Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Analisis Kecerdasan Interpersonal dalam Proses Pembelajaran Peserta Didik Kelas III Ibrahim di SDIT Atikah Musaddad Muhammad Nurjamaludin; Maulida Aulia Rahman; Ramila Nuraeni
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3193

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan variasi kecerdasan interpersonal dalam proses pembelajaran kelas III Ibrahim. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya perkembangan siswa kelas III dimana mereka belajar keterampilan sosial seperti bekerjasama, berkomunikasi, dan berempati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 5 siswa kelas III Ibrahim yang dipilih berdasarkan angket kecerdasan interpersonal, 4 guru kelas III, dan kepala sekolah. Hasil penelitian tergambarkan melalui indikator kecerdasan interpersonal yaitu, kepekaan sosial, wawasan sosial dan komunikasi sosial. Kecerdasan interpersonal siswa memiliki variasi, dimana terdapat siswa yang memenuhi semua area kecerdasan interpersonal, adapula siswa yang memenuhi sebagian area kecerdasan interpersonalnya dan memerlukan bimbingan lebih di area lainnya. Peran sekolah melalui kebijakan dan program sekolah seperti pembiasaan sosial positif, strategi pembelajaran kolaboratif, mengintegrasikan nilai karakter, dan melibatkan masyarakat sekolah serta orang tua dipandang sangat penting dalam mendukung pengembangan kecerdasan interpersonal.
Analisis kecerdasan interpersonal dalam proses pembelajaran peserta didik kelas III Ibrahim Di SDIT Atikah Musaddad Muhammad Nurjamaludin; Maulida Aulia Rahman; Ramila Nuraeni; Indah Permata Sari
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 2 (2025): JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpiuns.v11i2.109921

Abstract

This study aims to describe variations in interpersonal intelligence during the learning process of Grade III students. It is motivated by the importance of developing social skills such as cooperation, communication, and empathy. The research uses a qualitative phenomenological approach, with data collected through interviews and documentation. The subjects include five third-grade students from Ibrahim, selected using an interpersonal intelligence questionnaire, along with four teachers and the principal. The findings are analyzed through indicators of interpersonal intelligence: social sensitivity, social insight, and social communication. The results show variations among students; some demonstrate strengths in all areas, while others excel in certain aspects but need support in others. School policies and programs play a crucial role in fostering these skills. Strategies such as positive social habituation, collaborative learning, character education integration, and active involvement of the school community and parents are essential to support the development of students' interpersonal intelligence.
Hubungan Pendidikan Karakter dan Budaya Literasi terhadap Kedisiplinan Siswa SDS Muhammadiyah 5 Garut Kota Nuri Nurasrotul Azizah; Mohammad Ramdan; Neni Nadiroti Muslihah; Maulida Aulia Rahman; Lutfi Asyari
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan karakter dan budaya literasi dengan kedisiplinan siswa kelas VI SDS Muhammadiyah 5 Garut Kota tahun ajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 77 siswa yang ditentukan dari populasi 95 siswa menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kedisiplinan siswa, dengan nilai korelasi 0,441. Sebaliknya, budaya literasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kedisiplinan, dengan nilai korelasi -0,006. Secara simultan, pendidikan karakter dan budaya literasi berhubungan dengan kedisiplinan, tetapi pendidikan karakter merupakan variabel yang lebih dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter dalam membentuk kedisiplinan siswa.
Dampak Ekstrakurikuler Paskibra terhadap Karakter Nasionalisme Siswa SDN 5 Regol Nur Aini Zakiyah Hajar; Dea Asri Pujiasti; Maulida Aulia Rahman; Abdul Hakim
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kegiatan ekstrakurikuler paskibra terhadap karakter nasionalisme siswa SDN 5 Regol. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex-post facto. Sampel penelitian berjumlah 32 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler paskibra. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Spearman dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler paskibra memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap karakter nasionalisme siswa, dengan koefisien korelasi sebesar 0,452 dan nilai signifikansi 0,009 < 0,05. Koefisien determinasi sebesar 0,313 menunjukkan bahwa ekstrakurikuler paskibra memberikan kontribusi sebesar 31,3% terhadap karakter nasionalisme siswa, sedangkan 68,7% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, ekstrakurikuler paskibra berperan dalam mendukung pembentukan karakter nasionalisme siswa di sekolah dasar.
Pendampingan Implementasi Pendidikan Karakter “Pancawaluya” (Cageur, Bager, Bener, Pinter, Singer) di Sekolah Maulida Aulia Rahman; Fitri Ayu Febrianti; Jamilah Jamilah; Ryani Sri Lestari
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i2.83725

