Claim Missing Document
Check
Articles

GERAKAN PENGUATAN LITERASI SAINS MELALUI PRAKTIKUM IPA SEDERHANA DI SMPN 11 KOTA BIMA Mei Indra Jayanti; Nurfathurrahmah Nurfathurrahmah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v2i1.1220

Abstract

Gerakan Nasional Literasi telah dilaksanakan diseluruh wilayah Indonesia dengan harapan besar dapat meningkatkan literasi peserta didik. Salah satu bentuk dukungan yang dapat dilakukan dalam upaya mengambil bagian dari program pemerintah tersebut adalah dengan melaksanakan gerakan literasi sains di tingkat satuan pendidikan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengutkan literasi sains peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 11 Kota Bima melalui kegiatan praktikum IPA sederhana. Pendekatan praktikum IPA merupakan pendekatan yang selaras dengan indikator literasi sains yakni kemampuan memberikan penjelasan secara ilmiah, mengambil kesimpulan berdasarkan bukti-bukti ilmiah, dan kemampuan mengembangkan pola pikir reflektif. Dengan melakukan praktikum IPA, peserta didik mampu mengaitkan teori dan fakta berdasarkan pengamatan langsung serta menemukan solusi dari berbagai permasalahan melalui tindakan ilmiah. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa 80% peserta didik mampu mengambil kesimpulan dengan baik sesuia fakta, 65% peserta didik mampu memberikan penjelasan ilmiah, dan 25% peserta didik telah mampu mengembangkan pola pikir reflektif.
Problem-Based Learning Effect on Elementary Students Critical Thinking with Science Literacy as Covariate Mei Indra Jayanti; Muh Nasir; Umar Umar
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 14 No. 3: July 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v14i3.20580

Abstract

Critical thinking skills among elementary school students in Indonesia remain at a suboptimal level, as evidenced by the 2022 PISA science literacy score of 383, substantially below the OECD average of 485. Despite a growing body of research on Problem-Based Learning (PBL) in Indonesian science education, studies that statistically control for students' initial cognitive profiles when estimating PBL's effect on critical thinking remain scarce at the elementary level, limiting the precision and credibility of existing effect estimates. This study aimed to examine the effect of PBL on the critical thinking skills of fifth-grade students at SDN 33 Lampe, Bima City, Indonesia, with science literacy as a covariate. A quasi-experimental post-test only control group design was employed, with two classes selected through cluster random sampling and randomly assigned to conditions: Class V.A (n = 31) as the PBL group and Class V.B (n = 29) as the control group receiving conventional instruction. Science literacy data were obtained from a cognitive diagnostic assessment administered before the intervention as an independent covariate, while critical thinking was measured using a validated essay instrument covering six dimensions of Facione (2015). Data were analyzed using Analysis of Covariance (ANCOVA) with estimated marginal means reported for each group. Results indicated a highly significant effect of instructional model on critical thinking (F(1, 57) = 54.868, p < .001, partial η² = .490), with the PBL group obtaining an adjusted mean of 17.71 points higher than the control group after controlling for science literacy. Science literacy also demonstrated a significant covariate effect (partial η² = .178). Within the scope and constraints of this single-school study, PBL was associated with significantly higher critical thinking scores compared to conventional instruction.