Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN PESERTA BPJS TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI PUSKESMAS X DAN PUSKESMAS Y DI KABUPATEN MERANGIN Monicha Dwi Pratama; Rasmala Dewi; Siti Hamidatul 'Aliyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21812

Abstract

Pemerintah berupaya mewujudkan kesehatan masyarakat di Indonesia melalui BPJS. Pandangan pasien terhadap BPJS terkadang masih negatif dimana mereka merasa sebagai pasien BPJS harus menunggu lama untuk mendapat pelayanan, prosedur pelayanan yang dirasa berbelit-belit, sikap petugas yang tidak sabar dan kurang ramah saat pelayanan, serta petugas kesehatan yang kurang memperhatikan keluhan pasien dan keluarganya. Pelayanan kefarmasian di Puskesmas merupakan suatu pelayanan langsung oleh petugas kefarmasian dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud untuk meningkatkan mutu pelayanan di Pukesmas dan memberikan pelayanan yang memuaskan kepada pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan dan mengetahui perbedaan tingkat kepuasan pasien rawat jalan peserta BPJS terhadap pelayanan kefarmasian di instalasi farmasi Puskesmas X dan Puskesmas Y di Kabupaten Merangin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, pengambilan data kuesioner dilakukan secara cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode consecutive sampling. Data diolah menggunakan microsoft excel dan SPSS menggunakan Uji Mann-Withney. Hasil penelitian Puskesmas X memperoleh nilai keseluruhan (85%) pasien merasa sangat puas dan di Puskesmas Y memperoleh nilai keseluruhan (83%) pasien merasa puas. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat Perbedaan tingkat kepuasan pasien rawat jalan peserta BPJS di Puskesmas X dan Puskesmas Y hal tersebut disebabkan persepsi antara setiap responden yang berbada. Disarankan kepada pihak institusi Puskesmas X dan Puskesmas Y untuk meningkatkan kualitas pelayanan terutama pada dimensi tangibles (bukti fisik) untuk menyediakan bahan bacaan seperti brosur, leaflet dan lainya.
Immunity Rights of Experts Who Provide Statements in Trials (Study Decision No: 47/Pdt.G/LH/2018/PN Cbi) Mansyah, Muh Sutri; Suhartono, Rizki Mustika; Salad, Hariasi; Dewi, Rasmala; Bimasakti, David Haryo
The Digest: Journal of Jurisprudence and Legisprudence Vol 4 No 2 (2023): The Digest, December 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/digest.v4i2.75767

Abstract

This paper investigates the critical issue of immunity rights for experts who provide statements in trials, with a specific focus on the analysis of Decision No: 47/Pdt.G/LH/2018/PN Cbi. Employing a normative research approach, the study adopts a comprehensive methodology, encompassing a case and statutory perspective alongside grammatical and systematic interpretation. The pivotal finding of the research centers on the rejection of a lawsuit by the Panel of Judges, attributing it to the absence of relative competence in the presented case. Notably, the decision contains a notable directive, proposing that "experts in the future should have the right not to be prosecuted criminally." This forward-looking perspective accentuates the significance of extending immunity rights to experts. The paper underscores the urgent need for recognizing and formalizing these rights within the legal framework, advocating for the incorporation of immunity provisions for experts in the Witness and Victim Protection Law. The research contributes to the broader discourse on legal reforms, highlighting the evolving landscape concerning the legal status and protection of experts involved in legal proceedings. In navigating these complex legal dynamics, this paper calls for a proactive approach from policymakers and legislators to address and safeguard the immunity rights of experts, ensuring a fair and conducive environment for their participation in legal processes.
Edukasi Pengobatan Gastritis Melalui Pemanfaatan Obat Herbal Dewi, Rasmala; Fadilla, Nurul; Aldilas, Wahyu Tri; Rosita, Mia; Pinasty, Afifah Putri; Khodijah, Siti Ayu; Zalita, Tricy Opi; Nurhikmah, Nurhikmah
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v4i1.2922

