Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Koordinasi Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas dalam Penanggulangan Kemacetan Kota Makassar Rijal Rijal
Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/mp.3.1.2019.47-56

Abstract

Traffic congestion is caused by an imbalance between the number of vehicles and the number of existing roads. Based on Makassar City Samsat data, the number of vehicles in 2016 reached 1,128,809 units. From 2017 to October 2018 the vehicle reaches 1,563,608 units. The aim of the study was to find out work arrangements, synchronization of activities, manifestation of mutual interests, and shared goals carried out by the Department of Transportation and Traffic Units in managing congestion in Makassar City. This study uses a qualitative descriptive method with a type of case study research. Data collection techniques are obtained through observations, interviews, literature studies and documentation. The results of the study found that the process of coordination of the Office of Transportation and Satua Traffic included; the arrangements used have implemented Area Traffic Control System (ATCS) technology, synchronization has been effective, this joint interest has been running with meetings or meetings conducted between two parties even though the implementation is still not maximal, because meetings are held only 1 to 2 times meeting. Likewise, the cooperation of the Makassar City Satlantas and Dishub is still not maximal in carrying out its duties in overcoming congestion.
Kualitas Pelayanan Pembuatan Paspor pada Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi Biak Sukmawati Sukmawati; Rijal Rijal; Hermanu Iriawan
Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/mp.4.1.2020.37-46

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya tingkat kualitas pelayanan yang diberikan oleh pegawai dan kurangnya kesadaran pemohon untuk mempersiapkan berkas yang menjadi persyaratan untuk melakukan suatu urusan pelayanan pembuatan paspor pada Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi Biak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, memahami, mengkaji dan mendeskripsikan hasil temuan peneliti terkait kualitas pelayanan pembuatan paspor pada Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi Biak dengan menggunakan 5 indikator kualitas pelayanan yakni bukti langsung (tangibel), daya tanggap (responsiviness), keandalan (realibility), jaminan (assurance), serta perhatian (emphaty). Adapun metode yang dipakai adalah metode pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Jenis data dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Lokasi penelitian di Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi Biak Kabupaten Biak Numfor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pembuatan paspor yang diberikan kepada para pemohon belum tercapai dengan baik dan maksimal dilihat dari aspek keandalan (reliability) dimana sistem atau jaringan pada sangat pembuatan paspor masih sering terhambat/gangguan dan harus menunggu sampai bisa digunakan kembali.Dilihat dari aspek lain seperti bukti langsung (tangible), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance) dan perhatian (emphaty) yang sudah tercapai secara maksimal pada saat proses pembuatan paspor.
REFORMASI BIROKRASI DALAM PELAYANAN PUBLIK (Studi Kasus UPTB Samsat Kabupaten Biak Numfor) Hermanu Iriawan; Rijal Rijal
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v5i2.2290

Abstract

Bureaucratic reform aims to provide the best service to the community. By improving its facilities and infrastructure as well as the quality of its human resource, the Technical Implementation Unit of Samsat Biak Numfor committed to simplify the public services related to motor vehicle tax payments, registration and identification of motorized vehicles, and payment of mandatory donations of traffic accidents and roads. The purpose of this study is to determine the bureaucratic reform and public service reform at the Technical Implementation Unit of Samsat Biak Numfor in terms of the infrastructure and human resource improvement. This research uses descriptive qualitative method with case study. Data collection techniques used are observation, interviews, literature studies, and documentation. The results of the study revealed that the bureaucratic reform that occurred at the Technical Implementation Unit of Samsat Biak Numfor is not optimal. This can be seen from the public service reforms that carried out with inadequate facilities and infrastructure. In addition, the employees who work at the Technical Implementation Unit of Samsat Biak Numfor are having a low level of education which extremely affect the service quality. Keywords: Bureaucracy Reform, Public Service ABSTRAKReformasi birokrasi bertujuan memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat, dengan meningkatkan sarana dan prasaran serta kualitas sumber daya manusia di UPTB Samsat Biak Numfor berkomitmen untuk menyederhanakan layanan publik yang terkait dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor, registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, serta pembayaran sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas dan jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui reformasi birokrasi dan reformasi pelayanan publik pada UPTB Samsat Biak Numfor yang ditinjau dari perbaikan sarana dan prasarana dan perbaikan sumber daya manusia yang dimiliki oleh UPTB Samsat Kabupaten Biak Numfor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, Interview, Studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa reformasi birokrasi yang terjadi di UPTB Samsat Biak Numfor Belum optimal. Hal ini terlihat dari reformasi pelayanan publik yang dilakukan dari sarana dan prasarana belum memadai, disamping itu pula sumber daya manusia di UPTB Samsat Biak Numfor mempunyai tingkat pendidikan yang masih rendah sehingga itu dapat mempengaruhi proses pelayanan. Kata Kunci: Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik
PENGEMBANGAN OBJEK PARIWISATA DI KABUPATEN BIAK NUMFOR DALAM PRESPEKTIF PELAYANAN PUBLIK Rijal Rijal; Salehuddin Salehuddin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2020): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v7i3.4254

