Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Weton Divination in Javanese Marriage: An Archetypal Study in Ngadiluwih, Kediri Dinso, Junio Boy Smara; Waryanti, Endang; Muarifin, Moch.
Asa Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2025): February-July 2025
Publisher : CV. Srikandi Kreatif Nusantara in collaboration with Institut Teknologi Mojosari Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63709/ajppp.v2i1.6

Abstract

This study explores the cultural role of weton, a traditional Javanese calendrical system, in determining auspicious marriage dates in Ngadiluwih, Kediri. Using a Jungian archetypal framework and qualitative descriptive methods, data were collected through interviews with two adat leaders and observations of local wedding rituals. The findings reveal that favorable weton pairings such as Sunday Legi and Friday Wage embody archetypes of harmony (tentrem), affection (jodo), and social cohesion (rukun). In contrast, combinations like Tuesday Kliwon and Wednesday Wage reflect shadow archetypes associated with conflict (pegat), hardship (mlarat), and emotional distress (sengsara). These patterns function as cultural symbols rooted in the collective unconscious, guiding moral and practical choices in marriage. The study highlights weton as a living symbolic system and proposes its integration into cultural education and heritage preservation programs.
Keterampilan Menulis Teks Anekdot terhadap Siswa SMAN 1 Mojo Kediri Kelas X Menggunakan Media Scrapbook Kharunisa, Jesyka Rizki; Pitoyo, Andri; Muarifin, Moch.
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6169

Abstract

Urgensi dalam Penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan siswa kelas X SMAN Mojo 1 Kediri dalam menulis teks anekdot menggunakan media scrapbook, selain itu terdapat masalah yang ditemukan yaitu kurangnya keterampilan siswa dalam menulis, kurangnya keterampilan guru dalam memilih bahan ajar dan media pembelajaran yang masih menggunakan cara tradisional dalam mengajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis teks anekdot sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran scrapbook serta ada atau tidaknya pengaruh media pembelajaran tersebut terhadap siswa kelas X SMAN Mojo 1 Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian jenis  kuantitatif dengan menggunakan statistika deskriptif, reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis. Instrumen penelitian yaitu pre-test dan post-test. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu berupa sampel berjumlah 75 orang yang diambil menggunakan random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistic deskriptif dan inferensial (uji t).  Hasil penelitian ini yaitu : Hasil pretest menunjukkan keterampilan menulis teks anekdot dengan kriteria kurang dan kriteria cukup, hasil posttest menunjukkan kriteria baik dan sangat baik. Penggunaan media pembelajaran scrapbook dalam penelitian ini terbukti efektif meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 1 Mojo Kediri. Kesimpulan penelitian ini yaitu kelas X SMAN 1 Mojo Kediri terdapat pengaruh dari diberikannya perlakuan. Karena berdasarkan hitungan statistik, yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan setelah diberikannya perlakuan dengan media pembelajaran scrapbook mengalami perubahan yang signifikan. Implikasi penelitian ini diharapkan Siswa dan Guru aktif menggunakan media scrapbook untuk meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot.
Analysis of Phonological Errors in Outdoor Media in Kediri Regency Hesti Istikomah; Sujarwoko; Moch. Muarifin
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v7i2.9289

Abstract

The purpose of this study is to describe the analysis of language errors in outdoor media such as shop signs, billboards, banners found in Kediri Regency. This study uses a qualitative descriptive research method with three stages of the pre-research process, namely (1) preparation stage, (2) implementation stage, (3) completion stage. Forms of language errors were found with 59 data on writing errors, 7 data on punctuation errors, 6 data on letter usage errors, a total of 72 data. Then language errors were found in the type of shop signboard media 43 data, billboards 15 data, pamphlets 14 data. From all of the data, the results of the study were dominated by the most errors found in the type of shop signboard media and the most dominant form of language errors found was writing error data. From the data findings, it turns out that awareness to be able to refer to good and correct writing is still lacking. Keywords: Language,language errors, outdoor media  
Sanggar Kreatif Kuda Lumping: Pemberdayaan Karang Taruna Desa Karangrejo Menuju Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Lokal Lailiyah, Nur; Muarifin, Moch.; Pitoyo, Andri; Waryanti, Endang; Septiani, Devi Rahma; Apriliani, Nuriya Lutfi
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 6 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v6i3.2629

