Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALYSIS OF VEGETATION STRUCTURE IN THE MANGROVE ECOSYSTEM OF PENGARENGAN, PANGENAN, CIREBON REGENCY Lutfianti Mutmainah, Annisa; Arief, Mochamad Candra Wirawan; Lewaru, Muhammad Wahyudin; Sunarto, Sunarto; Arifin, Intan Khairunissa; Yasmin, Putri Auliya
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 5 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i5.1872

Abstract

Mangrove ecosystems play an important role in maintaining coastal biological balance, protecting land from erosion, providing habitats for various biota, and functioning as effective carbon sinks. Indonesia has the largest mangrove area in the world, covering approximately 3.3 million hectares, but this ecosystem continues to experience degradation due to land conversion, with a rate of destruction reaching 530,000 hectares per year. This degradation reduces the ecological and economic functions of mangroves, necessitating vegetation structure analysis to assess the condition of the ecosystem. This study aims to analyze the vegetation structure of mangroves in Pengarengan Village, Pangenan District, Cirebon Regency, which is one of the oldest mangrove areas in Cirebon. Data collection was carried out at three stations using the Transect Line Plot method with plot sizes of 10×10 m² for trees, 5×5 m² for stakes, and 1×1 m² for seedlings. The parameters observed included density, frequency, and dominance, which were then used to calculate the Importance Value Index (IVI). The results showed that the mangrove vegetation at the study site was dominated by the species Rhizophora mucronata and Avicennia marina. The density of tree-level vegetation was classified as moderate to dense, with the highest density found at Station II (2,433 ind/ha) and the lowest density found at Station I (1,200 ind/ha). The INP value reached 300% for each species at all stations at the tree and stump levels, indicating the dominance of one species at each station
Growth and Mortality Models of Mozambique Tilapia (Oreochromis mossambicus; Peters, 1852) Wildly Enter Inside the Fish Farming Ponds in Tarakan City, North Kalimantan Salim, Gazali; Mujiyanto, Mujiyanto; Sugianti, Yayuk; Suryanti, Suryanti; Zahidah, Zahidah; Nawir, Daud; Hartinah, Sitti; Nurjanah, Nurjanah; Dewi, Rose; Iranda, Rama; Arief, Mochamad Candra Wirawan; Putri, Masayu Rahmia Anwar; Rahman, Abdur; Indarjo, Agus; Ransangan, Julian; San Jose, Ariel E; Rozi, Rozi
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v16i2.55472

Abstract

Graphical Abstract Highlight Research The results of this research showed that allometric growth in males and females had negative allometric growth characteristics. The growth condition index in male and female fish is dominated by thin and fat body shapes.The maximum length growth (L∞) and growth speed of males is higher than that of females. Total mortality and fishing mortality for males is higher than for females, but natural mortality for females is higher than for males. The exploitation rate of males and females is in the Under-exploitation category because the E value is <0.5. Abstract Exploring the length-weight relationship of fish and characterising growth parameters is essential in fisheries as they offer fundamental biology and population dynamics data to establish good management strategies for fisheries resources. This study examines the growth and mortality patterns of Oreochromis mossambicus. Data was collected between September and December 2022 using quantitative descriptive survey sampling. The study involved 20 repeats and deliberate random sampling of 30-50 fish per sample, emphasising total length, weight, and sex parameters. Based on 726 samples of O. mossambicus (352 fish identified as male and 374 fish identified as female). The growth model study revealed the typical negative allometric growth for both sexes (male and female). Male individuals attained a length of 33.449 cm after 37 days has a growth trend ± 0.3265 year-1, and females reached 21.150 cm in 34 days with a growth rate around 0.3135 year-1, as per the von Bertalanffy growth model. There were complex mortality patterns, with males contributing to most total deaths. This study emphasises the complex biology of tilapia and its untapped potential in the aquaculture pond system ecology in Tarakan.
Produktivitas Primer Sungai Cikeruh Berdasarkan Sebaran Klorofil-a Amrulloh, Humam Shidiq`; Herawati, Heti; Arief, Mochamad Candra Wirawan; Zahidah, Zahidah
Akuatika Indonesia Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v10i2.64368

