Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS WHITE BOARD ANIMATION VIDEO Hartawan, I Gusti Nyoman Yudi; Sudiarta, I Gusti Putu; Waluyo, Djoko
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.768 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v7i1.11710

Abstract

Berdasarkan diskusi dengan Ketua dan Sekretaris MGMP Kabupaten Buleleng, disepakati bahwa pengembangan konten dan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi masih tetap menjadi program prioritas dalam peningkatan kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik guru. Untuk itu, disepakati mengadakan program kerjasama dalam pengembangan media pembelajaran  matematika berbasis white board animation video.  Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatknya kompetensi guru mitra dalam membuat dan mengunakan media pembelajaran  berbasis White Board Animation Video. Metode Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan (1) model partisipatory rural apprasial. Model ini digunakan untuk mengidentifikasi masalah yang dialami mitra atau kelompok masyarakat, (2) Model Technology Transfer (TT), digunakan agar mitra atau kelompok masyarakat menguasai prinsip-prinsip penerapan teknologi terutama dalam hal pengembangan media pembelajaran matematika, dan (3) Model pelatihan/diskusi kelompok. Hasil kegiatan ini adalah mitra dapat membuat dan menggunakan media pembelajaran berbasis White Board Animation Video.
MEDIA MANIPULATIF PECAHAN BERBASIS MONTESSORI (Identifikasi Kebutuhan dan Desainnya di SD Gugus VI Kecamatan Baturiti) Suryawan, I Putu Pasek; Yudi Hartawan, I Gusti Nyoman; Yuda Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.157 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.17989

Abstract

Materi Pecahan merupakan kajian inti dari kurikulum matematika di tingkat SD, namun guru masih mengalami kesulitan dalam membelajarkannya. Pada dasarnya pembelajaran Pecahan dapat dilakukan dengan berbagai strategi dan variasi sajian, misalnya dengan pemanfaatan media manipulatif. Media manipulatif yang digunakan hendaknya sesuai dengan materi atau topik yang akan dibahas dan terencana dengan baik serta bermakna maksimal, sehingga seyogyanya media manipulatif tersebut dirancang dan dibuat langsung oleh guru. Oleh karena itu, tujuan tahap awal program pengabdian ini, yaitu untuk meningkatkan kemampuan guru SD Gugus VI Kecamatan Baturiti dalam mengidentifikasi karakteristik kebutuhan media manipulatif Pecahan yang dapat digunakan sebagai sarana belajar siswa dan bukan hanya sebagai sarana mengajar guru. Program pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan yang dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi (1) berupa pemantapan pengetahuan guru terkait strategi pemanfaatan media manipulatif pecahan dalam pembelajaran di SD, dan sesi (2) pelatihan langsung mengidentifikasi karakteristik kebutuhan media manipulatif pecahan yang efektif digunakan pada pembelajaran kelas III sampai dengan kelas VI di SD Gugus VI Kecamatan Baturiti, yang dipandu langsung oleh tim pengabdian. Secara keseluruhan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam mengidentifikasi kebutuhan media manipulatif pecahan dalam pembelajaran matematika di SD Gugus VI Kecamatan Baturiti. Hal ini dapa dilihat dari persentase kehadiran peserta sebesar 96,86% dan seluruhnya secara penuh mengikuti diklat. Peserta juga menanggapi positif terhadap pelaksanaan diklat dengan persentase skornya sebesar 79,53%. Melalui kegiatan ini guru mampu mengidentifikasi kebutuhan media manipulatif yang akan dikembangkan, yaitu berupa media manipulatif pecahan berbasis metode Montessori dengan karakteristik media seperti: (1) menarik, (2) bergradasi, (3) auto-education, (4) auto-correction, dan (5) kontekstual, serta siap untuk direalisasikan pada tahap selanjutnya. Guru mampu menghasilkan desain media manipulatif pecahan berbasis metode Montessori dengan rata-rata skor validasi sebesar 3,72 dan tergolong sangat baik.Kata-kata kunci: media manipulatif pecahan, metode Montessori, pendidikan, pelatihan.
Development of Geogebra Applets of Equation and Square Functions for Class Ix Students of Junior High School Sudarsana, Made; Hartawan, I Gusti Nyoman Yudi
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 23, No 3 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to make learning media that meet the quality requirements of learning media. There are three objectives targeted in this study, namely, Knowing the characteristics of the media, knowing the practicality, and knowing the effectiveness of the media. This type of research is research and development using a 4-D development model. The stages of developing the 4-D model used include the definition stage, the design stage, and the development stage. These stages produce GeoGebra applet learning media which consists of 3 applet media that have been tested for feasibility with an average of 4.48 in the Very Eligible criteria. The learning media produced have been tested for their practicality, seen from the results of the analysis of the average teacher response questionnaire scores and student responses, which are 5.0 and 4.5 which have a very good practicality level. And this media has been proven effective in learning. This can be seen from the classical completeness with the percentage of classical completeness 84.37%. The conclusion is that the GeoGebra applet learning media is practical and effective to train students' conceptual understanding IX grade junior high school on equations and quadratic functions Keywords: GeoGebra applet, 4-D development model, quadratic equations and functions. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v23i3.pp1241-1251
Students’ Mathematical Anxiety during the Covid-19 Pandemic and Its Impact on Deaf Students’ Mathematics Learning Outcomes Mahayukti, Gst Ayu; Dewi, Putu Kartika; Suarsana, I Made; Hartawan, I Gusti Nyoman Yudi
Unnes Journal of Mathematics Education Vol. 13 No. 1 (2024): Reguler Issue
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/77vcrx47

