Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Pendidikan (Hakikat, Pendekatan, Strategi, Model, Tahapan, dan Faktor yang Memengaruhi) Iwan Sanusi; Ade Een Khaeruniah; Siti Aini Latifah Awaliyah
Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1, No. 1 (Mei 2024) Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/idarotuna.v1i1.3823

Abstract

This study aims to find out theoretically about the concept of policy implementation in education, because without understanding the concepts and theories at a practical level it will be difficult to achieve the stated policy goals, and the phenomena that occur between expectations and reality are contradictory. This research study uses a qualitative approach based on the literature study. The results of the research are, to achieve the success of the goal of implementing policies in education, it is necessary to pay attention to and understand the concept and meaning of policy implementation, approaches, strategies, models, stages of the process, measurement criteria, and the factors that influence the success of policies in education.
Pendekatan Aplikasi Hadits Soft: Efektivitas Pembelajaran Hadits Berbasis Digital di Pondok Pesantren Al Basyariyah, Bandung Nur'aeni, Ulvah; Taja, Nadri; Muhammad, Giantomi; Sanusi, Iwan
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 13, No 2 (2024): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v13i2.13900

Abstract

Integrasi teknologi digital di pesantren telah banyak diteliti, dengan fokus pada manfaatnya dalam pembelajaran, manajemen, dan branding. Namun, beberapa pesantren tetap berhati-hati dengan perubahan ini. Penelitian ini menyelidiki efektivitas penggunaan aplikasi Hadits Soft dalam pengajaran Hadits di Pondok Pesantren Al-Basyariyah Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen tipe single subject design untuk menguji peningkatan hasil pembelajaran Hadits dengan menggunakan aplikasi Hadits Soft. Sampel terdiri dari 54 siswa laki-laki dan perempuan dari kelas 5 TMI (setara dengan kelas 2 SMA) yang mencapai nilai pre-test tertinggi. Para santri dibagi menjadi 15 kelompok dan diberikan laptop yang telah terinstal aplikasi Hadits Soft. Mereka diajarkan tentang kitab-kitab rujukan utama (kutub as-Sittah, As-Sab'ah, at-Tis'ah), cara mencari Hadits, menentukan kualitas Hadits, mengidentifikasi rantai perawi (sanad), menilai kualitas perawi, menentukan kuantitas Hadits, dan melakukan munasabah Hadits untuk memahami istilah-istilah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Untuk mengentahui peningkatan pengetahuan ilmu Hadits dilakukan uji n-gain dan menunjukkan skor akhir 0,77 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Hadits dengan menggunakan aplikasi Hadits Soft di pesantren secara signifikan berkontribusi pada pengetahuan santri di Pondok Pesantren Al-Basyariyah.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila Guna Pencegahan Tindak Perundungan Siswa Nurhakim, Haditsa Qur'ani; Sanusi, Iwan; Nur'aeni, Ulvah; Muhammad, Giantomi
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 8 No 2 (2024): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v8i2.9438

