Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Institutional Network Model in the Coordination of Street Vendor Empowerment in Makassar City, South Sulawesi, Indonesia Abdul Mahsyar; Rijal Rijal
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jiap.v11i2.30515

Abstract

The management of street vendors that interferes with city governance has not been effective because it is sporadically done by the displacement or seizure of trading facilities. The pattern is thus ineffective in its construction because it does not reduce the amount, nor the behavior of the street vendors. This research aims to determine the pattern of coaching and explore the model of handling the use of street vendors through a synergic approach between agencies in coordination.  This study uses descriptive type with a qualitative approach. The research site is the location of the street vendors trade in the city of Makassar, the research informant consists of the street vendors, government officials, and public citizens. Data is collected through direct interviews with an informant, field observations, and document analysis. Data analysis is done at the same time when collecting data using the interactive models of Huberman and Miles is data collection, data reduction, display data, and conclusion drawing and verifying. Data, source, and time triangulating data. The results showed the construction of the street vendors still oriented to the regulatory offenders and carried out partially by the agency according to its interests so that the handling has not synergized between government agencies and other related parties. Construction of street vendors is institutionally implemented by sub-district offices and assisted by Makassar public order police, while for the utilization of street vendors needed a model coordinated centrally by the mayor to be structured, programmatic, and integrated so that the street vendors can be empowered and contribute to the development of the city.
Pengendalian Covid-19 Melalui Program Vaksinasi untuk Meningkatkan Imunitas di Poliklinik Polres Biak Numfor Bekerjasama Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Biak Numfor Rijal, Rijal; Iriawan, Hermanu; Leiwakabessy, D. Rudolf; Jusman, Jusman
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol. 6 No. 1 (2023): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v6i1.31937

Abstract

Pasca terjadinya wabah seperti covid-19 yang melanda dunia terutama di indonesia ini dapat melumpuhkan seluruh aspek penting dalam kehidupan bermasyarakat terutama dalam segi perekonomian masyarakat, namun seiring dengan permasalahan tersebut maka pemerintah memberikan sebuah metode dalam mencegah penyebaran covid-19 yaitu dengan melakukan vaksinasi massal. secara khususnya di Kabupaten Biak Numfor pengendalian covid-19 melalui program vaksinasi untuk meningkatkan imunitas masyarakat terlihat baik dan berkesinambungan. hasil pengendalian tersebut terjadi karena adanya kolaborasi yang terbangun antara pemerintah dan organisasi yang ada sehingga itu menjadi sarana yang penting untuk dilakukan secara berkelanjutan. setelah dilakukan analisis secara mendalam maka ditemukan solusi dalam pengendalian penyebaran covid-19 di Kabupaten Biak Numfor dengan cara edukasi dan kerjasama antar semua elemen yang ada dalam rangka mendorong percepatan cakupan pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Biak Numfor.
Meningkatkan Kualitas Objek Wisata dengan Mengoptimalkan Media Sosial di Kampung Inofi Rijal, Rijal; Krismiyati, Krismiyati; Sigalingging, Andy Sahat; Utami, Ayu Kurnia; Samar, Samar
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v6i2.37823

Abstract

Pariwisata merupakan aspek penting dalam meningkatkan pendapatan daerah jika mampu dikelola dengan baik sehingga memberikan dampak positif kepada perekonomian masyarakat objek wisata di Kampung Inofi Kabupaten Biak Numfor memiliki potensi yang besar, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas objek wisata adalah dengan mengoptimalkan media sosial, Media sosial telah menjadi alat yang sangat efektif dalam mempromosikan dan memperkenalkan destinasi wisata kepada masyarakat luas upaya meningkatkan kualitas objek wisata di Kampung Inofi dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. rekomendasi yang diajukan dalam kegiatan Pengabdian ini antara lain adalah peningkatan aktivitas promosi melalui media sosial, pelatihan kepada masyarakat lokal tentang manajemen media sosial, serta kerjasama dengan pihak terkait untuk memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai alat promosi wisata. Dengan mengoptimalkan media sosial, diharapkan kualitas objek wisata di Kampung Inofi dapat meningkat, jumlah pengunjung bertambah, dan kontribusi ekonomi masyarakat setempat meningkat pula.
ADAPTASI BIROKRASI DI MASA PANDEMI COVID 19 DALAM PERSPEKTIF PELAYANAN PUBLIK Rijal, Rijal; Jusman, Jusman; Nasrullah, Nasrullah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 2 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i2.13974

