I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 47 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Ni Luh Rusmeyantari; ., Drs. Sariyasa,M.Sc., Ph.D; ., I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4977

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIIIE SMP Negeri 2 Tejakula dengan mengimplementasikan model pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP N 2 Tejakula tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus dengan tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Data motivasi belajar matematika siswa dikumpulkan melalui angket dan data prestasi belajar matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor motivasi belajar matematika siswa, mengalami peningkatan dari sebelum diberikan tindakan yaitu 55,2 (kategori cukup) menjadi 64,76 (dalam kategori tinggi) setelah diberikan tindakan pada akhir siklus III. Rata-rata skor tes prestasi belajar matematika siswa juga mengalami peningkatan dari siklus ke siklus. Rata-rata siklus I adalah 68,rata-rata siklus II adalah 76, dan rata-rata siklus III adalah 92. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran make a match mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Tejakula.Kata Kunci : motivasi belajar, prestasi belajar, pembelajaran kooperatif tipe Make A Match. This study aimed at improving mathematics learning achievement of students of VIIIE SMP Negeri 2 Tejakula by implementing cooperative learning method of make a match type. The research subject was students of VIIIE class SMP N 2 Tejakula in the academic year 2014/2015. The research was conducted in three cycles which consist of steps including plan, action, observe and evaluate, and reflect. Data of student’s motivation in learning mathematics was collected by questionnaire and data achievement of learning mathematics was collected by using mathematics achievement test. Result of the research showed that the mean scores of student’s motivation in learning mathematics was improve after the action done, in which the mean scores before the action was 55,2 (average category) improving to 64,76(high category) after the action done, at the end cycle III. The mathematics means score of students in mathematics achievement test was also improve in each cycle. The mean score in cycle I was 68, in cycle II the mean scores was 76, and 92 was the mean scores of cycle III. From the research it can be concluded that by using cooperative learning can be improve mathematics learning outcomes of students VIII E SMP Negeri 2 Tejakula.keyword : learning outcomes, learning motivation, cooperative learning Make A Match type.
PENGARUH PEMANFAATAN SOFTWARE MATEMATIKA DALAM MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X MIA SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., Nyoman Tiya Martini; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si; ., I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran pemanfaatan software matematika dalam model problem based learning lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pada penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian adalah Post Test Only Control Group Design. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa Kelas X MIA SMA Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 dan X MIA 2 yang diambil menggunakan teknik random sampling. Data dalam penelitian ini adalah pemahaman konsep matematika yang dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t_hitung=2,8794 dan ttabel = 1,6632 sehingga diperoleh nilai t_hitung>t_tabel berdasarkan hal tersebut H_0 ditolak. Hal ini berarti bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pemanfaatan software matematika dalam model problem based learning lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan kata lain ada pengaruh positif pemanfaatan software matematika dalam model problem based learning terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Kata Kunci : Software Matematika, Model Problem Based Learning, Pemahaman Konsep Matematika This study aimed to determine whether the mathematical conceptual understanding of students who learned by the utilization of mathematical software on problem based learning model was better than those who learned by the conventional learning. The study was a quasi-experiment and used a Post Test Only Control Group Research Design. The population of this research was the 10th grade students of mathematic and science SMA Negeri 4 Singaraja in the academic year 2014/2015. The samples of this research were class X MIA 1 and X MIA 2 which taken using random sampling technique. The data of this research was students mathematical conceptual understanding which collected by essay test and analyzed by using one tail independent t-test with significance level of 5%. The results showed that tscore = 2,8794 was greater than ttable = 1,6632. It means that the Null Hypothesis must be rejected. So, It can be concluded that the mathematical conceptual understanding of students who learned by the utilization of mathematical software on problem based learning model was better than those who learned by conventional learning. In the other words, there is a positive effect of the utilization of mathematical software on problem based learning model for the mathematical understanding concepts of studentskeyword : Mathematical Software, Problem Based Learning Model, Mathematical Conceptual Understanding
