Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : An-Nuriyah Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Efektivitas Learning Management System (LMS) Berbasis Syariah dalam Pembelajaran Digital Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Learning Management System (LMS) berbasis syariah dalam menunjang pembelajaran digital di lembaga pendidikan Islam. LMS berbasis syariah menjadi inovasi penting dalam era digital karena tidak hanya menyediakan fitur pembelajaran modern, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai etika dan moral Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai jurnal terbaru, buku ilmiah, serta dokumen pendidikan Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS berbasis syariah mampu memberikan lingkungan belajar yang lebih aman, terarah, dan sesuai dengan prinsip syariah melalui filter konten, etika komunikasi digital, dan fitur pengingat ibadah. Selain itu, kemudahan akses dan fleksibilitas penggunaan meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Interaksi antara guru dan peserta didik juga menjadi lebih efektif berkat fitur diskusi dan konsultasi yang terkontrol. Evaluasi berbasis syariah memberikan pemantauan yang lebih komprehensif terhadap perkembangan akademik dan karakter peserta didik. Secara keseluruhan, LMS berbasis syariah memiliki dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran digital, baik dari aspek teknis maupun spiritual. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan inovasi pembelajaran digital yang bermutu dan berbasis nilai Islam.
Integrasi Teknologi Augmented Reality terhadap Pembelajaran Fiqh Muamalah Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya inovasi baru dalam dunia pendidikan, termasuk pemanfaatan Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran Fiqh Muamalah. AR hadir sebagai media yang mampu menyajikan visualisasi interaktif, simulasi akad, serta ilustrasi proses transaksi syariah secara konkret sehingga membantu peserta didik memahami konsep muamalah yang cenderung abstrak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur untuk menganalisis efektivitas AR sebagai media pembelajaran dalam konteks fikih muamalah. Berbagai sumber buku, artikel ilmiah, dan dokumen akademik dianalisis untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai manfaat, potensi, dan tantangan penggunaan AR. Hasil kajian menunjukkan bahwa AR meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman konsep, serta memperkaya pengalaman belajar peserta didik melalui pendekatan visual dan interaktif. AR juga membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih sistematis, menarik, dan relevan dengan perkembangan ekonomi digital modern. Meskipun demikian, implementasi AR dihadapkan pada kendala seperti ketersediaan perangkat, kompetensi guru, dan kebutuhan pengembangan konten syariah yang akurat. Secara keseluruhan, AR memiliki prospek kuat sebagai media pembelajaran inovatif yang mampu menjembatani teori dan praktik muamalah, sekaligus memperkuat integrasi teknologi dalam pendidikan Islam. Oleh karena itu, pengembangan AR dalam pembelajaran Fiqh Muamalah penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi syariah.
Ai Tanpa Tuan: Revolusi Otonomi Algoritma Dalam Mengambil Keputusan Lailatur Rohmah; Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena AI Tanpa Tuan menggambarkan sistem kecerdasan buatan yang mampu mengambil keputusan secara independen, menghadirkan tantangan etis, filosofis, dan sosial. Isu utama mencakup akuntabilitas, tanggung jawab moral, dan transparansi dalam pengambilan keputusan otonom. Secara teknis, algoritma pembelajaran mesin dan jaringan syaraf tiruan memungkinkan AI untuk belajar, beradaptasi, dan berkembang tanpa intervensi manusia. Dari sisi regulasi, pengawasan diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan algoritmik, sementara perspektif futuristik menekankan kemungkinan integrasi manusia-mesin yang mengubah batasan agen manusia. Penelitian ini bertujuan menelaah AI otonom secara multidisipliner dan menyusun rekomendasi desain yang aman, etis, dan akuntabel.
Pemanfaatan Big Data dalam Meningkatkan Manajemen Pendidikan Islam Era Society 5.0 Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Big Data menjadi salah satu tonggak penting dalam transformasi manajemen pendidikan Islam pada era Society 5.0 yang menuntut integrasi teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan. Big Data memungkinkan lembaga pendidikan mengelola informasi dalam jumlah besar secara lebih akurat, cepat, dan efisien sehingga mendukung pengambilan keputusan yang strategis dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas pemanfaatan Big Data dalam meningkatkan mutu manajemen pendidikan Islam, khususnya pada aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengembangan program pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur melalui analisis mendalam terhadap buku, artikel ilmiah, dan laporan riset lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Big Data mampu memperkuat proses monitoring peserta didik, meningkatkan akurasi evaluasi kinerja guru, serta mengoptimalkan layanan administrasi berbasis digital. Selain itu, Big Data mendukung pengembangan kurikulum adaptif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan SDM, keamanan data, dan kesiapan infrastruktur digital masih menjadi hambatan utama. Dengan pengelolaan yang tepat, Big Data memiliki prospek yang sangat strategis untuk mendorong manajemen pendidikan Islam menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada kualitas keberlanjutan.