Abstract

Gastritis is a condition of inflammation or bleeding of the gastric mucosa which can be acute and chronic. People generally know gastritis as ulcer disease, which is a disease that according to them is not a big problem, gastritis occurs at all ages, from children, adolescents, adults to old people. Gastritis is a condition of inflammation of the gastric mucosa which is can be acute and chronic due to lack of patient attention to health, one of which is the adoption of an unhealthy lifestyle. The purpose of this research is to find out the education of gastritis treatment through the use of herbal or natural medicines. The research method used is a qualitative research method using an information gathering design on issues specifically designed to study in detail and in depth the use of herbal medicine in overcoming gastritis.
Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif Diabetes Melitus Melalui Pengenalan Makanan dan Minuman yang Aman (Non Farmakologi) Dewi, Rasmala; Hadriyati, Armini; Vinski, Plora; Salsabila, Adinda
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v6i1.150

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa dan siswi SMAN 8 Kota Jambi tentang pencegahan penyakit Diabetes Melitus dikarenakan sekolah ini terdapat di tengah kota dan banyak sekali gerai makanan dan minuman yang setiap hari mereka konsumsi sehingga melalui pengenalan makanan dan minuman yang aman mereka dapat lebih memperhatikan apa yang dikonsumsi.  Berdasarkan bukti ilmiah banyak sekali makanan dan minuman yang mengandung glukosa berlebih yang dikonsumsi oleh remaja saat ini. Adapun tahapan yang dilakukan dalam pengabdian ini dengan metode penyuluhan terkait penyakit Diabetes Melitus hingga makanan minuman yang aman serta diskusi tanya jawab untuk memperdalam wawasan siswa/I tersebut dan dilakukan pelayanan pengukuran berat badan dan juga pengecekkan kadar glukosa darah. Hasil pengabdian ini berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini dapat dilihat dari adanya partisipasi serta antusias siswa/I dalam sesi diskusi yang terjadi sehingga diharapkan dapat memberikan informasi yang didapat ini kepada lingkungan sekitar.
Hubungan Pemberian Obat dan Suplemen Serta Penyakit Penyerta Terhadap Risiko Mortalitas Pasien Covid-19 di Rs X Provinsi Jambi Snaini, Cyndi; Dewi, Rasmala; Natari, Rifani Bhakti
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i4.449

Abstract

Corona virus Disease (Covid-19) merupakan pandemi yang telah mengakibatkan tingginya angka mortalitas di berbagai belahan dunia dan merupakan penyakit yang memiliki perjalanan cepat dan sangat mudah menular dan menyerang hampir seluruh kalangan usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian obat dan suplemen serta penyakit penyerta terhadap risiko mortalitas pasien covid-19 di RS X Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2023. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data rekam medis pasien COVID-19 di Rumah Sakit X. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Instrumen penelitian adalah lembar pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan 61,0% responden berjenis kelamin perempuan, 21,0% responden berusia 56-65 tahun, 36,0% responden meninggal, 59,0% responden mendapatkan obat oseltamivir, 24,0% responden dengan penyakit penyerta. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pemberian obat dan suplemen serta penyakit penyerta dengan risiko mortalitas pasien Covid-19 di RS X Provinsi Jambi. Diharapkan kepada masyarakat melakukan upaya preventif dengan mengikuti gaya hidup sehat upaya tidak terkena penyakit kardiovaskular
Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Balita dengan Diagnosa Infeksi Saluran Pernapasan Atas di Puskesmas Koni Kota Jambi Rasmala Dewi; Deny Sutrisno; Ryzki Purnamasari
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2020): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v2i4.189

Abstract

Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Terapi pengobatan pada penyakit ISPA terdiri dari pemberian antibiotik dan pengobatan simtomatis. Penggunaan antibiotik yang tidak perlu atau berlebihan dapat mengakibatkan timbulnya resistensi terhadap bakteri tertentu. Resistensi tidak dapat dihilangkan, tetapi dapat dihindari atau diperlambat dengan penggunaan antibiotik secara rasional yang tepat dan bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerasionalan penggunaan antibiotik pada pasien balita dengan infeksi saluran pernapasan atas di Puskesmas Koni Kota Jambi dengan parameter yang meliputi tepat pasien, tepat indikasi, tepat dosis, dan tepat durasi. Penelitian dilakukan pada 51 rekam medik pasien balita di Puskesmas Koni Kota Jambi di bulan Februari 2020-Maret 2020 secara retrospektif dengan teknik pengambilan data sampel secara purposive sampling dan kemudian dilakukan analisa data secara deskriptif. Berdasarkan 51 data rekam medik pasien balita di Puskemas Koni Kota Jambi Tahun 2019 masih ditemukan ketidakrasionalan dalam penggunaan antibiotik pada pasien ISPA. Rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien ISPA tahun 2019 berdasarkan analisa kualitatif yang telah dilakukan, didapat tepat pasien sebesar 100 %, tepat indikasi sebesar 100 %, tepat dosis sebesar 100 %, dan tepat durasi sebesar 0 %. Evaluasi ketepatan pasien, tepat indikasi dan tepat dosis dinyatakan tepat sedangkan evaluasi durasi pemberian antibiotik yang digunakan belum tepat.
Evaluasi Terapi Obat Diare pada Pasien Balita Rawat Jalan di Puskesmas Tanjung Pinang, Kota Jambi Tahun 2019: Evaluation of Diarrhea Drug Therapy in Outpatient Toddler Patients at Tanjung Pinang Health Center, Jambi 2019 Tessi Silviavitari; Rasmala Dewi; Mukhlis Sanuddin
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 6 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i6.678

