Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH HARGA DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN MENGINAP WISATAWAN NUSANTARA Irene Hanna H. Sihombing; Ni Putu Siska Putri; Putu Diah Sastri Pitanatri
JURNAL BISNIS HOSPITALITI Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Bisnis Hospitaliti
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jbh.v7i1.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga dan kualitas layanan terhadap keputusan menginap wisatawan nusantara di Nusa Dua Beach Hotel & Spa. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah wisatawan nusantara yang sedang menginap di Nusa Dua Beach Hotel & Spa pada periode Mei 2018 – Juni 2018 dengan jumlah sampel sebanyak 77 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Harga berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menginap wisatawan nusantara di Nusa Dua Beach Hotel & Spa. Kualitas layanan berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menginap wisatawan nusantara di Nusa Dua Beach Hotel & Spa. Kondisi tersebut ditunjukkan dengan perolehan nilai signifikansi masing-masing variabel bebas tersebut kurang dari á=0,05 (5%). Pada pengujian dua variabel bebas yaitu harga dan kualitas layanan secara simultan (bersamasama) menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap satu variabel terikat yaitu keputusan menginap wisatawan nusantara di Nusa Dua Beach Hotel & Spa. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 58,6%.
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN MENGINAP BAGI TAMU FIT (FREE INDEPENDENT TRAVELLER) : STUDI KASUS DI HILTON BALI RESORT I Gusti Ayu Putu Diah Adnyani; Putu Diah Sastri Pitanatri
JURNAL BISNIS HOSPITALITI Vol 6 No 1 (2017): Jurnal Bisnis Hospitaliti
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jbh.v6i1.102

Abstract

Electronic word of mouth especially those created in TripAdvisor undianably helped many hotels in building its image. The reason is simply because the written reviews will build a hotel’s image, thus affecting purchase decision of its potential customers. Looking into this phenomenon, by using Hilton Bali Resort as the case study, this research aims to determine the effect of electronic word of mouth for FIT guests in making hotel reservation at Hilton Bali Resort. The data were collected by documentation study and questionnaire. After that, it is being analyzed by using quantitative descriptive analysis techniques, simple regression analysis, Pearson Product Moment correlation analysis, coefficient of determination analysis and T-test. Based on research results, it can be concluded that the existence of electronic word of mouth on Tripadvisor simultaneously have a significant and positive influence in making hotel reservation for FIT guests at Hilton Bali Resort. Therefore, the management of Hilton Bali Resort is expected to maintain a goodbrand image of the hotel, more communicative in interacting with guests in the opinion platforms owned and design a promotional program that can further establish emotional closeness with consumers.
PERILAKU SEGMEN PASAR ONLINE DALAM MEMBUAT PEMESANAN KAMAR HOTEL I Gusti Putu Ngurah Budiasa; Putu Diah Sastri Pitanatri
JURNAL BISNIS HOSPITALITI Vol 4 No 1 (2015): Jurnal Bisnis Hospitaliti
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jbh.v4i1.123

Abstract

Penggunaan internet dalam pemasaran hotel adalah merupakan tindakan yang tepat dalam rangka memberikan tanggapan terhadap persaingan global dan dinamisnya perkembangan pasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil, sikap dan perilaku segmen pasar online terhadap pemesanan kamar hotel. Ditemukan bahwa segmen pasar online didominasi oleh tamu yang berasal dari Australia, Eropa, Amerika dan Asia, dari kelompok umur 20 - 50 tahun, dari semua profesi. Perilaku segmen pasar online dalam membuat pemesanan kamar dan responhya setelah melakukan pemesanan kamar sebagai berikut: 80% memesan kamar hotel melalui website OTA dan 20% memesan melalui website hotel, 67% menentukan kebutuhan kamar hotel kurang dari 3 bulan sebelum berlibur, mencari informasi melalui teman (33%), dari hotel website dan OTA masing-masing 30%, 75% memesan kamar hotel setelah mengecek customer reviews, 90% memesan kembali jika puas terhadap kualitas produk dan pelayanan hotel.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN PROGRAM PELATIHAN BAGI PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI KAWASAN WISATA PANTAI PANDAWA DESA KUTUH, KECAMATAN KUTA SELATAN, KABUPATEN BADUNG Anak Agung Istri Ratna Sari Wulan; Ni Kade Juli Rastitiati; I Gusti Ayu Sucitadewi; Ni Made Suastini; Putu Diah Sastri Pitanatri
JURNAL BISNIS HOSPITALITI Vol 3 No 1 (2014): Jurnal Bisnis Hospitaliti
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jbh.v3i1.133

