Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Midwifery Journal

AKUPRESUR SP6 TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF Ariesty, Ghina Ayu; Mariza, Ana; Evrianasari, Nita; Isnaini, Nurul
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): Vol.1 No.2 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i2.3428

Abstract

Labor pain begins to arise in stage I, which comes from uterine contractions and cervical dilation, labor pain can cause complications of labor, one of which is prolonged labor. Prolonged labor is the most reported complication (41%). One of the techniques for reducing labor pain is acupressure SP6. The research objective was to determine the effect of SP6 acupressure on the intensity of active phase I labor pain at Airan Raya Hospital, South Lampung in 2020. This type of quantitative research uses a quasi-experimental approach and pre-post test design. The time of the study was conducted from April to July 2020. The population in this study were all stage I inpartum patients at Airan Raya Hospital, South Lampung in 2020, a sample of 28 people, using purposive sampling technique. The independent variable was Acupressure SP6, the dependent variable was labor pain. Data collection using the VAS observation sheet, univariate and bivariate data analysis (t test). The results of the study the mean labor pain before being given the SP6 acupressure technique was 7.3 and after being given the SP6 acupressure technique was 5.47. There is an effect of the SP6 acupressure technique on active phase I labor pain at Airan Raya Lampung Selatan Hospital in 2020 (p-value 0.00 <0.05) with a decrease of 1.83. It is suggested for mothers to disseminate their experiences, especially the SP6 acupressure action which aims to reduce pain during labor, so that it can be information for other mothers who are about to give birth. For health workers, improve the skills of officers to perform acupressure techniques SP6. Keywords : SP6 acupressure, labor pain, Active phase I Labor Pain ABSTRAK Nyeri persalinan mulai timbul pada tahap kala I yang berasal dari kontraksi uterus dan dilatasi seriks, nyeri persalinan dapat menimbulkan komplikasi persalinan salah satunya adalah partus lama. Partus lama adalah komplikasi yang paling banyak dilaporkan (41%), salah satu tekhnik untuk pengurangan nyeri persalinan adalah denganakupresur SP6. Tujuan penelitian diketahui pengaruh akupresur SP6 terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di RS Airan Raya Lampung Selatan tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi eksperiment dengan pendekatan pre dan post test design. Waktu penelitian dilakukan dari bulan April – Juli 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien inpartu kala I di RS Airan Raya Lampung Selatan tahun 2020, sampel sebanyak 28 orang, tekhnik sampling dengan Purposive Sampling. variabel independen adalah Akupresur SP6, dependen nyeri persalinan. pengumpulan data dengan lembar observasi VAS, analisis data secara univariat dan bivariat (uji T). Hasil penelitian rata-rata nyeri persalinan sebelum diberikan teknik akupresur SP6 adalah 7,3 dan setelah diberikan teknik akupresur SP6 adalah 5,47. Ada pengaruh teknik akupresur SP6 terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif di RS Airan Raya Lampung Selatan tahun 2020 (p–value0,00< 0,05) dengan penurunan 1,83. Disarankan bagi ibu untuk menyebarluaskan pengalaman yang didapat, khususnya tindakan  akupresur SP6  yang bertujuan untuk pengurangan nyeri selama persalinan berlangsung, sehingga dapat menjadi informasi bagi ibu yang akan bersalin lainnya. Bagi petugas kesehatan, agar meningkatkan keterampilan petugas untuk melakukan teknik akupresur SP6. Kata kunci  : Akupresur SP6, Nyeri Persalinan, Kala I Fase Aktif 
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Ibu Dalam Menghadapi Persalinan Eka Putri, Selvi Yulia; Zarma, Zarma; Evrianasari, Nita
MIDWIFERY JOURNAL Vol 4, No 1 (2024): Volume 4, Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v4i1.14589

