p-Index From 2021 - 2026
7.023
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komunikasi Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Studi Komunikasi Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Komunikasi Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Jurnal Representamen COMMED: Jurnal Komunikasi dan Media Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Jurnal Riset Komunikasi Gema Kampus IISIP YAPIS Biak JIMEK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Syntax Transformation Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI) Jurnal Pewarta Indonesia International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Jurnal Ekonomi Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA) Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Jurnal Indonesia Sosial Sains Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Jurnal Multidisiplin West Science Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Digital Public Relations Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Pendidikan Sultan Agung Mediator: Jurnal Komunikasi Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Spektrum Komunikasi RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Jurnal Komunikasi Indonesia Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Manajemen Maranatha INJECT Interdisciplinary Journal of Communication
Claim Missing Document
Check
Articles

Gaya Komunikasi Anggota DPRD dalam Talkshow Media: Studi Kualitatif pada Politisi Kota Surabaya Susanti, Eli; Syam Maella, Nurnannafi Farni; Harliantara, Harliantara
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i07.2461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya dalam talkshow media serta memahami keterkaitannya dengan identitas partai, karakteristik daerah pemilihan (dapil), dan strategi komunikasi politik yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Subjek penelitian dipilih secara purposif, terdiri atas lima anggota DPRD dari berbagai fraksi dan dapil yang aktif sebagai narasumber dalam program talkshow televisi maupun digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi yang ditampilkan oleh para anggota DPRD bersifat variatif dan dipengaruhi oleh latar belakang profesional, konteks dapil, serta citra partai politik. Gaya komunikasi verbal yang digunakan meliputi gaya lugas, solutif, naratif, teknis, hingga persuasif. Sementara gaya nonverbal ditunjukkan melalui ekspresi wajah, intonasi, kontak mata, dan postur tubuh yang memperkuat pesan verbal. Strategi komunikasi dalam talkshow difokuskan pada penyampaian pesan yang efektif, adaptif, dan sesuai dengan karakter audiens serta isu aktual yang dibahas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya komunikasi anggota DPRD merupakan strategi politik yang disesuaikan dengan konteks sosial, ideologis, dan media, serta menjadi instrumen penting dalam membangun citra dan kepercayaan publik di era komunikasi politik digital.
Communication Theory Of Identity: Artists Becoming Politicians (Case Study Nafa Urbach): Systematic Literature Review Mubarok, Husni; Syam Maella, Nur’annafi Farni; Abror, Dhimam; Zulaikha, Zulaikha; Harliantara , Harliantara
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i8.8531

Abstract

This systematic literature review explores the identity transformation of artists transitioning into politics, using Nafa Urbach's journey as a case study and applying the Communication Theory of Identity (CTI) by Michael Hecht. The study aims to identify key factors influencing this transition, including communication strategies, media portrayals, and public perceptions. Through a comprehensive analysis of scholarly literature, this review examines how artists negotiate their identities across personal, relational, communal, and material frames to gain political legitimacy. The findings indicate that artists must strategically communicate their political agenda and reshape their public image to establish credibility and overcome initial skepticism from both the public and media. Media portrayals significantly influence audience perception, underscoring the need for effective media engagement strategies. The study also highlights the broader implications of identity transformations on political communication dynamics. As artists navigate dual expectations from their entertainment fanbase and politically engaged audiences, maintaining a coherent and relatable identity becomes crucial for political success. The research contributes to a deeper understanding of how communication strategies shape identity negotiation and political acceptance for celebrity politicians. This review offers practical insights for political campaign strategists and media professionals while laying a foundation for future studies on identity formation in political contexts.
Menelusuri Pendekatan Para Instruktur dalam Pendidikan Public Speaking: Studi Kasus di Putera Glamour Management Foundation Gresik Angger Maulana Putra; Harliantara, Harliantara; Erni Ayu Jusnita; Ahmadi, Ahmadi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10847

