Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

USE OF PHOTO EDIT APPLICATION WITH STUDENTS 'BODY IMAGE Eka Malfasari; Heny Aprilyanti; Yeni Devita; Rina Herniyanti; Ifon Driposwana Putra
Jurnal Ipteks Terapan (Research Of Applied Science And Education ) Vol. 14 No. 4 (2020): Jurnal Ipteks Terapan ( Research of Applied Science and Education )
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.903 KB) | DOI: 10.22216/jit.v14i4.77

Abstract

Body image is an attitude or the conscious and unconscious way a person perceives his body. Editing is the process of organizing, reviewing, selecting, and arranging images and sound from a production recording. This study aims to determine the relationship between the use of photo editing applications and body image among students at STIKes Payung Negeri Pekanbaru. This research method is a quantitative study using a correlation study design and aapproach Cross Sectional Study. This research was conducted at STIKes Payung Negeri Pekanbaru. The sample of this study was 352 respondents using stratified random sampling technique. The instrument used for the variable use of photo editing applications was a guttman scale and for body image variables a Likert scale. The results showed that 65.9% of respondents used photo editing applications and 53.4% ​​of respondents with negative body image. The results of the analysis on 352 respondents obtained a p value of 0.01 <α, namely 0.05 and an OR value of 1.851. It can be concluded that there is a relationship between the use of photo editing applications and body image in students at STIKes Payung Negeri Pekanbaru. Researchers recommend for future researchers to identify what are the bad effects of using photo editing applications on psychological reactions
Relationship of Nurse Characteristics and Fulfillment of Client Service Rights in Installations Ifon Driposwana Putra; Suharizal Suharizal; Emil Huriani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.891 KB)

Abstract

Nursing practice requires nurses to be vigilant, aware and responsible for every action taken, be able to defend their actions and be willing to accept the consequences of those actions. One of the obligations of nursing practice is to fulfill the rights of client service. Various cases were exposed after the client or family complained about the services provided, but it is believed that the incidence is not small like the iceberg phenomenon, namely the visible problem is only a small part of a bigger problem. This study is to determine the relationship between nurses and the fulfillment of client service rights in inpatient installations. This type of research is quantitative with a correlational descriptive design, the study population was 122 people with a sample of 93 nurses with startified simple random sampling. Data were collected using a questionnaire to explore the characteristics of nurses and fulfillment of client service rights. The data were then analyzed by univariate and bivariate. The results showed 91.4% of young adult nurses, 72% of female sex, 71% of vocational education, 66.7% of juniors and 55.9% of clients did not fulfill client service rights. There is no relationship between age, sex and length of service of nurses with fulfillment of client service rights, and there is a relationship between nurse education level and fulfillment of client service rights.
Motivasi Kesembuhan Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tb Paru Asniati Asniati; Ulfa Hasana; Fairuzzani Indrawati; Ifon Driposwana Putra
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1369

Abstract

Tuberculosis adalah penyakit yang menular secara langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobaterium tuberculosis yang sebagian besar menyerang paru, tidak hanya itu. Tuberculosis juga menyerang organ lainnya. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan oleh penulis di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru pada bulan April 2020. Penemuan kasus TB salah satu yang terbanyak dari 21 Puskesmas di kota Pekanbaru ada di Puskesmas Payung Sekaki. Puskesmas ini memiliki prevalensi penyakit TB tertinggi kedua di kota pekanbaru tahun 2018. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan motivasi kesembuhan dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB Paru . Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Payung Sekaki pada bulan Mei-juni 2020. Populasi dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru sebanyak 112 dengan sampel 53 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling.Denganmenggunakanuji statistic ( Chi square ). Hasil penelitian uji statistik (Chi-square) diperoleh nilai (p=0,015) dengan presentasi 72%. sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima atau ada hubungan antara motivasi kesembuhan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru.
Hydroterapi minum air putih untuk menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS) Ifon Driposwana Putra; Donny Hendra; Annisa Pratiwi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 16, No 5 (2022)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v16i5.7885