Abstract

Penerapan kebijakan pendidikan karakter di Jawa Barat saat ini diarahkan pada penguatan nilai-nilai kearifan lokal Pancawaluya (Cageur, Bageur, Bener, Pinter, tur Singer). Munculnya kebijakan Pancawaluya sebagai identitas pendidikan karakter menuntut sekolah dan guru untuk melakukan penyesuaian dalam praktik pembelajaran. Hasil observasi di beberapa sekolah Kabupaten Garut menunjukkan bahwa guru masih memandang kebijakan tersebut sebagai tambahan beban administrasi setelah penerapan pembelajaran mendalam (deep learning), sehingga implementasi nilai karakter belum terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dan sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan karakter Pancawaluya secara sistematis. Metode yang digunakan meliputi observasi kebutuhan sekolah, In House Training, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di sekolah, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan berkembangnya pemahaman guru, tersusunnya perangkat pembelajaran berbasis Pancawaluya, dan mulai terintegrasinya nilai karakter dalam budaya sekolah.
Pelatihan Integrasi Kecerdasan Buatan dan Deep Learning untuk Mengembangkan Peran Guru dalam Pembelajaran Tina Sri Sumartini; Maulida Aulia Rahman; Salma Hasna Arumaisya
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v6i1.5591

Abstract

This community service program aims to develop teachers’ abilities in integrating artificial intelligence (AI) and deep learning. The activity was conducted at SMK Al-Hikmah on Wednesday, July 23, 2025, and was attended by 23 teachers from various subject areas. The implementation method took the form of an interactive workshop that included material presentations, discussions, hands-on practice, and a post-test. The evaluation results showed an average score of 90.87, a median of 95, and a score range of 65–100. This indicates that most teachers have understood the basic concepts of AI, recognized its ethical implications, and demonstrated the ability to implement the technology in teaching. The high achievement of participants reflects the great potential of AI in supporting adaptive learning and personalized instruction, although a small number of teachers still require additional assistance in technical aspects. This training emphasizes that AI integration is not a replacement for the teacher’s role, but rather a reinforcement of the teacher’s function as a facilitator and learning guide. The outcomes of this activity can serve as a foundation for follow-up mentoring programs and teacher capacity development in addressing the challenges of 21st-century education.
ANALISIS PENGGUNAAN GADGET TERHADAP DISIPLIN BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Suciyati Khoirunnisa; Maulida Aulia Rahman; Siti Nurkamilah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44379

Abstract

This study aims to analyze the use of gadgets on students’ learning discipline in elementary schools, identify the positive and negative impacts of gadget use, and examine efforts to improve students’ learning discipline in the era of rapid technological development. This research employs a qualitative method with a literature study approach. Data were collected from various sources such as books, scientific journals, and research articles relevant to the topic. The data collection technique used content analysis, while the data analysis was conducted by reviewing, comparing, and categorizing information based on related themes. The results show that gadget use has a significant influence on students’ learning discipline. The positive impacts include easier access to information, increased learning motivation, and more interactive learning processes. However, excessive use of gadgets can lead to negative impacts such as decreased concentration, procrastination, and low learning discipline among students. Therefore, efforts such as supervision, time limitation, and digital literacy education are needed to optimize the use of gadgets in learning. In conclusion, wise and controlled use of gadgets can support the improvement of students’ learning discipline in elementary schools.
ANALISIS MANAJEMEN WAKTU BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA SEKOLAH DASAR Vika Rahmalia; Maulida Aulia Rahman; Karantiano Sadasa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44449

Abstract

This study aims to analyze the implementation of learning time management in improving the discipline of elementary school students, as well as to identify the efforts and obstacles encountered in the process. The research method used is qualitative with a literature study approach. Data were collected from various sources, including books, scientific journals, and research articles relevant to time management and student discipline. The data collection technique was conducted through content analysis of selected literature systematically and critically. The results of the study indicate that learning time management plays a significant role in shaping students’ discipline. Effective time management helps students organize their study schedules, set priorities, and increase responsibility toward tasks and school rules. Furthermore, efforts to optimize time management include the active role of teachers, consistent habituation, and the creation of a conducive learning environment. However, several obstacles were identified, including low student awareness, lack of parental support, and the negative impact of uncontrolled technology use. Therefore, collaboration among teachers, parents, and the school environment is necessary to support the development of student discipline through effective time management. This study is expected to contribute to the development of learning strategies focused on improving the discipline of elementary school students.