Abstract

Adanya Covid-19 yang muncul di Indonesia sejak akhir tahun 2020 telah menyadarkan akan pentingnya reformasi birokrasi berbasis teknologi modern saat ini. Kebijakan penjarakan sosial dan penjarakan fisik memberikan kesadaran bahwa sudah saatnya pelayanan publik di Indonesia dialihkan ke penawaran baru, hal ini sejalan dengan konsep tata kelola yang agile dan adaptif. Kedua konsep ini idealnya diterapkan dalam membangun cara kerja baru yang lebih tangkas dalam situasi yang dinamis dan serba cepat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana konsep tersebut diterapkan di Indonesia, khususnya dalam menangani respons pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan. Hasilnya ditemukan bahwa kebijakan pelayanan publik berbasis teknologi memang telah dilakukan pada instansi pemerintah baik di pusat maupun daerah, sehingga melalui perubahan tersebut akan terjadi paradigma dan cara kerja baru. Namun lahirlah beberapa aturan tertulis yang sangat kontradiktif antara satu instansi dengan instansi lainnya.Kata Kunci : Adaptasi, Birokrasi, Covid-19, Pelayanan Publik
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA PERIMBANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DENGAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI KABUPATEN BIAK NUMFOR Sigalingging, Andy; Rijal, Rijal
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 18 No 1 (2023): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v18i1.294

Abstract

Kota Biak yang berada di Teluk Cenderawasih Papua memiliki letak strategis di wilayah utara Papua yang memiliki keunggulan investasi baik industri pariwisata maupun maritim Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah investasi berupa perusahaan/industri yang masuk Kota Biak . Menurut data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2019, Pertumbuhan Ekonomi Kota Biak mengalami kenaikan sebesar 5,13% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini didukung oleh peningkatan sektor industri pariwisata seperti jasa akomodasi hotel, industri perikanan dan jasa lain nya. Dengan banyaknya potensi yang ada di Kota Biak di harapkan pemerintah kota mampu untuk menggali setiap potensi yang ada guna untuk membangun dan mensejahtrakan masyarakat Kota Biak . Teknik analisis yang digunakan adalah Moderated Regretion Analisys. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi, namun tidak signifikan secara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah, namun tidak secara signifikan memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi di Kota Biak. Sedangkan Dana Perimbangan justru memiliki pengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, namun juga tidak signifikan secara statistik. Hal ini dapat diartikan bahwa meskipun adanya penambahan dana perimbangan, namun tidak secara signifikan memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi di Kota Biak. Selanjutnya, dalam analisis moderasi regresi, Indeks Pembangunan Manusia hanya memiliki pengaruh terhadap variabel Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi, namun tidak pada variabel Dana Perimbangan. Hal ini menunjukkan bahwa variabel IPM hanya memoderasi hubungan antara Pendapatan Asli Daerah dan pertumbuhan ekonomi, namun tidak memoderasi hubungan antara Dana Perimbangan dan pertumbuhan ekonomi di Kota Biak. Dalam keseluruhan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan dana perimbangan tidak signifikan secara statistik memberikan pengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Kota Biak. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Biak.
STRATEGI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI DALAM PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA ZONA INTEGRITAS DI DINAS PERTANAHAN KOTA MAKASSAR Jusman, Jusman; rijal, rijal; Rahman, Abd.; Leiwakabessy, D. Rudolf; Syamel, Sitti Sahara
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 3 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i3.16854