Abstract

Some factors influencing a pregnant mother’s anxiety in preparing for birthing include environment, depressed emotion, physical factors, age, knowledge/experience. Medical condition, education level, occupation, and personality of each individual. An interview result to 7 pregnant mothers with anxiety showed that 2 mothers had junior high school education level, 1 mother was unemployed, 2 mothers were primigravida, and 2 mothers were at 19 and 20 years old. The objective of this research was to find out the factors related to maternal anxiety in preparing birthing in Roli Yantina, Amd. Keb midwifery clinic in Negeri Katon of Pesawaran district in 2020.   This was a quantitative analytic correlational research by using cross sectional approach. Population was 38 pregnant mothers at trimester III visiting Roli Yantina, Amd.Keb midwifery clinic in Negri Katon of Pesawaran district from January to June 2020. 34 respondent samples were taken by using accidental sampling. Data were analyzed by using chi square test.  The research result showed that there were significant correlations of age (p-value 0.042 < 0.05), education level (p-value 0.011 < 0.05), occupation (p-value 0.017 < 0.05), and parity (p-value 0.040 < 0.50) to maternal anxiety in preparing birthing in Roli Yantina, Amd. Keb midwifery clinic. The researcher expects pregnant mothers to be more routine visiting antenatal care and to maintain healthy life style by joining exercising for pregnant mothers, consuming vegetables and fruits to have good birthing process.Keywords                      : factors related to anxiety ABSTRAK : FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI BPS ROLI YANTINA, Amd.Keb NEGERI KATON KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2020 Beberapa faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan adalah lingkungan, emosi yang ditekan, sebab-sebab fisik, usia, pengetahuan/pengalaman, kondisi medis, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, pekerjaa, dan kepribadian masing-masing individu.Berdasarkan wawancara kepada 7 ibu yang mengalami cemas, diketahui, 2 ibu mempunyai pendidikan SMP, 1 ibu tidak bekerja, 2 ibu merupakan primigravida dan 2 ibu berusia 19 dan 20 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Ibu (umur, paritas, pekerjaan, dan pendidikan) Dalam Menghadapi Persalinan di BPS Roli Yantina, Amd.Keb Negri Katon Pesawaran Tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuantitatif dan rancangan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah rata-rata ibu hamil trimester III yang berkunjung di BPS Roli Yantina, Amd.Keb Negri Katon Pesawaran. setiap bulannya dari bulan januari-juni 2020 sebanyak 38 orang ibu hamil dengan jumlah sample berjumlah 34 ibu hamil. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik sample accidental sampling dan menggunakan analisis data uji Chi-square. hasil penelitian faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan di BPS Roli Yantina Amd,Keb yaitu faktor usia p-value: 0,042<0,05 pendidikan p-value:0,011<0,05 pekerjaan              p-value:0,017<0,05 paritas p-value:0,040<0,05, dari keempat faktor diatas memiliki hubungan yang signifikan. Penelitian ini diharapkan kepada ibu hamil harus lebih rutin dalam melakukan kunjungan antenatal care, serta menjaga pola hidup sehat dengan cara mengikuti senam hamil, mengkonsumsi buah dan sayur, sehingga proses persalinan yang akan dijalani berjalan dengan baik.Kata Kunci            : Faktor Faktor kecemasan & kecemasan ibu hamilPustaka                 : 18(2003-2019)
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wus (Wanita Usia Subur) Melakukan Pemeriksaan IVA Runimah, Runimah; Fitria, Fitria; Evrianasari, Nita
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 September 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i3.12218

Abstract

 Background:One of risk factors for cervical cancer case in first sexual intercourse at under 18 years old, because cervical carcinoma is associated as a sexually transmitted disease and some evidences show a correlation between sexual intercourse history and this disease. According to etiology of infection, a woman with multiple sexual partners who starts sexual intercourse under 18 years old would increase 5 times to have cervical cancer risk. Today some early cervical cancer detection methods include pap smear, visual inspection with acetic acid (VIA), VIA with gynescopy, colposcopy, cervicography, ThinPrep, and HPV tests.Purpose:The objective of this research was to find out the factors influencing fertile age women to visit for visual inspection with acetic acid (VIA) in Gedong Air public health center in Bandar Lampung in 2020.         Methods:This was a quantitative analytic research by using cross sectional approach. Population was 1866 fertile age women recorded in Gedong Air public health center in Bandar Lampung in August 2020. 45 respondent samples were taken by using accidental sampling.  The results showed that 23 respondents (51.1%) were at high risk ages, 24 respondents (53.3%) had higher education level, 32 respondents (71.1%) had poor knowledge, 27 respondents (60.0%) had negative attitudes, and 35 respondents (77.8%) did not conduct VIA examination. Conclusion There were correlations of education (p-value 0.023) and attitude (p-value 0.010) to fertile age women VIA examination. Age (p-value 0.661) and knowledge (p-value 0.202) did not correlate to fertile age women VIA examination. Suggestion the researcher expects respondents to have health information concerning the importance of VIA examination and they must visit health facility routinely to do so, and they must increase knowledge concerning VIA examination from mass media and printed media.      Keywords : age, education, knowledge, attitude, VIA examination ABSTRAK Latar Belakang: Faktor risiko terjadinya kanker serviks salah satunya adalah hubungan seksual pertama kali dibawah usia 18 tahun, karena karsinoma serviks diperkirakan sebagai penyakit yang ditularkan secara seksual, di mana beberapa bukti menunjukkan adanya hubungan antara riwayat hubungan seksual dengan penyakit ini. Sesuai dengan etiologi infeksinya wanita dengan pasangan seksual yang banyak dan memulai hubungan seksual pada usia muda kurang dari 18 tahun akan meningkatkan risiko kanker serviks lima kali lipat. Dewasa ini sudah dikenal beberapa metode deteksi dini kanker serviks yaitu tes pap smear, IVA, pembesaran IVA dengan gineskopi, kolkoskopi, servikografi, thin prep dan tes HPV.Tujuan penelitian: diketahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi WUS (Wanita Usia Subur) Melakukan Pemeriksaan IVA Di Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung Tahun 2020.Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain dalam penelitian ini menggunakan analitik dan dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh WUS yang tercatat Di Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung pada bulan Agustus 2020 berjumlah 1.866 responden dengan sampel berjumlah 45 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan cara accidental sampling.Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis penelitian diketahui sebagian besar usia responden berisiko yang berjumlah  23 responden (51,1%), responden mempunyai pendidikan yang tinggi  yang berjumlah 24 responden (53,3%), responden mempunyai pengetahuan yang  kurang baik berjumlah 32 responden (71,1%), responden mempunyai sikap negatif yang berjumlah 27 responden (60,0%), responden tidak melakukan pemeriksaan IVA yang berjumlah 35 responden (77,8%).Kesimpulan terdapat faktor-faktor yang berhubungan dengan WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA adalah (p-value pendidikan: 0,023 dan p-value sikap: 0,010) dan yang tidak berhubungan (p-value usia: 0,661 dan p-value pengetahuan: 0,202).Saran  responden mendapatkan informasi kesehatan tentang pentingnya pemeriksaan IVA, sehingga diwajibkan responden harus rutin dalam mengunjungi pelayanan kesehatan serta memperbanyak pengetahuan tentang pemeriksaan IVA, baik melalui media massa maupun media cetak. Kata Kunci : Usia, Pendidikan, Pengetahuan, Sikap Dan Pemeriksaan IVA
Pemberian Inhalasi Aromatherapy Lavender Mempengaruhi Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Irlinia, Rantika Resti; Susilawati, Susilawati; Astriana, Astriana; Evrianasari, Nita
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 nomor 1, Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i1.6478