Abstract

Studi ini melihat cara guru di Sekolah Public Speaking Yayasan Manajemen Putera Glamour mengajar. Studi ini menjelaskan metode yang mereka pakai, alasan memilihnya, dan seberapa efektif metode itu menurut peserta. Sepuluh guru diwawancarai, bersama sepuluh orang lain, termasuk staf dan siswa. Informasi dikumpulkan lewat wawancara, pengamatan kelas, dan analisis dokumen. Studi ini menemukan bahwa metode utama yang digunakan adalah simulasi, latihan langsung, dan umpan balik visual. Metode ini efektif untuk orang dewasa dan sesuai dengan tujuan pelatihan. Guru mempertimbangkan faktor seperti kecemasan dan kurangnya pengalaman. Mereka menggunakan aktivitas kelompok dan refleksi untuk membangun kepercayaan diri dan meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum. Sebagian besar peserta merasa lebih percaya diri dan mahir berbicara di depan umum. Beberapa menyarankan agar waktu latihan diperpanjang dan ada sesi khusus untuk teknik vokal dan ekspresi. Temuan ini sesuai dengan pemikiran tentang public speaking oleh DeVito dan Carnegie, serta pembelajaran orang dewasa versi Knowles dan model pembelajaran Kolb. Studi ini menunjukkan bahwa metode pengajaran di sekolah ini efektif dan didasarkan pada teori-teori kuat yang relevan dengan komunikasi modern. Disarankan untuk mengembangkan lebih lanjut metode berbasis simulasi, memberikan umpan balik yang lebih personal, dan mempertimbangkan pelatihan dengan durasi lebih panjang. Penelitian selanjutnya diharapkan meneliti dampak metode mengajar ini terhadap kinerja peserta di tempat kerja dan kehidupan sosial mereka dalam jangka waktu tertentu.
How the Radio Industry Is Changing to Deal with Changes in The Advertising Landscape Harliantara; Öztürk, Bahar 
Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Vol. 8 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the changing radio station landscape in Indonesia, especially how radio stations are adjusting to the move from traditional to digital advertising methods. As a result, traditional radio commercials are having a challenging time, especially when compared to the exact targeting and tracking that digital platforms offer. This study addresses this issue using a qualitative approach, focusing on case studies and interviews with radio broadcasting experts from leading radio stations. The study highlights three main ways to update the radio. The first is media convergence, which means combining radio with digital tools such as streaming, podcasts, and social media. The second is revenue diversification, which seeks new ways to generate revenue, such as event sponsorships and brand partnerships. We now discuss content enhancement, which involves creating local and engaging content to build a loyal audience base. In the digital age, radio must transform into a vibrant multimedia orchestra to truly flourish. This platform provides unique value to both listeners and advertisers.
WAYS TO MAKE HIGHER EDUCATION BETTER IN INDONESIA BY IMPROVING LECTURER PERFORMANCE Harliantara, Harliantara
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.5.3.519-537

Abstract

Indonesia must improve its higher education so graduates may benefit society and the economy. It looks at how well lecturers do their jobs, which is an important part of the total quality of education. This study did a literature review on higher education in Indonesia using a qualitative method. This shows how important it is to provide regular professional development, make a thorough method for evaluating performance, enhance infrastructure and resources, encourage partnerships within the industry, and set up mentoring programs. The study also shows how important it is to know how to use technology, how to teach online, how to work with people from different fields, and how to have clear job paths. To help lecturers do a better job, it is important to encourage new ways of teaching, set up useful feedback systems, and ensure there is enough staff support. The study's conclusion is that attempts to improve the performance of lecturers can make higher education in Indonesia better. The people who make decisions and run schools need to know these results if they want to make Indonesian higher education more competitive and relevant to the global knowledge economy. 
The Evolution of Radio Broadcasters' Roles in the Dynamic Digital Media Landscape Harliantara; Wahyuanto, Eko; Dian Wardiana Sjuchro; Harlita Nindhasari
Jurnal Pewarta Indonesia Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pewarta Indonesia
Publisher : Persatuan Wartawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jpi.v7i1.190

