Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kerasionalan Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Inap RSUD H. Hanafie Muara Bungo Tri Wasilah; Rasmala Dewi; Deny Sutrisno
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Vol 2, No 1 (2022): Januari-April 2022
Publisher : Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/ijpe.v2i1.13788

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), hypertension affects 22% of the world's population. Hypertension is also the cause of death with 23.7% of the total 1.7 million deaths in Indonesia in 2016. Based on the medical record sheet at H. Hanafie Muara Bungo Hospital there are 313 people with hypertension and 78 are included in the inclusion criteria. The aim is to find out the rationale for using antihypertensive drugs at the H. Hanafie Muara Bungo Hospital for the 2019 period in the form of choosing the right drug, right drug indication, right dose and right frequency of administration. The aim is to find out the rationale for using antihypertensive drugs at the H. Hanafie Muara Bungo Hospital for the 2019 period in the form of choosing the right drug, right drug indication, right dose and right frequency of administration. The research method is descriptive observational with data collection using purposive sampling technique. The results on the use of antihypertensive drugs that are most often used are amlodipine CCB (Calcium Channel Blockers) class. Characteristics such as gender have the same percentage, namely 39 patients (50%), hypertension occurs mostly in the age range 56-65 years, and the most diagnosis is stage 2 hypertension (37.2%). Percentage of rational use of antihypertensive drugs from right drug selection 78 patients (85.9%), right drug indication as many as 78 patients (100%) right, right dose 78 patients (100%) right, and the right frequency of drug administration 78 patients (100%) right. The conclusion of this study is the rationale for the use of the most widely used antihypertensive drug is amlodipine, the right choice of drug is 100%, the right drug indication is 100%, the dose is 100% right, and the frequency is 100%.
PENYULUHAN PEMBUATAN TEH KUNYIT (Curcuma Domestica) DI DUSUN PESULINGAN KECEMATAN TAMAN RAJO KABUPATEN MUARO JAMBI Rasmala Dewi; Jumatul Chairiyah; Chairun Nisa; Ryan Afandi; Anggelia Pratiwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.367-370

Abstract

Guideance on making turmeric tea (curcuma domistica) by adding honey. Herbal tea are usually made from turmeric rhizome brewed with hot water. Teabag is a tea wrapped in clip paper. Processing of herbal turmeric tea that is with sorting raws maerials, the drying is done by using sundirectly to dry, raw material in chopped, and material packing. Turmeric rhizome pants are often used a amixture in cooking by the public. The contained compound on turmeric is atsiri, resin, curcumin, oleoresin, desmotoksikurkumin, grease, calcium, proyein and posfor and iron. The curcumin its benefits as an antioxidant, antimicrobe, antifunction, antifungal, and also antiinfamation. Besides curcumin is also believed to be able to inhibit growth cancer cell and meantmacu apoptosisi cancer cell.
BACK TO NATURE, SEHAT BERSAMA HERBAL DI RT.16 KELURAHAN LEBAK BANDUNG, JELUTUNG KOTA JAMBI Medi Andriani; Mukhlis Sanuddin; Rasmala Dewi; Habibah Apria; Siska Emilia Nasril
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1079-1087

Abstract

Back to nature, sehat bersama herbal adalah slogan hidup sehat yang akhir-akhir ini menjadi trend baru dimasyarakat dunia dengan mengkonsumsi obat-obatan dari bahan alami yang relatif lebih aman dibandingkan obat-obatan dari bahan kimia sintetik. Berdasarkan data Puskesmas Putri Ayu dari Pendataan Program PISPK (program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga) keluhan penyakit yang sering dirasakan masyarakat RT 16 simpang Pulai kelurahan Lebak Bandung di kecamatan Jelutung Kota Jambi adalah penyakit Hipertensi dan diabetes. Sehingga TIM KKN Kelompok 3, mengajak warga RT 16 untuk mulai menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup yang sehat bersama herbal. Adapun metode yang dilakukan yaitu Penyuluhan kesehatan tentang penyakit Hipertensi dan Diabetes serta pengobatannya yang berasal dari bahan alam, Melakukan cek kesehatan secara gratis, Melakukan kegaiatan Senam Lansia bersama, Sosialisasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), langkah mencuci tangan yang baik dan benar, serta Penyuluhan Pencegahan Penyakit DBD dan Pencegahan Penyebaran Covid 19 dengan cara 3 M. Disini kami juga mengajarkan warga dalam pembuatan produk herbal (simplisia Daun Jambu Biji, Simplisia Daun Kejibeling, Simplisia Daun Kumis Kucing) yang sangat bermamfaat dalam menjaga kesehatan masyarakat RT 16 simpang Pulai dan Produk Kecantikan (Masker dari lemon, Lulur dari Kopi dan Pengharum Ruangan dari Lemon). Hasil kegiatan menunjukkan antusiame masyarakat yang sangat tinggi dalam meningkatkan pengetahuan mengenai pengobatan menggunakan tanaman herbal. Dengan demikian diharapkan edukasi yang diberikan dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Infeksi Saluran Pernapasan Atas pada Anak di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi Tahun 2018 Rasmala Dewi; Deny Sutrisno; Fhatia Medina
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 01 Juli 2020
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v17i1.6936