Abstract

Background: Diabetes Mellitus is a metabolic disorder disease characterized by increased levels of glucose in the blood (hyperglycemia) caused by a lack of the hormone insulin and a decrease in the hormone insulin in the body. Hydrotherapy is one therapy that can meet the needs of fluids and fiber, by drinking at least 8 glasses of water a day can help the detoxification process in the body, including the removal of excess sugar. Drinking water regularly (Hydrotherapy) is a natural complementary treatment that aims to optimize the function of the body's organs.Purpose: To determine the effect of hydrotherapy drinking water to reduce random blood sugar.Method: A quasi-experimental design with a pre and post-test design without control. The sampling technique used purposive sampling according to the inclusion and exclusion criteria. The intervention was given for 14 consecutive days. Measurement of blood sugar levels while using a glucometer. Differences in the results of blood sugar levels when using the Pairet Sample t-test which is used to test the difference in the mean of the 2 measurement results.Results: Indicating the effect of hydrotherapy drinking water to reduce random blood sugar after the intervention (p value = 0.000).Conclusion: There is a decrease in blood sugar levels when drinking water. This research is expected to be an alternative option for people with type 2 diabetes mellitus to apply drinking water to lower random blood sugar.Keywords: Hydrotherapy; Drinking water; Random Blood Sugar.Pendahulan: Diabetes Mellitus merupakan penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa didalam darah (Hiperglikemia) yang disebabkan oleh kurangnya hormon insulin dan menurunnya hormon insulin dalam tubuh. Hydroterapi merupakan salah satu terapi yang dapat memenuhi kebutuhan cairan dan serat, dengan meminum air putih minimal 8 gelas sehari dapat membantu proses detoxifikasi didalam tubuh, termasuk dalam pembuangan gula berlebih. Minum air putih secara rutin (Hydroterapi) merupakan salah satu pengobatan komplementer secara alamiah yang bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi organ tubuh.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh hydroterapi minum air putih untuk menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS). Metode: Penelitian quasi experiment dengan rancangan pre and post-test without control. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Intervensi diberikan selama 14 hari berturut-turut. Pengukuran kadar gula darah sewaktu dengan menggunakan alat glukometer. Perbedaan hasil kadar gula darah sewaktu dengan menggunakan uji Pairet Sample t-test yang digunakan untuk menguji beda mean dari 2 hasil pengukuran.Hasil: Menunjukkan adanya pengaruh hydroterapi minum air putih untuk menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS) setelah dilakukan intervensi (p value = 0,000).Simpulan: Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa ada penurunan kadar gula darah sewaktu dengan minum air putih. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan alternative bagi penderita diabetes mellitus tipe 2 untuk mengaplikasikan dengan minum air putih dapat menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS).
USE OF PHOTO EDIT APPLICATION WITH STUDENTS 'BODY IMAGE Eka Malfasari; Heny Aprilyanti; Yeni Devita; Rina Herniyanti; Ifon Driposwana Putra
Jurnal Ipteks Terapan (Research Of Applied Science And Education ) Vol. 14 No. 4 (2020): Jurnal Ipteks Terapan ( Research of Applied Science and Education )
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.903 KB) | DOI: 10.22216/jit.v14i4.77

Abstract

Body image is an attitude or the conscious and unconscious way a person perceives his body. Editing is the process of organizing, reviewing, selecting, and arranging images and sound from a production recording. This study aims to determine the relationship between the use of photo editing applications and body image among students at STIKes Payung Negeri Pekanbaru. This research method is a quantitative study using a correlation study design and aapproach Cross Sectional Study. This research was conducted at STIKes Payung Negeri Pekanbaru. The sample of this study was 352 respondents using stratified random sampling technique. The instrument used for the variable use of photo editing applications was a guttman scale and for body image variables a Likert scale. The results showed that 65.9% of respondents used photo editing applications and 53.4% ​​of respondents with negative body image. The results of the analysis on 352 respondents obtained a p value of 0.01 <α, namely 0.05 and an OR value of 1.851. It can be concluded that there is a relationship between the use of photo editing applications and body image in students at STIKes Payung Negeri Pekanbaru. Researchers recommend for future researchers to identify what are the bad effects of using photo editing applications on psychological reactions
USE OF PHOTO EDIT APPLICATION WITH STUDENTS 'BODY IMAGE Eka Malfasari; Heny Aprilyanti; Yeni Devita; Rina Herniyanti; Ifon Driposwana Putra
Jurnal Ipteks Terapan (Research Of Applied Science And Education ) Vol. 14 No. 4 (2020): Jurnal Ipteks Terapan ( Research of Applied Science and Education )
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.903 KB) | DOI: 10.22216/jit.v14i4.77

