Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Interaksi antara Tindakan Bullying dan Perkembangan Asertivitas pada Siswa Sekolah Dasar Rahman, Maulida Aulia; Nurwahidah, Lina Siti; Muslihah, Neni Nadiroti; Destiani, Risma Fitri; Alani, Nabella
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107362

Abstract

The prevalence of bullying behavior in elementary schools poses a significant threat to the development of students’ assertiveness, a vital component in fostering self-confidence and social resilience. This study seeks to examine the correlation between bullying incidents and the assertiveness development of students through a comprehensive literature review and an empirical case study involving sixth-grade students at SDN 1 Regol. Utilizing qualitative and quantitative methods including classroom observations, structured interviews, and questionnaires the findings reveal that the majority of students exhibit moderate levels of both bullying involvement and assertiveness. Notably, students subjected to higher levels of bullying tend to demonstrate lower assertiveness, while those with higher assertive capacities are more capable of articulating opinions and resisting unfair treatment. These results underscore the importance of assertiveness as a protective factor against bullying and advocate for its systematic cultivation through educational and character-building interventions from an early age. These findings affirm that enhancing students’ assertiveness can serve as an effective preventive strategy to reduce bullying in elementary school settings.Perilaku bullying yang marak terjadi di sekolah dasar berpotensi menurunkan kemampuan asertif siswa, yang sebenarnya sangat dibutuhkan dalam mengembangkan kepercayaan diri dan ketahanan sosial. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tindakan bullying dan perkembangan asertivitas siswa melalui tinjauan literatur serta studi kasus di kelas VI SDN 1 Regol. Penelitian yang dilakukan melakukan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan angket, ditemukan bahwa mayoritas siswa berada pada tingkat sedang dalam hal perundungan dan asertivitas, dengan kecenderungan bahwa siswa yang mengalami perundungan tinggi memiliki tingkat asertivitas rendah. Sebaliknya, siswa dengan kemampuan asertif tinggi lebih mampu mengekspresikan pendapat dan menolak perlakuan tidak adil. Kajian menunjukkan bahwa asertivitas berperan penting dalam membentuk ketahanan siswa terhadap perundungan, sehingga perlu dikembangkan melalui pendekatan edukatif dan karakter sejak dini. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan asertif siswa dapat menjadi strategi preventif yang efektif dalam menurunkan tingkat perundungan di sekolah dasar.
Pengaruh Model Take and Give Learning terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V Sekolah Dasar Dani Gunawan; Maulida Aulia Rahman; Syahidah Pebrianti
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Take and Give Learning terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD Muhammadiyah Cikacang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 35 siswa melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berbicara, observasi, dan dokumentasi. Penilaian keterampilan berbicara mencakup ketepatan vokal, intonasi, kelancaran, ekspresi, dan keakuratan isi percakapan. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan paired-sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa meningkat setelah penerapan model pembelajaran. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 42,57 pada pretest menjadi 70,91 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (t = 18,016; p < 0,05). Dengan demikian, model Take and Give Learning efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar.
Analisis Analisis Kecerdasan Interpersonal dalam Proses Pembelajaran Peserta Didik Kelas III Ibrahim di SDIT Atikah Musaddad Muhammad Nurjamaludin; Maulida Aulia Rahman; Ramila Nuraeni
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3193

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan variasi kecerdasan interpersonal dalam proses pembelajaran kelas III Ibrahim. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya perkembangan siswa kelas III dimana mereka belajar keterampilan sosial seperti bekerjasama, berkomunikasi, dan berempati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 5 siswa kelas III Ibrahim yang dipilih berdasarkan angket kecerdasan interpersonal, 4 guru kelas III, dan kepala sekolah. Hasil penelitian tergambarkan melalui indikator kecerdasan interpersonal yaitu, kepekaan sosial, wawasan sosial dan komunikasi sosial. Kecerdasan interpersonal siswa memiliki variasi, dimana terdapat siswa yang memenuhi semua area kecerdasan interpersonal, adapula siswa yang memenuhi sebagian area kecerdasan interpersonalnya dan memerlukan bimbingan lebih di area lainnya. Peran sekolah melalui kebijakan dan program sekolah seperti pembiasaan sosial positif, strategi pembelajaran kolaboratif, mengintegrasikan nilai karakter, dan melibatkan masyarakat sekolah serta orang tua dipandang sangat penting dalam mendukung pengembangan kecerdasan interpersonal.