Abstract

Prevalensi penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) tahun 2018 di Provinsi Jambi sebesar 5,5%. Hal ini berdampak pada meningkatnya kunjungan berobat ke Puskesmas dan penggunaan obat, salah satunya antibiotik. Hasil survey di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi menunjukkan masih ada ketidakrasionalan dalam penggunaan antibiotik pada penderita ISPA, khususnya pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik demografi, pola, dan kerasionalan penggunaan antibiotik pada anak di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi Tahun 2018. Sampel dalam penelitian yaitu anak berusia 5-11 tahun, yang didapat dari data register harian dan data sekunder berupa rekam medik dan resep obat. Pengambilan data secara retrospektif, dan data dianalisis dengan kriteria kerasionalan penggunaan obat yang disesuaikan dengan acuan Pharmaceutical Care untuk infeksi saluran pernapasan. Terdapat 70 kasus anak yang didiagnosis ISPA, dengan penggunaan antibiotik terbesar berupa amoksisilin (88,5%). Kerasionalan penggunaan antibiotik, meliputi parameter ketepatan indikasi, ketepatan pasien, ketepatan obat, ketepatan dosis berdasarkan frekuensi pemberian, dan durasi pemberian, masing-masing dengan skor 100; 98,5; 54,2; 48,5; dan 1,4%. Dapat disimpulkan bahwa kerasionalan penggunaan antibiotik pada anak di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi untuk diagnosis ISPA, dari empat parameter ketepatan hanya ketepatan indikasi yang dinilai sudah rasional.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK CEFTRIAXONE DAN GENTAMISIN PADA PASIEN PNEUMONIA ANAK RAWAT INAP RUMAH SAKIT X DI JAMBI TAHUN 2018 Rasmala Dewi; Medi Andriani; Savika Putri Oktaviazmi
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 6 No 1 (2021): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jpx.v6i1.1448

Abstract

Pneumonia salah satu penyakit infeksi saluran pernafasan akut di bagian bawah karena terjadi peradangan yang terdapat pada parenkim paru. Di Indonesia, diperkirakan 922.000 balita atau 16% meninggal akibat pneumonia. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektifitas biaya penggunaan antibiotik ceftriaxone dan gentamisin pada pasien pneumonia anak rawat inap Rumah Sakit X di Jambi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian non experimental rancangan deskriptif dan pengambilan data secara retrospektif. Terdapat 31 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dimana pasien tersebut merupakan pasien pneumonia anak yang menggunakan terapi antibiotik ceftriaxone dan gentamisin. Data yang diperoleh menunjukan persentase pasien yang mencapai target efektivitas antibiotik ceftriaxone 76,47% dengan rata-rata total biaya sebesar Rp. 373.058, sedangkan pada penggunaan antibiotik gentamisin didapatkan persentase pasien yang mencapai target efektivitas yaitu 85,71% dengan rata-rata total biaya Rp. 298.500. Antibiotik gentamisin memiliki nilai ACER yang lebih rendah yaitu Rp. 3.482 dibandingkan dengan antibiotik ceftriaxone Rp. 4.878. Terapi antibiotik gentamisin merupakan terapi yang lebih cost-effective dengan persentase terapi efektivitas antibiotik gentamisin yang lebih tinggi yaitu sebesar 85,71% dan memiliki nilai ACER yang lebih rendah yaitu Rp. 3.482.
EVALUASI KELENGKAPAN ADMINISTRASI, FARMASETIK DAN KLINIS RESEP DI PUSKESMAS SAROLANGUN TAHUN 2019 Rasmala Dewi; Deny Sutrisno; Ovi Aristantia
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 6 No 2 (2021): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jpx.v6i2.1937

