Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Kualitas Pelayanan Antenatal Care dengan Kepuasan Ibu Hamil di Puskesmas Pematang Kandis Kabupaten Merangin Ulina, Marta; Djago, Y. Ony; Rulia, Rulia; Nugroho, Taufan; Yuliaty, Farida
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 15 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v15i1.1005

Abstract

Antenatal care (ANC) services play an important role in maintaining maternal and fetal health. However, the quality of services in primary healthcare facilities is still not optimal, and dissatisfaction among pregnant women has been identified, particularly in aspects of communication, empathy, and waiting time. Data from the Kementerian Kesehatan Republik Indonesia indicate that ANC visit coverage has not yet reached the expected targets over the past three years (Ministry of Health, 2022–2024). A preliminary study conducted at Puskesmas Pematang Kandis, Merangin Regency, also revealed complaints from pregnant women regarding inadequate information and limited attention from healthcare providers.This study aims to analyze the relationship between the quality of antenatal care services and the satisfaction of pregnant women at Puskesmas Pematang Kandis, Merangin Regency, in 2024. This study employed a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. The population consisted of 328 pregnant women, with a sample of 77 respondents selected using purposive sampling, based on inclusion criteria of pregnant women who attended ANC visits and were willing to participate. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis (Chi-Square test). The results showed a significant relationship between service quality dimensions, including tangibles (p=0.016), responsiveness (p=0.001), reliability (p=0.031), empathy (p=0.005), and assurance (p=0.003), and the satisfaction of pregnant women. In conclusion, the quality of antenatal care services is significantly associated with the satisfaction of pregnant women. It is recommended that Puskesmas Pematang Kandis improve service quality through effective communication training, enhancement of healthcare providers’ empathy, and improvement of service systems to reduce waiting time
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Rekam Medis Elektronik terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Bina Lauringga Andora; Kosasih, Kosasih; Syahidin, Rukhiyat; Yuliaty, Farida; Paramarta, Vip; Nugroho, Taufan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56207

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) terhadap kepuasan pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Mitra Husada Kuningan Jawa Barat. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya peningkatan mutu pelayanan dan transformasi digital dalam sistem pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pengalaman pasien. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif verifikatif. Sampel berjumlah 106 pasien yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan penggunaan RME berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien (p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 54% terhadap variasi kepuasan pasien. Penggunaan RME menunjukkan kontribusi pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kualitas pelayanan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kualitas pelayanan dan sistem informasi kesehatan efektif menjadi faktor strategis peningkatan kepuasan pasien.
Analisis Kualitas Pelayanan dan Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan Pasien Frida, Nurjamali Desy Mulia; Kosasih, Kosasih; Asnar, Etty Sofia Mariati; Nugroho, Taufan; Yuliaty, Farida; Paramarta, Vip
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56385

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit, khususnya pada pelayanan rawat jalan kebidanan dan kandungan yang memiliki intensitas interaksi tinggi antara pasien dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan iklim organisasi terhadap kepuasan pasien di Poli Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Harapan Jayakarta Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei analitik. Sampel penelitian terdiri dari 93 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, sedangkan iklim organisasi tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun demikian, kualitas pelayanan dan iklim organisasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kepuasan pasien dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kepuasan pasien terutama ditentukan oleh kualitas pelayanan yang dirasakan secara langsung, dengan iklim organisasi berperan sebagai faktor pendukung internal dalam menjaga keberlanjutan mutu pelayanan keperawatan dan kebidanan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pasien di Klinik Azizah Medika Bandar Lampung Tamara, Tania; Paramarta, Vip; Nugroho, Taufan; Sofia, Etty; Kosasih, Kosasih
Jurnal Simki Economic Vol 9 No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v9i2.1595

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan, khususnya pada pelayanan rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran reliability, responsiveness, assurance, tangible, empathy, dan kepuasan pasien rawat jalan serta menganalisis pengaruh masing-masing dimensi kualitas pelayanan dan pengaruhnya secara simultan terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Klinik Azizah Medika Bandar Lampung.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan di Klinik Azizah Medika Bandar Lampung. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Pearson, serta analisis multivariat dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai kualitas pelayanan berada pada kategori baik, serta tingkat kepuasan pasien rawat jalan juga tergolong baik. Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang positif antara masing-masing dimensi kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien. Secara simultan kelima dimensi kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien rawat jalan. Kesimpulan penelitian ini adalah kualitas pelayanan yang meliputi reliability, responsiveness, assurance, tangible dan empathy memiliki pengaruh terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Klinik Azizah Medika Bandar Lampung. Peningkatan mutu pelayanan pada seluruh dimensi tersebut perlu terus dilakukan guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien.
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Aktual Penggunaan Rekam Medik Elektronik (RME) oleh Petugas Kesehatan dalam Aspek Pelayanan Berpusat pada Pasien: Studi Berdasarkan Theory of Planned Behavior (TPB) dan Technology Acceptance Model (TAM) Wiryanatha, Made Arya; Sidqi, Abdul Gani; Malik, Rahadian; Nugroho, Taufan; Yulianty, Farida
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5659