Abstract

Background Menstrual pain is a medical condition that occurs during menstruation which causes pain in the abdomen and back that can bother daily activities, and it needs treatment. Lavender contains of antispasmodic and antivirus. Its nature is warm; pleasant oils that can reduce nervousness, anxiety, as well as lifting depression. Lavender includes very mild emmenagogue (smooth menstruation), chest tightness, pain after giving birth, vaginal discharge, periods during illness, pre-menstrual syndrome. Based on the results of a pre-survey which conducted in March 2019 at SMAN 14 Bandar Lampung, 36 adolescent girls experienced dysmenorrhea during menstruation. The purpose of this study is to know the Effect of Lavender Aromatherapy Inhalation on Menstrual Pain of Adolescent Girls at SMAN 14 Bandar Lampung in 2019.Methods This is quantitative research with pre-experimental method and one group pretest-posttes design approach. The population of this research are all adolescent girls in SMAN 14 Bandar Lampung. 43 adolescent girls who experience menstruation, but only 36 adolescent girls who meet the inclusion criteria are used as the sample of this research. In determining the sample, the researcher use purposive sampling. Then,  T-test is used to analyze the data.Results showed that the average menstrual pain before the intervention was 5.44, the average menstrual pain after the intervention was 2.97.Conclusion  the significance value was obtained p value 0,000 <(0.05). It means that there is an Effect of Lavender Aromatherapy Inhalation on Menstrual Pain of Adolescent Girls at SMAN 14 Bandar Lampung in 2019.Suggestion It is recommended for health workers, especially midwives to provide lavender aromatherapy as an alternative for easing adolescent girls' menstrual pain..Keywords: Menstrual Pain, Lavender Aromatherapy ABSTRAK Latar Belakang Nyeri menstruasi adalah kondisi medis yang terjadi pada saat haid atau menstruasi yang ditandai dengan nyeri atau rasa sakit di daerah perut dan panggung yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan memerlukan pengobatan. Kandungan lavender yaitu antispasmodic, antivirus, dan Sifat lavender termasuk hangat, minyak yang menyenangkan yang mampu mengurangi kegugupan, kecemasan, sekaligus mengangkat depresi. Lavender termasuk emmenagogue sangat ringan (melancarkan menstruasi), dada sesak, sakit setalah melahirkan, keputihan, periode selama sakit, sindrom pra-mentruasi. Berdasarkan hasil pre-survey yang dilakukan pada bulan Maret 2019 di SMAN 14 Bandar Lampung didapatkan 36 remaja putri mengalami disminorea pada saat menstruasi.Tujuan dari penelitian ini diketahui Pengaruh Pemberian Inhalasi Aromatherapy Lavender Terhadap Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri di SMAN 14 Bandar Lampung  Tahun 2019.Metode Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan penelitian metode pre eksperimen dengan menggunakan pendekatan one group pretest-posttes design. Populasi seluruh remaja putri di SMAN 14 Bandar Lampung sebanyak 43 remaja putri yang mengalami menstruasi, sample 36 remaja putri yang memenuhi kriteria inklusi.teknik pengambilan sampel purposive sampling, analisa data menggunakan uji T-Test.Hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata nyeri menstruasi sebelum intervensi sebesar 5.44, rata-rata nyeri menstruasi sesudah diberikan intervensi sebesar 2,97, dan nilai signifikansinya didapatkan p value 0,000< a (0,05)Kesimpulan ada Pengaruh Pemberian Inhalasi Aromatherapy Lavender Terhadap Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019.Saran bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar memberikan aromaterapi lavender sebagai salah satu alternative untuk penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri.                                                                        Kata Kunci : Nyeri Menstruasi, Aromaterapi Lavender  
Pengaruh Senam Hamil terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Putri, Chindy Anggita; Sunarsih, Sunarsih; Evrianasari, Nita
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i1.20041