Abstract

Medication error dalam peresepan mengakibatkan kerugian terhadap pasien akibat kesalahan dalam penggunaan obat. Dampak dari kesalahan tersebut sangat beragam mulai dari yang tidak menimbulkan resiko sama sekali hingga bisa menyebabkan kematian bahkan kecacatan. Permasalahan dalam peresepan yang dimaksud seperti kesalahan pemberian obat, duplikasi pengobatan, kesalahan dosis dan tidak adanya nama dokter penulis resep yang termasuk dalam kelengkapan administrasi, farmasetik dan klinis resep. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelengkapan administrasi, farmasetik, dan klinis resep di Puskesmas Sarolangun Tahun 2019. Metode penelitian yaitu secara observasional yang bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif, dengan kriteria inklusi semua resep yang ada di puskesmas tersebut pada tahun 2019 dan kriteria ekslusi yaitu resep yang sudah rusak dan tidak bisa terbaca. Hasil penelitian berupa Kelengkapan kategori administrasi berupa aspek nama pasien (100%), aspek umur (98,75%), aspek jenis kelamin (0%), aspek berat badan (0,5%), aspek tinggi badan (0%), aspek nama dokter (71%), aspek SIP dokter (0%), aspek alamat dokter (100%), aspek paraf dokter (57,5%), aspek tanggal resep (79,25%), dan aspek nomor rekam medis (0%). Kategori farmasetik berupa aspek nama obat (100%), aspek bentuk sediaan (93,75%), aspek kekuatan sediaan (93,75%), aspek jumlah obat (93,75%), dan aspek aturan pakai (98%). Kategori klinis berupa aspek tepat dosis yaitu (92,75%), aspek duplikasi (1%), dan aspek interaksi obat (10,75%). Jadi, dapat disimpulkan bahwa kelengkapan resep pada kategori Administrasi, Farmasetik dan Klinis masih belum lengkap sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 74 Tahun 2016.
Evaluasi Penggunaan Kombinasi Zink dan Probiotik pada Penanggulangan Pasien Diare Anak Di Instalasi Rawat Inap RSUD H. Abdul Manap Jambi Tahun 2020 Rasmala Dewi; Ulica Elidawani Siregar; Ovi Aristantia
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 6 No 2 (2021): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jpx.v6i2.1974

Abstract

Penyakit diare merupakan masalah utama dari morbiditas dan mortalitas pada anak di seluruh dunia terutama di negara berkembang seperti indonesia. Zink merupakan mikromineral yang dapat membantu penyembuhan diareselain pemberian zink juga diberikan probiotik dimana dapat memproduksi substansi antimikroba dan menghambat pertumbuhan kuman patogen penyebab diare. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan zink dan probiotik dalam penanganan pasien diare anak di instalasi rawat inap RSUD H.Abdul Manap Jambi tahun 2020 dengan data pasien 2015-2019 yang meliputi tepat dosis, tepat pasien, dan tepat interval waktu pemberian dan interaksi obat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif terhadap data rekam medik pasien diare anak yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil dari penelitian ini didapati sebanyak 46 rekam medik memenuhi kriteria dengan presentase ketepatan penggunaan obat terdiri dari tepat dosis zink (89 %) dan probiotik (85 %), tepat pasien (100%), tepat interval waktu pemberian zink (100 %) dan probiotik (85 %) dan tidak terdapat interaksi antar obat. Penggunaan obat yang diberikan pada pasien diare anak sudah tepat berdasarkan literatur yang digunakan
KAJIAN PERESEPAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN DEWASA DI PUSKESMAS TANAH KAMPUNG KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2020 Oliyen Madori; Rasmala Dewi; Medi Andriani
Jurnal Farmagazine Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v9i2.577

