Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Relationship Between Infant and Child Feeding History (PMBA), Infectious Disease History and Food Intake in Wasting Toddlers Febranitami, Catur Amalia; Sajiman; Hariati, Niken Widyastuti
Jurnal Riset Pangan dan Gizi Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL RISET PANGAN DAN GIZI (JR-PANZI)
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jr-panzi.v7i1.246

Abstract

Improving human resource quality depends on good nutrition, especially for pregnant women and young children. Wasting remains a challenge in Indonesia, including at Puskesmas Landasan Ulin, with cases rising from 5.39% in 2023 to 9.23% in February 2024. This condition is influenced by imbalanced nutrient intake, improper feeding practices, and infections such as acute respiratory infections (ARI), pneumonia, and diarrhea. This study aims to analyze the relationship between infant and young child feeding (IYCF) history, infectious diseases, and dietary intake in wasted toddlers at Puskesmas Landasan Ulin. This research is an analytical observational study with a case-control design. It was conducted in the working area of Puskesmas Landasan Ulin in November 2024. The sample consisted of 59 children aged 6–59 months with wasting as the case group and 118 children without wasting as the control group. There is a significant relationship between IYCF history (P-value = 0.032), history of infectious diseases (P-value = 0.017, OR = 95% CI 1.303–8.202), and dietary intake (P-value = 0.000, OR = 95% CI 1.955–9.361) with wasting in children. Enhancing mothers' knowledge of IYCF practices by increasing the number of trained health cadres and promoting IYCF through media campaigns is crucial.
Analysis of Parenting Patterns and Nutritional Imbalance as Risk Factors for Stunting in Toddlers Hariati, Niken Widyastuti; Aprianti, Aprianti
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 April 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i1.1284

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that has serious impacts on children's physical growth and cognitive development. In 2023, South Kalimantan Province recorded a stunting prevalence of 24,7%, higher than the national average of 21,5%. This study aimed to examine the feeding practices and nutritional intake balance among stunted children under five in the Sungai Ulin Community Health Center (Puskesmas) service area. The study employed a mixed-methods approach, consisting of a quantitative component using a cross-sectional design, and a qualitative component through in-depth interviews. The quantitative data sample included 66 stunted children aged ?1 year, while the qualitative data sample consisted of 15 mothers or caregivers of stunted children. Data collection and analysis were conducted from March to July 2024. The study findings indicated that 54,5% of the stunted children were under three years old, and 60,6% were male. Additionally, 57,6% of the children had a short stature nutritional status. Energy (51,5%), carbohydrate (63,6%), and iron (57,6%) intake deficits were identified as significant risk factors. The qualitative findings revealed that parental time availability nutritional knowledge, and improper complementary feeding practices contributed to the occurrence of stunting. Interventions promoting balanced diets and educating parents about appropriate feeding practices are essential steps in preventing stunting.  
Penyuluhan Dan Pendampingan Pada Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik Di Wilayah Kerja Puskesmas Landasan Ulin Timur Kota Banjarbaru Farhat, Yasir; Aprianti; Hariati, Niken Widyastuti
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 3 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i3.827

Abstract

Pendahuluan: Salah satu masalah yang sering dihadapi ibu hamil adalah kekurangan energi kronik (KEK). KEK dapat menyebabkan pertumbuhan janin yang terhambat dan risiko tinggi komplikasi persalinan. Prevalensi KEK cukup tinggi pada ibu hamil di Wilayah kerja Puskesmas Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru. Oleh karena itu, diperlukan upaya penyuluhan dan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman dan perawatan ibu hamil dengan kondisi tersebut. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu hamil tentang KEK serta memberikan pendampingan dalam mengelola kondisi KEK mereka. Metode: Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari penyuluhan dengan metode presentasi/ceramah dan tanya jawab serta pendampingan dengan konseling menggunakan media leaflet. Jumlah peserta sebanyak 15 orang ibu hamil yang KEK. Setelah itu dilakukan evaluasi pengetahuan dengan pre test dan post test. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan dan pendampingan yaitu rata-rata pengetahuan sebelum penyuluhan dan pendampingan adalah 79 dan sesudah penyuluhan dan pendampingan adalah 90. Simpulan: Penyuluhan dan pendampingan yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang Kekurangan Energi Kronik sehingga kegiatan ini sangat berguna untuk mengatasi masalah program gizi khususnya KEK pada ibu hamil.
Pengaruh Permainan Edukatif Ular Tangga Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Gizi Seimbang Madinah, Sari; Farhat, Yasir; Hariati, Niken Widyastuti
Jurnal Riset Pangan dan Gizi Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL RISET PANGAN DAN GIZI (JR-PANZI)
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jr-panzi.v6i1.176