Abstract

The world of education is a forum where people are educated and formed in very basic ways so that they can live their lives better. Education units in Indonesia, especially at the junior high school level, are at the forefront of shaping the character of their students at school. However, the implementation of the learning process at school will not run smoothly as desired by parents and the school. When students are at school there will always be jokes with their friends, but those who speculate when joking are out of bounds. Character development is very important to change the characters of today's alpha generation which still have to be managed extraordinarily. The support from the government for the P5 Program is directly proportional to the objectives of the Pancaila principles, especially the 2nd principle. The existence of the P5 program aims to reduce cases of bullying in schools driven by the driving teachers at the school. This research method uses descriptive which defines what conditions or phenomena exist. The approach is qualitative. The results of this research are to prevent bullying among students. Bullying is a serious problem in the world of education because it can mislead students' parents.
Peningkatan Keterampilan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menelusuri Hadis Menjadi Bahan Ajar melalui Pelatihan Aplikasi Hadits Soft Iwan Sanusi; Ulvah Nur'aeni; Haditsa Qur’ani Nurhakim
Ta’dib : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Kegurusn Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v14i1.7893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelatihan penggunaan Aplikasi Hadits Soft dalam meningkatkan keterampilan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menelusuri dan menganalisis hadits untuk mengembangkan bahan ajar. Subjek penelitian adalah 20 guru PAI SMA di Kota Bandung yang mengikuti pelatihan praktis. Keterampilan mereka diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test, dan dianalisis menggunakan rumus N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan peserta. Rata-rata skor pra-tes adalah 61, sementara rata-rata skor pasca-tes meningkat menjadi 96, menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 73,58%. Analisis N-Gain menunjukkan bahwa 55% peserta mengalami peningkatan keterampilan maksimal (N-Gain = 1,00), 30% menunjukkan peningkatan tinggi hingga sedang (N-Gain antara 0,60–0,80), dan 15% berada dalam kategori sedang-rendah (N-Gain = 0,50–0,75). Tidak ada peserta yang mencatat N-Gain negatif, stagnan, atau rendah (< 0,30). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan keterampilan yang tinggi dengan menggunakan Aplikasi Hadits Soft. Pelatihan ini secara efektif memfasilitasi pemahaman peserta tentang fitur teknis seperti pencarian kata kunci, klasifikasi hadits berdasarkan kualitas sanad dan matan, serta navigasi digital buku hadits. Studi ini menunjukkan bahwa pelatihan menggunakan Aplikasi Hadits Soft secara signifikan meningkatkan keterampilan guru PAI dalam meneliti dan menganalisis hadits untuk mengembangkan bahan ajar.
Aplikasi Bejakeun sebagai Optimalisasi Sarana Pelaporan dan Upaya Preventif Tindakan Bullying di SMP Negeri 43 Kota Bandung Ilham Pauji; Iwan Sanusi
Ta’dib : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Kegurusn Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v14i1.7939

Abstract

This study aims to describe the use of the Bejakeun application (Dare to oppose bullying, Protect yourself and your friends from bullying, Recognize and report, Upload reports) as a means of reporting and preventing bullying at SMP Negeri 43 Bandung City. This Android-based application, available on the Play Store, features anonymous reporting, allowing students to report without identifying themselves, thereby reducing the fear of intimidation or direct involvement. The study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were obtained through documentation, interviews, and observations of the application's implementation process. The results indicate that Bejakeun strengthens the reporting system previously implemented through WhatsApp and Google Forms and contributed to a decrease in the number of bullying cases, from 25 cases (2023/2024) to 14 cases in the 2024/2025 academic year. The application is also integrated with positive habituation programs at the school, such as flag ceremonies, Quran recitation, literacy, morning exercise, and Dhuha prayer, creating a more comprehensive approach to bullying prevention. Bejakeun has received recognition from the city level to the Asia Pacific regional championship, demonstrating its potential as a good practice worthy of replication in other educational institutions.
Konsep Uswah Hasanah dalam Pendidikan Islam Iwan Sanusi; Andewi Suhartini; Haditsa Qur'ani Nurhakim; Ulvah Nur'aeni; Giantomi Muhammad
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 1 No 1 (2024): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v1i1.3523

