p-Index From 2021 - 2026
7.362
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes JOURNAL OF HEALTH SCIENCE (JURNAL ILMU KESEHATAN) JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Jambura Journal of Health Sciences and Research Faletehan Health Journal Journal of Nursing Care Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SMIPT) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Gema Keperawatan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer (JPKK) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan Bunda Delima Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Jurnal Penelitian Keperawatan NERS Jurnal Keperawatan NurseLine Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Upaya Peningkatan Kesehatan Jiwa Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga Sehat Jiwa (DSSJ) Reni Nuryani; Sri Wulan Lindasari; Popi Sopiah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.305 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i4.1082

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa yang ditandai dengan adanya klien gangguan jiwa yang belum melakukan pengobatan, dan ada klien yang tidak melakukan pengobatan secara teratur ke puskesmas sehingga terjadi kekambuhan serta ditemukannya perilaku klien yang mengancam keamanan dan kenyamanan warga masyarakat. Upaya penanganannya dengan memberikan pelayanan keperawatan kesehatan jiwa berbasis masyarakat meliputi upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative dengan pembentukan Desa Siaga Sehat Jiwa guna untuk memberdayakan masyarakat menuju kemandirian berupa masyarakat sadar, mau dan mampu mencegah serta mengatasi masalah kesehatan jiwa warganya. Kegiatan ini bertujuan untuk terbentuknya Desa Siaga Sehat Jiwa, terdeteksinya kondisi kesehatan jiwa masyarakat, dilakukannya pelatihan kader kesehatan jiwa untuk memberdayakan warga masyarakat, dan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga tentang pentinganya kesehatan jiwa. Metodologi dilakukan dengan menggunakan kaji tindak untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat tentang masalah kesehatan jiwa. Adapun yang dihasilkan adalah terbentuknya Desa Siaga Sehat Jiwa, adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan jiwa dalam deteksi setelah 5 kali pendampingan, dan hasil deteksi menunjukan peningkatan jumlah ODGJ sebesar 19 dan hampir setengahnya kelompok risiko mengalami hipertensi. Kata kunci: Desa Siaga Sehat Jiwa, Kesehatan jiwa, Kader Kesehatan Jiwa
Hubungan Kecemasan Dengan Pencapaian Target Kompetensi Praktek Klinik Keperawatan Dasar Mahasiswa Prodi Keperawatan UPI Kampus Sumedang Lindasari, Sri Wulan; Nuryani, Reni; Sopiah, Popi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.336 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i1.863

Abstract

Dalam pendidikan keperawatan banyak metode yang dapat digunakan untuk mencetak perawat agar mempunyai sikap profesionalisme. Salah satu metode pembelajaran keperawatan yang digunakan pada saat mahasiswa dapat melihat pasien secara langsung di lapangan disebut pembelajaran praktek klinik keperawatan. Seringkali mahasiswa keperawatan yang praktik klinik di rumah sakit akan mengalami kecemasan di awal praktik. Penyebab kecemasan antara lain tidak bisa berkomunikasi dengan pasien, tidak bisa melaksanakan tindakan keperawatan, target kompetensi tidak tercapai dan karena baru pertama kali praktek di Rumah Sakit. Selama praktek di Rumah Sakit mahasiswa harus dapat mencapai target kompetensi yang sesuai dengan kurikulum. Dengan adanya kecemasan yang dialami oleh mahasiswa dapat mempengaruhi terhadap pencapaian target kompetensi yang harus dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan pencapaian target kompetensi dalam praktik klinik keperawatan dasar pada mahasiswa Tingkat II Prodi Keperawatan UPI Kampus Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan deskriptif korelasional. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan questioner ZSAS untuk kecemasan dan lemar checklist untuk pencapaian target kompetensi. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata tingkat kecemasan pada mahasiswa berada pada kecemasan ringan, rata-rata mahasiswa saat praktek klinik keperawatan dasar menunjukan pencapaian kompetensi baik dan tidak ada hubungan antar kecemasan dengan pencapaian kompetensi dengan nilai sig 0,687. Oleh karena masih adanya mahasiswa yangmengalami kecemasan, disarankan agar dilakukan terapi modalitas untuk mengatasi masalah kecemasan dalam menghadapi praktek klinik keperawatan.. Kata kunci: Kecemasan, Target pencapaian Kompetensi, Keperawatan dasar