Abstract

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia. Di indonesia diperkirakan penderita diare sekitar 60 juta keadaan setiap tahunnya, sebagian besar (70-80%) dari penderita ini adalah anak-anak dibawah umur 5 tahun. Diare adalah buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dengan frekuensi lebih sering dari biasanya (tiga kali atau lebih) dalam satu hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan terapi pengobatan diare pada pasien balita Di Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi tahun 2019. Meliputi jenis kelamin, usia, obat diare yang digunakan, tepat indikasi penyakit, tepat dosis, tepat cara pemberian, dan tepat lama pemberian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan metode pengambilan data secara retrospektif menggunakan data sekunder yaitu berdasarkan data resep dan buku riwayat penyakit. Penelitian ini dilakukan pada periode januari-desember tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi terapi obat diare pada pasien balita berdasarkan jenis kelamin ialah pada laki-laki (50,27%), berdasarkan usia ialah 2 – 5 (58,91%), dan berdasarkan obat diare yang paling banyak digunakan ialah oralit (47,58). Sedangkan data kualitatif yaitu tepat indikasi ialah oralit (100%), tepat dosis ialah zinc (94,01%), tepat cara pemberian ialah oralit (100%) dan tepat lama pemberian ialah Oralit (100%). Evaluasi penggunaan obat diare berdasarkan kerasionalan obat yang paling banyak digunakan adalah oralit.
Kajian Pola Peresepan Antibiotik pada Pasien Dewasa di Puskesmas Rawat Inap Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2019: Study of Antibiotic Prescribing Patterns in Adult Patients in Nipah Panjang Inpatient Health Center, Tanjung Jabung Timur Regency in 2019 Rasmala Dewi; Indri Meirista; Raodatul Husna
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2022): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v4i3.1019

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan yang penting untuk diperhatikan alat penyakit infeksi. Penyakit infeksi khususnya di negara berkembang harus segera diatasi dengan pemberian obat kepada penderita, seperti obat yang mengandung antibiotik, antivirus, antijamur, dan anti protozoaKandungan yang paling banyak digunakan masyarakat adalah antibiotik. Antibiotik berhasil dimanfaatkan sebagai obat adalah karena ketepatan dalam peresepan antibiotik. Antibiotik yang tidak sesuai aturan resep akan membuat terjadinya ketidakrasionalan di dalam tubuh penderita. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas rawat inap Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif retrospektif. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 360 pasien sudah menggunakan antibiotik yang terdiri atas kandungan amoxicillin 68,61%, cefadroxil 9,17%, ciprofloxacin 16,11%, chloramfenikol 4,17%, eritromicyn 1,39%, dan metrominazole 0,56%. Pasien yang mendapatkan antibiotik kombinasi sebanyak 2 resep. Semua peresepan memenuhi ketepatan dosis dan frekuensi dan lama pemberian kecuali pada penggunaan antibiotik eritromicyn dan kloramfenikol. Sebanyak 328 resep tidak memenuhi ketepatan durasi penggunaan antibiotik
Metode Digital Health sebagai Salah Satu Upaya Percepatan Penurunan Stunting Melda Yenni; Isti Harkomah; Rasmala Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17567