Abstract

Di antara faktor penyebab terjadinya dekadensi moral peserta didik adalah minimnya keteladanan dari orang tua, guru, individu dan komunitas masyarakat, dan para pemimpin. Era supra informasi ini pun memberikan dampak yang cukup signifikan, sebab peserta didik dihadapkan pada peniruan melalui media masa dan elektronik, dan termasuk manusia mempunyai fitrah ghazirah yang cenderung meniru orang lain. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang konsep dan hakikat uswah hasanah dalam perspektif pendidikan Islam sudah menjadi suatu keniscayaan dikuasai yang kemudian diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep uswah hasanah (keteladanan yang baik) menjadi salah satu komponen inti dalam transformasi konten pendidikan Islam yang berlandaskan pada Q.S. Al-Ahzab: 21 dan hadis bahwa akhlak Rasulullah saw. adalah Alquran. Uswah hasanah dianggap sebagai metode pendidikan Islam yang paling efektif dan berpengaruh pada kebiasaan, sikap, hingga menjadi tindakan. Urgensi konsep uswah hasanah dalam kehidupan adalah sebagai bukti ketaatan pada Allah dan Rasulullah saw. Dan bangsa yang berperadaban baik dimulai dari individu yang baik. Adapun pengembangan model penanaman nilai karakter melalui peneladanan dapat dilakukan dengan keteladanan dan pembiasaan baik yang disengaja ataupun tidak. Serta, implikasi pedagogi metode uswah hasanah ini  menunjukkan bahwa pendidik adalah pewaris pada nabi, pendidikan adalah uswah hasanah, dan keteladanan itu dimulai dari diri sendiri.  
Implementasi Model Pembelajaran Design for Change untuk Meningkatkan Pemahaman Keterampilan Mengajar Santri : Penelitian di Pondok Pesantren Al Basyariyah Bandung Ulvah Nuraeni; Giantomi Muhammad; Iwan Sanusi; Nadri Taja
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.6163

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman santri Pondok Pesantren Al Basyariyah Bandung dalam keterampilan mengajar, namun daripada itu terdapat program masa bakti yang mengharuskan santri untuk berkiprah di masyarakat dengan mengajar di berbagai lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri dalam menguasai keterampilan mengajar dengan menggunakan model pembelajaran aktif berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, dan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman santri antara sebelum dan sesudah pelatihan model pembelajaran Design for Change berbasis teknologi yang merupakan bagian dari model pembelajaran Problem Based Learning yang utama. Ditunjukkan dengan nilai rata-rata pretest sebesar 83,2319 dan nilai rata-rata postest sebesar 92,9658. Dikuatkan dengan uji Paired Sample Test menunjukkan nilai < 0,001 pada uji pretest dan postest yang dilakukan, sehingga jika dinyatakan Nilai Signifikan (sig) pada Based on Mean < 0,05, menandakan data tidak homogen. Terlihat bahwa terdapat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah materi model pembelajaran disampaikan yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keterampilan mengajar.
The Internalization of Gapura Pancawaluya Character Education to Realize Insan Kamil at SMAN 5 Bandung Iwan Sanusi; Dedih Surana; Muhammad Noor Fajri; Arif Basyirurrohman; Suhono
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 8 No. 2 (2026): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v8i2.2498

Abstract

The background of this research is driven by the importance of improving the quality of Islamic Religious Education (PAI) learning in secondary schools, especially in overcoming the challenges of teaching that is often rigid and less interesting. This study aims to determine the effect of training on the Market Place Activity learning model on improving the teaching skills of Islamic Religious Education (PAI) teachers in senior high schools in Bandung City. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The research subjects were 20 PAI teachers from public and private high schools who participated in the training. The instrument used was a teaching skills test before and after the training. The results of descriptive statistical analysis showed an increase in the average score from 72.0 to 80.0. The paired t-test produced a t-count of 3.76 with a p-value of 0.0013 (<0.05), indicating that the training had a significant effect. These results emphasize the importance of training on participatory and applicable learning models in improving the teaching quality of Islamic Religious Education (PAI) teachers.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Menghadapi Perundungan di Sekolah Tingkat Pertama Haditsa Qur&#039;ani Nurhakim; Iwan Sanusi; Ulvah Nur’aeni; Giantomi Muhammad
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i2.23482

