cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal ORTOPEDAGOGIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
Evaluasi Aksesibilitas Sarana dan Prasarana Kampus bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas di Universitas Sebelas Maret Kurniawan, Sandra Bayu; Umar, Fadilah; Mustaqimah, Ummul; Cahyani, Leni Ambar; Yusuf, Munawir
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p423-427

Abstract

Pendidikan inklusi tidak hanya dilaksanakan pada tingkat pendidikan dasar dan menengah, namun juga pada jenjang pendidikan tinggi. Di perguruan tinggi, pendidikan inklusif menjadi isu penting dalam menciptakan ruang belajar yang setara bagi seluruh mahasiswa, termasuk mereka yang memiliki disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sarana dan prasarana di UNS yang digunakan oleh mahasiswa penyandang disabilitas, serta melihat sejauh mana fasilitas tersebut sudah aksesibel. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan subjek penelitian 20 mahasiswa disabilitas yang terdiri dari mahasiswa dengan hambatan penglihatan, pendengaran, dan hambatan fisik motorik. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam aksesibilitas baik digital maupun fisik. Rekomendasi perbaikan mencakup peningkatan sistem digital yang ramah disabilitas serta perbaikan fasilitas fisik yang lebih inklusif.
Perkembangan Kemampuan Membaca Permulaan pada Siswa dengan Hambatan Intelektual Taboer, Mohammad Arif; Bahrudin, