p-Index From 2021 - 2026
5.257
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Model Komunikasi Simbolik-Religius Pengasuh Rumah Qur’an dalam Membangun Semangat Tahfidz Santri di Parepare Syamsuar Basri; Muhammad Jufri; Ramli; Muhammad Qadaruddin
Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8 No 2 (2025): Global Komunika Vol. 8 No. 2 2025
Publisher : FISIP UPNVJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan motivasi santri dalam menghafal Al-Qur’an merupakan tantangan dalam pendidikan keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model komunikasi pengasuh dalam membangun motivasi tahfidz santri di Rumah Qur’an Madani, Kota Parepare, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, yang melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dengan teori Interaksionisme Simbolik sebagai landasan teoretis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi yang diterapkan pengasuh meliputi komunikasi simbolik-religius melalui bahasa Qur’ani, isyarat tubuh bermakna, dan tindakan motivasional berbasis nilai spiritual. Komunikasi ini diterima oleh santri sebagai simbol kasih sayang dan dukungan spiritual yang meningkatkan motivasi intrinsik mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Faktor-faktor penunjang efektivitas komunikasi meliputi empati pengasuh, kesesuaian simbol religius dengan kondisi psikologis santri, serta lingkungan belajar yang kondusif. Hambatan komunikasi lebih banyak muncul dari perbedaan latar belakang dan kondisi psikologis santri. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang peran komunikasi simbolik dalam pembinaan religius berbasis afeksi, yang bermanfaat bagi pengelola lembaga tahfidz, pendidik Islam, dan pengasuh dalam mengembangkan pendekatan komunikasi yang lebih humanis.
Nilai-Nilai dan Norma Pada Budaya Ritual Maggiri Bissu Di Kec. Segeri Kab. Pangkep Rijal, Syamsul; Arsyad, Abd. Rahim; Ramli, Ramli; Qadaruddin, Muhammad; Iskandar, Iskandar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13140

Abstract

Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai dan norma Bissu dalam konteks budaya ritual Maggiri di kabupaten tersebut. Segeri, Kab. Pangkep. Bissu, sebagai kelompok masyarakat adat yang berperan penting dalam menjaga tradisi dan ritual keagamaan,. Metode etnografi digunakan untuk menggali secara mendalam bagaimana komunikasi pada masyarakat Bissu dibentuk dan membentuk struktur sosial dan norma budayanya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan gaya penelitian lapangan. Informan dalam penelitian ini adalah Bissu yang ada di Segeri. Teknik memeperoleh data menggunakan dokumentasi, observasi, wawancara dan literatur. Hasil temuan mengindikasikan bahwa nilai-nilai terpenting yang dimiliki masyarakat Bissu meliputi spiritualitas yang diungkapkan dalam doa atau nyanyian dan penghormatan terhadap leluhur melalui berbagai upacara kehormatan. Norma sosial yang mengatur tingkah laku dan interaksi dalam suatu masyarakat serta menjamin keselarasan dan ketertiban dalam pelaksanaan ritual Maggiri; Kata Kunci: Bissu, nilai nilai dan norma, Maggiri
Dakwah Multikultural dalam Mewujudkan Masyarkat Harmonis di Desa Kaleok Kecamatan Binuang Polewali Mandar Nota, Asis; Ramli, Ramli; Qadaruddin, Muhammad
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 2, No 1 (2024): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah multikultural merupakan bentuk dakwah yang terkait dengan budaya, tradisi, dan adat istiadat. Di desa Kaleok, terdapat beragam perbedaan, seperti suku, etnis, dan terutama agama. Mayoritas penduduk desa Kaleok  menganut agama Islam, namun ada juga yang menganut Kristen Protestan dan Katolik. Peneliti mencoba menggambarkan bagaimana masyarakat multikultural di Desa Kaleok  dapat hidup harmonis melalui dakwah multikultural. Penelitian ini sesuai dengan situasi yang ada di desa Kaleok, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tradisi dan ritual menjadi bagian dari kehidupan masyarakat desa Kaleok  yang memiliki makna penting, dilaksanakan secara bersama-sama sesuai dengan kesepakatan tokoh-tokoh seperti kepala adat. 2) Dakwah multikultural berperan dalam menciptakan harmoni di Desa Kaleok  dengan mempromosikan kerukunan antar masyarakat dan agama, serta memupuk sikap toleransi terhadap perbedaan individu dan budaya. Masyarakat desa Kaleok berupaya bersama untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, aman, dan damai dengan saling mendukung dalam berbagai kegiatan di desa.
Manajemen Komunikasi Islam Camat Maiwa dalam Meningkatkan Kedisiplinan Pegawai di Kabupaten Enrekang Suhriati, Suhriati; Qadaruddin, Muhammad; Iskandar, Iskandar; Nurkidam, A.; Ramli, Ramli
Hikmah Vol 17, No 2 (2023): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v17i2.8631

