Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Kepemimpinan Transformatif di Ma’had Tahfidz Al-Husni: Studi Living Qur’an QS. An-Nisa Ayat 59 dan 83 Ahmad Nurul Mushthofa; A. Fauzi Aziz; Salim Ashar
ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/aladalah.v4i2.1980

Abstract

This study aims to analyze the transformational leadership of ulil amri from a living Qur’an perspective based on Surah An-Nisa verses 59 and 83 and its implications for the character development of hafidzoh at Ma’had Tahfidz Al-Husni. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the values of obedience, responsibility, and wisdom embedded in Surah An-Nisa verses 59 and 83 are implemented through exemplary leadership, character development programs, and institutional policies oriented toward the internalization of Qur’anic values. This implementation fosters internal motivation among hafidzoh to practice honesty, discipline, responsibility, and justice in their daily lives. Furthermore, transformational leadership of ulil amri not only produces formal compliance but also develops sustainable collective awareness. Therefore, transformational leadership based on the living Qur’an approach is proven to be effective in systematically and sustainably shaping the character of hafidzoh within the context of Qur’an-based educational institutions.
Eksperimentasi Metode Demonstrasi dalam Rekonstruksi Pemahaman Fikih Shalat: Studi Kasus Standardisasi Penggunaan Mukena Syar’i di Dusun Bogem Fitrotin Hasanah; Nur Arifah; Salim Ashar; Dita Aprilia; Selia Wasyifa'un
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i4.2079

Abstract

Minimnya pemahaman yang mendalam tentang fikih shalat seringkali berimplikasi pada aspek teknis peribadatan, salah satunya yaitu adanya ketidak sesuaian penggunaan mukena di kalangan jama’ah muslimah yang ada di wilayah dusun Bogem. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara syarat sah shalat menutup aurat secara sempurna dengan praktik budaya berpakaian yang selama ini diwariskan secara turun temurun. Tanpa pemahaman yang persisi mengenai batas aurat ketika melaksanakan ibadah shalat, kualitas ritual shalat menjadi rentan secara hukum fikih. Untuk mengatasi persoalan tersebut, penelitian ini menerapkan eksperimen metode demonstrasi yang di intergrasikan dengan teori belajar sosial. Pendekatan ini dipilih karena efektivitasnya dalam merekonstruksi pemahaman jama’ah melalui proses observasi, imitasi, dan identifikasi perilaku secara langsung. Melalui peragaan praktis, jama’ah tidak hanya menyerap teori secara kognitif, tetapi juga mampu mempraktikkan cara penggunaan mukena yang benar dan sesuai dengan syari’at Islam. Standar utama yang diproyeksikan dalam pendampingan ini merupakan perumusan standar baku penggunaan mukena syar’i yang bersifat adabtif. Inovasi ini bertujuan untuk menyelaraskan antara unsur kearifan lokal dusun Bogem dengan standar hukum Islam dalam menutup aurat. Hasil yang diharapkan berupa panduan praktis yang memastikan bahwa lekuk tubuh dan batas aurat dapat tertutup dengan sempurna tanpa harus menghilangkan identitas budaya setempat. Standarisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah muslimah dusun Bogem, sekaligus menjadi model edukasi fikih aplikatif yang dapat direplikasikan di wilayah lain dengan tantangan serupa. Dengan demikian, kesempurnaan shalat dapat dicapai melalui sinergi antara ilmu agama dan kearifan lokal.
Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren dalam Perspektif Epistemologis Anisatun Najiyah; M. Yunus Abu Bakar; Salim Ashar
Irfani Vol. 22 No. 2 (2026): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v22i2.7696

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi proses pengajaran Bahasa Arab di pesantren dengan menggunakan pendekatan epistemologis sebagai kerangka analisis utama. Pendekatan epistemologis digunakan untuk memahami hubungan antara sumber pengetahuan, cara belajar, dan nilai-nilai spiritual saling terkait dalam praktik pembelajaran di pesantren. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang termasuk dalam kategori kajian pustaka, yaitu penelitian berbasis literatur (library reseach). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dengan pengajaran Bahasa Arab tidak hanya fokus pada penguasaan tata bahasa dan kosakata, tetapi juga menyerap nilai-nilai epistemik yang berasal dari tradisi Islam serta kearifan lokal yang dimiliki pesantren. Pendekatan ini membentuk cara pandang santri dalam memahami bahasa sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan keimanan. Selain itu, pembelajaran di pondok pesantren menghadirkan suatu paradigma yang holistic dengan sinergi antara aspek linguistik, teologi dan budaya, sehingga menghasilkan kompetensi bahasa yang mendalam sekaligus perkembangan spiritual. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pandangan epistemologis menjadi fondasi penting dalam merancang dan mengembangkan model pembelajaran Bahasa Arab yang lebih relevan, fleksibel, dan bermakna dalam konteks pondok pesantren tetap mempertahankan tradisi ilmu klasik
Pemanfaatan Smartphone Bagi Petani Sebagai Alat Pengukur pH Tanah di Desa Tanggalrejo Mojoagung Jombang Mohamad Nasirudin; Zulfikar Zulfikar; Anton Muhibuddin; Salim Ashar; Izzatul Indana; Ari Viqri Zakaria; Siti Aminah; Khusnul Mei Sintia
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v5i1.4103