Abstract

Pantai Pandawa merupakan objek wisata baru di Bali. Pantai ini dibuka untuk umum pada Desember 2012. Faktor lokasi merupakan salah satu pertimbangan dasar dalam membuka daerah tersebut pada bulan Desember 2012. Obyek wisata ini sangat unik karena terletak di belakang bukit kawasan Nusa Dua. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bidang pelatihan yang dibutuhkan oleh masyarakat Kutuh sebagai pekerja informal yang terletak di daerah sekitar pantai Pandawa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apa keterampilan yang sesuai diberikan kepada masyarakat Kutuh yang terlibat sebagai pekerja informal di pantai Pandawa. Berbagai macam pekerjaan dikembangkan setelah pantai Pandawa dibuka untuk umum dalam memenuhi berbagai kebutuhan wisatawan seperti sebagai pedagang makanan dan minuman, pedagang souvenir, tukang pijat, manajer payung pantai, pengelola kursi kano panjang, penjaga pantai dan petani rumput laut.
Pengaruh saluran distribusi offline dan online travel agent dan implikasinya terhadap revenue per available room di the anvaya beach resort bali Putu Diah Sastri Pitanatri; Made Deny Kharisma; I Dewa Putu Hendri Pramana
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 4 No 1 (2020): Vol.4,No.1,2020
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKH.2020.v04.i01.p01

Abstract

Abstrak Ketatnya persaingan yang terjadi dan mulai terdisrupsinya pasar Offline Travel Agent oleh Online Travel Agent menuntut pihak manajemen hotel mempertimbangkan secara selektif saluran distribusi mana yang harus dimaksimalkan guna meraih kinerja pendapatan kamar yang baik melalui Revenue per Available Room. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji bagaimana pengaruh penjualan kamar melalui saluran distribsui Offline Travel Agent dan Online Travel Agent secara parsial maupun simultan terhadap Revenue per Available Room. Hasil penelitian secara parsial dan simultan menunjukan bahwa saluran distribusi Offline Travel Agent dan Online Travel Agent berpengaruh positif (searah) dan signifikan terhadap Revenue per Available Room (RevPar). Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai R2 para variabel saluran distribusi Offline Travel Agent sebesar 0,765 atau jika diinterpretasikan sebesar 76,5% dengan kontribusi yang kuat. Pada salurah distribusi Online Travel Agent nilai R2 sebesar 0,836 atau sebesar 83,6% dengan kontribusi yang sangat kuat. Sementara secara simultan nilai R2 sebesar 0,865 menunjukkan bahwa 86,5% variabel Revenue per Available Room dapat dijelaskan melalui kedua variabel bebas tersebut, sedangkan sisanya sebesar 13,5% dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel penelitian. Sebagai kesimpulannya saluran distribusi Offline Travel Agent dan Online Travel Agent memiliki pengaruh dan kontribusi terhadap Revenue per Available Room, namun pengaruh dan kontribusi lebih besar dihasilkan oleh saluran distribusi Online Travel Agent. Kata kunci: Saluran Distribusi, Offline Travel Agent, Online Travel Agent, dan Revenue per Available Room. Abstract The competition that occurs and the disruption of the Offline Travel Agent market by Online Travel Agents demanding the hotel management to consider selectively which distribution channels should be maximized in order to achieve good room revenue performance through Revenue per Available Room. This study aims to find out and examine how the influence of room sales through Offline Travel Agent and Online Travel Agent distribution channels partially or simultaneously to Revenue per Available Room (RevPar). The results of the partial and simultaneous research show that the Offline Travel Agent and Online Travel Agent distribution channels have a positive (unidirectional) and significant effect on Revenue per Available Room. The results of the coefficient of determination analysis show that the R2 value of the Offline Travel Agent distribution channel variable is 0.765 or if interpreted at 76.5% with a strong contribution. On the line of Online Travel Agent distribution R2 value is 0.836 or 83.6% with a very strong contribution. While simultaneously the R2 value of 0.865 shows that 86.5% of the Revenue variable per Available Room can be explained through the two independent variables, while the remaining 13.5% is explained by other variables outside the research variable. In conclusion, Offline Travel Agent and Online Travel Agent distribution channels have influence and contribution to Revenue per Available Room, but greater influence and contribution is generated by the Online Travel Agent distribution channel. Keywords: Distribution Channels, Offline Travel Agent, Online Travel Agent, and Revenue per Available Room.
HARMONISASI PERTANIAN DENGAN PARIWISATA MELALUI PEMBANGUNAN PARIWISATA PEDESAAN Putu Diah Sastri Pitanatri
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v15i1.91