Abstract

Penyakit infeksi masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting, khususnya di negara berkembang.Obat yang paling banyak digunakan pada infeksi yang disebabkan oleh bakteri yaitu antibiotika.Intensitas penggunaan antibiotika yang relatif tinggi dapat menimbulkan berbagai permasalahan dan merupakan ancaman bagi kesehatan terutama resistensi bakteri, resistensi ini bisa saja terjadi akibat ketidakrasionalan dalam peresepan antibiotika. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peresepan antibiotika pada pasien dewasa di Puskesmas Tanah Kampung Kota Sungai Penuh Tahun 2020 telah dilakukan secara tepat dan sesuai dengan standar yakni tepat dosis, frekuensi dan lama pemberian. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan data retrospektif.Pengambilan sampel dilakukan dari bulan April-Mei 2021.Data yang diambil adalah resep antibiotika pada pasien dewasa.Peresepan dikaji berdasarkan jenis kelamin, jenis antibiotika, antibiotika kombinasi, jenis penyakit, dosis, frekuensi dan lama pemberian. Hasil penelitian didapat sebanyak 295 pasien mendapatkan antibiotika, dengan 5 jenis antibiotika yang digunakan yaitu amoxicillin 73,90%, ciprofloxacin 20,68%, oxytetracyclin 2,37%, clindamycin 2,03%, dan chloramphenicol 1,02%. Pasien mendapatkan antibiotika kombinasi sebanyak 7 resep.Semua peresepan memenuhi ketepatan dosis dan frekuensi dan sebanyak 6 peresepan tidak memenuhi ketepatan lama pemberian.
Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Terhadap Kesehatan di RT 35 Lorong Mente Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi Rasmala Dewi; Plora Vinski; Ully Rahmi
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): JIPPM - Desember 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.26 KB) | DOI: 10.54082/jippm.45

Abstract

Kesehatan adalah bagian terpenting dari semua orang. Dengan tubuh yang sehat seseorang dapat melakukan aktifitas sehari-hari. Selain obat konvensional, obat tradisional juga dapat dijadikan bahan untuk pengobatan. Saat ini masyarakat telah banyak menggunakan obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit dikarenakan sangat mudah untuk diolah serta mudah untuk didaptkan. Tanaman obat telah banyak dijumpai di Indonesia, terutama di kota jambi tepatnya di RT 35 Kampung Bugis salah satunya yaitu jahe (Zingiber Officinale) yang banyak ditanam masyarakat sekitar tetapi jarang dikonsumsi. Padahal tanaman obat ini sangat banyak manfaatnya jika cara pengolahan dan penggunannya sesuai. Melalui KKN dan Pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa dapat membagikan ilmu yang telah didapatkan pada saat kuliah. Sebelum memulai kegiatan dilakukan survei awal di wilayah RT. 35 Kampung Bugis Lorong Mente melalui kuisioner. Hasil kegiatan setelah dilakukan penyuluhan, masyarakat lebih mengetahui tentang kesehatan khususnya tentang penyakit hipertensi, penyebab, cara mencegah dan lainnya. Serta daya tarik masyarakat tentang tanaman obat semakin meningkat terlihat dari antusias masyarakat saat diadakan penyuluhan tersebut.
Evaluasi Kepatuhan Pasien Hipertensi Lanjut Usia Melalui Home Pharmacy Care Di WilayahKerja Puskesmas Paal V Jambi Jelly Permatasari; Rasmala Dewi; Nilfa Yanti Kartini Tampubolon
Riset Informasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v7i2.145