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengembangan pariwisata di Kabupaten Biak dalam Prespektif Pelayanan Publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif yang berarti bahwa penelitian ini dilakukan untuk memahami fenomena dan masalah yang dialami pada subjek penelitian. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor. Informan penelitian ini adalah Kepala Dinas Pariwisata, Pemerintah Daerah, DPRD Komisi Tiga, Pengusaha Hotel, Masyarakat dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan Objek Pariwisata di Kabupaten Biak dalam Prespektif Pelayanan Publik belum maksimal. Dilihat dari bentuk dan model strategi pengembangan yang dilakukan dalam prespektif pelayanan publik seperti Responsiviness, Responsibility, Acountability belum diterapkan dengan baik. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya diterapkan model pengembangan objek pariwisata secara kolaboratif untuk mempermudah pelayanan publik dalam pengembangan pariwisata dan perlu adanya regulasi yang mengikat dalam pengembangan pariwisata serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)  dan peningkatan sarana dan prasarana.   
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGELOLAAN OBJEK WISATA SUNGAI TAMBORAS DI DESA TAMBORAS KECAMATAN IWOIMENDA KABUPATEN KOLAKA Rijal Rijal; Rani Maswati; Darlin Darlin
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v6i3.4013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Peran Pemerintah dalam Pengelolaan Objek Wisata Sungai Tamborasi di Desa Tamborasi Kecamatan Iwoimenda Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan tipe penelitian Studi Kasus. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, interview, studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Peran Pemerintah Dalam Pengelolaan Objek Wisata Sungai Tamborasi di Desa Tamborasi Kecamatan Iwoimenda Kabupaten Kolaka belum Maksimal. Hal ini didukung oleh hasil wawancara dari informan mengatakan bahwa peran pemerintah sebagai Fasilitator dalam pengelolaan objek wisata belum bekerja dengan baik. Pemerintah sebagai Motivator  belum  maksimal  karena  tidak   adanya  pelatihan  dan pendidikan mengenai  objek wisata, dan Pemerintah sebagai Regulator dilihat masih belum maksimal dalam menerapkan  peraturan  mengenai objek wisata dan pemerintah tidak melakukan koordinasi dan pengawasan  terhadap pengelolaan objek wisata Sungai Tamborasi Kabupaten Kolaka
KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR SYAHBANDAR DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS II BIAK Musdalifah Haz; Rijal Rijal
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v6i3.3594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi faktor apa yang mempengaruhi kinerja pegawai dan bagaimana Kinerja Pegawai di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Biak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penekanan pada pendekatan Studi Kasus. Data yang digunakan yakni data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta data sekunder melalui penelusuran dokumen. Peneliti melakukan analisis data secara deskriptif kualitatif melalui teknik pengelolaan data dengan menggunakan model interaktif Miles, Huberman dan Saldana yakni collection, Condensation, Display, dan Conclusion Drawing/Verification Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Pegawai di lingkup kerja Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Biak masih belum maksimal dalam memberikan pelayanan yang berorientasi kepada pelayanan prima. Hal ini dilihat dari faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai baik dari sisi individu/personal, pemimpin maupun sistem kerja yang selama ini diterapkan belum berjalan dengan baik. Ditinjau dari aspek indikator kinerja seperti kuantitas sumber daya manusia/pegawai yang tidak memadai, kualitas pegawai belum cukup baik dalam memberikan pelayanan, waktu kerja yang telah ditentukan dengan kedisiplinan pegawai belum terlihat secara signifikan sehingga pelayanan belum maksimal dan kerja sama yang dilakukan oleh setiap pegawai yang ada dalam mengembangkan organisasi belum maksimal dimana kualitas kinerja pegawai tidak terlihat karena tidak adanya koordinasi dan komunikasi yang dibangun oleh pegawai baik dari setiap bidang yang ada maupun dari pimpinan.
Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pelayanan Publik Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Kampung Yafdas Rijal Rijal; Darlin Darlin; Musdalifah Haz
PENGABDI PENGABDI : VOL. 2, NO. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v2i1.23639