Abstract

Perkembangan pariwisata di Bali sering dianggap sebagai faktor utama alih fungsi lahan pertanian di Bali, berkurangnya cadangan air subak, degradasi kualitas lingkungan dan masih banyak lagi. Kebijakan pemerintah terhadap pariwisata dikritisi sebagai bentuk kebijakan yang hanya mengejar pertumbuhan daripada menebar kesejahteraan. Keberhasilan ekonomi melalui pariwisata dianggap tidak sejalan terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Hal inilah yang kemudian membuat pariwisata seringkali diversuskan dengan pertanian. Masyarakat petani diidentikkan sebagai \ masayarakat golongan ekonomi lemah yang menjadi lebih miskin karena pariwisata. Pariwisata kemudian dianalogikan sebagai bentuk baru sistem ekonomi kapitalis yang rakus dan tidakpernah memperhatikan masyarakat sekitar. Tulisan ini akan membahas bagaimana pariwisata juga dapat berjalan selaras dengan pertanian di dalam pembangunan ekonomi masyarakat lokal. Dengan mengadopsi model pariwisata pedesaanyang berkelanjutan, pengembangan pariwisata diharapkan dapat memacu fountain effect yang lebih luas.
How room rates drive occupancy: A case study from The Laguna, a Luxury Collection Resort & Spa, Nusa Dua Jaya, I Gede Tito Yuda Pradana; Pitanatri, Putu Diah Sastri; Suastini, Ni Made
Bahasa Indonesia Vol 3 No 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : School of Tourism, Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jtce.v3i2.4089