Abstract

ABSTRAK Stunting  pada  anak  memiliki  banyak  dampak  negatif  yang  berpengaruh  pada seluruh aspek kehidupan dan kualitas hidup. Metode Digital Health Sebagai Salah Satu Upaya Percepatan Penurunan Stunting memerlukan pemahaman yang mendalam tentang kondisi dan faktor-faktor yang mempengaruhi stunting dalam suatu komunitas. Dari Segi permasalahan masyarakat ditemukan tingginya anggka stunting di wilayah kerjasama Tanjung Pinang sebanyak 314 kasus data Desember 2023 dan ditemukan kejadian ektrem miskin yaitu 174 kasus . Menambah atau merubah tingkat pengetahuan orang tua tentang gizi dan stunting sebelum dan setelah mengikuti program, meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan sanitasi pembuangan, Masyarakat bisa melakukan pemantauan kesehatan anak secara mandiri dan konsultasi kesehatan  melalui platform digital. Perapan IPTEKS berupa pembuatan media edukasi aplikasi metode digital helath. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode strategi kolaborasi tenaga kesehatan, kader kesehatan, ibu balita, dan mahasiswa dengan Instrumen pertanyaan terkait dengan pengetahuan, akses pelayanan, sarana dan prasara serta peran kader. Dari kegiatan Pengabdian didapatkan hasil, Peningkatan pengetahuan ibu balita dan kader posyandu terkait stunting mengalami peningkatan menjadi 62,80% yang sebelumnya sebesar 58,10% hasil pengabdian yang telah dilakukan terkait dengan kesadaran ibu balita dalam menjaga lingkungan rumah dan sanitasi pembuangan menunjukan bahwa sebelum diberikan edukasi Penyuluhan dalam menjaga lingkungan dan sanitasi pembuangan Sebagian besar yakni 60,5% memiliki kesadaran kurang baik dan setelah diberikan penyuluhan Sebagian besar memiliki kesadaran baik yakni 72,10%. Sudah terbentuknya aplikasi metode digital health dengan webe : https://giziuntukmasadepan.com/. Kegiatan sosialisasi media edukasi kreatif berbasis digital dinilai cukup efektif dalam peningkatan pengetahuan ibu balita dan memberikan kemudahan bagi  kader-kader posyandu dalam penyimpanan data balita.  Strategi ini dapat dilakukan dalam skala yang lebih luas di Provinsi Jambi.  Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Metode Digital Health, Perkembangan Balita  ABSTRACT Stunting in children has many negative impacts that affect all aspects of life and quality of life. The Digital Health Method as an Effort to Accelerate Stunting Reduction requires a deep understanding of the conditions and factors that influence stunting in a community. In terms of community problems, it was found that the high rate of stunting in the Tanjung Pinang cooperation area was 314 cases in December 2023 data and extreme poverty was found, namely 174 cases. Purpose: Increase or change the level of knowledge of parents about nutrition and stunting before and after participating in the program, increase public awareness in protecting the environment and sanitation of disposal, the community can carry out independent monitoring of children's health and health consultations via digital platforms. The application of science and technology takes the form of creating educational media for the application of digital health methods. This community service is carried out using a collaborative strategy method of health workers, health cadres, mothers of toddlers, and students with question instruments related to knowledge, access to services, facilities and infrastructure as well as the role of cadres. From the service activities, results were obtained, the increase in knowledge of mothers of toddlers and posyandu cadres regarding stunting increased to 62.80%, which was previously 58.10%. The results of the service that had been carried out were related to the awareness of mothers of toddlers in maintaining the home environment and sanitation of disposal. education, counseling in protecting the environment and sanitation, disposal. The majority, namely 60.5%, had poor awareness and after being given counseling, the majority had good awareness, namely 72.10%. A digital health method application has been established using the website: https://giziuntukmasadepan.com/. Digital-based creative educational media socialization activities are considered quite effective in increasing the knowledge of mothers of toddlers and making it easier for posyandu cadres to store toddler data.  This strategy can be implemented on a wider scale in Jambi Province. Keywords: Health Education, Digital Health Methods, Toddler Development
PROFIL PENANGANAN SWAMEDIKASI DEMAM ANAK SETELAH ISU PENARIKAN OBAT SIRUP DI DESA PONDOK MEJA TAHUN 2022 Saputri, Ghina Nabilla Dwi; Dewi, Rasmala; Andriani, Medi
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v10i1.429

