Claim Missing Document
Check
Articles

B Perencanaan Pembangunan Saluran Irigasi Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu Ferry Setiawan, Mochammad; Mushthofa, Mushthofa; Faqih, Nasyiin
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v3i02.459

Abstract

Irrigation channels are an important component or system in improving the quality of production in agriculture. Planning for the construction of irrigation canals is needed to serve as a reference or also provide an overview of the work situation, the items to be worked on, the method of implementation, the technical specifications as well, the budget plan according to the working drawings and the stages of the work implementation so that it is in accordance with the standards. The method of implementing the work carried out to achieve the success of the objectives of this activity is through mapping indicators and data elements, field surveys, dashboard designs, focus group discussions. The location for the discussion and trial of the irrigation development planning database was carried out in Ngringinrejo Village, Kalitidu District. The result of this plan is to show that the management of irrigation development planning in the regions has functioned well.
Perencanaan Sistem Penyaluran Air Limbah (SPAL) Dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik Terpusat Di Dukuh Desa Pendem Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara Qolbi, Muhammad Ainun; Hidayati, Nor; Rochmanto, Decky; Roehman, Fatchur; Faqih, Nasyiin; Mushthofa, Mushthofa
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v3i02.751

Abstract

omestic wastewater in Pendem villages, especially Randusari and Belik hamlets, is still not treated properly. Waste water, especially greywater, is immediately disposed of in ditches that lead to rivers. This activity can damage the river environment and pollute residents' clean water sources. The purpose of this planning is to plan the SPAL and IPAL for the residents of Dukuh Belik and Randusari so that good and proper environmental sanitation conditions are created. The results of this planning for the waste water distribution system (SPAL) are that the length of the waste water distribution pipe in Randusari Hamlet reaches 2,861.40 m while in Belik Hamlet it is 3,028.70 m, equipped with a manhole building with a diameter of 60 cm and a control tank of 50 x 50 cm. In the wastewater treatment installation, 3 units of manufactured Biofilter IPAL are used, in Hamlet Randusari, 3 RCO-100 type IPALs with a capacity of 100 m3 are used, and 2 RCO-60 type IPALs with a capacity of 60 m3 are used in Dukuh Belik. From this plan, a budget for the construction of the SPAL and IPAL Dukuh Randusari is required in the amount of Rp. 4,141,427,000.00. And for hamlet buying Rp. 2,586,384,000.00.
A Analisis Kinerja Sistem Distribusi Air Bersih Menggunakan SPSS (Studi Kasus HIPPAM Sejahtera Desa Bakung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro) Mushthofa, Mushthofa; Munawaroh, Siti Rohmatul; Indriani, Yulia; Faqih, Nasyiin; Roehman, Fatchur; Chandrasasi, Dian; Nastain
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v4i01.868

Abstract

Water is needed for various purposes, including human consumption, agriculture, industry, and hygiene. Protection and wise management of water resources is very necessary to ensure the availability of sufficient clean water for everyone. Services for clean water needs in Bakung Village are managed by the Drinking Water Users Population Association (HIPPAM), which currently numbers approximately +- 968 house connections (SR), and a reservoir capacity of 18
Studi Perbandingan Perencanaan Perkerasan Jalan (Kaku, Lentur, Paving) Kawasan Unisnu Jepara Minachussania; Saputro, Yayan Adi; Rochmanto, Decky; Faqih, Nasyiin
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v4i02.1105

