Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kontribusi Lingkungan Keluarga Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an Peserta Didik MTs Sains Al-Gebra Kota Sorong Nur Fitriani Maharani; Rusyaid Rusyaid; Rosdiana Rosdiana
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2026.v6i2-9

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the relationship between the family environment and students’ ability to read the Qur’an. The focus of the study is on the extent to which the family environment contributes to explaining variations in the ability to read the Qur’an within the context of formal education. Methods – This study employs a quantitative approach using a causal-associative research design aimed at analyzing the relationship between the family environment and students’ ability to read the Qur’an. Data analysis was conducted using simple linear regression to determine the magnitude of the independent variable’s contribution to the dependent variable. Data was collected via a questionnaire to measure the family environment variable and an oral test to assess Quran reading ability. Findings – The findings of this study indicate that the sample under investigation the family environment does not have a significant effect on the ability to read the Qur’an. This is evidenced by the p-value of 0.901, which is well above the significance threshold of ? = 0.05. The relationship between the two variables is classified as very weak, with a correlation coefficient of only 0.013 and a coefficient of determination (R-squared) of 0.000, indicating that the family environment’s contribution to the variation in the ability to read the Qur’an is nearly zero.Research Implications – The implications of this study suggest that differences in the ability to read the Qur’an are most likely influenced by factors outside the model used, without implying that any single factor is dominant. The generalizability of these findings is limited to the context of this study.
Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam Rosdiana Rosdiana; Masriwaty Malik; A. Marjuni; Afifuddin Harisah
TANJAK Vol 7 No 1 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Tarbiyah dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/tanjak.v7i1.2533

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Muslim berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji konsep filosofis faktor-faktor determinan pendidikan Islam, mencakup dasar pendidikan, tujuan pendidikan, konsep pendidikan dan peserta didik, serta konsep lembaga pendidikan. Pendekatan filosofis digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan moral. Peserta didik dipandang sebagai subjek aktif yang memiliki potensi fitrah, sementara lembaga pendidikan berfungsi sebagai wadah pengembangan potensi tersebut. Pembahasan ini menyoroti pentingnya integrasi nilai Islam dalam setiap aspek pendidikan untuk menciptakan generasi yang seimbang. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan konseptual melalui analisis konseptual-filosofis dan sintesis literatur terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi, menginterpretasikan, serta mengintegrasikan berbagai konsep mengenai faktor-faktor detrminan Pendidikan Islam ke dalam suatu kerangka filosofis yang koheren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam harus berorientasi pada pengembangan manusia seutuhnya dengan landasan tauhid, menjadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber utama. Kesimpulan artikel ini menegaskan bahwa pendidikan Islam yang berbasis filosofi Islam dapat menjadi solusi untuk tantangan pendidikan modern. Kontribusi utama artikel ini adalah merumuskan konseptualisasi filosofis mengenai faktor-faktor determinan Pendidikan Islam yang selama ini cenderung dibahas secara parsial menjadi suatu kerangka yang utuh, integratif, dan saling berkaitan.