Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Implementasi Metode Bermain Peran dalam Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan Keterampilan siswa dalam Berbicara di Kelas III SDN 298 Inpres Nusa Muhammad Sukri Pairi; Irman Syarif; Suherman Suherman
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 2 No 2 (2021): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v2i2.2885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode bermain peran dalam pembelajaran tematik untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam berbicara di kelas III SDN 298 Inpres Nusa. Untuk mendapatkan data diskriptif dan informasi dalam penerapan metode bermain peran instrumen penelitian dilakukan dalam bentuk observasi, pembagian kelompok, dan tes bermain peran dengan penilaian keterampilan berbicara serta dokumentasi diguakan sebagai kelengkapan data-data selama penelitian dilaksanakan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi guru dan siswa, lembar tes bermain peran, rubrik penilaian keterampilan berbicara, dan dokumentasi. Sedangkan lembar observasi dilaksanakan oleh guru kelas terhadap peneliti dan siswa dalam proses pembelajaran, serta dokumentasi untuk memperkuat data. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Siklus I diperoleh rata-rata nilai dengan kategori kurang baik dengan nilai 53,21 dan siklus II berhasil dengan kategori cukup baik, dengan nilai rata-rata 70,35. Dengan ketuntasan klasikal siswa pada siklus I dengan nilai 43% dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan nilai 71%, maka dengan nilai tersebut dapat dikatakan bahwa menigkatkan keterampilan berbicara siswa, pada penggunaan metode bermain peran yang mencapai nilai ketuntasan klasikal yang telah ditetapkan yaitu nilai siswa 70%.
Penanaman Nilai Kearifan Lokal pada Peserta Didik Melalui Pendidikan Multikultular Irman Syarif; Muhidin Abuamar Ratuloly
heritage Vol. 1 No. 2 (2020): Heritage: Journal of Social Studies
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/hrtg.v1i2.13

Abstract

Abstract This study aims to find out the value of local wisdom in students and what factors influence the difference in local wisdom based on multikultular in elementary school.  This research method is a qualitative description, data collection techniques are observation, interview and documentation. Data analysis starts from data collection, data reduction, withdrawal of conclusions.The results showed that local wisdom is embedded in elementary school students through formal and nonformal learning, formal learning includes daily teaching activities from 07:30-13:00 while nonformal learning includes extracurricular activities in the form of olaraga practice, dance, music and habituation of living together in the school environment. Fostering local wisdom in elementary school through learning activities teaching the learning process emphasizes on optimizing the role of rationality for students, practice and habituation of dissent. The factors that influence multicultural-based local wisdom differences in elementary schools are the diversity of students who have a wide range of religious differences, social status, gender, ability, age and race, and the collaboration of students in participating in sports and arts events. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai kearifan lokal pada peserta didik dan faktor apa saja mempengaruhi perbedaan kearifan lokal berbasis multikultular di Sekolah Dasar.  Metode penelitian ini adalah deskripsi kualitatif, teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kearifan lokal yang tertanam pada peserta didik Sekolah Dasar  melalui pembelajaran formal dan nonformal, pembelajaran formal meliputi kegiatan belajar mengajar setiap hari dari jam 07:30-13:00 sedangkan pembelajaran nonformal meliputi ekstrakurikuler berupa latihan olaraga, tarian, musik dan pembiasaan hidup bersama di lingkungan sekolah. Penumbuhkan kearifan lokal di Sekolah Dasar dilakukan melalui proses pembelajaran yang menekankan pada optimalisasi peran rasionalitas bagi siswa, praktek dan pembiasaan perbedaan pendapat. Fakor-faktor yang mempengaruhi perbedaan kearifan lokal berbasis multikultural di Sekolah Dasar  adalah keberagaman siswa karena memiliki berbagai macam perbedaan, yaitu, perbedaan agama, status sosial, dan ras, serta pengelaborasian peserta didik dalam mengikuti lomba olahraga dan seni. Kata kunci: kearifan lokal, pendidikan multikultural
Penerapan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Number Head Together Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Muh Idham Haliq; Irman Syarif; Nur Hikmah; M Yunus Sudirman
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 4 No 1 (2022): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v4i1.3997