Abstract

Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Karang Taruna dalam memasarkan produk secara mandiri melalui platform digital dengan memanfaatkan kesenian kuda lumping sebagai basis pengembangan ekonomi kreatif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi: (1) sosialisasi dan pelatihan pengembangan produk kreatif berbasis kuda lumping, (2) pelatihan manajemen usaha mikro dan kewirausahaan, (3) pelatihan digital marketing dan penggunaan platform e-commerce, serta (4) pendampingan berkelanjutan dalam proses produksi dan pemasaran. Target luaran kegiatan adalah terbentuknya Sanggar Kreatif Kuda Lumping sebagai wadah produksi dan pemasaran, terciptanya minimal 2 jenis produk kreatif berbasis kuda lumping dan beroperasinya akun media sosial dan toko online yang dikelola secara mandiri oleh Karang Taruna. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kewirausahaan peserta. Rata-rata skor pre-test adalah 48,5 (dari skala 100), sedangkan rata-rata skor post-test meningkat menjadi 76,8, menunjukkan peningkatan sebesar 58,4%. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda desa, melestarikan budaya lokal melalui inovasi produk kreatif, serta membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Karangrejo. Dengan penguasaan pemasaran digital, Karang Taruna akan mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal secara mandiri dan berkelanjutan.
The Effect Of The Jigsaw Type Cooperative Learning Model On The Writing Skills Of Grade X Students at SMA Negeri 4 Kediri In Negotiation Text Material For The 2024/2025 Academic Year Salimatul Ummah, Nur; Muarifin, Moch; Pitoyo, Andri
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 7 No. 2 (2025): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v7i2.7242

Abstract

This study aims to determine the effect of the Jigsaw learning model on the negotiation text writing skills of tenth-grade students at SMA Negeri 4 Kediri in the 2024/2025 academic year. The research uses a quantitative approach with a quasi-experimental design. The subjects consisted of two classes: a control class that did not use the Jigsaw model and an experimental class that applied the Jigsaw model. The instrument used was a negotiation text writing test. The results showed a clear difference in negotiation writing skills between students who learned using the Jigsaw model and those who did not. The average score in the control class was 70.16, while the experimental class scored 79.44. The hypothesis test produced a significance value of 0.001 (< 0.05), indicating that the Jigsaw model had a positive and significant effect on students’ negotiation text writing skills. These findings confirm that the Jigsaw model is an effective strategy for improving students’ writing abilities.
Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme dalam Kolom Komentar Pada Akun Instagram @Najwashihab: Kajian Pragmatik Huda, Mohamad Fatkul; Lailiyah, Nur; Muarifin, Moch.
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v3i2.6285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi penggunaan gaya bahasa sarkasme warganet pada kolom komentar akun Instagram @najwashihab. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian berfokus pada ungkapan komentar warganet berupa kata, frasa, klausa, maupun kalimat kompleks yang mengandung gaya bahasa sarkastik yang diunggah oleh pengikut akun Instagram @najwashihab. Metode yang dilakukan dengan proses pengumpulan data berupa metode simak. Teknik penyimakan dilakukan dengan cara melakukan tangkap layar (screenshot) setiap komentar yang dipandang masuk ke dalam bentuk dan fungsi gaya bahasa sarkasme. Selanjutnya, peneliti melakukan pencatatan terhadap setiap data yang telah dihasilkan. Pencatatan tersebut berfokus pada gaya bahasa sarkasme. Hasil penelitian menunjukkan bentuk gaya bahasa sarkasme meliputi sarkasme proposional, sarkasme leksikal, sarkasme like prefixed atau awalan, dan sarkasme ikolusi. Fugsi gaya bahasa sarkasme meliputi fungsi penolakan, larangan, informasi, penegasan, pendapat, perintah, pertanyaan, perbandingan, persamaan, dan penyampaian sapaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumbangan ilmu pengetahuan khususnya pengguanaan gaya bahasa sarkasme dalam media sosial dan kajian pragmatik.
Sosialisasi cerita panji sebagai materi cerita rakyat di SMP Kota Kediri Encil Puspitoningrum; Moch. Muarifin; Endang Waryanti; Sherly Nur Azizah; Alfika Fatkhiyatul Ilma
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29255