Abstract

The advent of the digital era has precipitated substantial challenges and opportunities for radio broadcasters to navigate the evolving digital media landscape. This study undertakes a comprehensive analysis of the evolution of radio broadcasters' roles in response to the intense competition from digital media platforms. Utilising a qualitative research methodology, this study employs a comprehensive approach that incorporates literature review, observational studies, and document analysis. It examines the transformative impact of digital technology on the operational dynamics of radio broadcasters, novel challenges and opportunities they encounter, and strategic measures they employ to maintain relevance and attract listeners. These findings indicate that successful radio broadcasters employ digital technology to extend their reach, cultivate robust listener communities, and facilitate customised listening experiences. These broadcasters have adopted digital platforms including online streaming, podcasts, and social media to interact with their audiences. Concurrently, radio broadcasters are acquiring new competencies in digital content production, data analytics, and multimedia to adapt to evolving media landscapes. Nevertheless, challenges persist, including intensified competition, fragmented audiences, and the need for sustainable digital business models. To thrive in the digital era, radio broadcasters must adopt audience-centric strategies, create unique and engaging content, and innovate continuously. The findings of this study contribute to the theoretical and practical understanding of the evolving roles of radio broadcasters, and provide insights for the future development of the radio broadcasting industry in the digital age.
Radio Broadcasting with Artificial Intelligence: A Case Study on Radio Mustang Jakarta Harliantara, Harliantara; Sompie, Denny Jan; Sutika, I Made
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 8 No. 1. June (2024): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v8i1.34403

Abstract

This research analyses how the use of Artificial Intelligence (AI) in radio broadcasting by Radio Mustang Jakarta can change the landscape of the broadcasting industry. Through qualitative research, this case study examined radio broadcasting technology development and AI-based innovation in radio programmes. Data was collected through interviews, documentation, and literature studies with triangulation in the data processing. The results revealed that radio is strongly committed to keeping up with advances in information and communication technology. AI in the broadcasting industry can improve the quality and efficiency of broadcasts. In addition, AI technology can revolutionise the broadcasting industry by introducing an AI broadcaster named Aimee through an innovative production process.
Framing Analysis of Drought News in Java at detik.com Susilo, Daniel; Harliantara, Harliantara
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the manner in which sustainability issues are portrayed in Indonesian media during persistent drought conditions, specifically exploring how these portrayals may exonerate the government from accountability for its dedication to sustainable development. The research is based on the concept that the framing of news has a significant impact on the formation of public opinions and the discussion of policies. A framing analysis was performed on a specific set of news articles sourced from Detik.com, a prominent media station in Indonesia. The primary objective of the analysis was to determine the prevailing frameworks utilised in the representation of sustainability challenges and drought, together with its consequences in assigning blame for these problems. The findings indicate a dearth of ethical assessment within news framing, thereby serving as a protective barrier for the government against scrutiny about its commitment to sustainable development. In spite of the frequent occurrence of droughts and the increasing issues related to sustainability, media coverage frequently neglects to thoroughly analyse or critically examine the steps taken by the state. In contrast, news narratives often have a tendency to provide fatalistic depictions of environmental challenges or attribute responsibility to external sources, such as climate change or global economic situations. This study highlights the necessity for increased critical and evaluative journalism pertaining to sustainability matters in Indonesia. By shedding light on the ways in which present framing practises might lead to a shirking of political accountability, it emphasises the need for increased journalistic examination of state obligations pertaining to sustainable development. Furthermore, this emphasises the potential impact of media coverage that is both balanced and accountable in promoting greater social involvement in addressing sustainability issues.
Komunikasi Pelayanan dalam Membangun Loyalitas: Studi Naratif Pada Pengguna Samsung Premium Tiara, Pika; Harliantara, Harliantara; Jusnita, Erni Ayu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19925

Abstract

Komunikasi pelayanan memegang peranan penting dalam membangun loyalitas pelanggan, terutama di segmen premium seperti pengguna Samsung. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena di mana kualitas pelayanan komunikasi seringkali menjadi faktor penentu apakah pelanggan tetap setia atau beralih ke merek lain. Rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana komunikasi pelayanan dapat membentuk loyalitas pelanggan pada pengguna Samsung Premium. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif, melibatkan tujuh informan yang merupakan pengguna aktif Samsung Premium. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam untuk menggali pengalaman pribadi mereka dalam berinteraksi dengan layanan purna jual Samsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pelayanan yang responsif, empatik, konsisten, dan ramah sangat berpengaruh dalam membangun loyalitas. Pelanggan merasa dihargai dan lebih percaya terhadap merek ketika komunikasi pelayanan berjalan dengan baik. Sebaliknya, pengalaman negatif dalam pelayanan komunikasi dapat melemahkan hubungan emosional pelanggan dengan merek. Studi ini menegaskan pentingnya perusahaan untuk terus mengembangkan kemampuan komunikasi pada semua lini pelayanan, tidak hanya fokus pada kualitas produk. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori pemasaran jasa dan manajemen hubungan pelanggan, khususnya dalam konteks pasar premium di Indonesia.
PERAN STRATEGIS RADIO DALAM KEGIATAN HUBUNGAN MASYARAKAT ERA DIGITAL Harliantara, Harliantara
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i1.9002