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi kebijakan pengembangan kompetensi pegawai dalam menata sistem manajemen sumber daya manusia yang efektif menjadi prioritas strategis bagi Kantor Pertanahan Kota Makassar untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan dinamika pelayanan publik dalam mempertahankan zona integritas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dengan cara memahami teori dari berbagai literatur dengan menyusun berbagai rumusan permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari analisis yang dilakukan, terlihat bahwa pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan dilakukan melalui program pelatihan reguler yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan teknis dan nonteknis pegawai, seperti pelatihan aplikasi my sertifikat dan pelatihan lisensi drone dan kepemimpinan. Penilaian kebutuhan pelatihan dilakukan secara sistematis untuk mengidentifikasi kesenjangan keterampilan dan mencocokkannya dengan kebutuhan organisasi. Strategi kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pegawai BPN Kota Makassar yang profesional, produktif, dan responsif, serta mendukung terciptanya sistem manajemen sumber daya manusia yang lebih modern dan transparan dalam mempertahankan zona integritas. Sehingga disimpulkan bahwa dengan cara ini, Kantor Pertanahan Kota Makassar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik agar menjadi lebih baik dan berkelanjutan dalam mempertahankan zona bebas korupsi dan nepotisme sehingga pelayanan publik lebih meningkat. Kata Kunci : Strategi Kebijakan, Pengembangan Kompetensi, Penataan Manajemen   SDM, Zona Integritas
Evaluasi Efektivitas Manajemen Modal Kerja dalam Meningkatkan Profitabilitas Perusahaan Sigalingging, Andy Sahat Maasi; Leiwakabessy, Dominggus Rudolf; Suleman, Sukur; Jusman, Jusman; Rijal, Rijal
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 5 No 1 (2024): Journal Of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v5i1.194

Abstract

Efektivitas manajemen modal kerja memiliki peran kritikal dalam menentukan profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara manajemen modal kerja dan profitabilitas perusahaan, sambil mengidentifikasi celah dalam literatur yang ada dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang fenomena ini. Studi ini dipicu oleh variasi profitabilitas antar perusahaan yang signifikan, meskipun beroperasi di industri yang sama, yang mengindikasikan potensi perbedaan dalam efektivitas manajemen modal kerja mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggabungkan analisis dokumen, wawancara mendalam, dan studi kasus pada sejumlah perusahaan untuk memperoleh insight tentang praktik manajemen modal kerja dan dampaknya terhadap profitabilitas. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perusahaan dengan manajemen modal kerja yang lebih strategis dan efisien cenderung mengalami peningkatan profitabilitas. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengelolaan modal kerja yang optimal dalam mencapai keuntungan finansial yang lebih besar dan menyarankan bahwa peningkatan praktik manajemen modal kerja dapat menjadi kunci untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan. Kesimpulan ini memberikan kontribusi penting terhadap literatur manajemen keuangan dan menawarkan rekomendasi praktis bagi manajer perusahaan.
OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK UNTUK MEWUJUDKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KELURAHAN FANDOI, DISTRIK BIAK KOTA, KABUPATEN BIAK NUMFOR Hasim, Djamil; Rumbekwan, Batseba; Handayani, Sri; Maasi Sigalingging, Andy Sahat; Rijal, Rijal
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 1 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i1.18068