MODEL MULTIPLE DECREMENT DAN APLIKASINYA Hartawan, I Gusti Nyoman Yudi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Cepatnya perkembangan asuransi ditandai dengan bermunculannya inovasi-inovasi produk yang ditawarkan. Model multiple decrement merupakan salah satu model aktuaria yang digunakan sebagai acuan dalam merancang suatu produk asuransi. Dalam model ini klaim tidak hanya terjadi karena orang tersebut meninggal tetapi klaim juga terjadi karena cacat atau sebab (decrement) lainya sehingga penentuan premi dengan menggunakan model ini tentunya akan berbeda dari produk asuransi pada umumnya. Makalah ini membahas mengenai model multiple decrement , bagaimana membentuk tabel multiple decrement dan aplikasi dari model tersebut dalam hal menentukan premi dari suatu produk asuransi yang bersesuaianKata-kata kunci: model multiple decrement, premi
KONTRIBUSI GAYA BERPIKIR DAN TASK COMMITMENT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP N 2 SAWAN ., Ni Komang Welly Pusparini Karn; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd; ., I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5938

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kontribusi gaya berpikir terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan, (2) kontribusi task commitment terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan, dan (3) kontribusi gaya berpikir dan task commitment terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dan expost facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan yang berjumlah 329 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah propotional random sampling dengan ukuran sampel minimal 178 orang. Data dikumpulkan dengan tes essay, angket, dan tes objektif. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kontribusi gaya berpikir terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan yaitu sebesar 34.9%. Hal ini bermakna bahwa variansi data prestasi belajar matematika 34.9% dapat dijelaskan oleh variabel gaya berpikir; (2) kontribusi task commitment terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan yaitu sebesar 20.7%. Hal ini bermakna bahwa variansi data prestasi belajar matematika 20.7% dapat dijelaskan oleh variabel task commitment; (3) kontribusi gaya berpikir dan task commitment terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Sawan, yaitu sebesar 44.5%. Hal ini bermakna bahwa variansi data prestasi belajar matematika 44.5% dapat dijelaskan oleh variabel gaya berpikir dan task commitment.Kata Kunci : Gaya Berpikir, Task Commitment, dan Prestasi Belajar Matematika Goal of this research are to know (1) the contribution of the thinking style to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan, (2) the contribution of task commitment to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan, and (3) the contribution of the thinking style and task commitment to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan and the total is 329 students. This research was a correlational and ex post facto research with quantitative approach. The population in this research were students in grade VIII of SMP N 2 Sawan. the sampling technique used was proportional random sampling with minimal sample size is 178 students. The data collected by the essay tests, questionnaires, and multiple choice tests. Hypotheses were tested using correlation and regression analysis test.The result show that (1) the contribution of the thinking style to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan is 34.9%. It Means that achievement data variance of 34.9% can be explained by variable of the thinking style ; (2) the contribution of the task commitment to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan is 20.7%. It Means that achievement data variance of 20.7% can be explained by variable of the task commitment; and (3) the contribution of the thinking style and task commitment to the mathematics achievement of grade VIII students in SMP N 2 Sawan is 44.5%. It Means that achievement data variance of 44.5% can be explained by variable of the thinking style and the task commitment.keyword : The Thinking style, Task Commitment, Mathematics Achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BEBANDEM ., I Dewa Gede Agung Pratama Putra; ., Dr. I Gusti Ngurah Pujawan,M.Kes; ., I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti model pembelajaran CORE lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Bebandem tahun ajaran 2014/2015, yaitu sebanyak 180 orang yang terdistribusi ke dalam 7 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling untuk mendapatkan 2 kelas sampel. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Design. Data skor tes kemampuan komunikasi matematis siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung = 2,8302 > ttabel = 2,0086. Akibatnya ditolak. Hal ini berarti bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti model pembelajaran CORE lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan kata lain ada pengaruh positif model pembelajaran CORE terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Hal ini beralasan karena didukung oleh fakta-fakta empiris bahwa siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CORE aktif dalam belajar, melatih daya ingat siswa tentang suatu konsep/informasi, dan mampu mengkomunikasikan masalah matematika yang diberikan.Kata Kunci : Model CORE,Kemampuan Komunikasi Matematis This research was aimed to determine wether mathematical communication ability of students who studied with CORE learning model higher than mathematical communication ability of students who studied with conventional learning. The population in this study was all tenth grade students of SMA Negeri 1 Bebandem in academic year 2014/2015, as many as 180 students which distributed into seven classes. Sampling was done by cluster random sampling technique to obtain two sample classes. Design in this study was Post-test Only Control Design. The score data of mathematical communication ability of students test was analyzed by using t-test with the significant level of 5%. Hypotesis testing results showed that ttest = 2,8302 > ttable = 2,0086. Consecuently rejected. It means mathematical communication ability of students who studied with CORE learning model higher than mathematical communication ability of students who studied with conventional learning. In other words, there is positive influence from CORE model to mathematical communication ability of students. This is reasonable because it’s support by the empirical facts that learned with CORE learning model make students active in learning, memory train students about the concept/information, and is able to communicate a given mathematical problem.keyword : CORE Model, Mathematical Communication Ability.
