Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Marine Research

Potensi Bakteri Endofit Lamun Enhalus sp. dengan Aktivitas Antimikrofouling dari Perairan Lampung Susanti, Oktora; Yusuf, Maulid Wahid; Elisdiana, Yeni
Journal of Marine Research Vol 10, No 4 (2021): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v10i4.32286

Abstract

Enhalus sp. adalah salah satu jenis lamun dan merupakan tanaman yang sangat penting bagi organisme dan mikroorganisme laut diperairan, salah satunya adalah bakteri karena lamun menyediakan tempat hidup serta penyedia nutrisi pada bakteri. Beberapa hasil penelitian, menyatakan bahwa ekstrak lamun memiliki aktivitas terhadap bakteri yang membentuk biofilm. Terjadinya proses Biofouling diawali dengan terbentuknya film oleh bakteri yang menempel pada permukaan benda yang terendam di dalam laut yang disebut sebagai biofilm. Salah satu cara meminimalisasi biofouling pada umumnya dengan menggunakan bahan beracun yang tidak ramah lingkungan, sehingga perlu dilakukan pencarian alternatif baru untuk menghambat bakteri biofilm. Upaya untuk mengatasi permasalahan dengan menggunakan isolat bakteri endofit lamun merupakan salah satu alternatif ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bakteri endofit lamun Enhalus sp. yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri biofouling. Pada penelitian ini, sampel didapatkan dari pantai Ketapang Pesawaran dan pantai Biha, Pesisir Barat Lampung yang diambil dari bagian akar, batang dan daun lamun. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu pengambilan sampel, isolasi dan purifikasi bakteri endofit lamun dengan metode gores diatas agar, pembentukan bakteri biofilm sebagai bakteri uji pada uji antagonisme, isolasi bakteri biofilm, dan uji antagonis bakteri. Hasil dari isolasi dan purifikasi didapatkan 53 isolat bakteri endofit lamun Enhalus sp. yang akan diuji pada 25 isolat bakteri biofilm. Uji antagonis bakteri endofit lamun dengan kode LEDB2.4 dapat menghambat 4 jenis bakteri biofilm. Besar zona hambat terbesar yaitu terhadap bakteri biofilm dengan kode 3.1 sebesar 18,73 mm. Seagrass Enhalus sp. is a plant that very important for marine organisms and microorganisms in waters, one of which is bacteria because seagrass provides a place to live and nutrients for bacteria. Some research results state that seagrass extracts have activity against bacteria that form biofilms. The occurrence of the biofouling process begins with the formation of a film by bacteria attached to the surface of objects submerged in the sea which is called a biofilm. One way to minimize biofouling in general is to use toxic materials that are not environmentally friendly, so it is necessary to search for new alternatives to inhibit biofilm bacteria. Efforts to overcome the problem by using endophytic bacteria isolates from seagrass are an environmentally friendly alternative. This study aims to obtain the endophytic bacteria of seagrass Enhalus sp. which can inhibit the growth of biofouling bacteria. In this study, samples were obtained from Ketapang beach Pesawaran and Biha beach, West Coastal of Lampung that’s taken from the roots, stems and leaves of seagrass. The stages of the research carried out were sampling, isolation and purification of endophytic bacteria from seagrass, formation of biofilm bacteria as test bacteria in the antagonism test, and isolation of bacterial biofilm, and bacterial antagonist test. The results of isolation and purification obtained 53 isolates of seagrass endophytic bacteria which will be tested on 25 isolates of biofilm bacteria. Antagonistic test of seagrass endophytic bacteria with code LEDB2.4 can inhibit 4 types of biofilm bacteria. The largest inhibition zone was against biofilm bacteria with code 3.1 of 18.73 mm. 
Estimasi Serapan Karbon Pada Vegetasi Mangrove Register 15, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung Anma Hari Kusuma; Eko Effendi; Maulana Syarif Hidayatullah; Oktora Susanti
Journal of Marine Research Vol 11, No 4 (2022): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v11i4.35605

Abstract

Perubahan iklim di sebabkan oleh kenaikan gas karbon dioksida (CO2) semenjak era revolusi industri dimana hal ini dicirikan dengan adanya peningkatan suhu, paras muka laut, perubahan pola curah hujan serta meningkatnya kejadian ekstrim seperti banjir, kekeringan, gelombang panas dan badai. Fenomena ini akan berdampak serius apabila berlangsung secara terus-menerus. Blue carbon (karbon biru) merupakan karbon yang diperangkap dan disimpan melalui proses fotosintesis oleh organisme autotrof dalam bentuk biomassa dan sedimen oleh ekosistem pesisir dan laut. Mangrove merupakan salah satu dari eksosistem sebagai blue carbon tersebut. Mangrove Register 15 merupakan suatu kawasan mangrove yang berada Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan menganalisis karbon tersimpan pada tegakan, nek romassa, serasah, dan substrat mangrove. Penelitian dilakukan dari bulan Maret–Mei 2021. Hasil penelitian menunjukkan karbon tersimpan pada sedimen lebih besar dibandingkan dengan karbon tersimpan pada tegakan, nekromassa, dan serasah. Karbon tersimpan pada sedimen yang tertinggi berada pada sedimen yang memili ki ukuran liat kasar karena liat kasar dapat menyimpan unsur hara yang tinggi.  Climate change is caused by an increase in carbon dioxide (CO2) gas since the industrial revolution era where it is characterized by an increase in temperature, sea level, changes in rainfall patterns and increased extreme events such as floods, droughts, heat waves and storms. This phenomenon will have a serious impact if it continues. Blue carbon is carbon that is trapped and stored through the process of photosynthesis by autotrophic organisms in the form of biomass and sediment by coastal and marine ecosystems. Mangroves are one of these ecosystems as blue carbon. Mangrove Register 15 is a mangrove area located in Pasir Sakti District, East Lampung Regency, Lampung Province. This study aims to analyze the carbon stored in stands, nec romassa, litter, and mangrove substrates. The study was conducted from March–May 2021. The results showed that carbon stored in sediments was greater than carbon stored in stands, necromass, and litter. The highest carbon stored in sediments is in sediments that have the size of coarse clay because coarse clay can store high nutrients.
Agen Pendegradasi Mikroplastik Dari Mikroba Endofit Mangrove Avicennia marina Muhammad Bagus Michael Nursyahid; Andre Vanbudi; Serra Meilawati; Ismawan Adjie Prasetyo; Oktora Susanti
Journal of Marine Research Vol 11, No 4 (2022): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v11i4.35487

