijaiyah dalam mengenalkan huruf hijaiyah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre-experimental one group pretes-posttes design. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh anak Kelompok A di Tk Ikal Dolog Banda Aceh. Adapun instrumen penelitian ini adalah lembar tes lisan pre-test dan post-test. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah pengolahan data tes lisan awal dan tes lisan akhir( pre-test post-test ), uji normalitas, uji homogenitas, pengujian hipotesis dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh efektif Permainan Wayang Huruf Hijaiyah Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah Pada Kelompok A Di TK Ikal Dolog Banda Aceh. Hal ini ditunjukkan bahwa berdasarkan hasil pengujian hipotesis t hitung> ttabel, yaitu 6,21 > 2,16, sehingga hipotesis ha dalam penelitian ini diterima. Dengan demikian dari hasil penelitian dinyatakan bahwa hipotesis ha diterima (Ha) yaitu permainan wayang huruf hijaiyah efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada anak kelompok A TK Ikal Dolog Banda Aceh. Kata kunci: Efektivitas, Permainan Wayang Huruf Hijaiyah, Huruf Hijaiyah
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF MELALUI PERMAINAN BOLA HURUF PADA KELOMPOK B DI TK MAWADDAH WARAHMAH ACEH BESAR Fitriah Hayati; Lina Amelia; Hanisah
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.534 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v7i1.940

Abstract

The ability to recognize letters is the ability to do something by recognizing the characteristics of the alphabet in writing which is a member of the alphabet that symbolizes the sound of language. The formulation of the problem in this study is how to improve the ability to recognize children's letters through group B ball games in Mawaddah Warahmah Aceh Besar Kindergarten. The purpose of this research or CAR is how to see an increase in the ability to recognize letters in children in Mawaddah Warahmah Aceh Besar Kindergarten through the Letter Ball game media. This type of research is Classroom Action Research (CAR). The instrument used was an observation sheet, the number of samples was 16 children and the data were analyzed using the percentage formula. The results showed that in the description of the activities of children in the first cycle the number of acquisition with an underdeveloped category was 5 children (31.25%), the category began to develop 5 children (31.25%), the category developed according to the expectations of 3 children (18.75%), and the category developed very well 3 children (18.75%). the second cycle there is no category yet to develop, start to develop 1 child (6.25%), the category develops according to expectations is 31.25% (5 children) the category of developing very well is 10 children (65.62%). Based on these data it can be concluded that the letter ball game can improve the ability to recognize children's letters. Abstrak Kemampuan mengenal huruf adalah kesanggupan melakukan sesuatu dengan mengenali tanda-tanda/ciri-ciri dari tanda aksara dalam tata tulis yang merupakan anggota abjad yang melambangkan bunyi bahasa. Rumusan masalah dalam penelitian ini Bagaimana meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak melalui permainan bola huruf kelompok B di TK Mawaddah Warahmah Aceh Besar. Tujuan penelitian atau PTK ini adalah bagaimana melihat peningkatan kemampuan mengenal huruf pada anak di TK Mawaddah Warahmah Aceh Besar melalui media permainan Bola Huruf. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Istrumen yang digunakan adalah lembar observasi, jumlah sampel adalah 16 anak dan data dianalisis dengan menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada gambaran aktivitas anak pada siklus I jumlah perolehan dengan kategori belum berkembang 5 anak (31.25%), kategori mulai berkembang 5 anak (31.25%), kategori berkembang sesuai harapan 3 anak (18.75%), dan kategori berkembang sangat baik 3 anak (18.75%). siklus ke II tidak ada kategori belum berkembang ,mulai berkembang 1 anak (6.25%), kategori berkembang sesuai harapan adalah 31.25% (5 anak) kategori berkembang sangat baik adalah 10 anak (65.62%). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan bola huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak. Kata Kunci: Bola Huruf , Keaksaraan
PERBANDINGAN MUTU PAUD YANG DIKELOLA DENGAN DIDANAI DANA GAMPONG DAN YANG TIDAK DIDANAI OLEH DANA GAMPONG DI KOTA BANDA ACEH Lina Amelia; Aulia Afridzal; Hasdiana Hasdiana
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1185