Abstract

Abstrak: Permasalahan dalam dunia pendidikan akhir-akhir ini selalu mengenai tentang perundungan baik itu di desa ataupun kota besar. Sekolah tingkat pertama menjadi tempat peserta didik diberikan pendidikan karakter. Namun dalam pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah tidak akan berjalan mulus seperti apa yang diinginkan oleh orangtua dan pihak sekolah. Tujuan dari penelitian ini melihat Program profil pelajar pancasila dalam menghalau perundungan di sekolah. Program dari profil pelajar pancasila ini sangat berbanding lurus dengan sila ke dua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Beradab itu memiliki karakter yang baik dari sisi budaya dan agama. Keberadaan program P5 bertujuan untuk menurunkan kasus perundungan di sekolah dengan dimotori oleh guru penggerak yang ada di sekolah tersebut. Metode penelitian ini memakai deskriptif tertuju mendefinisikan sesuatu kondisi ataupun fenomena-fenomena apa terdapat di lapangan. Adapun pendekatannya adalah kualitatif sehingga didapatkan data yang kaya dari lapangan. Hasil penelitian ini untuk menghadapi perundungan pada siswa, perundungan merupakan permasalahan yang cukup serius di dunia pendidikan karena sangat mengkhawatirkan bagi orang tua siswa sehingga implikasinya sekolah bisa menajdi tempat yang aman bagi siswa.Abstract: Problems in the world of education recently are always about bullying, whether in villages or big cities. First level schools are places where students are given character education. However, the implementation of the learning process at school will not run smoothly as desired by parents and the school. The aim of this research is to look at the profile of the Pancasila student program in preventing bullying at school. The program of the Pancasila student profile is directly proportional to the second principle, namely just and civilized humanity. Being civilized has good character from a cultural and religious perspective. The existence of the P5 program aims to reduce cases of bullying in schools driven by the driving teachers at the school. This research method uses descriptive which defines conditions or phenomena found in the field. The approach is qualitative so that rich data is obtained from the field. The results of this research are to deal with bullying among students, bullying is a quite serious problem in the world of education because it really affects the parents of students so that it has an impact on the school being a safe place for students.
Implementasi Program BINKAR dalam Membentuk Akhlakul Karimah Siswa SMP Rizky Amalia; Erhamwilda; Iwan Sanusi
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v5i2.8487

Abstract

Abstract. The increasingly modern era has had a significant impact on the behavior of adolescents, especially in terms of morality. Many teenagers experience a decline in religious awareness, a lack of respect towards parents and teachers, and are influenced by promiscuous social interactions. This condition has raised concerns and encouraged educational institutions to provide effective solutions. This study aims to examine the implementation of the BINKAR (Character Building) Program in shaping students' noble character (akhlakul karimah) at Al Multazam Integrated Islamic Junior High School (SMPIT) in Kuningan. A qualitative approach was employed using descriptive qualitative methods, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results show that the BINKAR (Character Building) Program has led to positive changes in students' behavior, including improved discipline, honesty, politeness, and concern for others. Students also became more aware of performing religious practices and demonstrated behavior that reflects Islamic values. The attitude changes shown by the students serve as clear evidence that the BINKAR program has had a positive influence on their moral development. These results indicate that the approach used in the program is highly relevant and effective in addressing the challenges of character education in the modern era. Abstrak. Perkembangan zaman yang semakin modern membawa dampak besar terhadap perilaku remaja, terutama dalam hal akhlak . Banyak remaja mengalami penurunan kesadaran dalam beribadah, kurangnya sopan santun terhadap orang tua dan guru, serta terpengaruh oleh pergaulan bebas. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan dan mendorong lembaga pendidikan untuk menghadirkan solusi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Program BINKAR (Bina Karakter) dalam membentuk akhlakul karimah siswa di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Al-Multazam Kuningan. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah program BINKAR (Bina Karakter) menunjukkan bahwa siswa mengalami perubahan positif dalam hal kedisiplinan, kejujuran, sopan santun, serta kepedulian terhadap teman. Siswa juga menjadi lebih sadar dalam melaksanakan ibadah dan menunjukkan akhlak yang mencerminkan nilai-nilai keislaman. Perubahan sikap yang ditunjukkan oleh siswa menjadi bukti nyata bahwa program BINKAR memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan moral mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan dalam program sangat relevan dan mampu menjawab tantangan pendidikan karakter di era modern.