Abstract

Demam adalah kondisi dimana suhu tubuh mencapai ≥ 37,5°C. Demam merupakan suatu keadaan gejala yang menandakan bahwa tubuh terinfeksi ringan hingga berat oleh virus, bakteri atau parasit. Swamedikasi adalah upaya masyarakat untuk mengobati dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai swamedikasi demam pada anak dan perilaku masyarakat mengenai isu penarikan obat sirup anak oleh BPOM di Desa Pondok Meja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu di Desa Pondok Meja yang memiliki balita (0 – 5 tahun) atau anak (5 - 11 tahun) dan pernah melakukan swamedikasi demam. Hasil yang diperoleh sebanyak 100% responden berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia 30-42 terbanyak yaitu 60%, pendidikan terbanyak SMA 35% dan Pekerjaan terbanyak Ibu Rumah Tangga 58,33%. Kesimpulan penelitian ini dari 120 responden, (97,50%) menggunakan paracetamol untuk obat swamedikasi demam anak, (86,67%) menggunakan obat dengan bentuk sediaan sirup, (73,33%) mengatakan aturan pakai obat adalah 3 x sehari setelah makan, (79,17%) menggunakan thermometer untuk mengetahui bahwa anak sedang demam, (65,83 %) memilih menggunakan air hangat untuk mengompres anak yang sedang demam, (75%) terlebih dulu membaca petunjuk pada kemasan obat sebelum memberikannya kepada anak yang demam, (100%) mengetahui berita penarikan obat sirup oleh BPOM dan (38,33%) mendapatkan informasi melalui televisi, (90,83%) mengetahui penyakit yang diduga sebagai alasan penarikan obat sirup oleh BPOM yaitu Gagal Ginjal Akut, (99,17%) memilih apotek untuk tempat membeli obat swamedikasi, (43,33%) memilih membawa anak ke dokter praktek ketika dalam 3 hari swamedikasi demam anak tidak juga mereda dan (65,83%) tetap menggunakan obat setelah adanya berita penarikan obat sirup oleh BPOM namun dalam bentuk sediaan puyer.
Co-Authors Afandi, Ryan Aisa Dinda Mitra Aldilas, Wahyu Tri Ananda Safitri, Amiliya Andhita Putri Bilqis Andral Pramirta Andriani, Medi Anggelia Pratiwi Apria, Habibah Armini Hadriyati armini hadriyati, armini Assyfa Yulfiyan Athayyah Shabirah Badri, Chelisia Putri Barmi Hartesi Bimasakti, David Haryo Camila Mardatillah Chairiyah, Jumatul Chairun Nisa Chairun Nisa Deti Florentina Fadilla, Nurul Fahrinnisa Nabila PUTRI, Fahrinnisa Fernando, Febri Fhatia Medina Habibah Apria Hanum Apriliana Widyaningrum Imelda Niza Eka Putri Indri Meirista Isman, Sindi Nurisa Isti Harkomah Jelly Permatasari Jumatul Chairiyah Khodijah, Siti Ayu Kurniadi Rafindra, Meidi Likha Ulandari Medi Andriani Medi Andriani Melda Yenni Monicha Dwi Pratama Muh Sutri Mansyah Muhammad Adeel Ghifari Yasin Nadia Elvina Nasril, Siska Emilia Natari, Rifani Bhakti Nazila, Vaniza Nilfa Yanti Kartini Tampubolon Nurhayati Nurhayati Nurhikmah Nurhikmah Nurhuda Nurhuda Nurjannah Nurjannah Oliyen Madori Ovi Aristantia Permatasari, Jelly Pinasty, Afifah Putri Plora Vinski Pratiwi, Anggelia Puja Apriyanti Rahma Syafira Raodatul Husna RATNA SARI Rezky Adinda Rini Dwi Lestari Rizky Amalia , Yola ROSITA, MIA Ryan Afandi Ryzki Purnamasari Safitri, Miftah Riski Salad, Hariasi Salsabila, Adinda Salsabila, Nabila Sanuddin, Mukhlis Saputri, Ghina Nabilla Dwi Savika Putri Oktaviazmi Sindi Garosha Siska Emilia Nasril Situngkir, Euryke Novalisa Snaini, Cyndi Sri Wahyuningsih Suhartono, Rizki Mustika Sutrisno , Deny Tampubolon, Nilfa Yanti Kartini Tessi Silviavitari Tri Wasilah Ulica Elidawani Siregar Ully Rahmi Vinski, Plora Virda Tandinny Yulianis Yulianis Yulyana, Zahara Zalita, Tricy Opi ‘Aliyah, Siti Hamidatul