Abstract

The purpose of this study is to provide an overview of the quality of PAUD which is managed by village funds and those that are not funded by village funds in Banda Aceh. This research is descriptive qualitative research. The data collection technique is done through interviews. The research sample consisted of 2 schools, namely PAUD Sejahtera (funded by village funds) and TK Aisiyiyah (not funded by village funds). Interviews conducted by researchers included: (1) village PAUD principals and independent PAUD school principals, (2) teachers, (3) village officials (village heads) (4) Banda Aceh City Education Office. The findings in the field indicate that all districts/cities receive funds from the APBN which are used to develop PAUD administration. Through the one village one PAUD program, the government hopes that village institutions will become one of the funders or organizers of paud in their respective villages. The government program which launched one village with one paud seems to be no longer difficult to implement because of the existence of village funds that can be allocated for the operational costs of the village paud itself. So that the achievement of the goals of early childhood education can be achieved properly and the quality of the village paud institution itself meets the eligibility requirements of a paud education institution. After the Banda Aceh city regulation, the development of village villages was quite developed compared to before the assistance of village funds. This can be seen from the results of research at Paud Sejahtera village Ilie Banda Aceh which was compared with Paud Mandiri Tk Aisyiyah Lhong Raya Banda Aceh. Although there are several types of equipment for games and education at Paud Sejahtera that have not met the eligibility standards, the quality of the students produced is not much different from those of the comparable TK graduates. Paud Sejahtera can be a model in terms of managing village funds for human resource development in terms of community education. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran mutu PAUD yang dikelola dengan didanai dana gampong dengan yang tidak didanai oleh dana gampong di kota banda aceh. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Sampel penelitiannya ada 2 sekolah yaitu PAUD Sejahtera (didanai dana gampong) dan TK Aisiyiyah (tidak didanai dana gampong). Wawancara dilakukan oleh peneliti antara lain kepada: (1) kepala sekolah PAUD desa dan kepala sekolah PAUD mandiri, (2) guru, (3) perangkat desa (kepala desa) (4) Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa semua kabupaten/ kota menerima dana y ang b er sumber dar i APBN yang digunakan untuk pengembangan penyelenggaraan PAUD. Melalui program satu desa satu PAUD pemerintah mengaharapkan lembaga desa menjadi salah satu pendana ataupun penyelenggaran paud di desa mereka masing – masing. Program pemerintah yang mencanangkan satu desa satu paud tampaknya tidak sulit lagi untuk diterapkan hal itu di sebabkan karena adanya dana desa yang bisa dialokasikan untuk biaya operasional paud desa itu sendiri. Sehingga pencapaian tujuan dari pendidikan anak usia dini bisa dicapai dengan baik dan mutu dari lembaga paud desa itu sendiri memenuhi syarat kelayakan dari sebuah lembaga pendidikan paud. Setelah adanya Perwal kota Banda Aceh perkembangan Paud gampong lumayan berkembang dibandingkan sebelum adanya bantuan dari dana desa. Ini bisa dilihat dari hasil penelitian di Paud Sejahtera gampong Ilie Banda Aceh yang dibandingkan dengan Paud Mandiri Tk Aisyiyah Lhong Raya Banda Aceh. Walaupun ada beberapa kelengkapan alat permaninan dan edukasi di Paud Sejahtera belum memenuhi standar kelayakan tapi mutu dari anak didik yang dihasilkan tidak jauh berbeda dengan lulusan Tk pembandingnya. Paud sejahtera bisa menjadi percontohan dalam hal pengelolaan dana gampong untuk pengembangan sumber daya manusia dalam hal pendidikan masyarakat. Kata Kunci: Mutu PAUD, Dana Gampong, PAUD Mandiri, Kelola, Didanai
KENDALA-KENDALA YANG DIHADAPI TUTOR PAUD DALAM MENYUSUN RENCANA PEMBELAJARAN DI KECAMATAN JANTHO ACEH BESAR Lina Amelia
Jurnal Visipena Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.339 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v3i1.56