Abstract

Abstract: This study aims to improve student learning outcomes in class III UPT SDN 138 Kulinjang through the application of the NHT (Number Head Together) type of cooperative learning model. The collected student learning outcomes data were analyzed qualitatively. The results of this study indicate that the application of the NHT (Number Head Together) type of cooperative learning model can improve the learning outcomes of third grade students of UPT SDN 138 Kulinjang. This can be seen from the increase in student learning outcomes in the first cycle, the average score of students is 75.63 with a learning completeness percentage of 66.67% and the average value of students in the second cycle is 85.83 with a learning completeness percentage of 83.33%. Thus, there is an increase in student learning outcomes after applying the NHT (Number Head Together) learning model, so it can be concluded that the NHT (Number Head Together) learning model can improve student learning outcomes in subtheme 1 characteristics of living things in class III UPT SDN 138 Kulinjang, Enrekang Regency. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Peserta Didik di kelas III UPT SDN 138 Kulinjang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Head Together). Data hasil belajar Peserta Didik yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Head Together) dapat meningkatkan hasil belajar Peserta Didik kelas III UPT SDN 138 Kulinjang. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar Peserta Didik pada siklus I nilai rata-rata Peserta Didik 75,63 dengan persentase ketuntasan belajar 66,67% dan nilai rata Peserta Didik pada siklus II 85,83 dengan persentase ketuntasan belajar 83,33%. Dengan demikian, terdapat peningkatan hasil belajar Peserta Didik setelah menerapkan model pembelajaran NHT (Number Head Together), sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran NHT (Number Head Together) dapat meningkatkan hasil belajar Peserta Didik pada subtema 1 ciri-ciri makhluk hidup di kelas III UPT SDN 138 Kulinjang Kabupaten Enrekang.
Peningkatan Hasil Belajar IPA melalui Model Discovery Learning Berbantuan Media Gambar di Sekolah Dasar Kabupaten Enrekang Indah Hervina Indah Hervina; Elihami Elihami; Irman Syarif; Masnur Masnur; Rahmat Rahmat
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 2 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i2.4103

Abstract

Abstrak Latar Belakang dari penelitian ini adalah sebagai upaya untuk untuk mengetahui Apakah model discovery learning berbantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik Subtema 7 materi perubahan energi dikelas III UPT SDN 46 Membura Kabupaten Enrekang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas (PTK), Sebagai objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III UPT SDN 46 Membura. Jumlah siswa kelas III sebanyak 23 orang. Prosedur penelitian dalam penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dalam 4 tahap yaitu Perencanaan, Tindakan, Pengamatan (Observation), dan Tahap Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah : Observasi, dan Tes. Analisa data dalam penelitian ini yaitu Data hasil observasi dianalisis berpendoman pada lembar observasi keaktifan siswa dan Penilaian dilihat dari hasil skor pada lembar observasi yang digunakan. Hasil penelitian yang menunjukkan hal-hal sebagai berikut adanya peningkatan nilai rata-rata pada siklus I dan siklus II. Nilai rata-rata siswa kelas III pada kondisi awal sebelum diadakan penelitian dengan menerapkan model discovery learning berbantuan media gambar adalah 62,39 dengan ketuntasan sebesar 61% yaitu 14 dari 23 siswa. Dengan penerapan model discovery learning berbantuan media gambar pada pelaksanaan siklus I nilai rata-rata kelasnya meningkat menjadi 68.69 dengan ketuntasan belajar sebesar 70% yaitu 16 dari 23 siswa. Dilanjutkan pada siklus II rata-rata nilai yang diperoleh meningkat menjadi 81,08 dengan ketuntasan belajar sebesar 91% yaitu 21 dari 23 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: Dengan menggunakan model discovery learning berbantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi Perubahan Energi pada siswa kelas III UPT SD Negeri 46 Membura Enrekang.
Pengembangan Desa Wisata melalui penguatan Promosi dan Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Kadingeh Kabupaten Enrekang Irman Syarif, dkk.
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 4 No 2 (2022): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Desa wisata merupakan upaya meningkatan potensi desa yang memiliki karakteristik khusus dan berbagai potensi lokal. Salah satu upaya sadar untuk mengembangkan desa wisata adalah melalui kegiatan promosi dan penguatan partisipasi masyarakat. Desa Kadinge di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang merupakan salah satu Desa Wisata yang ditetapkan oleh Bupati Enrekang berdasarkan SK No. 602/KEP/VII/2021 pada tanggal 13 Juli 2021 sebagai desa wisata alam dan sejarah. Pelaksanaan kegiatan pengabdian di desa kadingeh berupa penguatan promosi dan partisipasi masyarakat akan sadar wisata berjalan dengan lancar. Taha kegiatan pengabdian terdiri dari : a) Observasi dan Survey lapangan B), Forum Group Diskusi (FGD), C) Identifikasi potensi, saran prasarana dan antraksi objek wisata untuk merangkum kegiatan promosi d) Pelaksanaan sosialisasi penyuluhan Dan E) Monitoring. Hasil yang diperoleh. Hasil yang diperoleh dalam Pelaksanaan promosi yaitu menggunakan iklan media cetak maupun media elektronik, poster, Leaflet, direktori, Billboards, simbol, logo memasang berita melalui media news Simpul Rakyat, Bfox.com dan Koma Koran Makassar. Adapun rangkuman dalam kegiatan sosialisasi dan penyuluhan yaitu mengacu pada 7 unsur Sapta pesona wisata yakni: Bersih, Tertib, Aman, Sejuk, Ramah, Indah, dan Berkesan. Sosialisasi dilaksanakan dengan metode In House Training di rumah kepala desa Kadingeh diikuti oleh 28 peserta yang terdiri dari perwakilan dusun Asaan, Dea Kaju dan Dusun Tiktok. Hasil monitoring kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan sadar wisata masyarakat desa Kadingeh setelah kegiatan
Penerapan Model Think Pair Share (TPS) Berbantuan LKPD dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Nurul Fazirah Kasim; Nadar Nadar; Irman Syarif; Saleha Saleha; Elihami Elihami; Muhammad Junaedi Mahyuddin
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan LKPD di kelas IV UPT SDN Inpres Garessi Pinrang. Deskripsi fokus pada penelitian ini berupa proses dan hasil belajar. Pelaksanaan tindakan dilakukan selama 2 siklus. Pada setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Untuk mengetahui tingkat persentase keberhasilan peserta didik, peneliti menggunakan lembar observasi lembar kerja peserta didik (LKPD) dan tes hasil belajar disetiap siklusnya. Adapun subjek pada penelitian ini yaitu guru (peneliti) dan peserta didik kelas IV UPT SDN Inpres Garessi Pinrang tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 16 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data yang diterapkan terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan data. Berdasarkan data yang diperoleh selama pelaksanaan siklus I dan siklus II, diperoleh bahwa ketuntasan belajar peserta didik sampai akhir pertemuan sudah mencapai harapan yang diinginkan. Hasil pengolahan data peserta kelas IV, diperoleh nilai rata-rata belajar 74 untuk siklus I, dan nilai rata-rata 85 untuk siklus II. Kemudian pada siklus I sebanyak 9 peserta didik mencapai ketuntasan belajar minimal. Sedangkan pada siklus II sebanyak 13 peserta didik mencapai ketuntasan belajar minimal. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas IV UPT SDN Inpres Garessi Pinrang setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Shate mengalami peningkatan yang signifikan.
Peningkatan Kompetensi Dasar Menggambar Rekayasa Teknik Melalui Pelatihan Autocad Siswa SMK Latanro Kabupaten Enrekang Gusniyati Buhari; Rusmawati Rusmawati; Inarmiwati Inarmiwati; Irman Syarif; Elihami Elihami
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 5 No 1 (2023): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/pengabdian.v5i1.6618