Abstract

The emergence of various problems during online learning must receive attention, especially for special needs students. For deaf children, online learning problems in mathematics lessons will become more complex due to communication barriers (hearing loss). This study aims to analyze deaf children's mathematical anxiety in learning mathematics and its correlation to the deaf children’s learning outcomes during the Covid-19 pandemic. This research was descriptive and correlational research types. The subject research was deaf children at the SMP Luar Biasa Negeri Tuna Rungu. The study sample was 24 students. Research data was collected by observation, interviews, questionnaires, and tests. The data analysis used was descriptive analysis and simple regression. The results showed that deaf children's mathematical anxiety was very high. The results of the regression analysis show that mathematical anxiety has a significant effect on mathematics learning outcomes. Even though online learning during the pandemic has made the implementation of mathematics learning flexible because it can accommodate different learning styles of children, many obstacles were found in the learning process, given the limitations of deaf children, and they preferred offline learning. The implications of this research are expected to be an evaluation for teachers and deaf children to improve mathematics learning outcomes and to overcome deaf children's mathematical anxiety.
Pengembangan E-LKPD Berorientasi Budaya Bali Berbantuan GeoGebra untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas IX SMP Prasanti, Made Cita; Hartawan, I Gusti Nyoman Yudi; Suweken, Gede
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbantuan GeoGebra yang berorientasi budaya Bali melalui pola kain tenun Gringsing guna meningkatkan pemahaman konsep geometri transformasi bagi siswa kelas IX. Pengembangan E-LKPD menggunakan model ADDIE yang dirancang menggunakan aplikasi iSpring dan Lumi Education. Validitas isi/materi dievaluasi oleh pakar serta dianalisis menggunakan rumus Aiken’s V, penilaian ahli media menggunakan angket LORI, kepraktisan dinilai melalui angket User Experience Questionnaire (UEQ), dan efektivitas diukur melalui Gain ternormalisasi serta penghitungan persentase ketuntasan. Hasil uji validitas isi/materi menunjukan rata-rata nilai V sebesar 0,92 dengan kriteria tinggi. Penilaian ahli media memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,94 yang dikategorikan sangat tinggi. Hasil uji coba pada 33 siswa dan satu orang guru menunjukkan bahwa respon guru dan peserta didik pada aspek attractiveness, dependability, stimulation, serta novelty termasuk dalam kategori unggul, sedangkan aspek efficiency dan perspicuity termasuk dalam kategori baik. Kemudian hasil dari keefektifan E-LKPD, yaitu diperoleh skor N-Gain mencapai 0,73 dengan kategori sangat efektif serta persentase ketuntasan pada post-test kemampuan pemahaman konsep sebesar 82% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid, layak, praktis, dan efektif. Selain meningkatkan pemahaman konsep, bahan ajar ini berkontribusi dalam pelestarian kearifan budaya Bali melalui pembelajaran yang kontekstual dan inovatif.
Pengembangan Game Edukasi Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasional Siswa Kelas VII Yudi Hartawan, I Gusti Nyoman; Swarmantara, I Putu Adhitya; Suweken, Gede
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2025): DELTA : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop a mathematics educational game to enhance the computational thinking skills of seventh-grade students in relation to data and diagram materials. The development of the educational game utilizes the ADDIE model, which was developed with the assistance of Construct 3 software. The validity of the material and media was evaluated by experts using the LORI questionnaire. Practicality was assessed through the User Experience Questionnaire (UEQ). Effectiveness was measured by calculating the average N-Gain score. The results of the material validity test showed a validity percentage of 95% with a feasible criterion. The media expert assessment obtained a validity percentage of 95% with a feasible criterion. The results of a limited trial on 44 students and one teacher showed that the responses of teachers and students on the aspects of attractiveness, accuracy, stimulation, and novelty were included in the superior criteria, while the aspects of clarity and efficiency were included in the good criteria. Then, the results of the educational game obtained an average N-Gain score of 0.71, which falls within a high category. Thus, the developed mathematics educational game is declared valid, feasible, practical, and effective. This mathematics educational game can improve students' computational thinking skills and create a fun learning environment.
Profile of Students' Computational Thinking Skills in Solving Algebraic and Geometric Mathematical Problems: Systematic Literature Review Patikasari, Kadek Melani; Hartawan, I Gusti Nyoman Yudi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4784