Abstract

Technology in agriculture is something that cannot be separated from its application in the agricultural sector. The use of smartphones in soil pH measuring devices makes the measurement process faster, easier and more affordable. This research aims to develop a simple and affordable soil pH measuring tool for use by farmers in Tanggalrejo Village, Mojoagung, Jombang. The method approach taken for community service in Tanggalrejo Village is to use the Participatory Action Research (PAR) method. One of them is by implementing training methods and approaches from local farmers so that indirectly farmers in Tanggalrejo Village can capture the material well. This tool is named "Soil pH Meter" and is designed to help farmers manage the quality of their soil. This research involves the steps of designing, prototyping, field testing, and evaluation. This tool has the potential to increase efficiency in farming and help farmers take appropriate actions to increase crop yields. Based on the results of this community service activity, it can provide an overview of the use of a pH meter for accurate and efficient soil pH monitoring by: (1) Providing understanding and practice in checking soil pH using a telegram monitoring pH meter to farmers in Tanggalrejo Village, so that the Farmers know the condition of bass or acid soil and can determine good and correct handling. (2) Provide understanding and explanation about the use of smartphones, that the soil pH monitoring tool via telegram can be checked via smartphones used by farmers in Tanggalrejo Village.
Pelatihan Pembuatan Lampu Jalan Otomatis Dengan Pemanfaatan Tenaga Surya Pada Karang Taruna Di Desa Mojodanu Ngusikan Jombang Mohamad Nasirudin; Dyah Ayu Sri Hartanti; Yessita Puspaningrum; Zulfikar Zulfikar; Achmad Sholichul Anwar; Ahmad Sudarminto; Achmad Ali Fathur Rohman; Galuh Ramadhan; Selvia Azka Nuriyah; Salim Ashar
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v5i3.5265

Abstract

In many remote and rural areas, limited access to the main electricity grid often results in lighting issues that impact safety, education, and productivity. To address this problem, the implementation of solar panel technology as an alternative energy source offers a sustainable and effective solution. This community service program aims to introduce and apply solar-powered automatic street lighting technology in Mojodanu Village. The method used is Participatory Action Research (PAR), involving local youth from the Karang Taruna community in training and implementation of this technology. The training conducted in August 2024 included explanations on the operation and functioning of automatic street lights, as well as hands-on practice in assembling these lights. The training results showed an improvement in participants' understanding, with Post-Test scores higher than Pre-Test scores. The benefits of implementing this technology include energy and operational cost savings, as well as providing efficient lighting in areas without access to electricity. Additionally, the project imparts new knowledge and skills to local youth regarding environmentally friendly technology. The outputs of this activity include an understanding of the assembly of automatic street lights, materials and tools used, and practical skills in assembling simple solar panel-based devices.
Rembuk Tani Wujud Pendampingan, Solidaritas Sosial Hippa Dan Gapokta Salim Ashar
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v5i2.1448

Abstract

The emergence of this research was caused by researchers' anxiety related to agricultural issues in Sudimoro Village, namely the lack of awareness of farmers regarding the pattern of irrigation distribution in Sudimoro village. To unravel this, it is necessary to find a solution to overcome it. The approach used is the constructivism paradigm with social solidarity theory by Emile Durkheim and James S. Coleman's rational choice. The results showed that a lack of communication between farmers caused a lack of awareness among the farmers so they did what they wanted without coordinating with the irrigation of icers. Therefore, the solution of ered for creating mutual benefits is to take a community service approach, mingle with farmers, and hold deliberations before going down to the fields to introduce modern (data-based) methods by HIPPA and GAPOKTAN assistants. With this activity it is hoped that it can solve the problems faced by farmers, aiming to see local wisdom and the uniqueness of nature that God has bestowed to be managedproperly and correctly, with the concept Nature, God and Humans are interrelated.
Co-Authors A. Fauzi Aziz Abdul Holik Achmad Ali Fathur Rohman Achmad Farid Achmad Sholichul Anwar Adara, Reza Anggriyashati Afif Kholisun Nashoih Aghni Akbar Hidayat, Muhammad Ahmad Fauzi Aziz Ahmad Mutamakkin Ahmad Nurul Mushthofa Ahmad Nurul Mushthofa Ahmad Sudarminto Aji Dhohirul Haq Alifahrony Anggi Indah Yuliana Anisatun Najiyah Anton Muhibuddin Anwar, Achmad Sholichul Ari Viqri Zakaria Arifuddin Ahmad Bajuri, Mohammad Fahmi Bashirotul Hidayah Dawam Cahya Dita Aprilia Dlorifatul Jauhariyah Dodik Eko Subekti Dyah Ayu Sri Hartanti Effendi, Akmal Hidayat Febrianti, Arista Sasa Bela Fingky Zulias Tari Fitroh, Mayada Fatwatul Fitrotin Hasanah Galuh Ramadhan Galuh Ramadhan, Galuh Hadi Saptiono Hambali, Nur Habib Ahmad himmatul Aliyah, himmatul Holik, Abd. Izzatul Indana Khakim, Achmad Latif Nur Khanifah, Dian Khasanah, Kharisma Wahyu Khasanah, Siti Nikmatun Khoir, Muhammad Abil Khusnul Mei Sintia M Maulana Asaduddin M. Aliyul Wafa M. Yunus Abu Bakar Maulidiya, Fifin Izzatul Mazidatul Faizah Mega Kirana Dewi Mochammad Syafiuddin Shobirin Mohammad ‘Ainul Fikri Mahmudi Muhammad Asrori Ma'sum Nasirudin, Mohamad Nasrulloh, M Farid Nila Jazilatul Hikmah Nur Arifah Nuriyah, Selvia Azka Qomariyah, Umi Kulsum Nur Riska Rahmawati Rizal, Faisol Robihah, Ismi Rohman, Achmad Ali Fathur Saihul Atho’ A’laul Huda Selia Wasyifa'un Selvia Azka Nuriyah Septian Ragil Anandita Sholeh Abdul Baqi Siti Aminah Siti Sulaikho Sudarminto, Ahmad Syamsiar, Syamsiar Yasminto, Muhammad Yessita Puspaningrum Yuslam A'yunin Nabilah Zulfikar