Abstract

Meskipun pelaksanaan RME telah diterapkan di hampir seluruh rumah sakit, masih sedikit yang mengevaluasi dampak langsung penerapan RME. Terbatasnya penelitian yang menghubungkan TPB dan TAM dalam konteks penggunaan teknologi yang penerapan diwajibkan (mandatory) oleh regulasi, menjadi perhatian penting karena sebagian besar penelitian sebelumnya berfokus pada kondisi pengguna memiliki pilihan untuk menggunakan atau tidak menggunakan teknologi tersebut. Penelitian ini menerapkan pendekatan analisis kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penyebaran kuisioner pada sampel yang dipilih dengan teknik simple random sampling pada tenaga kesehatan yang bertugas di RSIA Puri Bunda Singaraja. Analisis penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3 untuk melihat pengaruh antar variabel meliputi persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, niat penggunaan dan perilaku actual. Pada penelitian ini ditemukan bahwa tidak semua determinan psikologis dalam model TPB dan TAM memiliki pengaruh yang signifikan dalam konteks sistem informasi kesehatan yang bersifat mandatory. Persepsi kontrol perilaku muncul sebagai determinan utama niat penggunaan, sementara konstruk lainnya tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.
Efektivitas Terapi Musik Yoga Nidra dalam Mengurangi Sindrom Burnout di Kalangan Perawat Unit Gawat Darurat: Studi Pra-Eksperimental Agustina, Heny; Kadarisman, Sumeidi; Nugroho, Taufan; Kosasih, Kosasih; Asnar, Etty Sofia Mariati; Yuliaty, Farida
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 2 (2026): April 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i2.2593

Abstract

Di era revolusi industri 4.0, rumah sakit menghadapi tuntutan layanan beragam di mana perawat IGD sering mengalami sindrom burnout akibat interaksi intens dengan pasien, dan terapi musik Yoga Nidra menjadi salah satu pengendalian emosi yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi sindrom burnout pada perawat IGD RS Mitra Plumbon Cirebon serta pengaruh terapi musik Yoga Nidra terhadap kelelahan emosional, depersonalisasi, penurunan prestasi diri, dan burnout secara keseluruhan. Metode yang digunakan adalah pre eksperimental one group pre-post test design. Pengumpulan data dari sampel yang digunakan sebanyak 80 orang melalui observasi dan kuesioner, serta analisis meliputi bivariat paired t-test, dan efektivitas N-Gain. Hasil menunjukkan perawat mengalami burnout tinggi sebelum intervensi, sedangkan pasca-terapi berada pada kategori sedang, selain itu terapi berpengaruh signifikan terhadap kelelahan emosional, depersonalisasi, penurunan prestasi diri dan burnout keseluruhan dengan nilai signifikansi <0,05. Serta mampu menurunkan sindrom burnout pada perawat IGD 73,8%.
Faktor Determinan Kinerja Paramedis: Peran Perilaku Organisasi dan Budaya Kerja di Klinik Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia Arimas, Ni Wayan Eka; Kosasih, Kosasih; Rahmiyati, Ayu Laili; Nugroho, Taufan; Paramarta, Vip; Yuliaty, Farida
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 2 (2026): April 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i2.2597

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aset strategis utama dalam organisasi pelayanan kesehatan primer, khususnya peran perilaku organisasi dan budaya kerja sebagai faktor determinan kinerja paramedis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan budaya kerja terhadap kinerja paramedis di Klinik Pratama Pegadaian Permata Denpasar. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional yang dilakukan pada Januari 2026. Sampel terdiri dari 47 paramedis dipilih melalui teknik random sampling dengan rumus Slovin (5%). Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi, variabel diukur dengan skala Likert, memastikan reliabilitas instrumen. dengan analisis regresi linier berganda melalui uji t parsial untuk pengaruh individual dan uji F simultan untuk pengaruh gabungan. Hasil menunjukkan OCB dan budaya kerja berpengaruh positif signifikan secara parsial maupun simultan dengan nilai p<0,0. OCB dan budaya mampu menjelaskan 28,5% variasi kerja paramedis.