Abstract

Researchers systematically examine the profile and characteristics of students' computational thinking abilities when they tackle math problems in algebra and geometry, as computational thinking counts as one of the key competencies in 21st-century math learning that bolsters students' problem-solving skills. This study uses a Systematic Literature Review (SLR) and reviews articles published between 2015 and 2025, so researchers search those articles in databases like Google Scholar, Scopus, ERIC, SpringerLink, and DOAJ with keywords linked to computational thinking and math learning. They base the selection process on inclusion and exclusion criteria, which leads to 12 relevant articles ready for analysis. The results show students' computational thinking skills marked by four main aspects decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking and its use in algebra and geometry learning happens via problem-based approaches, algorithmic representations, as well as visualization and simulation activities. Decomposition and algorithmic thinking emerge as the dominant aspects students use, whereas abstraction and pattern recognition pose the biggest challenges, particularly in geometry, and these insights point to the need for more systematic design in blending computational thinking into math learning to strengthen abstraction and pattern recognition so students improve their math problem solving quality.
ANALISIS INSTRUMEN PENILAIAN COMPUTATIONAL THINKING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA: TREN, KONSTRUK, DAN KUALITAS PSIKOMETRIK Luh Novi Kristiana; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gb33wz92

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren pengembangan instrumen penilaian computational thinking dalam pembelajaran matematika, meliputi konstruk yang diukur, bentuk instrumen, jenjang pendidikan, serta kualitas psikometriknya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan tahapan identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap artikel-artikel relevan yang dipublikasikan pada periode 2020–2026. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan indikator computational thinking, karakteristik instrumen, serta aspek validitas dan reliabilitas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar instrumen mengukur empat elemen utama, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritmik. Beberapa penelitian juga menambahkan indikator generalisasi, evaluasi, dan representasi data. Instrumen dikembangkan pada berbagai jenjang pendidikan dan umumnya menunjukkan validitas serta reliabilitas yang baik, meskipun masih didominasi oleh bentuk tes tertulis dan memperlihatkan variasi konstruk serta pendekatan psikometrik. Simpulan: Temuan ini memberikan kontribusi teoretis berupa pemetaan arah pengembangan instrumen computational thinking dalam pembelajaran matematika, sekaligus implikasi praktis bagi peneliti dan pendidik dalam merancang instrumen yang lebih komprehensif, kontekstual, dan berbasis teknologi.
Pengembangan E-Modul Dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Dalam Meningkatkan Literasi Matematika Siswa Pada Materi Persamaan Garis Lurus Ni Putu Dinda Asoka Wati; I Gusti Putu Sudiarta; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5905

Abstract

Kemampuan siswa tingkat SMP dalam memahami dan menggunakan konsep literasi matematika masih berada pada level yang belum optimal, terutama ketika berhadapan dengan topik persamaan garis lurus. Selain itu, materi pembelajaran yang tersedia saat ini belum dirancang secara maksimal untuk mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses belajar. Atas dasar permasalahan tersebut, studi ini diarahkan pada perancangan sebuah e-modul yang mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam sebagai upaya untuk memperkuat kompetensi literasi matematika peserta didik. Studi ini dikategorikan sebagai penelitian pengembangan (Research and Development) yang mengadopsi kerangka kerja ADDIE, sementara pada fase penerapannya digunakan rancangan eksperimen one-group pretest–posttest. Penelitian ini melibatkan 35 peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 7 Denpasar sebagai subjek kajian. E-modul yang dirancang dalam penelitian ini dikembangkan dengan ciri mendukung pembelajaran mandiri, bersifat komprehensif, tidak bergantung pada sumber lain, fleksibel terhadap kebutuhan pengguna, serta mudah dioperasikan. Penyajiannya dikemas secara interaktif dan kontekstual, disusun secara runtut melalui tahapan memahami konsep, menerapkan, hingga melakukan refleksi. Validasi produk dilakukan oleh pakar konten dan desain menggunakan instrumen LORI, menghasilkan skor rata-rata 4,35 pada komponen materi dan 4,31 pada komponen media, yang mengindikasikan tingkat kelayakan sangat tinggi. Pengujian efektivitas memperlihatkan adanya perbedaan bermakna pada kemampuan literasi matematika siswa antara kondisi awal dan setelah pemanfaatan e-modul, ditunjukkan oleh nilai signifikansi < 0,001 (< 0,05). Selain itu, perolehan skor N-Gain sebesar 0,62 mengindikasikan peningkatan pada tingkat sedang. Dengan demikian, e-modul dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang dikembangkan dinyatakan valid dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa pada materi persamaan garis lurus.
Mathematical critical thinking in ethno-controversial problems: A logical-mathematical intelligence perspective I Gusti Ngurah Pujawan; I Putu Pasek Suryawan; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; I Made Suarsana
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 7 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v7i1.6140