Abstract

Abstrak. Protokol Kesehatan yaitu 5M, yang harus diterapkan dengan baik dan maksimal di Kampung Yafdas, kegiatan ini sebagai Edukasi untuk Aparat Pemerintah, masyarakat agar bisa lebih berhati-hati dan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan. Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi. Hasil yang dicapai dari kegiatan Pengabdian ini ini di antaranya yaitu wawasan dan pengetahuan masyarakat meningkat tentang protokol kesehatan Pelayanan Publik di Masa Pandemi Covid-19. Masyarakat dapat mengetahui secara jelas bagaimana potensi penularan Covid-19 dan upaya pencegahannya. Selain itu, masyarakat mulai membiasakan praktik protokol kesehatan Covid-19 yang terdiri dari kebiasan cuci tangan, menjaga kebersihan, disiplin jaga jarak, dan aktif menggunakan masker ketika keluar rumah Kata Kunci: Covid-19, 5M dan Protokol Kesehatan
PERENCANAAN PEMBANGUNAN KAMPUNG BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAMPUNG ADAINASNOSEN DISTRIK SAMOFA KABUPATEN BIAK NUMFOR Rijal
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 12 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v12i1.55

Abstract

Perencanaan adalah suatu proses kegiatan, sedangkan rencana adalah hasil perencanaan kegiatan. Pada dasarnya secara umum perencanaan didefinisikan sebagai suatu proses penyiapan seperangkap keputusan untuk dilaksanakan pada waktu yang akan datang yang diarahkan pada pencapaian tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembangunan kampung berbasis pemberdayaan masyarakat di Kampung Adainasnosen. Teknik pengumpulan data yang digunakan seperti; observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan proses perencanaan pembangunan yang telah menunjukkan proses yang berbasis pada masyarakat akan tetapi dalam realisasinya hasil perencanaan tersebut masih belum memihak secara penuh kepada masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam hal pembangunan pada desa/kampung Adainasnosen belum sesuai dengan harapan dan masih sangat rendah.
Implementation of Government Collaboration Policy and Citizen Toward Coronavirus: A Literature Review Sukmawati Sukmawati; Rijal Rijal; Musdalifah Haz
PINISI Discretion Review Volume 4, Issue 2, March 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pdr.v4i2.20625

Abstract

Coronavirus is stated to have almost spread throughout the world. Indonesia became one of the countries exposed to the coronavirus. Therefore, Indonesia has made policies in dealing with coronavirus. One of these policies is the collaboration between the government and Palopo citizens in dealing with the coronavirus. This study aims to determine the implementation collaboration policy between the government and Palopo citizens in dealing with the coronavirus. This study employed literature research. Literature research is research used in collecting information and data with the help of various materials in the library such as documents, books, magazines, historical stories, and news. The sources in this study are based on the object studied and based on sources affiliated with the research. In this study, data collection was obtained from news and articles in online journals. This study showed that the implementation of collaboration policy between the government and Palopo citizens measured the communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. These are considered a lack of implementation.   
Implementasi Protokol Kesehatan Dalam Pelayanan Publik Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 Di Kelurahan Yenures Rijal Rijal; Amiruddin Amiruddin; Hermanu Iriawan; Dahyar Daraba
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23461

Abstract

Memberikan pelayanan publik di masa pandemi Covid-19 ini tentu harus mengacu pada Protokol Kesehatan yaitu 5M, yang harus diterapkan dengan baik dan maksimal untuk mencegah tersebarnya Covid-19 di Kelurahan Yenures, Kabupaten Biak Numfor, Untuk itu kegiatan ini sebagai Edukasi untuk Aparat Pemerintah dan masyarakat agar bisa lebih berhati-hati dan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu metode sosialisasi yang mana menyampaikan langsung hal-hal berkaitan dengan protokol kesehatan yang harus diterapkan dalam pelayanan publik sebagai bentuk dari pencegahan Covid-19 di Kelurahan Yenures, Kabupaten Biak Numfor.