Abstract

The occupancy rate is a critical indicator of success for hotels, serving as a gauge of the proportion of rooms sold relative to the total available inventory, and is typically assessed on a daily, monthly, and annual basis. For hotels striving to optimize both room occupancy and revenue, the execution of a strategically designed marketing mix is paramount, with pricing as a central component. Establishing an optimal price point is a significant challenge for hotel management; the price must be calibrated to avoid perceptions of being excessively low or high by consumers, while simultaneously ensuring profitability and competitive positioning. Recognizing this, errors in pricing strategy can have a profound impact on a hotel’s occupancy rate. This study aims to investigate the relationship between room rates and occupancy at The Laguna, a Luxury Collection Resort & Spa. The research employs secondary data encompassing room prices and occupancy rates and utilizes a comprehensive suite of analytical techniques—including classic assumption tests, simple linear regression, correlation coefficient analysis, determination coefficient analysis, and t-tests—facilitated by SPSS version 25 software. The findings reveal a statistically significant relationship between room pricing and occupancy rates. Notably, the determination analysis suggests that room rates exert a substantial 64.60% influence on room occupancy, while the remaining 35.40% is attributed to other factors not examined in this study, such as product and service quality, and promotional strategies.
Pengaruh Promosi Melalui Instagram Terhadap Minat Beli di The Trans Resort Bali Nathania, Ni Made Riska; Sabudi, I Nyoman Sukana; Pitanatri, Putu Diah Sastri
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 7 No 1 (2023): Vol.7,No.1,2023
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Minat beli menjadi suatu tahapan ketertarikan wisatawan terhadap suatu produk atau jasa tertentu yang muncul dari kesadaran dan persepsi. Ketertarikan wisatawan dalam minat beli sebagai indikator yang dapat menimbulkan perasaan senang dan puas dalam diri wisatawan sehingga menciptakan keinginan untuk membeli. Minat beli dapat dipengaruhi oleh promosi. Promosi memerlukan media dalam penyebaran seputar informasinya. Media promosi yang mudah diakses dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari wisatawan yaitu media sosial. Salah satu media sosial yang saat ini digunakan yaitu Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi melalui Instagram terhadap minat beli di The Trans Resort Bali. Responden dalam penelitian ini sebanyak 100 orang dengan penentuan sampel menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuisioner yang menggunakan skala likert untuk mengukur 12 item pernyataan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, koefisien determinasi dan uji-t yang dibantu dengan program SPSS 23 version for windows. Hasil penelitian ini menunjukan promosi melalui Instagram berpangaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai thitung > ttabel yaitu 13,511 > 1,984. Berdasarkan hasil koefisian determinasi promosi melalui Instagram memiliki kontribusi untuk mempengaruhi Minat Beli sebesar 65,1% dalam kategori kuat, sedangkan sisanya sebesar 34,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Promosi, Minat Beli, Instagram
Pengembangan Kapasitas SDM Pariwisata melalui Pendampingan Tata Kelola Destinasi dan Pemanfaatan Produk Lokal untuk Mendukung Pariwisata Regeneratif Puja, Ida Bagus Putu; Pitanatri, Putu Diah Sastri; Priliani, Ni Luh Dita; Kartini, Luh Putu; Sukariyanto, I Gede Made
Journal Community Service Consortium Vol 4 No 2 (2024): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v4i2.5362

Abstract

Labuan Bajo menghadapi tantangan dalam pengelolaan destinasi dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Dalam upaya mendukung hal ini, Politeknik Pariwisata Bali berperan aktif dalam pembangunan kepariwisataan daerah dan nasional melalui kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Salah satu bentuk pengabdian yang dilaksanakan adalah program pendampingan untuk meningkatkan kapasitas SDM pariwisata di Labuan Bajo, dengan melibatkan 50 peserta. Program ini fokus pada tata kelola destinasi dan pemanfaatan produk lokal sebagai strategi mendukung pariwisata regeneratif. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendampingan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Kadisparbud Manggarai Barat, pemilik UMKM, Ketua Kelompok Sadar Wisata, pelaku wisata, serta masyarakat yang tertarik mengembangkan diri di sektor pariwisata. Hasilnya, pendampingan yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam pengelolaan destinasi serta inovasi dalam pemanfaatan produk lokal seperti kemiri, cumi, dan teri menjadi olahan sambal. Pendekatan regeneratif yang diterapkan juga memperkuat pelibatan masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan pariwisata Labuan Bajo yang berkelanjutan dan berbasis pada potensi lokal.
Big Data-based Sentiment Analysis on TripAdvisor Reviews Using Naïve Bayes Classification: A Case Study on Luxury Resort in Bali Duta, Putu Krisna Arya; Pitanatri, Putu Diah Sastri; Loanata, Cahyo Purnomo
Media Wisata Vol. 23 No. 1 (2025): Media Wisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v23i1.864

Abstract

This research aims to analyze the sentiment of tourist reviews on the TripAdvisor platform towards a luxury resort in Bali by utilizing the Naïve Bayes classification method. The review data is analyzed to identify positive, negative, and neutral sentiments. Three variants of Naïve Bayes algorithm (GaussianNB, MultinomialNB, and BernoulliNB) were implemented and evaluated for performance. The results showed that the GaussianNB model provided the highest classification accuracy of 0.89. Further analysis revealed that the model effectively identified positive sentiments, but had challenges in classifying negative and neutral sentiments. Word cloud visualization confirmed the focus of positive reviews on aspects of accommodation, service and facilities, which can serve as a reference for the hospitality industry. This study concludes that big data-based sentiment analysis is an important tool for understanding customer perceptions, noting the need for further model development to improve the identification of minority sentiments.