Abstract

Permasalahan gizi anak usia sekolah merupakan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan gangguan fisik, psikologis dan prestasi menurun. Salah satu penyebabnya kurang pengetahuan dan kesadaran gizi. Cara yang efektif memberikan pengetahuan dengan menggunakan media agar mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode edukasi dengan permainan ular tangga terhadap pengetahuan dan sikap gizi seimbang siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Tanah Laut. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan two group pretest posttest with control group design. Populasi berjumlah 213. Sampel diambil secara Stratified Random Sampling diperoleh 32 siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu intervensi (permainan ular tangga) dan kontrol (ceramah). Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dengan kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney. Terdapat perbedaan skor pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan pada tiap kelompok (p=<0,05). Hasil analisis skor pengetahuan dan sikap sesudah diberikan perlakuan tiap kelompok terdapat perbedaan yang signifikan (p=<0,05). Namun berdasarkan selisih rata-rata kedua kelompok diperoleh selisih lebih besar pada kelompok intervensi yaitu pengetahuan sebesar 1,31 dan sikap sebesar 0,94 yang berarti kelompok intervensi lebih unggul. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu metode edukasi dengan media permainan ular tangga maupun ceramah keduanya berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap, namun metode edukasi dengan permainan ular tangga memiliki pengaruh lebih besar terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap gizi seimbang.
Hubungan Pengetahuan Ibu, Riwayat BBLR dan Ibu Hamil Usia Dini dengan Kejadian Stunting pada Balita Nesa, Yunisari Puteri; Aprianti; Hariati, Niken Widyastuti
Jurnal Riset Pangan dan Gizi Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL RISET PANGAN DAN GIZI (JR-PANZI)
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jr-panzi.v6i1.188

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun, faktor risiko terjadinya stunting diantaranya asupan makanan kurang, riwayat BBLR, usia ibu saat hamil, pengetahuan ibu, sosial ekonomi dan masih banyak faktor lainnya. Prevalensi stunting di Puskesmas Simpang Empat 2 tahun 2021 sebesar 71,03%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, riwayat BBLR dan ibu hamil usia dini dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat 2 Kabupaten Banjar. Jenis penelitian ini analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel bebas yaitu pengetahuan ibu, riwayat BBLR dan ibu hamil usia dini, dengan variabel terikat kejadian stunting. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak balita usia 24-60 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Empat 2 sebanyak 389 balita. Teknik pengambilan sampel dengan cara proportionate stratified random sampling, sampel didapat sebanyak 83 balita. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita memiliki ibu dengan tingkat pengetahuan kurang (79,5%), memiliki riwayat BBLR (31,3%), dan sebagian besar usia ibu saat hamil usia ≥ 20 tahun (83,1%). Analisis statistik uji korelasi Spearman Rank didapatkan hasil. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dan riwayat BBLR dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Simpang Empat 2 Kabupaten Banjar. Untuk meningkatkan pengetahuan pada ibu balita diharapkan  pihak puskesmas agar lebih meningkat instensitas penyuluhan kesehatan mengenai stunting dan gizi kepada masyarakat dan untuk ibu balita diharapkan untuk terus memantau tumbuh kembang dan kesehatan balita di faskes terdekat.
Pengaruh Berat Badan Lahir Rendah dan Riwayat Infeksi Saluran Pernapasan Akut terhadap Kejadian Balita Underweight Efriyani; Dewi, Zulfiana; Hariati, Niken Widyastuti; Andrestian, Meilla Dwi
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1613