Abstract

Pembangunan jalan terus berkembang seiring dengan tuntutan zaman, hal ini terjadi di kampus Unisnu Jepara yang kepadatan lalu lintasnya semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah mahasiswa setiap tahun. Akses jalan yang hanya tersedia satu, membuat lalu lintas bertabrakan. Kebutuhan jalan alternatif sangat diperlukan guna mengatasi kemacetan dan ketidak teraturan lalu lintas. Penulis mengevaluasi permasalahan tersebut dengan merencanakan perbandingan perkerasan jalan (kaku, lentur, paving), sebagai bahan pertimbangan. Dalam perbandingan perencanaan ini metode yang digunakan untuk perkerasan kaku dan lentur menggunakan Metode Direktorat Jenderal Bina Marga 2017 dan perkerasan paving menggunakan Metode Analisa Komponen 2002. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dengan pertumbuhan lalu lintas (i) 1% dan umur rencana 20 tahun diperoleh hasil pertama perkerasan kaku tebal pelat beton 175 mm (dapat diakses oleh truk), lapis pondasi atas (kelas A) 125 mm dan lapis pondasi bawah (kelas B) 160 mm. Kedua perkerasan lentur tebal lapis AC WC 40 mm, AC BC 60 mm, AC Base 80 mm dan LPA Kelas A 300 mm. Ketiga perkerasan paving tebal perkerasan paving 80 mm (dengan frekuensi terbatas pada pick up, truk dan bus), lapis pondasi awal 100 mm, lapis pondasi akhir 236 mm. Sedangkan berdasarkan rekapitulasi hasil analisa didapat biaya struktur perkerasan kaku senilai Rp 2.718.646.898, biaya struktur perkerasan Lentur senilai Rp 2.112.631.770 dan biaya struktur perkerasan Paving senilai Rp. 902.412.387. Sehingga dapat diketahui bahwa perkerasan paving blok lebih hemat, namun struktur perkerasan paving blok sangat tidak nyaman untuk kendaraan dengan kecepatan tinggi dan kendaraan berat.
Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Desa Kalikarung Kalibawang Wonosobo Faqih, Nasyiin; Kharianto, Aan; hermawan, hermawan; Qomaruddin, Mochammad; Mushthofa, Mushthofa
Device Vol 14 No 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v14i2.7651

Abstract

Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten wonosobo, Jawa Tengah merupakan salah satu desa yang sumber mata airnya melimpah namun karena kurangnya pengelolaan dari pihak desa sehingga desa kalikarung mengalami krisis air bersih ketika musim kemarau datang . Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jaringan air bersih di Desa Kalikarung di rencanakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sampai 15 tahun. Proyeksi Jumlah Penduduk renncana di lakukan dengan menggunakan 3 metode yaitu Geometrik, Arimatika dan eksponensial. Dan kemudian di lanjutkan perhitungan secara manual dan analisis menggunakan softwere QGIS dan EPANET 2.2.Perencanaan jaringan air bersih ini memerlukan data-data seperti keadaan sumber air, pengukuran debit, jumlah konsumen serta lokasi peletakan bak. Untuk menentukan elevasi dan panjang pipa dapat menggunakan aplikasi QGIS dan EPANET untuk memodelkan jaringan di lapangan. Mata air di Desa Kalikarung memiliki debit 13,51 lt/dt yang akan di gunakan untuk mengaliri penduduk sebanyak 3719 di tahun 2039 dengan metode perhitungan Exsponensial dengan rasio pertumbuhan 0,36% Dengan debit rencana yang akan di alirkkan ke Desa Kalikarung sebesar 6,86 lt/dt sampai tahun 2039. Kemudian gambar pemodelan di lakukan di aplikasi QGIS kemudian di export ke EPANET Perencanaan jaringan pipa distribusi tersebut menggunakan pipa jenis PVC dengan besarnya diameter disesuaikan dengan kebutuhan aliran debit.Berdasarkan hasil analisis EPANET dibutuhkan 1 PRV(Pressure Reducing Valve) untuk mmengatur tekanan air pada jaringan pipa yang mempunyai tekanan besar pada pipa dan untuk biaya perencanaan dibutuhkan sebesar Rp 2.416.867.000 dengan tarif seting per sambungan sebesar 2.200.00/m3
IMPLEMENTATION OF EPANET TECHNOLOGY IN THE DESIGN OF A CLEAN WATER SYSTEM IN DAMARKASIAN VILLAGE Faqih, Nasyiin; Herlambang, Sigit; Sulistyowati, Yuli; Roehman, Fatchur; Mushthofa, Mushthofa
Jurnal Disprotek Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v16i1.7166