Abstract

Perkembangan teknologi menggambar telah mengalami kemajuan dalam penggunaannya. Kecanggian teknologi menggambar bersumber dari media komputer. Teknologi komputer akan mempercepat pekerjaan berbasis CAD (Computer Aided Design). Kegiatan pengabdian ini penggunaan media dengan bersasis AutoCad untuk siswa SMK Latanro Kabupaten Enrekang dengan tujuan : 1) mempercepat penyelesaikan pekerjaan menggambar dengan menggunakan AutoCAD. 2) Meningkatkan kemampuan siswa-siswi pada pelatihan dengan membuat suatu proyek/program desain gambar teknik berbasis aplikasi AutoCAD;. Pelaksanaan Pengabdian dilakukan dengan menggunakan metode presentasi, tanya jawab dan praktek terbimbing. Manfaat kegiatan pelatihan adalah: (1Peningkatan Pemahaman tentang Program AutoCAD: Peserta pelatihan akan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang penggunaan program AutoCAD.; (2) Penyaluran Pengetahuan dan Ketrampilan: Setelah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dari pelatihan; (3) Peserta pelatihan mampu mendesain gambar menggunakan perangkat lunak AutoCAD yang merupakan keterampilan penting dalam pekerjaan yang melibatkan desain dan rancang bangun, terutama dalam rekayasa sipil.
Integrating Indigenous Traditions into Character Education: Insights from Primary School Teachers Suparjan, Suparjan; Tawakkal, Tawakkal; Humairah, Andi Eliyah; Harpina, Harpina; Madjid, Tahmid; Ismiyani, Nining; Syarif, Irman
Ta'dib Vol 27, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v27i2.11967