Abstract

Underweight masih menjadi masalah gizi pada balita yang berdampak terhadap pertumbuhan dan kesehatan jangka panjang. Prevalensi underweight di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 3 tahun 2024 sebesar 12,5% dan diduga berkaitan dengan riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh BBLR dan riwayat ISPA terhadap kejadian balita underweight. Penelitian menggunakan desain case control dengan 160 responden, terdiri atas 40 balita underweight sebagai kelompok kasus dan 120 balita dengan status gizi normal sebagai kelompok kontrol usia 24–59 bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara ibu dan penelusuran buku KIA, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara BBLR (p = 0,001; OR = 1,779) dan riwayat ISPA (p = 0,006; OR = 1,103) terhadap kejadian underweight. Diperlukan pemantauan tumbuh kembang balita dengan riwayat BBLR serta pencegahan ISPA melalui edukasi PHBS dan perbaikan lingkungan.
Hubungan Standar Pelayanan Minimal Gizi dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan Asiah, Nur; Yanti, Rusmini; Hariati, Niken Widyastuti; Abdurrachim, Rijanti
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.968

Abstract

Kepuasan pasien menjadi salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan pelayanan rumah sakit, termasuk pelayanan gizi. Pelayanan gizi rawat inap di rumah sakit wajib memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) gizi, seperti ketepatan pemberian diet dan ketepatan waktu pemberian makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketepatan pemberian diet dan ketepatan waktu pemberian makanan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah 62 pasien rawat inap di ruang Penyakit Dalam yang memenuhi kriteria inklusi (total sampling). Variabel dependen adalah tingkat kepuasan pasien, sedangkan variabel independen adalah ketepatan pemberian diet dan ketepatan waktu pemberian makanan. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan pasien sebesar 87,1%, ketepatan pemberian diet sebesar 88,7%, dan ketepatan waktu pemberian makanan sebesar 83,9%. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara ketepatan pemberian diet dengan kepuasan pasien (p = 0,001; r = 0,40) serta terdapat hubungan antara ketepatan waktu pemberian makanan dengan kepuasan pasien (p = 0,001; r = 0,59). Disarankan rumah sakit memperkuat alur pelayanan gizi dan koordinasi antarprofesi untuk meningkatkan ketepatan diet dan ketepatan waktu pemberian makanan, sehingga kepuasan pasien dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Efektivitas Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) dan Daily Log dalam Menganalisis Beban Kerja di Penyelenggaraan Makanan Instalasi Gizi RSUD dr. H. Moch. Ansari saleh Banjarmasin Nuzulurrohmana, Yunda; Dewi, Zulfiana; Magdalena; Hariati, Niken Widyastuti
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1658

Abstract

Ketidakseimbangan beban kerja tenaga gizi berdampak pada mutu pelayanan. Instalasi Gizi RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin menggunakan dua perhitungan yang berbeda sehingga gambaran kebutuhan beban kerja belum menyeluruh. Penelitian ini menganalisis efektivitas metode WISN dan Daily Log dalam menganalisis beban kerja di penyelenggaraan makanan dengan Time Motion Study sebagai gold standard. Jenis penelitian ini adalah analitik komparatif cross-sectional terhadap 45 tenaga menggunakan triangulasi data. Analisis menggunakan uji Wilcoxon dan ICC. WISN menunjukkan kebutuhan 51 tenaga, tiga jabatan manajerial tepat (rasio=1,0), Pengawas Pengolah Makanan berlebih (rasio=0,77), Pranata Jamuan dan Pramubakti kekurangan (rasio 1,25 dan 1,42). Daily Log menghasilkan 66 tenaga (29% lebih tinggi), seluruh kategori kekurangan. Time Motion menunjukkan kebutuhan 45 tenaga dengan pola serupa WISN. WISN tidak berbeda signifikan dengan Time Motion, Daily Log berbeda signifikan. Metode WISN lebih efektif karena menghasilkan estimasi akurat dan konsisten. Diperlukan evaluasi untuk mengatasi ketidakseimbangan beban kerja.