Abstract

Akumulasi mikroplastik di lingkungan menimbulkan ancaman ekologis dan telah menjadi masalah serius di dunia. Plastik terdistribusikan secara global di lautan dunia tersebar di kolom air, permukaan air, sepanjang garis pantai dan pada sedimen. Salah satu strategi untuk menghadapi pencemaran mikroplastik yaitu mencari agen pendegradasi mikroplastik berupa mikroba. Mikroba yang memiliki aktivitas pendegradasi terhadap polimer biasanya dapat diuji untuk mendegradasi plastik. Sumber alami untuk mendapatkan mikroba potensial yang memiliki aktivitas pendegradasi bisa didapat dari organisme yang memiliki banyak bakteri endosimbion untuk hidup seperti Mangrove. Sehingga perlu kajian mengenai potensi bakteri simbion mangrove dalam mendegradasi plastik. Uji degradasi mikroplastik polyethylene menggunakan mangrove Avicennia marina telah mendapatkan beberapa isolat agen biodegradator mikroplastik yaitu isolat WB-12, PJ-01 dan PJ-02 yang telah diketahui memiliki aktivitas biodegradasi pada mineral salt media polyethylene.  The accumulation of microplastics in the environment poses an ecological threat and has become a serious problem worldwide. Plastics are distributed globally in the world's oceans scattered in the water column, water surfaces, along coastlines and in sediments. One strategy to deal with microplastic pollution is to look for microplastic degrading agents in the form of microbes. Microbes that have polymer-degrading activity can usually be tested for plastic degradation. Natural sources to obtain potential microbes that have degrading activity can be obtained from organisms that have many endosymbiont bacteria to live such as mangroves. So it is necessary to study the potential of mangrove symbiont bacteria in degrading plastic. Polyethylene microplastic degradation test using Avicennia marina mangrove has obtained some of the microplastic biodegradator agents, namely isolate WB-12, PJ-01 and PJ-02 which is known to have biodegradation activity in mineral salt media polyethylene.
Co-Authors Abdul Mutolib Abrian, Satriya Ade Rinjani, Galuh Afrisyahnia Putri Almira Lahay Amin, Muhammad Khaliqul Andayani, Tri Rahayu Andre Vanbudi Anma Hari Kusuma Anma Hari Kusuma Anma Hari Kusuma Anma Hari Kusuma, Anma Hari Ary Giri Dwi Kartika Aryani, Komang Putri Begem Viantimala Berta Putri Br. Sinuraya, Florentina Caesario, Rachmad Cempaka, Cika Issabela Denatri, Ardelia Humaimah Dio Vinski Aquardo EFFENDI, Eko eko efendi Eko Efendi Eko Efendi Eko Effendi Eko Effendi Elisdiana, Yeni Erna Rochana Esti Harpeni Farida, Eka Nur Farzana, Rina Febri Haryanti1, Indri Ghyffary, Moch. Dhaffa Abudhzar Hadi Saputra, Rizky Helvi Yanfika Henky Mayaguezz Henky Mayaguezz Herman Yulianto Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilham Nur Fadhila, Muhammad Indra Gumay Yudha Ismawan Adjie Prasetyo Juan Rahman Hakim, Alif Julian, David Karima, Nisa Kholiqul Amiin, Muhammad Kurniawan, Muhammad Nurwenta Lahay, Almira Lahay, Almira Fardani Lasmono , Arsyah Poetra Limin Santoso Maisaroh, Dian Sari Maulana Syarif Hidayatullah Maulid Wahid Yusup Mayaguezz, Henky Misbakhul Munir Moh Muhaemin Moh Muhaemin Moh Muhaemin Moh Muhaemin Mohammad Fadhil Priambodo Mona monica Muamar, Aslam Muhammad Bagus Michael Nursyahid Muhammad Gilang Ramadhan Muhammad Khaliqul Amin Munti Sarida Nurlia Subryana Panji Manggala Putra Pratama, Arbi Fadjri Priambodo, Mohammad Fadhil Putri, Wanda Andella Qadar Hasani Ramadhan, Muhammad Gilang Ramadhani, Nia Rara Diantari Safitri, Tiara Salben Sinaga, Haris Serra Meilawati Servan, Vincen Sinaga, Sonya Siti Hudaidah Siwi, Galuh Praka Suri, Ratna Tamaulina, Salsabila Tarsim Tarsim Tiarani, Yesha Ibanez Wahyu Febriani, Novita Wardiyanto Wardiyanto Wardiyanto Wardiyanto Wardiyanto Wardiyanto, Wardiyanto Yeni Elisdiana Yeni Elisdiana Yusup, Maulid Wahid