Abstract

Body image is an attitude or the conscious and unconscious way a person perceives his body. Editing is the process of organizing, reviewing, selecting, and arranging images and sound from a production recording. This study aims to determine the relationship between the use of photo editing applications and body image among students at STIKes Payung Negeri Pekanbaru. This research method is a quantitative study using a correlation study design and aapproach Cross Sectional Study. This research was conducted at STIKes Payung Negeri Pekanbaru. The sample of this study was 352 respondents using stratified random sampling technique. The instrument used for the variable use of photo editing applications was a guttman scale and for body image variables a Likert scale. The results showed that 65.9% of respondents used photo editing applications and 53.4% ​​of respondents with negative body image. The results of the analysis on 352 respondents obtained a p value of 0.01 <α, namely 0.05 and an OR value of 1.851. It can be concluded that there is a relationship between the use of photo editing applications and body image in students at STIKes Payung Negeri Pekanbaru. Researchers recommend for future researchers to identify what are the bad effects of using photo editing applications on psychological reactions
Manajemen Sanitasi Lingkungan dan Rumah Sehat Desa Balam Jaya Kecamatan Tambang Provinsi Riau Putra, Ifon Driposwana; Yulia, Vinna; Putri, Nadilla Audya; Hilvadani, Tita; Qoirunnisa, Qoirunnisa; Harmain, Harmain; Kuraesin, Meyse; Husna, Latifatul; Saputra, Edi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i3.452

Abstract

Manajemen sanitasi lingkungan adalah usaha mengendalikan semua faktor fisik lingkungan manusia yang mungkin menimbulkan hal-hal yang merugikan bagi perkembangan fisik kesehatan dan daya tahan hidup manusia. Rumah sehat merupakan tempat berkumpulnya semua anggota keluarga dan menghabiskan sebagian besar waktunya, sehingga kondisi kesehatan rumah dapat berperan sebagai media penularan penyakit diantara anggota keluarga atau tetangga sekitarnya. Sanitasi lingkungan dan rumah sehat saling berkaitan dan saling mendukung. Sanitasi lingkungan yang baik akan menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga dapat mendukung terciptanya rumah sehat. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat Desa Balam Jaya sadar akan pentingnya menjaga Sanitasi Lingkungan untuk terciptanya Rumah Sehat. Metode yang digunakan yaitu dengan mengundang masyarakat untuk diberikan promosi Kesehatan tentang sanitasi lingkungan dan rumah sehat Kegiatan Ini di lakukan selama 3 minggu yaitu pada tanggal 18 Desember 2023 – 12 Januari 2024, Sampel yang digunakan sebanyak 40 responden. Hasil penelitian dari yang diteliti menunjukkan bahwa kondisi sampah responden memenuhi syarat 30%, tidak memenuhi syarat 70%, penyediaan air bersih responden memenuhi syarat 85%, tidak memenuhi syarat 15%, dan sanitasi rumah sehat responden memenuhi syarat 60%,  tidak memenuhi syarat 40%. Simpulan dalam penelitian ini yaitu kondisi sampah tidak memenuhi syarat, penyediaan air bersih, dan sanitasi rumah sehat berada dalam kategori memenuhi syarat. Saran dalam penelitian adalah diharapkan untuk edukasi pentingnya menjaga kondisi sanitasi rumah sehat dan lingkungan.
MANAJEMEN TERAPI OKUPASI DALAM PENINGKATAN SELF CARE DAN LEISURE PADA LANSIA Putra, Ifon Driposwana; Hendra, Donny
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v8i1.4521