Abstract

Water is a fundamental necessity that must be utilized wisely. This study was conducted in Damarkasian Village, located at the foot of Mount Sindoro and characterized by its hilly terrain. The village has a very limited supply of clean water, forcing residents to rely on a neighboring village for their water needs. Although there is a water distribution system in place, only wealthier residents can afford to build their own networks, while those less fortunate must rely on public facilities along the roadside. To address the uneven water distribution, a well-planned clean water distribution system based on gravity flow is essential. Field data collected includes spring water discharge, water quality, distance, and elevation, as well as population data from official statistics. Water discharge was measured using the volumetric method, and elevation and distance were recorded using the Q-GIS application. Network evaluation, conducted using EPANET 2.0 software, indicated a water discharge rate of 12.2 liters per second. To meet the village's water needs through 2037, a discharge rate of 10.57 liters per second is required. A total of 39 service tanks and appropriately sized PVC pipes are planned without the need for pumps, reducing costs. The total budget is estimated at IDR 1.4 billion, with a tariff of IDR 1,300/m³, cheaper than the PDAM rate.PENERAPAN TEKNOLOGI EPANET DALAM RANCANGAN SISTEM AIR BERSIH DI DESA DAMARKASIANAir adalah kebutuhan mendasar yang harus dimanfaatkan secara bijak. Penelitian ini dilakukan di Desa Damarkasian, yang terletak di kaki Gunung Sindoro dan memiliki kontur perbukitan. Sumber air bersih di desa ini sangat terbatas, sehingga penduduk bergantung pada desa tetangga untuk pasokan air. Meskipun ada distribusi air, hanya masyarakat yang mampu yang dapat membangun jaringan sendiri, sementara warga kurang mampu menggunakan fasilitas umum di pinggir jalan. Untuk mengatasi masalah distribusi air yang belum merata, diperlukan perencanaan sistem distribusi air bersih dengan sistem gravitasi. Data lapangan yang dikumpulkan mencakup debit mata air, kualitas air, jarak, dan elevasi, serta data penduduk dari badan statistik. Debit air diukur dengan metode volumetrik, dan elevasi serta jarak dengan aplikasi Q-GIS. Evaluasi jaringan menggunakan software EPANET 2.0 menunjukkan debit air sebesar 12,2 lt/detik. Untuk memenuhi kebutuhan penduduk hingga 2037, diperlukan debit 10,57 lt/detik. Sebanyak 39 bak pelayanan dan pipa PVC dengan diameter yang sesuai direncanakan tanpa pompa, yang menghemat biaya. Total anggaran sebesar Rp. 1,4 miliar, dengan tarif Rp. 1.300/m3, lebih murah dari PDAM.
Optimalisasi Manajemen Nilai Hasil untuk Pengendalian Waktu dan Biaya: Studi Kasus Proyek Drainase Lendra, Lendra; Sintani, Lelo; Salonten, Salonten; Robby, Robby; Faqih, Nasyiin
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 8 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v8i1.6963

Abstract

Pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat di Kota Palangka Raya menyebabkan tekanan besar pada sumber daya ruang dan lingkungan, terutama infrastruktur sanitasi. Pembangunan kawasan perkotaan yang ekspansif membutuhkan infrastruktur yang memadai, termasuk drainase efektif untuk mengurangi risiko banjir. Pembangunan saluran drainase primer di Kota Palangka Raya merespons kompleksitas sanitasi lingkungan di wilayah tersebut, dengan pengendalian waktu dan biaya proyek menjadi krusial untuk kelancaran pembangunan infrastruktur tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Earned Value Management (EVM) untuk menginvestigasi efektivitas pengendalian waktu dan biaya dalam pembangunan saluran drainase primer, dengan menerapkan pendekatan studi kasus eksploratif yang mengintegrasikan data kuantitatif, diharapkan memberikan kontribusi pada pemahaman penerapan EVM dalam proyek konstruksi. Terdapat empat tahap dalam pelaksanaan penelitian ini: pengumpulan data dari perusahaan konstruksi terkait, pengolahan data menjadi tabel observasi, implementasi metodologi EVM, dan analisis data serta hasilnya. Hasilnya menunjukkan fluktuasi signifikan dalam CPI dan SPI, menekankan pentingnya pemantauan dan pengendalian yang cermat terhadap kinerja proyek. TCPI > 1 menunjukkan bahwa proyek mungkin menghadapi tekanan biaya untuk mencapai target biaya yang ditetapkan. Perbaikan perlu dilakukan dengan mengidentifikasi penyebab tantangan dalam mengelola biaya dan jadwal, memperbaiki perencanaan dan pengendalian proyek, optimalisasi penggunaan sumber daya, menjaga komunikasi yang efektif, menerapkan manajemen risiko proaktif, dan melakukan evaluasi rutin untuk pembelajaran.
Integrasi Sistem Informasi Geografis dan Metode Skoring dalam Pemetaan Daerah Rawan Banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah Faqih, Nasyiin; Prasetyo, Subhi Tri
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 8 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v8i1.8830