Abstract

This research aims to explore how primary school teachers integrate character education based on indigenous cultures and traditions in elementary school settings. Using a qualitative approach, the study involved collecting and analyzing data through semi-structured interviews with eight educators. The procedure included gathering information, reducing and presenting data, and drawing conclusions to understand how teachers incorporate local traditions and cultures from the Malay and Dayak tribes—such as Pengari, Saprahan, Beduruk, Robok-robok, Beroyong and Jagau Sungei—into their teaching practices. The findings reveal that teachers adapt these traditions to promote character development, focusing on values like cooperation, mutual assistance, responsibility, social care, and environmental consciousness. This study contributes novel insights into the practical application of indigenous cultural elements in character education and demonstrates how these practices can enhance student development and cultural awareness.
Model Analisis Aktivitas Tutor Dalam Learning Management System Berdasarkan Data Log Menggunakan K-Means Dan Deteksi Outlier Agusriandi, Agusriandi; Elihami, Elihami; Syarif, Irman; Samad, Ita Sarmita
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 4: Agustus 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022934764

Abstract

Pembelajaran tutor di LMS menyimpan data berupa log yang dapat dimanfaatkan menjadi pengetahuan tentang kinerja tutor. Kinerja tutor yang lemah akan berdampak pada kinerja mahasiswa, dan kinerja institusi secara keseluruhan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan dan memantau kinerja tutor yang lemah pada aplikasi LMS berbasis moodle berdasarkan data log, (2) mendeteksi tutor yang termasuk dalam kategori outlier berdasarkan aktivitas yang dilakukan di LMS. Tahapan penelitian ini terdiri atas 4 tahap, yaitu melakukan pengambilan data log aktivitas tutor selama satu semester (n =25), melakukan analisis deskriptif, dan analisis clustering dengan k-means dan deteksi outlier. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar tutor memanfaatkan LMS hanya untuk mengumpulkan tugas, menampilkan materi dan sedikit yang disertai dengan aktivitas-aktivitas lain seperti forum, diskusi, quiz dan lainnya. Tutor dalam menampilkan standar isi atau konten hanya memberikan instruksi pengumpulan tugas dan menampilkan materi dengan menyertakan link atau video dari sumber lain. Fakta lain menunjukkan bahwa tutor jarang memberikan feedback (umpan balik) baik secara narasi maupun penilaian ketika memberikan tugas sehingga totur dalam melakukan pembelajaran online belum memenuhi standar proses pada pembelajaran online. Oleh karena itu, sebagian besar tutor underperformed karena isi dan proses pembelajaran onlinenya belum sesuai standar. AbstractThe Tutors’ learning in LMS stores data in logs which can be used as knowledge to find out about tutor performance. The tutors were weak performance have been an impact on student performance, and the performance of the institution as a whole. Therefore, this study aims to (1) describe and monitor the weak performance of tutors in the LMS application based on log data, (2) detect tutors who are included in the outlier category based on the activities in the LMS. The stages of this research were 4 stages, namely collected log data of tutors' activities for one semester (n = 25), conducted descriptive analysis, clustered analysis with K-means, and outlier detection. The results were most tutors used LMS only to collected assignments, presented material and a few were activities such as forums, discussions, quizzes and others. Tutors presented standard content was only provide instructions for submitted assignments and displayed material by including links or videos from other sources. Another fact showed who were tutors rarely provided feedback both in narrative and assessment when giving assignments so that the tutors in doing online learning has not met the standard process in online learning. Therefore, most of the tutors have underperformed because the content and learning process have not up to standard.
The Effect of Jarimatics-Based Drill Method on Multiplication Operation Skills of Third Grade Elementary School Students Sangeran, Nurhidaya; Djafar, Suarti; Syarif , Irman
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 1 (2024): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v10i1.8540

Abstract

Background: This research is motivated by the learning of mathematics in class III elementary school still using the lecture method and the lack of use of media and methods in learning. The jarimatika-based drill method is expected to be a solution to the problems found. Aim: The objectives of this study are: 1) To determine the multiplication operation ability of class III students of elementary school before using the jarimatika-based drill method, 2) To determine the multiplication operation ability of class III students of elementary school after using the jarimatika-based drill method, 3) To determine the effect of the jarimatika-based drill method on the multiplication operation ability of class III students of elementary school. Method: This type of research is an experiment with a Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest design. The sample of this study was 11 class III students. The study was conducted in 8 meetings. Data collection techniques are tests, observations and documentation. Data analysis techniques in this study are validity tests, reliability tests, descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, hypothesis tests and N-gain tests. Result and Discussions: The results of the study showed that: 1) The average pretest score was 56.45, 2) The average posttest score was 76.64, 3) The results of the Paired Sample T-test in this study have an influence of the jarimatika-based drill method on students' multiplication operation abilities. It can be seen from the analysis results that there is a significant difference between the pretest and posttest scores, namely (t(10) = -7.971, p < 0.000, with a significance value of 0.000 < 0.05.