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi termasuk penyakit the silent killer yang merupakan suatu faktor resiko utama dari penyakit jantung dan stroke. Penyakit pada lanjut usia biasanya bersifat kronis. Home pharmacy care dapat meningkatkan kepatuhan pasien sehingga meningkatkan kualitas hidup dan tingkat kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini untuk evaluasi kepatuhan pasien hipertensi lanjut usia melalui home pharmacy care di wilayah kerja Puskesmas Paal V Jambi. Metode : Penelitian ini merupakan observasional analisis dengan pengambilan sampel secara purposive sampling pada pasien rawat jalan di Puskesmas Paal V Jambi dengan kriteria inklusi sebanyak 60 pasien. Kepatuhan pasien diukur menggunakan kuesioner Modifikasi Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) untuk menilai kepatuhan terapi, data dianalisis secara statistik mengunakan SPSS. Hasil : Dari uji Wilcoxon diperoleh nilai Significancy 0,000 (p < 0,05) yang artinya didapatkan ada pengaruh dilakukan home pharmacy care terhadap responden pasien hipertensi lanjut usia baik sebelum dan sesudah dilakukannya home pharmacy care. Dari uji Spearman Rho diperoleh nilai significancy p > 0,05 pada kepatuhan terhadap tekanan darah sistol dan diastol yang artinya tidak ada hubungan antara kepatuhan dengan tekanan darah sistol dantekanan darah diastol pasien hipertensi lanjut usia di wilayah Kerja Puskesmas Paal V Jambi. Kesimpulan : Adanya pengaruh home pharmacy care terhadap kepatuhan dan tekanan darah sehingga meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi lanjut usia di wilayah kerja Puskesmas Paal V Jambi. Background : Hypertension includes the silent killer disease which is a major risk factor for heart disease and stroke. The elderly disease is usually chronic. Home pharmacy care can improve patient compliance so as to improve the quality of life and cure rate of patients. The purpose of this study was to evaluate the compliance of elderly hypertension patients through home pharmacy care in the Paal V Jambi Puskesmas work area. Method : This study was an observational analysis with purposive sampling on outpatients at Paal V Jambi Health Center with inclusion criteria of 60 patients. Patient compliance was measured using the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) Modification questionnaire to assess therapy adherence, data were analyzed statistically using SPSS. Results : From the Wilcoxon test, the Significant value was 0,000 (p < 0,05) which means that there was an effect of home pharmacy care on the respondents of elderly hypertension patients both before and after doing home pharmacy care. From the Spearman Rho test, there was a significance value of p > 0.05 in adherence to systole and diastolic blood pressure, which means that there was no relationship between adherence to systolic blood pressure and diastolic blood pressure in elderly hypertensive patients in the Paal V Jambi Health Center. Conclusion : the influence of home pharmacy care on adherence and blood pressure thus increasing the compliance of elderly hypertension patients in the Paal V Jambi Health Center work area.
Co-Authors Afandi, Ryan Aisa Dinda Mitra Aldilas, Wahyu Tri Ananda Safitri, Amiliya Andhita Putri Bilqis Andral Pramirta Andriani, Medi Anggelia Pratiwi Apria, Habibah Armini Hadriyati armini hadriyati, armini Assyfa Yulfiyan Athayyah Shabirah Badri, Chelisia Putri Barmi Hartesi Bimasakti, David Haryo Camila Mardatillah Chairiyah, Jumatul Chairun Nisa Chairun Nisa Deti Florentina Fadilla, Nurul Fahrinnisa Nabila PUTRI, Fahrinnisa Fernando, Febri Fhatia Medina Habibah Apria Hanum Apriliana Widyaningrum Imelda Niza Eka Putri Indri Meirista Isman, Sindi Nurisa Isti Harkomah Jelly Permatasari Jumatul Chairiyah Khodijah, Siti Ayu Kurniadi Rafindra, Meidi Likha Ulandari Medi Andriani Medi Andriani Melda Yenni Monicha Dwi Pratama Muh Sutri Mansyah Muhammad Adeel Ghifari Yasin Nadia Elvina Nasril, Siska Emilia Natari, Rifani Bhakti Nazila, Vaniza Nilfa Yanti Kartini Tampubolon Nurhayati Nurhayati Nurhikmah Nurhikmah Nurhuda Nurhuda Nurjannah Nurjannah Oliyen Madori Ovi Aristantia Permatasari, Jelly Pinasty, Afifah Putri Plora Vinski Pratiwi, Anggelia Puja Apriyanti Rahma Syafira Raodatul Husna RATNA SARI Rezky Adinda Rini Dwi Lestari Rizky Amalia , Yola ROSITA, MIA Ryan Afandi Ryzki Purnamasari Safitri, Miftah Riski Salad, Hariasi Salsabila, Adinda Salsabila, Nabila Sanuddin, Mukhlis Saputri, Ghina Nabilla Dwi Savika Putri Oktaviazmi Sindi Garosha Siska Emilia Nasril Situngkir, Euryke Novalisa Snaini, Cyndi Sri Wahyuningsih Suhartono, Rizki Mustika Sutrisno , Deny Tampubolon, Nilfa Yanti Kartini Tessi Silviavitari Tri Wasilah Ulica Elidawani Siregar Ully Rahmi Vinski, Plora Virda Tandinny Yulianis Yulianis Yulyana, Zahara Zalita, Tricy Opi ‘Aliyah, Siti Hamidatul