Abstract

This research discusses the Islamic communication management of Maiwa District Head in Improving Employee Discipline in Enrekang Regency. The aim is to describe the level of employee discipline, the Islamic communication management of Maiwa District Head and the impact of the Islamic communication management implemented by Maiwa District Head. This type of research is descriptive qualitative research characterized by field research. The informants in this study are the Maiwa District Head and his staff and the community within the Maiwa district. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that: 1) The level of employee discipline in the Maiwa District Office, in accordance with Max Weber's theory of social action, where actions are based on habits, emotional conditions, rational and values that contain mutual benefits; 2) Islamic communication management applied by Maiwa District Head in improving the discipline of its employees, in accordance with Barbara O'Keefe's message logic theory, where the message design technique is based on expressive logic, conventional and good rhetoric; 3) The impact of communication management applied by Maiwa District Head in improving employee discipline is; a) increased discipline; b) effective and harmonious communication; c) peaceful, safe and prosperous; d) motivated and; e) self-confidence. Through this research, it is known that leadership communication management is very influential on the level of discipline, self-confidence and employee morale
GURUTTA FATAHUDDIN SUKKARA PREACHING APPROACH IN DEVELOPING ISLAMIC VALUE IN SIDENRENG RAPPANG Renaldy, Wandy; Ramli, Ramli; Nurkidam, A.; Arsyad, Abd. Rahim; Qadaruddin, Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i8.2025.3457-3469

Abstract

Dakwah Islam di era modern menghadapi tantangan yang kompleks akibat pengaruh globalisasi, perubahan sosial, dan keragaman budaya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dakwah Gurutta Fatahuddin Sukkara dalam membina nilai-nilai Islam di masyarakat Bugis, khususnya di Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek utama penelitian adalah Gurutta Fatahuddin Sukkara, dengan informan pendukung dari kalangan tokoh masyarakat, santri, dan pengurus pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gurutta menerapkan pendekatan dakwah bil hikmah, mau’izatul hasanah, dan mujadalah, yang dikombinasikan dengan penggunaan bahasa Bugis dan nilai-nilai budaya lokal seperti sipakatau dan sipakainge. Pendekatan ini efektif membangun kedekatan emosional, meningkatkan kesadaran keagamaan, serta membentuk karakter Islami masyarakat. Strategi komunikasi dakwah yang digunakan terbukti menciptakan transformasi sosial-keagamaan yang berkelanjutan dan memperkuat identitas keislaman masyarakat lokal. Temuan ini mempertegas urgensi pendekatan dakwah kontekstual yang berbasis budaya dalam merespons dinamika sosial keagamaan kontemporer.
Communication Strategy on Smart Education in Building Trust of Parents of Children with Disabilities in Parepare City fitriani; Muhammad Qadaruddin; Nurhikmah; Ramli; Iskandar
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 10 No. 2 (2025): Palita : Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v10i2.7622