Abstract

Latar Belakang yang meningkatkan hormone relaksan (hormone yang membuat otot relaksasi dan lemas), hal ini mempengaruhi fleksibilitas jaringan ligamen yang akhirnya meningkatkan mobilitas sendi di pelvis dan akan berdampak pada ketidakstabilan spinal dan pelvis serta menyebabkan rasa nyeri pada punggung. pengurangan rasa nyeri, dapat dilakukan dengan cara non farmakologi seperti senam hamil. Tujuan penelitian diketahui Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Di PMB Gusnila dan Neti Pesawaran  Tahun 2021. Metode Jenis penelitian kuantitatif rancangan penelitian quasi eksperimen pendekatan two group pretest-postest. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil TM III sebanyak 61 dengan sampel sebanyak sampel sebanyak 30 orang, dimana sebanyak 15 orang akan dilakukan eksperimen dan 15 orang sebagai kelompok kontrol. Objek penelitian ini adalah nyeri /sakit punggung dan senam hamil. Penelitian telah dilaksanakan di PMB Gusnila Kabupaten Pesawaran pada bulan Juni - Juli 2021. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisi data secara univariat dan bivariat (Mann withney). Hasil penelitian nyeri punggung sebelum intervensi adalah 5,4, dan setelah intervensi adalah 2,8. Rata-rata nyeri punggung kelompok kontrol 5,6, sedangkan setelah edukasi pada kelompok kontrol 4,3. Ada pengaruh Senam Hamil Terhadap Pengurangan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil di PMB Gusnila Dan Neti Pesawaran Tahun 2021 dengan nilai p-value = 0,000. Saran : Diharapkan untuk meningkatkan program yang mendukung kesehatan dan pengetahuan ibu hamil tentang keluhan-keluhan yang biasa terjadi pada kehamilan dan cara penangananya, salah satunya dengan memaksimalkan adanya kelas ibu hamil.Kata Kunci : Senam Hamil, Nyeri Punggung ABSTRACTTHE EFFECT OF PREGNANT EXERCISE ON BACK PAIN IN PREGNANT WOMEN   Background Low back pain during pregnancy occurs due to changes in pregnancy hormones that increase relaxant hormones (hormones that make muscles relax and weak), this affects the flexibility of ligament tissue which ultimately increases joint mobility in the pelvis and will have an impact on spinal and pelvic instability and cause pain. on the back. There are many treatment options to reduce medical intervention when experiencing low back pain, which can be done by non-pharmacological methods such as pregnancy exercise. The purpose of the study is to know the effect of pregnant exercise on back pain in pregnant women at PMB Gusnila and Neti Pesawaran in 2021. This type of research is quantitative with a quasi-experimental research design with two. The population of this study was 61 pregnant women with TM III with a sample of 30 people, of which 15 people will be experimented with and 15 people will be the control group. The object of this research is back pain/backache and pregnancy exercise. The research has been carried out at PMB Gusnila, Pesawaran Regency in June - July 2021. Data collection uses observation sheets. Data analysis was univariate and bivariate (Mann withney). The results of the study of back pain before carrying out pregnancy exercises were 5.4, while the average back pain after carrying out pregnancy exercises was 2.8. The average back pain before IEC was done was 5.6, while the average back pain after IEC was done was 4.3. There is an effect of Pregnant Gymnastics on Reduction of Back Pain in Pregnant Women at PMB Gusnila and Neti Pesawaran in 2021 with a p-value = 0.000. Suggestion: It is expected to improve programs that support the health and knowledge of pregnant women about the complaints that usually occur in pregnancy and how to handle them, one of which is by maximizing the class of pregnant women. Keywords: Pregnancy Exercise, Back Pain