Pengaruh penerapan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis Sang Ayu Made Monik Kencanawati; Sariyasa Sariyasa; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 15, No 1: June 2020
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pg.v15i1.33006

Abstract

Mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa adalah tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan post-test only control group design. Dari 436 siswa kelas VII SMP Negeri 4 Denpasar yang menjadi populasi, dipilih secara acak 80 siswa sebagai sampel penelitian. Data kemampuan berpikir kreatif matematis siswa diperoleh melalui  tes uraian yang diberikan kepada siswa di akhir penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji-  satu arah pada dua sampel independen pada taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di kelas eksperimen sebesar 62,05 dan rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di kelas kontrol sebesar 53,86. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa thitung = 2,02 ttabel = 1,99. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran SAVI lebih baik daripada siswa yang belajar menggunakan pembelajaran langsung (kelas kontrol). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dari penerapan model pembelajaran SAVI terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Berdasarkan temuan tersebut, penerapan model pembelajaran SAVI di dalam pembelajaran matematika ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif matematisnya. The effect of the implementation of SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) learning model toward mathematical creative thinking AbstractDescribing the effect of the learning model of SAVI (Somatic, Auditory, Visual, and Intellectual) to the mathematical creative thinking skills of students was the aim of this study. This was a quasi-experimental study with a post-test only control group design. Of 436 seventh grade students of public junior high school (i.e. SMP Negeri 4 Denpasar, Indonesia) who became the population, 80 students were randomly chosen as the sample of this study. Data on mathematical creative thinking skills of the students were obtained from the constructed-response test which was administered at the end of this study. The analysis of data was conducted by using a one-tailed independent samples t-test with a significance level of 5%. Based on the descriptive statistical analysis we obtained the mean of mathematical creative thinking skills of students in the experimental class was 62.05 and the mean of mathematical creative thinking skills of students in the control class was 53.86. As for the result of hypothesis testing showed that tcount = 2.02 ttable = 1.99. This result implied that the mathematical creative thinking ability of students in the experimental class was better than the mathematical creative thinking ability of students in the control class. Thus, it could be concluded that there was an effect of the implementation of the learning model of SAVI on the mathematical creative thinking skills of students. Furthermore, the implementation of the learning model of SAVI in mathematics learning could be used as an alternative in facilitating students to develop their mathematical creative thinking skills. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FORMULATE SHARE LISTEN CREATE BERBANTUAN LKS OPEN-ENDED TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Desak Putu Padmi Mahartini; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; I Nyoman Gita
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v11i1.24316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Formulate Share Listen Create (FSLC) berbantuan LKS Open-Ended terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan desain penelitian ini adalah post-test only control group. Adapun populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Singaraja tahun ajaran 2019/2020. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dan siswa kelas VIII B yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Pemahaman konsep matematika siswa diukur pada akhir penelitian dengan menggunakan tes berbentuk soal uraian. Data berupa skor pemahaman konsep matematika dianalisis dengan menggunakan uji-t satu ekor. Uji Lilliefors dan uji Levene menunjukkan bahwa kedua sampel berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Karena uji asumsi telah terpenuhi, maka uji-t dapat dilakukan dan berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai t_hitung = 2,093  dan  dengan taraf signifikansi 5% dan db = 64, diperoleh nilai t_tabel = 1,998, dengan demikian, berdasarkan kriteria pengujian t_hitung > t_tabel  sehingga H0 ditolak. Hal ini menunjukkan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model FSLC berbantuan LKS Open-Ended lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, model pembelajaran FSLC berbantuan LKS Open-Ended berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Kata kunci: pemahaman konsep matematika, model pembelajaran Formulate Share Listen Create, LKS Open-Ended, model pembelajaran STAD.