Abstract

Abstract This study discusses the communication strategies implemented by Smart Education in building trust among parents of children with disabilities in Parepare City. This study departs from the need to understand how trust among parents of children with disabilities can be built, because children's limitations make parents tend to be more cautious in entrusting assistance to others. Therefore , the importance of appropriate communication strategies by educational institutions in creating a sense of security and trust. This study is a descriptive qualitative study that describes data obtained in the field related to the procedures for directors and tutors to build trust among parents of children with disabilities in Parepare City. Data collection was carried out through interviews, as well as through books and other literature. These literatures were used as theoretical foundations and references to strengthen the analysis of data obtained from the field. This study shows that Smart Education builds trust among parents of children with disabilities through five main approaches:empathetic communication, participatory communication, humanistic communication, the ability to overcome information challenges, and specific strategies for building trust. Empathy is demonstrated through emotional understanding of parents, participation through their active involvement in the educational process, and humanistic communication through warm and equal supported relationships​ by the theories of Symbolic Interactionism and Communicator Credibility, these findings confirm that communication based on empathy, participation, and honesty not only strengthens parental trust but also contributes to more effective inclusive education practices . Keywords : Communication Strategy , Parental Trust, Children With Disabilities
Symbolic Meaning of Bugis Lontara Copying in Andi Oddang To Sessungriu: Knowledge Keepers in the Digital Era Budiman, Muh. Agung; Muhammad Qadaruddin; Ahmad Yani
Al-Iftah: Journal of Islamic studies and society Vol 6 No 2 (2025): Al-Iftah: Journal of Islamic studies and society
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/aliftah.v6i2.14921

Abstract

This study aims to reveal the symbolic significance of the Bugis Lontara copying tradition (palontara) and its subtle dakwah messages as represented in the documentary film Andi Oddang To Sessungriu: The Tale of Knowledge Preservers Enduring the Digital Age, particularly in the context of the tension between cultural preservation and the dominance of digital technology. Employing a qualitative interpretive approach with Roland Barthes’ semiotic analysis and Paul Ricoeur’s hermeneutic framework, the research examines visual motifs, narrative structures, and cinematic elements of the film, supported by in-depth interviews with director Andi Musran and protagonist-palontara Andi Oddang To Sessungriu. Findings show that everyday acts of copying dripping bamboo-pen ink, page stamping, cellakeng as divine calling, silent workspaces, and the shift from manual to digital typing are not merely technical processes but multilayered symbols connoting sincerity (ikhlas), steadfastness (istiqamah), relentless effort (reso temmangingi), honor-compassion (siri’ na pacce), mutual humanizing-strengthening (sipakatau-sipakalebbi-sipatokkong), and upright honesty (malempu). These symbols harmoniously fuse Bugis philosophical values with Islamic ethical principles, transforming the palontara figure into an exemplar of dakwah bil hal (propagation through exemplary action) and cultural jihad in the digital era. The documentary itself functions as a contemporary palontara, successfully bridging ancestral wisdom with younger generations without compromising authenticity. This research recommends that Islamic broadcasting institutions, educational bodies, and cultural activists develop more documentary-based and hybrid-media dakwah strategies that prioritize local wisdom, contemplative aesthetics, and intergenerational dialogue to counter the erosion of intangible heritage while strengthening moderate, inclusive, and contextual Islamic propagation in Indonesia.
Manipulative Messages in 'Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso': A Case Study of a Netflix Documentary Muhammad Qadaruddin; Nining Artianasari; Fikruzzaman Saleh; Jalihah Md Shah
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v9i2.2636

Abstract

This research examines the presence and implications of manipulative messages in the Netflix documentary "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso." By using framing analysis on the film, this research highlights how these messages shape the audience's perception and understanding of the events. The filmmaker's stance on the case attempts to present both sides of the case fairly, allowing the audience to draw their own conclusions. This film portrays Jessica with nuance to consider the possibility that Jessica is both a perpetrator and a victim of the system and excessive media coverage. Furthermore, this research explores the cultural and societal contexts that have influenced the production of the documentary film, revealing how these factors contribute to the overall message. These findings indicate that the film director presents a perspective that attempts to view Jessica as a victim of media pressure and a legal process deemed unfair. Interviews with legal experts, Jessica's friends, and scenes showing the weaknesses and inconsistencies of the presented evidence also contribute to the narrative that Jessica might be innocent and instead a victim of unbalanced media framing. Until the year 2024, Jessica was declared free. This release marks a long-awaited victory for justice. This documentary film plays a significant role in raising public and judicial system awareness about the potential injustices that can befall an individual. This research is not merely entertainment, but rather an important medium that can contribute to voicing injustice and striving for justice in complex and controversial cases.
Algorithmic Approach To Contemporary Da'wah Through SEO Optimization And Audience Engagement On Barakka’na Mangkoso YouTube Hasan, Abdul Rahman; Iskandar , Iskandar; Qadaruddin, Muhammad; Ramli, Ramli; Sulvinajayanti, Sulvinajayanti; Nasriah, St.
Syiar: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Syiar: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/syiar.v5i2.861