Abstract

Mathematical critical thinking ability is a crucial skill that should be developed in mathematics education, particularly in addressing complex and contextual problems. This study aims to describe the mathematical critical thinking skills of Grade 10 senior high school students in solving ethno-controversial mathematical problems viewed from the level of logical–mathematical intelligence. This study employed a descriptive qualitative approach, with 6 grade 10 students from SMA Negeri 2 Singaraja as subjects, selected based on high, medium, and low levels of logical–mathematical intelligence. Data were collected through a written test based on ethno-controversial problems, a logical–mathematical intelligence questionnaire, semi-structured interviews, and documentation of students' work. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, referring to the indicators of mathematical critical thinking, namely interpretation, analysis, evaluation, and inference. The results of the study indicate that students with high logical–mathematical intelligence consistently meet most indicators of mathematical critical thinking, although they still show shortcomings in systematically presenting conclusions. Students with moderate logical–mathematical intelligence demonstrate fairly good mathematical critical thinking abilities in the indicators of interpretation and analysis; however, they still experience difficulties in the indicators of evaluation and inference. Meanwhile, students with low logical–mathematical intelligence show limitations in almost all indicators of mathematical critical thinking. These findings suggest the need for differentiated instructional strategies tailored to students' levels of logical–mathematical intelligence.
Co-Authors ., Putri Oktalinda Muttaqina ., Putu Sri Satri Dewi Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Ayu Wikasari Budayana, I Made Desak Putu Padmi Mahartini Dewi, Kadek Cintya Purnama Djoko Waluyo, Djoko Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Gede Suweken Gst. Ayu Mahayukti Gusti Ayu Kusumaningrum ., Gusti Ayu Kusumaningrum Gusti Ayu Mahayukti I Dewa Gede Agung Pratama Putra ., I Dewa Gede Agung Pratama Putra I Gusti Agung Melia Putri Ningrat I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Putu Suharta I Gusti Shri Agung Indiragany Jayaningrat I Komang Sesara Ariyana ., I Komang Sesara Ariyana I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suarsana I Made Suarsana I Nyoman Gita I Nyoman Sukajaya I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Puja Astawa Indra Diah Intan Puspa Dewi, L. Jana, Padrul kertiani, wayan Kusuma dewi, Luh Gede Ananda Lestari, N L P Kartika Wira Luh Ayu Manika Dewi Luh Novi Kristiana Made Sudarsana Mahartini, Desak Putu Padmi Melani, Ade Emelan T Mertasari, N.M.S Ni Komang Welly Pusparini Karn ., Ni Komang Welly Pusparini Karn Ni Luh Rusmeyantari . Ni Made Aristya Dewi ., Ni Made Aristya Dewi Ni Made Sri Mertasari Ni Made Suastini, Ni Made Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Trisya Inne Kristhina Ni Putu Dinda Asoka Wati Nyoman Arda Wibawa Nyoman Tiya Martini ., Nyoman Tiya Martini Pande Putu Ernawati Patikasari, Kadek Melani Pramayudi, A.A.A.S Prasanti, Made Cita Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putri, Luh Hanny Arsana Putu Kartika Dewi Qurrotul Aini Raphita Yanisari Silalahi Sandi Tian Ari Kusuma Sang Ayu Made Monik Kencanawati Sariyasa . Septiana, K. Riko Agus Suarditha, I Made Wira Putra Sudarsana, Made Swarmantara, I Putu Adhitya Tresna Dwipayana, Kadek Widnyana, Gede Supanca