Analisis Keamanan Siber Pada Platform Pendidikan Islam Berbasis Mobile Apps Miftahul Adila Fitria; Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk ancaman keamanan siber, memetakan kerentanan yang muncul, serta menganalisis mekanisme perlindungan data yang diterapkan pada platform pendidikan Islam berbasis aplikasi mobile. Penelitian ini juga merumuskan rekomendasi penguatan keamanan berdasarkan temuan literatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian literatur melalui telaah jurnal, laporan keamanan siber, serta regulasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa aplikasi pendidikan Islam menghadapi beberapa ancaman utama, seperti kebocoran data pribadi, autentikasi yang lemah, penyalahgunaan API, serta rendahnya standar enkripsi pada proses penyimpanan dan transmisi data. Selain itu, ditemukan bahwa sebagian besar platform belum menerapkan standar keamanan yang konsisten, terutama dalam pengelolaan akses, pengujian kerentanan, dan transparansi kebijakan privasi. Upaya proteksi yang telah dilakukan meliputi penggunaan enkripsi dasar, autentikasi dua langkah, dan sertifikasi protokol keamanan, namun implementasinya masih terbatas pada beberapa platform. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penerapan standar keamanan aplikasi yang lebih ketat, audit keamanan berkala, serta peningkatan literasi digital bagi pengguna dan pengembang untuk memperkuat keandalan platform pendidikan Islam.
Implementasi Kebijakan Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 2 No 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan moderasi beragama merupakan agenda strategis pemerintah Indonesia dalam memperkuat harmoni sosial dan menjaga keberagaman di tengah masyarakat multikultural. Dalam konteks pendidikan nasional, Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran sentral sebagai instrumen pembentukan sikap keberagamaan peserta didik yang inklusif, toleran, dan berwawasan kebangsaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan perspektif teori implementasi kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis kebijakan dengan menelaah dokumen regulasi, kurikulum PAI, serta temuan empiris dari berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi kebijakan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI masih menghadapi sejumlah tantangan, baik pada aspek konseptual, pedagogis, struktural, maupun kultural. Pemahaman guru PAI terhadap konsep moderasi beragama belum merata dan cenderung parsial, sehingga berdampak pada praktik pembelajaran yang masih bersifat normatif dan kognitif. Selain itu, keterbatasan perangkat pembelajaran kontekstual, minimnya pelatihan berkelanjutan, serta lemahnya dukungan kelembagaan turut memengaruhi efektivitas implementasi kebijakan. Di sisi lain, integrasi moderasi beragama dalam Kurikulum Merdeka, penguatan pendidikan karakter, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran digital menjadi peluang strategis dalam memperkuat implementasi kebijakan PAI. Artikel ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI memerlukan pendekatan kebijakan yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan, dengan menempatkan guru sebagai aktor kunci serta memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan kebijakan Pendidikan Agama Islam di masa mendatang.
Kebijakan Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi: Peluang Penerapan dan Risiko yang Harus Diantisipasi Umi Maslichah; Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 2 No 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi merupakan bagian dari agenda transformasi pendidikan nasional dalam merespons perkembangan era digital. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan relevansi pembelajaran PAI tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai wahana pembentukan karakter, moral, dan spiritual peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis peluang penerapan serta risiko yang harus diantisipasi dalam implementasi kebijakan pembelajaran PAI berbasis teknologi. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan terhadap regulasi pendidikan, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian ilmiah yang relevan dengan tema digitalisasi pembelajaran dan pendidikan agama Islam. Analisis dilakukan dengan menggunakan perspektif teori implementasi kebijakan dan pedagogi digital untuk mengkaji dinamika kebijakan, peran aktor, serta konteks struktural dan kultural implementasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pembelajaran PAI berbasis teknologi memiliki peluang strategis dalam memperluas akses pembelajaran, mendorong inovasi pedagogis, dan memperkuat literasi digital keagamaan peserta didik. Namun demikian, kebijakan ini juga menghadapi sejumlah risiko, seperti potensi reduksi dimensi spiritual dan keteladanan, paparan konten keagamaan digital yang tidak terkurasi, serta kesenjangan infrastruktur dan kompetensi digital guru. Oleh karena itu, artikel ini menegaskan pentingnya strategi kebijakan yang adaptif dan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas guru PAI, regulasi dan pengawasan konten digital, serta sinergi kelembagaan yang komprehensif. Dengan pendekatan kebijakan yang tepat, pembelajaran PAI berbasis teknologi berpotensi menjadi instrumen strategis dalam membentuk generasi Muslim yang religius, kritis, dan beretika di era digital.