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lansia akan membawa dampak terhadap produktifitas dan sosial ekonomi baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam pemerintah. Kemandirian pada lansia dinilai dari kemampuannya untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Aktivitas tersebut harus dimanajemen dengan baik agar lansia memiliki derajat kesehatan yang terjaga. Kegiatan berupa aktivitas yang akan dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh terapi modalitas yang salahsatunya yaitu terapi okupasi. Kurangnya kegiatan dan aktivitas lansia yang menyebabkan penurunan kesehatan pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi okupasi terhadap lansia dalam peningkatan perawatan diri (self care) dan penggunaan waktu luang (leisure). Penelitian ini menggunakan Quasy experimental dengan menggunakan rancangan pretest-posttest without control group design, dan kemudian dianalisis dengan univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Provinsi Riau berjumlah 57 Orang. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara terapi okupasi dengan peningkatan self care pada lansia dengan Pvalue 0,000 dan ada pengaruh antara terapi okupasi dengan penggunan leisure pada lansia di PSTW Khusnul Khotimah Provinsi Riau dengan Pvalue 0,000. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan dalam peningkatan kemandirian kesehatan pada lansia.
Sosialisasi Edukasi tentang Latihan Rom (Range of Motion) Sebagai Pencegahan Penurunan Kekuatan Otot pada Lansia Ezalina, Ezalina; Fitriani, Iyang Maisi; Harahap, Afrida Sriyani; Nita, Yureya; Putra, Ifon Driposwana
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/thcx1d31

Abstract

Proses menua menyebabkan hilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk mempertahankan fungsi normalnya sehingga lansia akan mengalami berbagai masalah kesehatan salah satunya kekakuan otot. Kekakuan otot pada lansia dapat diatasi dengan melakukan latihan ROM (range of motion). Latihan ROM dapat memelihara fleksibilitas sendi dan kekuatan otot pada lansia sehingga lansia bisa mempertahankan atau memperbaiki kemampuannya ketika meggerakkan persendian. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan lansia dalam melakukan latihan ROM dalam mencegah kekauan pada otot. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengukuran tekanan darah lansia lalu dilanjutkan dengan sosialisasi dan latihan cara melakukan latihan ROM yang dimulai dari pukul 9 sampai selesai di Balai Desa Umban Sari Kecamatan Rumbai. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita tentang ROM dari 40% menjaadi 90% yang terlihat dari antusias lansia dalam mendengarkan materi dan bersemangat memperagakan gerakan ROM, serta lansia memberikan pertanyaan dan semanagat untuk menerapkan gerakan ROM di rumah.
Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan Anak melalui Manajemen Pengelolaan Panti Asuhan Putra, Ifon Driposwana; Azwar, Yessi; Mulyani, Siska; Rahman, Abdul; Harmain, Harmain
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v4i2.4581

Abstract

Panti asuhan merupakan lembaga untuk melindungi anak untuk menghindari dari ketelantaran, penjualan dan kekerasan. Keberhasilan dari anak asuh sangat bergantung kepada manajemen dan kepemimpinan, program pengurus panti, dan cara mendidik dan pembinaan dari para pengasuhnya. Manajemen Pengelolaan melalui tahap Planing, Organizing, Actuating and Controling untuk meningkatkan kualitas hidup anak asuh dengan berfokus empat aspek yaitu fungsi fisik, fungsi emosi, fungsi social dan fungsi sekolah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk Peningkatan Derajat Kesehatan Anak Melalui Manajemen Pengelolaan Panti Asuhan. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini mencakup tahapan pelatihan, pelaksanaan serta evaluasi, dengan hasil yang didapatkan yaitu Lebih dari separoh Pengasuh dan Pengurus serta Anak Asuh Panti Asuhan Ar-Rahim berpengetahuan rendah (78%) tentang PHBS ketika dilakukan Pretest. Dan setelah dilakukan kegiatan pengabdian didapatkan lebih dari separoh Pengasuh dan Pengurus serta Anak Asuh Panti Asuhan Ar-Rahim berpengetahuan tinggi (76%) tentang PHBS ketika dilakukan Posttest, lebih dari separoh Pengurus Panti Asuhan Ar-Rahim berpengetahuan rendah (70%) tentang manajemen pengelolaan panti asuhan ketika dilakukan Pretest, dan setelah dilakukan kegiatan pengabdian didapatkan sebagian besar Pengurus Panti Asuhan Ar-Rahim berpengetahuan tinggi (80%) tentang manajemen pengelolaan panti asuhan ketika dilakukan Posttest.