PENGGUNAAN E-MODUL INTERAKTIF DALAM PERKULIAHAN DARING STRUKTUR ALJABAR I Nyoman Budayana; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v13i1.46901

Abstract

Perkuliahan daring merupakan salah satu jawaban dari permasalahan di dunia pendidikan selama pandemi COVID-19. Untuk mendukung pelaksanaan perkuliahan daring agar berjalan baik, salah satu media yang dapat di manfaatkan adalah penggunaan e-modul interaktif. Penelitian ini bertujuanuntuk : (1) membuat e-modul interaktif yang memenuhi syarat valid sebagai bahan ajar dalam perkuliahan struktur aljabar, (2) mengetahui hasil belajar mahasiswa S1 Matematika setelah menggunakan e-modul interaktif pada mata kuliah struktur aljabar, dan (3) mengetahui respon mahasiswa S1 Matematika terhadap e-moduli interaktif. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah one shot case study. Dalam penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut : (1) bahan ajar berupa e-modul interaktif untuk mata kuliah struktur aljabar, (2) hasil belajar mahasiswa yang menggunakan e-modul interaktif dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata ketuntasan klasikal sebesar 93,75%, (3) respon mahasiswa terhadap penggunaan e-modul interaktif pada proses pembelajaran juga masuk pada kategori baik.
Implementasi Bahan Ajar Berbasis Masalah Kontekstual Berbantuan Software Statistika Dalam Meningkatkan Hasil Belajar I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v13i1.47073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan ajar berbasis masalah kontekstual berbantuan software statistika terhadap hasil belajar mahasiswa pada matakuliah statistika nonparametric. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi ekperimen dengan rancangan post-test only group design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI Program Studi S1 Pendidikan Matematika. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan cluster random sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Data hasil belajar dianalisis menggunakaan uji t-independent dengan tarafk signifikan 5%. Berdasrkan hasil analisis diperoleh thitung= 2.809 > ttabel = 1.678 dengan demikian hipotesis nol dapat ditolak, yang bermakna hasil belajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan bahan ajar berbasis masalah kontekstual berbantuan software statistika lebih baik daripada mahasiswa yang dibelajarkan dengan bahan ajar konvensional
Pendekatan Model Markov Dalam Penentuan Premi Tunggal Bersih Asuransi Jiwa Multi-Life I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada makalah ini, digunakan model markov dalam memodelkan ketidakbebasan antara sisa usia hidup suami dan istri.  Dalam model markov transisi antar state mempertimbangkan state sekarang pasangan tersebut berada. Estimasi intensitas transisi pada model markov menggunakan metode maksimum likelihood. Hasil estimasi tersebut kemudian digunakan dalam menghitung premi tunggal bersih pada asuransi jiwa multi life dengan status last survivor.