Abstract

Di zaman digital ini, radio tetap menjadi media yang berpengaruh dalam hubungan masyarakat, menawarkan keunggulan unik dalam menjangkau audiens yang beragam dan membangun hubungan yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa efektif radio sebagai alat hubungan masyarakat dalam melibatkan pendengar dan membangun kepercayaan. Melalui tinjauan literatur kualitatif yang mendalam, kami menelusuri peran radio dalam hubungan masyarakat, kemampuannya menjangkau daerah terpencil dan komunitas lokal, serta potensinya dalam meningkatkan citra merek dan kesadaran publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radio, dengan pendekatan komunikasi yang langsung dan personal, dapat secara signifikan memperkuat upaya hubungan masyarakat dengan membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan audiens. Program radio yang kreatif dan menarik dapat secara efektif meningkatkan kesadaran publik dan pengenalan merek. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya bagi organisasi untuk memanfaatkan radio sebagai bagian dari strategi hubungan masyarakat mereka untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam. Namun, perlu berhati-hati agar tidak terlalu bergantung pada radio, karena mungkin tidak sesuai untuk semua demografi target, terutama audiens yang lebih muda yang lebih menyukai platform digital. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada fokusnya terhadap sifat konten radio yang interaktif dan menarik serta dampaknya terhadap hubungan masyarakat di era digital. Penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi peran radio yang terus berkembang dalam lanskap digital dan potensinya untuk lebih meningkatkan citra merek dan kesadaran publik melalui program yang inovatif.  
Co-Authors Abror, Dhimam AHMADI Angger Maulana Putra Azka Mohammad Bahar Ozturk Candra Gunawan, Ardalina Luvitasari Chen, Lu Hui Damayanti, Alina Maritsa Damayanti, Tarisa Alfira Daniel Susilo Daniel Susilo Dedi Kurnia Syah Putra Dedy Istanto Dian Wardiana Sjuchro Didik Setiyawan Didik Sugeng Didik Sugeng Widiarto Eli Susanti Erni Ayu Jusnita Farida Farida Farida Fatkhurohman Taufik Gumilar, Ade Gutomo, Tomy Cahyo Harlita Nindhasari Husni Mubarok Ikram Noor Kautsar Indah Mutiara Nurjana Junaedi, Ari Jusnita, Erni Ayu Kencana Herdianto Eling Asmara Li, Hao Maella, Nur’annafi Farni Syam Maharani, Ananda Marselina Nday Ngana Mochamad Abdul Aziz Fajruddluha* Muhammad Firdaus Nindhasari, Harlita Norhusin, David Nurnannafi Farni Syam Maella Nur’annafi Farni Syam Maella Nur’annafi Farni Syam Maella Nur’annafi, Nur’annafi Öztürk, Bahar  Paulus Hermien Sarjana Pramitasari, Angel Prasetyo, Iwan Joko Prayudha, Harlino Nandha Prihatiningsih, Witanti Redhiansyah Indra Pramana Redi Panuju Redi Panuju Redi Panuju, Redi Resty Amalia Ridho Karim Amrullah Risma Erina A'ini Rosalia Erta Prawesti Sarjana, Paulus Setiawan, Dadang Budi Siti Mufaridho Slow, Ahmadi Sompie, Denny Jan SRI ASTUTIK Sugeng W., Didik Sutika, I Made Syam Maella, Nur’annafi Farni Syammaella, Nur'annafi Farni Tiara, Pika Tony S Soekrani Wahyuanto, Eko Welly Wirman Yenni Yenni YENNY YENNY Yohanes Jefrinus Bessy Yulia Emidari Yuwono, Rayyan Halim Zulaikha Zulaikha Zulaikha Zulaikha Zulaikha Zulfikri Agusta Fahruddin