Abstract

Sungai Cikeruh merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang melintasi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang, yang berada di kawasan tingginya padat penduduk, sehingga mengalami pencemaran pada perairan. Tercemarnya Sungai Cikeruh diakibatkan oleh masukan beban cemaran dari aktivitas antropogenik seperti limbah domestik, pertanian, dan industri yang memberikan suplai bahan anorganik atau unsur hara seperti nitrat dan fosfat. Ketersediaan unsur hara dapat diindikasikan oleh nilai produktivitas primer berdasarkan sebaran klorofil-a. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan produktivitas primer serta faktor lingkungan yang mempengaruhi sebaran dan konsentrasi klorofil-a di Sungai Cikeruh. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 – Januari 2025, dengan metode survei dan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang dilakukan di lima titik stasiun dengan 4 kali ulangan. Hasil dari pengujian kualitas air terdapat parameter yang tidak memenuhi baku mutu kualitas air berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 yakni BOD dan DO. Nilai rata-rata BOD tidak memenuhi kelas 2 maupun kelas 3 pada setiap stasiunnya, sedangkan nilai rata-rata DO pada Stasiun 2 dan 4 tidak memenuhi baku mutu kelas 2  dan pada Stasiun 5 tidak memenuhi baku mutu kelas 3. Nilai konsentrasi klorofil-a di dapatkan nilai rata-rata 0,135-0,613 mg/L, berdasarkan uji statistik One-way anova konsentrasi klorofil-a didapatkan nilai p-value 0,086 > taraf signifikansi, yang diartikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada setiap stasiunnya, hal ini dikarenakan perairan Sungai Cikeruh tergolong pada perairan oligotrofik melalui perhitungan produktivitas primer yang didapatkan yakni nilai rata-rata 15,998 – 40,300 mgC/m3/hari, hal ini menandakan bahwa unsur hara dan produktivitas pada Sungai Cikeruh tergolong rendah.
DISTRIBUSI KAWASAN MANGROVE DI PULAU POTO KABUPATEN BINTAN MELALUI PENGINDERAAN JAUH Mochamad Candra Wirawan Arief; Iwang Gumilar; Zahidah; Heti Herawati; Perdana Putra Kelana; Sri Een Hartatik
Bioma Vol. 19 No. 2 (2023): Bioma
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Bioma19(2).4

Abstract

Mangrove is a unique vegetation type growing along the coastline and estuarine in tropical and subtropical countries. Mangroves in Indonesia are distributed in all major islands and small islands from Aceh on westside stretched to Papua on the east. This study is to monitor the mangrove area in Poto island a small island part of Kabupaten Bintan, Province of Riau Kepulauan. The difference in spatial resolution of remote sensing data Sentinel 2A and Pleiades were used to classify the land use including the mangrove area. The supervised classification by maximum likelihood classification showed the high-resolution image using Pleiades has higher accuracy for mangroves 81.99% and overall accuracy 90% (kappa 0.86) compared to Sentinel 2A for mangrove 72,34% and overall accuracy 80% (kappa 0.73). The mangrove area approximately 257 ha is strip-lining along the coastline with the largest mangrove area located on the southside of the island. Further research is to identify the mangroves’ formation and the serial condition of mangroves on the different times.
Teknik Budidaya Pakan Alami untuk Mendukung Budidaya Perikanan dan Ketahanan Pangan di Desa Sukamenak, Kecamatan Darmaraja Herawati, Heti; Zahidah, Zahidah; Arief, Candra Wirawan
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.67182

Abstract

Desa Sukamenak di Kecamatan Darmaraja , Kabupaten Sumedang, merupakan salah satu desa yang terdampak oleh pembangunan Waduk Jatigede. Masyarakat yang berada di wilayah des a ini diharuskan untuk mengubah mata pencaharian dari sektor pertanian ke sektor perikanan akibat perubahan landscape di wilayah sekitar akibat penggenangan waduk. Perubahan rona lingkungan ini berdampak tidak hanya pada kondisi sosial dan budaya masyarakat sekitar, tetapi juga mempengaruhi aktivitas ekonomi di wilayah terdampak. Budidaya perikanan air tawar merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan oleh masyarakat di Desa Darmaraja untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal sekaligus membangun perekonomian wilayah. Namun, terdapat beberapa kendala dalam pengoperasian kegiatan ini, salah satunya adalah dari ketersediaan pakan. Pakan komersil untuk kegiatan budidaya ikan tergolong mahal dan beberapa dapat mencemarilingkungan waduk dan sekitarnya karena dapat menghasilkan residu pakan. Sebagai alternatif, pakan alami baik yang berasal dari hewan maupun tumbuhan dapat menjadi solusi dari permasalahan ini. Oleh karena itu, penyuluhan mengenai budidaya pakan alami ini penting untuk dilakukan demi mendukung terwujudnya ketahanan pangan di wilayah Desa Sukamenak. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan oleh Departemen Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. 
Spatial Distribution Of Microplastics In Sediments Of The Karangsong Mangrove Ecotourism Area, Indramayu Fitriani; Zahidah Hasan; Roffi Grandiosa; Mochamad Candra Wirawan Arief
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 6 (2026): IJHET MARCH 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i6.587