Abstract

Digital technology has transformed Islamic da'wah, positioning YouTube as a key platform where effectiveness depends on the quality of religious content, SEO alignment, algorithmic literacy, and audience engagement strategies in contemporary digital society. This study examines the role of algorithmic optimization in reshaping contemporary Islamic da'wah through a qualitative single-case study of the YouTube channel Barakka’na Mangkoso (South Sulawesi, Indonesia). Data were collected through in-depth interviews, digital observation of YouTube content, and analysis of YouTube Analytics documents. Data analysis employed interactive processes of data condensation, data display, and conclusion drawing. Findings reveal that algorithmic logic has become constitutive of digital da'wah, fundamentally influencing content structure, pacing, and thematic selection. However, strict ethical guardrails prohibiting deceptive clickbait and transactional promises, combined with deep Bugis cultural rootedness, enable the channel to expand reach dramatically without compromising religious authenticity. The study concludes that effective contemporary da'wah now requires dual competence in religious scholarship and algorithmic literacy, offering a replicable model for other preachers and institutions seeking to amplify authentic Islamic messages in the platformized public sphere. The study concludes that effective digital da'wah requires integrating algorithmic literacy with Islamic scholarship and employing ethical, culturally grounded strategies to expand reach without compromising religious authenticity.
Co-Authors A Nurkidam A. Nurkidam Abd. Rahim Arsyad Abd. Rahim Arsyad Abd. Rahman Abubakar Iskandar Agus Muchsin Ahmad Sultra Rustan Ahmad Yani Ahmas S. Rustan Amin Setio Lestiningsih Amin, Sitti Jamilah Aminuyati Arsyad, Abd. Rahim Artianasari, Nining B, Jalaluddin Baehaqi Bakri, Wahyuddin Budiman, Muh. Agung Cahyadi, Irlan Desi Dinul Fitrah Mubarak Dinul Fitrah Mubaraq Faisal Goni Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Hilal Fikruzzaman Saleh Firman Firman Fitriani Goni, Faisal Halim, Abd Hasan, Abdul Rahman Hasniar Hasniar Hayati, Ummi ISKANDAR Iskandar , Iskandar Iskandar Iskandar Jalihah Md Shah Jamhari Jamhari Juwita Juwita, Juwita M.Nur, Nainunis Md Shah, Jalihah Muh Akib Muhammad Haramain Muhammad Jufri Muhammad Nurudin, Muhammad Muhammad Saleh Muhammad Shuhufi Muhammad Shuhufi, Muhammad Muhammad Yunus, Muttaqien Nahrul Hayat Nasriah, St. Nidaul Islam Nining Artianasari Nining Artianasari Nota, Asis Novita Sugiestian Nur Afiah Nur Annisa Nur Asmi Hadrayani Nurhakki Nurhakki Nurhakki Nurhakki Nurhakki Nurhakki Nurhakki, Nurhakki Nurhikmah Nurkidam, A. Nurlaela Yuliasri Pahira Pahira Pahira, Pahira R Siti Rukayah Rahmat Rahmat Ramli Ramli Ramli Renaldy, Wandy Rendi Rendi Rizal Rahmat Rosdiana Rosdiana Rustan, Ahmad Sultra Rustan, Ahmas S. Sabil Sabil Sasriani, Andini Sirajuddin Siti Nurhaliza Muhlis Siti Rukayah Sri Hastuti Suhartina Suhartina Suhriati, Suhriati Sulvinajayanti Sulvinajayanti, Sulvinajayanti Sumarni Sumai Syamsuar Basri Syamsul Rijal Ulfa Umar, M. Shodiq Asli Wahyuddin Wahyuddin Bakri