Abstract

Abstrak Cerita Panji, sebagai bagian dari kearifan lokal Kediri, memiliki nilai historis dan moral yang penting untuk dilestarikan. Namun, kurangnya pengetahuan siswa SMP Kota Kediri tentang cerita Panji mendorong perlunya upaya sosialisasi dan integrasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pengabdian ini menguraikan kegiatan pengabdian yang berfokus pada sosialisasi cerita Panji kepada guru-guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Kediri.  Kegiatan ini dilakukan pada  Selasa, 17 Desember 2024, bertempat di SMP Plus Rahmat Kota Kediri, dengan peserta berjumlah 50 orang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan tahapan yang meliputi persiapan, sosialisasi, diskusi, evaluasi, dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu mengintegrasikan cerita Panji secara inovatif dalam pembelajaran, meningkatkan keterampilan literasi siswa sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal. Meski menghadapi tantangan waktu yang terbatas, kegiatan ini membuka peluang besar untuk pelestarian budaya lokal melalui pendidikan sastra yang kreatif dan relevan. Dengan demikian, sosialisasi cerita Panji tidak hanya memperkaya pembelajaran Bahasa Indonesia, tetapi juga memperkuat identitas budaya generasi muda. Kata kunci: cerita panji; cerita rakyat; pembelajaran sastra; sosialisasi Abstract Panji stories, as part of Kediri local wisdom, have historical and moral values that are important to preserve. However, the lack of knowledge of Kediri City junior high school students about Panji stories encourages the need for socialization and integration efforts in Indonesian language learning. This service outlines a service activity that focuses on the socialization of Panji stories to teachers who are members of the Kediri City Junior High School Indonesian Language MGMP.  This activity was carried out on Tuesday, December 17, 2024, at SMP Plus Rahmat Kediri City, with 50 participants. This research uses descriptive qualitative methods, with stages including preparation, socialization, discussion, evaluation, and monitoring. The results of the activity showed that teachers were able to integrate Panji stories innovatively in learning, improving students' literacy skills while introducing local cultural values. Despite the challenges of limited time, this activity opens up great opportunities for the preservation of local culture through creative and relevant literary education. Thus, the socialization of Panji stories not only enriches Indonesian language learning, but also strengthens the cultural identity of the younger generation. Keywords: panji story; folklore; literature learning; socialization
Tindak Tutur Ilokusi dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho Faizah, Filla Aulia Nur; Muarifin, Moch; Lailiyah, Nur
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v5i2.55254

Abstract

The illocutionary speaking performances in Muhadkly Acho's film Agak Laen are the focus of this research. This research intends to describe the film's illocutionary speech actions and the roles they play. The data was gathered using a qualitative descriptive technique, with characters' talks being systematically observed and transcribed. The analysis was conducted based on the theories put forward by Searle (1979) and Leech (2015), respectively, for the classification of illocutionary act forms and functions. The five types of data were as follows: assertive (56 points), directive (34 points), commissive (3), expressive (11 points), and declaration (1). Together, the four functions of competitiveness (14 points), pleasantry (17 points), collaboration (18 points), and conflictive (3) yielded 52 data points. Out of all the forms, the directive one was the most common, with 24 data points belonging to the commanding sub-type; the stating sub-type, with 15 points, represented the collaborative function. All of this points to the fact that there is a wide range of intended meanings conveyed via character speech in Agak Laen. Abstrak Riset ini berfokus pada tindak tutur ilokusi dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Riset ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ilokusi film dan peran yang dimainkannya. Data dikumpulkan memakai teknik deskriptif kualitatif, serta menggunakan teknik pengumpulan simak catat dengan percakapan karakter diamati dan ditranskripsikan secara sistematis. Analisis dilaksanakan berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Searle (1979) dan Leech (2015), masing-masing, untuk klasifikasi bentuk dan fungsi aksi ilokusi. Lima jenis data tersebut adalah sebagai berikut: asertif (56 poin), direktif (34 poin), komisif (3), ekspresif (11 poin), dan deklarasi (1). Bersama-sama, empat fungsi yaitu daya saing (14 poin), keramahan (17 poin), kolaborasi (18 poin), dan konfliktif (3) menghasilkan 52 poin data. Dari semua bentuk tersebut, bentuk direktif adalah yang paling umum, dengan 24 poin data termasuk dalam subtipe memerintah; Subtipe pernyataan, dengan 15 poin, mewakili fungsi kolaboratif. Semua ini menunjukkan bahwa ada beragam makna yang dimaksudkan yang disampaikan melalui ucapan karakter di Agak Laen.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MENULIS CERITA PANJI DENGAN STRATEGI METAKOGNITIF SMP KELAS VII Moch. Muarifin; Endang Waryanti; Encil Puspitoningrum; Sherly Nur Azizah; Alfika Fatkhiyatul Ilma
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 6 Number 1 February 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v6i1.69264

Abstract

This study aims to develop a teaching module for writing Panji stories based on metacognitive strategies for junior high school students in grade VII. This module is designed to improve students' creative writing skills while introducing local cultural values through Panji stories. The research used the Research and Development (R&D) method with four stages of development, namely define, design, develop and disseminate. The data collection technique in this study involved three steps, namely observation, interview, and validation questionnaire. While the data analysis technique in this research is quantitative descriptive. The results showed that the developed module was valid and relevant to the curriculum. Feedback from teachers and students indicated that the module helped students in understanding the story structure, developing characters, and conveying moral messages. The metacognitive strategy approach applied enabled students to plan, monitor, and evaluate the writing process. In addition, this module supports the development of 21st century skills, such as critical thinking, creativity, and collaboration, as well as utilizing information technology in learning.