Abstract

Karangsong Mangrove Ecotourism Area is an area in Indramayu Regency that has various activities such as tourism, fishing and anthropogenic. These activities produce waste such as plastic which is then fragmented into small particles (microplastics). This research aims to determine the distribution and abundance of microplastics caused by different activities around the Karangsong Indramayu Mangrove Ecotourism area. The environmental factors used in this research are temperature and pH taken in situ and current data obtained from the Copernicus marine. Sediment samples were taken using a piston core once a week for one month. Furthermore, laboratory tests were carried out to see the abundance and characteristics of microplastics. The data that has been obtained is then tested with oneway ANOVA with a significance level of 5%. The highest abundance of microplastics was found at Station 3 (Beach) with a concentration of 15.87 ± 1.05 particles/g and the lowest abundance was identified at Station 1 (Ecotourism Area) with a concentration of 1.25 ± 0.04 particles/g. The dominating characteristics at each station are the types of Fragments and Films, yellow and transparent colors, and microplastics <1mm in size.
Pendugaan Stok Karbon Pada Kawasan Rehabilitasi Mangrove, Karangsong Indramayu Azma&#039;ul Fathan Al Haq Gunawan; Rita Rostika; Iskandar Iskandar; Mochamad Candra Wirawan Arief
Journal of Marine Research Vol 14, No 3 (2025): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v14i3.47655

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kontribusi rehabilitasi mangrove terhadap peningkatan stok karbon di Kawasan Ekowisata Mangrove Karangsong, Kabupaten Indramayu. Rehabilitasi mangrove dianggap penting dalam usaha mitigasi perubahan iklim karena kemampuannya dalam menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Tujuan penelitian ini mengetahui potensi stok karbon yang dihasilkan dari proses rehabilitasi mangrove dikawasan ini. Penelitian menggunakan metode survey dengan plot penelitian berukuran 10x10 m secara stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rehabilitasi mangrove secara signifikan meningkatkan stok karbon di area tersebut. Stasiun 1 mencatat stok karbon tertinggi dengan total 303,53 ton/ha, sementara Stasiun 3 memiliki stok karbon terendah dengan 138,96 ton/ha. Hasil ini menegaskan bahwa rehabilitasi mangrove tidak hanya berperan dalam konservasi ekosistem, tetapi juga sebagai strategi mitigasi perubahan iklim yang efektif melalui peningkatan penyerapan karbon. 
Co-Authors Abdur Rahman Agus Indarjo Aiman Ibrahim Akemi Itaya Amrulloh, Humam Shidiq` Angellica, Maria Stevanie Arifin, Intan Khairunissa Asep Sahidin Asep Sahidin Azma&#039;ul Fathan Al Haq Gunawan Chitra Octavina Chuzaimah, Syakirah Dhimas Wiharyanto Faddilah, Thallita Nasywa Faqih Baihaqi Firdaus, Nur Aini Azhar Fitri Awaliyah Fitriani Fortuna, Friyona Dewi Gazali Salim Hartatik, Sri Een Herman Hamdani Heti Herawati Heti Herawati heti herawati Heti Herawati Heti Herawati Heti Herawati Iis Rostini Ilman, Muhamad Ine Maulina Iranda, Rama Irwan Ary Dharmawan Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Isni Nurruhwati Iwang Gumilar Izza Mahdiana Apriliani Jelita, Rikha Lantun Paradhita Dewanti Lestari, Indri Lutfianti Mutmainah, Annisa M. Suhaemi Syawal Manuel, David Reivaldo Masayu Rahmia Anwar Putri, Masayu Rahmia Anwar Melati Taufanputri Mochamad Rudyansyah Ismail Muhammad Wahyudin Lewaru Mujiyanto Mujiyanto N. Nurjanah Nawir, Daud Nugraha, R. Raffly Yogaswara Perdana Putra Kelana Putra, Daffa Manggala Ransangan, Julian Rita Rostika Roffi Grandiosa Rose Dewi Rozi Rozi, Rozi Rusky Intan Pratama San Jose, Ariel E Sewiko, Roni Sijabat, Krisna Ramita Sitti Hartinah DS Sri Een Hartatik Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Surahmat, Reanita Juhaeriah Suryanti Taufanputri, Melati Titin Herawati Ujang Subhan Wahyu Hidayat Widyasthana, Ferdiansyah Naufal Wijdanisa, Rahma Yasmin, Putri Auliya Yayuk Sugianti Yeni Mulyani Yuli Andriani Zahidah Zahidah Hasan Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah, Zahidah