Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

WORKSHOP PEMBUATAN SEDIAAN OBAT GOSOK DI SMA TUNAS PATRIA Parwati, Parwati; Jannah, Risma Tri Nur; Lestari, Oktavia Irma; Pujiastuti, Anasthasia; Pratiwi, Neli Diah
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.6730

Abstract

Sediaan obat gosok yang belum begitu familiar karena bau dan bentuknya yang menjadikan siswa SMA masih kurang tertarik pada bentuk obat gosok karena belum memahami secara mendalam mengenai sediaan obat gosok serta belum mengetahui cara pembuatannya. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan pembuatan obat gosok kepada siswa SMA. Kegiatan workshop pembuatan obat gosok dilakukan dengan kegiatan penyuluhan dilaksanakan di ruang kelas SMA Tunas Patria Ungaran yang diikuti oleh 22 siswa. Media yang digunakan berupa presentasi menggunakan power point serta dilanjutkan diskusi antar siswa dan tim pengabdian. Pelatihan pembuatan balsam dilakukan secara berkelompok. Setiap kelompok membuat 1 formula balsam dengan berat 40 gram dan dibagi menjadi 8 pot salep @5 gram tiap kemasan. Evaluasi dilakukan dengan mengerjakan pretest sebelum pemberian materi dan post test setelah praktek pembuatan sediaan obat gosok. Hasil kegiatan PKM didapatkan sediaan balsam yang memiliki efek menghangatkan, menyegarkan dan meredakan nyeri serta peningkatan pengetahuan. Hasil pretest rata-rata memiliki nilai 55,9 dan nilai post test memiliki nilai rata-rata 84,5. Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh persentase peningkatan pengetahuan sebesar 28,6%. Kesimpulan pemberian materi pembuatan sediaan balsam berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan peserta workshop.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGGUNAAN DAN PENGELOLAAN OBAT DI RUMAH BAGI MASYARAKAT DESA TEGAL SARI SENDANG III SEMARANG Cesaria, Dina; Ilmiawan, Riswandha; Imamah, Laely Nasiyatul; Sannora, Silvira; Pujiastuti, Anasthasia; Adhitama, Rina
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34680

Abstract

 ABSTRACTPengetahuan masyarakat yang masih terbatas mengenai cara penggunaan dan mengelola obat dirumah berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan, serta penyalahgunaan obat, munculnya resistensi, hingga pencemaran lingkungan akibat dari pembuangan obat yang tidak sesuai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan ibu-ibu PKK melalui edukasi interaktif berbasis leaflet di Desa Tegal Sari Sendang III, Semarang. Metode yang digunakan berupa penyuluhan langsung, pemaparan materi, dan sesi diskusi interaktif. Peserta dalam kegiatan ini, diikuti oleh ibu-ibu PKK dengan jumlah 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang obat dengan benar (DAGUSIBU). Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi perubahan perilaku masyarkat dalam menggunakan obat secara tepat dan aman dilingkungan rumah tangga.Kata kunci: Pengelolaan; Obat; DAGUSIBU; Tegal, Sari; Sendang III. ABSTRACTLimited public knowledge regarding the use and management of medicines at home has the potential to cause various health problems, as well as topics on drugs, the emergence of resistance, and environmental pollution due to improper disposal of medicines. This community service activity aims to increase the insight of PKK mothers through interactive leaflet-based education in Tegal Sari Sendang III Village, Semarang. The methods used include direct counseling, material presentations, and interactive discussion sessions. This activity was attended by 30 PKK mothers. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the principles of Obtain, Use, Store, and Dispose of Medicines Correctly (DAGUSIBU). Through this activity, it is hoped that there will be changes in community behavior in using medicines appropriately and safely in the household environment.Keywords: Management, Drugs, DAGUSIBU, Tegal, Sari, Sendang III.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BALSAM AROMATERAPI KOMBINASI MINYAK ATSIRI RIMPANG DLINGO (Acorus calamus) DAN RIMPANG BANGLE (Zingiber purpureum) Damayanti, Prashinta Nita; Luhurningtyas, Fania Putri; Pujiastuti, Anasthasia; Izzah, Arizul Nurma; Salsabila, Elysa
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 5 No 2 (2026): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v5i2.205

Abstract

Stress and anxiety are mental disorders that can reduce quality of life. Aromatherapy using essential oils is an alternative non-pharmacological therapy to help reduce stress and anxiety. Essential oils from dlingo rhizome (Acorus calamus L.) and bangle rhizome (Zingiber purpureum Roxb.) are known to have relaxing activity, so they have the potential to be developed into aromatherapy balm preparations. This study aims to formulate and evaluate the physical characteristics of aromatherapy balm combined with dlingo rhizome and bangle rhizome essential oils. The preparation was made in five formulas with varying total concentrations of essential oil combinations of 0%, 5%, 10%, 15%, and 20%. Physical evaluation included organoleptic tests, pH, homogeneity, spreadability, and adhesiveness. The results showed that all formulas produced semi-solid, homogeneous preparations, with a white to yellowish color and a distinctive aroma of essential oils that became stronger with increasing concentration. The pH value of all formulas was in the range of 6.13-6.45. The adhesive strength values ​​of Formulas A, B, C, D, and E were 5.00; 2.00; 1.74; 1.37; and 0.66 seconds, while the spreadability values ​​were 2.82; 2.83; 2.94; 2.59; and 2.64 cm. Based on the results of the physical evaluation, all formulas met the organoleptic, homogeneity, and pH requirements. Based on the results of the adhesion test, only Formula A met the adhesive strength requirements for topical preparations (>4 seconds). Based on the results of the spreadability test, all formulas did not meet the reference spreadability for topical preparations used in the study.