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan di lapangan yang menunjukkan masih terkendalanya penyusunan rencana pembelajaran PAUD oleh tutor di Kecamatan Janto Aceh Besar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang kendala-kendala yang dihadapi tutor PAUD dalam menyusun rencana pembelajaran, khususnya di Kecamatan Jantodilihat dari segi: (1) acuan kurikulum PAUD, (2) pengembangan materi pembelajaran PAUD, (3) sistematika menyusun perencanaan PAUD. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Lembaga PAUD yang ada di daerah Kecamatan Janto Aceh Besar. Dan informan dari penelitian ini adalah tutor dari beberapa lembaga PAUD. Cara pengambilan datanya yaitu dengan teknik snowball sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara dan pengolahan data menggunakan teknik analisis data secara deskriptif dengan lebih menekankan pada interpretasi kualitatif dengan tujuan untuk mencapai pengertian dan untuk mendapatkan informasi yang lebih memadai dari informan. Berdasarkan temuan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam menyusun rencana pembelajaran di Kecamatan Janto yang dilihat dari segi: (1) acuan kurikulum PAUD, tutor terkendala pada acuan kurikulumnya yang belum baku dan pada pemahaman guru terhadap acuan kurikulum tersebut (2) Dalam pengembangan materi pembelajaran di PAUD, tutor terkendala pada masih rendahnya wawasan tutor, dalam memilih dan menentukan jenis kegiatan pembelajaran, memilih media dan sumber belajar, menentukan metode pembelajaran, pengelompokan anak sesuai umur, dalam memvariasikan jenis kegiatan dan pengaturan anak saat kegiatan berlangsung (3) Dalam sistematika menyusun perencanaan pembelajaran di PAUD, tutor terkendala pada keterbatasan wawasan dan pola pikir tutor dan format pembuatan rencana pembelajaran yang masih rancu bagi tutor. Untuk itu disarankan pada tutor untuk mau menambah wawasan dan mengubah pola pikirnya dalam menyusun rencana pembelajaran untuk anak agar pertumbuhan dan perkembangan anak tetap dapat difasilitasi dengan baik. Selain itu juga diharapkan adanya kerjasama HIMPAUDI, penilik PAUD kecamatan dan pihak dinas pendidikan yang berwenang di bidang PAUD untuk mencari jalan alternatif dalam mengatasi kebingungan tutor dalam menyusun rencana pembelajaran untuk anak.
Co-Authors Abda, Maulizahra Adelya, Rizka Adinda Selma Ainul Qanzi Arasy Al Salmi, Maryam Atira Zhalila Aulia Afridzal Ayu Marsella Ayu Safitri B, Deviazani Cut Ulya Umamah Deva Safta Juwita Dhiaul Wara Dina Liliani Eliana Erni Tryani Erni Tryani Fadhil, Naufal Faisal , Muhammad Faizatul Faridy Faizatul Nisa Farah Lathifah Fatiyyah, Asna Khoiril Fitri, Aida Fitriah Hayati Hanisah Hasdiana Hasdiana Heliati Fajriah, Heliati Helmawati Helmidar Hidayatun Nafisa Husna Husna Ichsan Ihsanti, Nura Imelza, Friska Indah Zaskia, Tina Ismail, Muthmainnah Jamaliah Hasballah Jamallah Hasballah Khairina Lindawati Lisa Ramadhani MAGHFIRAH Mahyana, Mahyana Maisarah, Siti Marchanda Mutia Damayanti Mardiana Marlida, Lusi Miftahul Fitria, Miftahul Milfayetti, Sri Millata Zamana Misriati Muhammad Faisal Muhammad Faisal Munafiah, Nida'aul Munawwarah Musdiani Musdiani Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Nasiva, Raudhatul Zahwa Nasrida Nika Sari Nisa, Faizatul Nur Khalisah Nura Ihsanti Nurita, Dian Nurul Hidayati Nurwanti, Khairiatul Poetri, Rameilia Putri Shafina Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma Danti Raihana, Syifa Rina Risnandar, Zuhra Rita Novita Rohendi, Aulia Rosita, Dara Safira, Rahma Santika, Nova Sapitri, Eliza Septia, Dara Shafina, Putri Shafira, Aulia Shalihah, R.A Marathun Shalihah, R.A Maratun Siti Aisyah Siti Aisyah Solly Aryza Sri Milfayetti Sri Ramadani Sri Wahyuni Swidia, Swidia Syaiful Suib, Mohammad Teuku Nailul Munadi Ulhanisa, Ririn Ulva Chairuna Ulvia, Rauzatul Umi Basyirah Waheda Putri Karisma Wifda, Sherina Wiwik Handayani Yolla, Yelniva Yunanda, Rizkia Zahra, Fania Zahwa Nasiva, Raudhatul Zuhaira M, Shafa