Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Al-Qur'an, Kemandirian Ekonomi Umat, dan Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Maqashid Syariah di Era Society 5.0 Abid Nurhuda; Ahmad Hadi Pranoto; Ali Anhar Syi'bul Huda; Yulita Putri
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 1 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, January 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i1.7092

Abstract

The disparity between the size of Indonesia’s Muslim population and the low level of Islamic financial literacy—which stands at just 39.11 per cent—serves as the starting point for this study; a paradox that raises questions about the extent to which the economic values set out in the Qur’an have truly been incorporated into the educational practices of the Muslim community. Using a literature review method with a thematic exegesis (tafsir maudhu’i) approach, this study examines verses on work ethic and the ownership of wealth through four exegetical works (Ibn Kathir, Al-Qurṭubī, Al-Mishbah, and Al-Azhar), combined with a content analysis of literature on the maqāshid al-sharī’ah and contemporary entrepreneurship education. The findings reveal that the four exegetes, despite differing eras and geographical contexts, concur in viewing economic activity as a sphere of worship that is inseparable from social and national responsibilities, with hifz al-mal serving as a proactive framework that encourages endeavour, rather than merely a defensive prohibition. This research proposes a model for a Qur’anic entrepreneurship education ecosystem that integrates a maqashid-based curriculum, contextual pedagogy in the tradition of Nusantara exegesis, and the prudent utilisation of Society 5.0 technologies. These findings affirm that the economic self-reliance of the Muslim community is not an ideal existing outside the guidance of divine revelation, but rather a trust awaiting revival through concrete educational curricula and policies.
ANALISIS ETIKA BISNIS ISLAM (AMANAH) TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI GROSIR TOKO DERAN Rizwan; Octaviani Putri; Ai Aropah; Gilang Muhamad Fajri Faresi; Reni Faridayanti; Ali Anhar Syi’bul Huda; Abid Nurhuda
Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern Vol. 1 No. 3 (2026): September: Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/mekar.v1i3.337

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan etika bisnis Islam berdasarkan prinsip amanah dan pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan pada Grosir Toko Deran di Desa Malatisuka, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner (N=30), Google Form pelanggan, dan observasi partisipan. Analisis dilakukan melalui triangulasi data. Hasil menunjukkan bahwa penerapan amanah secara keseluruhan termasuk kategori tinggi (rata rata 3,89), dengan aspek keadilan harga dan transparansi sebagai pilar utama, tingkat kepuasan pelanggan juga tinggi (rata rata 3,87), terutama pada kemudahan transaksi dan layanan presisi. Temuan mengindikasikan keterkaitan positif antara praktik amanah (kejujuran informasi produk, transparansi harga, presisi pelayanan) dengan loyalitas dan pembelian berulang, meskipun tantangan seperti persaingan harga dan memberikan pasokan halal masih menghambat optimalisasi penerapan amanah. Rekomendasi meliputi peningkatan nilai komunikasi amanah, kerja sama sertifikasi halal, dan pelatihan etika bisnis Islam untuk memperkokoh kepercayaan pelanggan.
Menguak Abuse of Power di Indonesia: Studi Kasus terhadap Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat Ali Anhar Syi’bul Huda; Aghnia; Abid Nurhuda; Walid In’am Ahmad; Silvia Marina
Legal: Jurnal Reformasi Hukum Pidana dan Perdata Vol. 1 No. 3 (2026): September: Legal: Jurnal Reformasi Hukum Pidana dan Perdata
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/legal.v1i3.374

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap dugaan abuse of power dalam penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat dengan menganalisis proses penilaian, penggunaan kewenangan, pengambilan keputusan, penyelesaian kontroversi, dampaknya terhadap peserta dan legitimasi kompetisi, serta upaya perbaikan tata kelola dalam perspektif keislaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui analisis konten dan deskriptif naratif terhadap pemberitaan media, tayangan video, serta informasi relevan mengenai kontroversi penyelenggaraan lomba. Hasil penelitian menunjukkan adanya indikasi ketidakobjektifan dan potensi penyimpangan kewenangan yang ditandai oleh ketidakkonsistenan penilaian, besarnya diskresi juri, lemahnya mekanisme verifikasi, dominasi otoritas dalam pengambilan keputusan, serta belum optimalnya mekanisme keberatan dan klarifikasi. Kondisi tersebut berpotensi merugikan peserta, melemahkan legitimasi hasil kompetisi, menurunkan kepercayaan publik, dan memengaruhi citra institusi penyelenggara. Perbaikan tata kelola perlu dilakukan melalui pedoman transparan, standar penilaian objektif, dokumentasi audiovisual, mekanisme banding independen, pemisahan fungsi, serta prinsip keadilan, amanah, tabayyun, dan kemaslahatan.
Studi Kepustakaan mengenai Tindak Kejahatan Begal di Indonesia dan Upaya Pencegahannya dari Perspektif Islam Ali Anhar Syi’bul Huda; Aghnia; Walid In’am Ahmad; Abid Nurhuda; Hamdi; Nur Muhammad Lathif
Demokrasi: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum Vol. 1 No. 3 (2026): September: Demokrasi: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/demokrasi.v1i3.394

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena begal di Indonesia, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, upaya pencegahan, serta perspektif Islam dalam memandang dan mencegah tindak kejahatan begal. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal nasional dan internasional, peraturan perundang-undangan, laporan resmi pemerintah, serta literatur keislaman yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses pengumpulan, seleksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis berbagai sumber pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa begal merupakan bentuk kriminalitas yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, rendahnya pendidikan dan moral, lemahnya pengawasan keluarga, lingkungan pergaulan, serta penyalahgunaan narkoba. Dampaknya meliputi kerugian materiil, trauma psikologis, menurunnya rasa aman, dan terganggunya stabilitas sosial. Upaya pencegahan dilakukan melalui penguatan patroli, penegakan hukum, pemanfaatan teknologi, pendidikan karakter, serta kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Dalam perspektif Islam, begal termasuk jarīmah hirābah yang dilarang keras karena mengancam jiwa, harta, dan keamanan masyarakat. Pencegahannya dilakukan melalui penguatan akidah, akhlak, pendidikan Islam, penegakan hukum yang adil, serta implementasi nilai-nilai maqāṣid al-syarī‘ah demi mewujudkan kemaslahatan bersama.
Implementation of Sukuk in Islamic Economic Finance: Strategies, Challenges, and Their Impact on Sustainable Economic Development Abid Nurhuda
Islamic Economics and Finance Journal Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of sukuk as a contemporary Islamic financial instrument demonstrates a significant shift from being merely an alternative to conventional bonds to a strategic instrument for financing development and strengthening a sustainable financial system. This article examines the implementation of sukuk within the framework of Islamic financial economics, emphasizing its conceptual foundation, contract structure, regulatory framework, and contribution to economic development oriented toward the maqāṣid al-syarī'ah (the goals of Islamic economics). Using a qualitative approach based on literature, this study analyzes the dynamics of sukuk as an asset-based and risk-sharing instrument that seeks to integrate normative Islamic principles with the demands of modern financial markets. The results indicate that sukuk have significant potential to support financial system stability, infrastructure financing, and the sustainable finance agenda, particularly through innovations such as green sukuk and sustainability sukuk. However, sukuk implementation still faces structural challenges, including tensions between formal and substantive Islamic compliance, regulatory fragmentation across jurisdictions, and limitations in secondary market governance and liquidity. This article emphasizes that sukuk success is not determined solely by product innovation, but also by strengthening the integrity of sharia principles, regulatory harmonization, and institutional commitment to maintaining an ethical orientation and long-term welfare in the Islamic financial system.