Abstract

Optimalisasi pelayanan publik di Kantor Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor dalam meningkatkan kepuasan masyarakat sampai pada tingkat optimalnya perlu ditingkatkan sehingga mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat apabila dilayani dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana optimalisasi pelayanan di Kantor Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data berupa data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data kualitatif dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan di Kantor Kelurahan Fandoi belum optimal dimana Sarana dan prasarana kurang mendukung terutama ketersediaan komputer yang kurang memadai, Kehandalan/Perhatian Pelayanan masih perlu ditingkatkan karena respon pegawai dalam memberikan pelayanan belum optimal sehingga terhambat, Daya Tanggap/Kecepatan pelayanan perlu ditingkatkan terutama pada fasilitas pendukung, Jaminan/Kompetensi Pegawai masih perlu ditingkatkan karena masih ada pegawai yang kurang memahami penggunaan komputer sehingga kurang maksimal dalam memberikan pelayanan; dan Empati/Perilaku Kerja Pegawai sudah cukup baik karena pegawai sudah mengetahui kebutuhan masyarakat di Kelurahan Fandoi. Selain itu, keterbukaan para staf dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat perlu ditingkatkan, terutama transparansi pelayanan tanpa membeda-bedakan antara masyarakat Kelurahan Fandoi.
Smart governance: Inovasi Digital Dalam Pengawasan Dan Evaluasi Kinerja Pemerintah Di Kota Makassar Nasrullah; Jusman; Rijal
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 5 No. 1 Special Issues (2025): Innovation and Social Transformation for Golden Indonesia 2045
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mengkaji penerapan Smart governance dalam pengembangan inovasi digital untuk pengawasan dan evaluasi kinerja pemerintah. metode yang digunakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan memilih informan menggunakan metode probability sampling. Data tersebut diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan informan kunci yang mengetahui secara mendalam permasalahan yang diteliti. Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Smart governance berjalan baik, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan. Indikator yang dianalisis meliputi partisipasi dalam pengambilan keputusan, layanan publik dan sosial, transparansi, serta strategi dan perspektif politik. Partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan cukup memuaskan, tercermin dari keterlibatan mereka dalam rapat koordinasi dan berbagai kegiatan teknis terkait Smart governance. Dalam hal layanan publik dan sosial, pemerintah telah berhasil menyediakan layanan yang cepat dan mudah diakses, namun masih diperlukan peningkatan dalam integrasi data. Dari aspek transparansi, aplikasi digital yang dikembangkan oleh pemerintah Kota Makassar telah berkontribusi dalam mencegah penyalahgunaan kekuasaan serta mendukung evaluasi pengawasan yang berbasis partisipasi masyarakat. Strategi dan perspektif politik dalam penerapan Smart governance berlandaskan pada visi dan misi pemerintah Kota Makassar, dengan tujuan meningkatkan inovasi digital guna menciptakan pengawasan dan evaluasi kinerja pemerintah yang lebih transparan, akurat, dan akuntabel di berbagai sektor organisasi.
Digital governance and public service accountability: Insight from the population and civil registration office in Makassar, Indonesia Nasrullah, Nasrullah; Rijal, Rijal; Jusman, Jusman
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 15, No 1 (2025): (April 2025)
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v15i1.17840

Abstract

This research aims to explore the relationship between the applicability of digital governance in improving public service accountability and how data integration is implemented in the application of digital technology at the population and civil registration office of Makassar City. The highlighted issue is how service digitization contributes to transparency, efficiency and integrated public accountability. The research used an explanatory qualitative approach; which consisted of data collection techniques through in-depth interviews, review and analysis of official documents on digital-based service reports and direct observation of digital service platforms. Data analysis was conducted interactively through the stages of data reduction, data presentation, verification and and conclusion. The findings showed that digital governance at the population and civil registration office of Makassar City has improved to adapt to digital technology, thereby increasing effectiveness and public access to services. However, several improvement notes need to be improved, such as; aspects of data sustainability and security still require strengthening at the institutional level, increasing the capacity of human resources, and policy integration between local and national levels. Through comparisons with local research and with best practices at the global level, this research has reconstructed some concepts of e-government and good governance, while highlighting the need for appropriate adaptation to the local context. The contribution of this research consists in identifying and mapping the practical and normative challenges in implementing digital transformation in the public service sector at the local level.