Abstract

Negara Indonesia adalah wilayah rawan terhadap bencana hidrometeorologi yaitu salah satu diantaranya adalah banjir. Kondisi morfologi dan dari sekian banyaknya sungai melewati dan mengalir di segala penjuru hingga menyebabkan potensi terjadinya sebuah banjir pada beberapa wilayah dan daerah di Indonesia pada setiap terjadinya musim penghujan. Secara kondisi topografi untuk wilayah Kota Grobogan merupakan wilayah dengan dataran rendah dan untuk wilayah Kelurahan Gubug, Pranten, dan Jatipecaron juga menjadi salah satu daerah atau wilayah yang pada setiap tahunnya dapat mengalami bencana banjir. Dengan Tujuan Penelitian ini untuk membuat pemetaan klasifikasi daerah yang rawan bencana banjir menggunakan pemanfaatan dari sebuah data spasial dan penginderaan jarak jauh atau landsat kota dengan bantuan pemanfaatan software Sistem Informasi Geografis, dan menghitung luasan daerah rawan banjir di wilayah penelitian. Metode Penelitian ini dengan cara pemberian nilai skoring dan pembobotan di setiap parameter-parameter yang digunakan dan menjadi faktor kerawanan banjir yaitu curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, buffer sungai, dan tutupan lahan dalam bentuk data spasial. Untuk mengevaluasi setiap parameter, bobot dan skor akan diberikan berdasarkan setiap klasifikasinya masing-masing, kemudian dilakukannya proses overlay dengan menggunakan software SIG. Kemudian hasilnya tersebut disajikan dalam bentuk Peta Rawan Banjir yang mengklasifikasikan sebaran wilayah rawan banjir di seluruh Kecamatan Gubug, Pranten, dan Jatipecaron di Kabupaten Grobogan. Dengan demikian, terdapat 254,9 (31%) hektare yang masuk dalam kategori sangat rawan, 457 (55%) hektare masuk dalam kategori rawan, dan 119 (14%) hektare masuk dalam kategori tidak rawan banjir. Hal ini juga disebabkan oleh medan atau permukaan daerah tersebut yang berbukit-bukit dan memiliki ketinggian. Berdasarkan penelitian tersebut disarankan kepada penelitian selanjutnya untuk dapat memaksimalkan sistem informasi geografis (SIG) dan melakukan banyak perbandingan terhadap metode maupun parameter yang lebih luas dan banyak sehingga mendapat hasil dan output yang akurat dalam pemetaan.
Alternatif Penanganan Stabilitas Timbunan dan Lereng pada Oprit Jembatan dengan Mortar Busa (Studi Kasus : JU Rel KA Cibitung – Cilincing) Annissa Yoga Prastika; Wahyu Febriyanto; Dewi Indriyana; Bagas Wahyu Adhi; Fatchur Roehman; Faqih, Nasyiin
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v5i01.1286

Abstract

Soft soil is caused by cohesion, a low internal friction angle and high compressibility. If not recognized and investigated it can cause instability and long-term decline that cannot be tolerated. One of the treatments that occurs in soft soil is light backfilling with foam mortar. The aim of this research is to carry out an analysis of the stability of embankments using lightweight materials at the location of bridge embankments in order to predict how much of an impact there will be in reducing settlement and increasing embankment stability. Analysis was carried out using the Finite Element Method with the help of the Plaxis 2D program. The method used in this research is descriptive qualitative, namely research by collecting primary and secondary data from the parameters and variables studied and then analyzing them to draw conclusions. In the results of the analysis using Plaxis Softwere using foam mortar treatment with an embankment slope of 1: 1.5, the results showed that the decline in 1 year was 4 cm (meeting the design criteria), the decline in 10 years was 2.8 cm (meeting the design criteria), apart from that the safety factor using foam mortar was also greater than the design criteria, which means the stability of the slope is safe.
REVIEW PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK UNTUK ENERGI DAN BAHAN KONSTRUKSI Qomaruddin, Mochammad; Tristan, Alfian; Faqih, Nasyiin; Roehman, Fatchur; Mushthofa, Mushthofa
(JITEK)Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 10, No 2/Nov (2024): Jitek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jitek.v10i2/Nov.20048

Abstract

The problem of plastic waste has become a global concern due to its negative impact on the environment. Plastic, as a non-biodegradable material, results in significant pollution of soil and water. As plastic production increases, efforts to find innovative solutions in reducing environmental impact are important. This article discusses the use of plastic waste as an alternative energy source and construction material. Using a liter-tour review method from various sources that explores the potential of plastics to be converted into energy as well as their use in building materials and as aggregates in concrete. The results of the analysis show that the use of plastic waste can not only reduce pollution, but also provide economic and social benefits, especially as fuel oil and building materials such as paving plastic, plastic aggregate, asphalt plastic mixture.Â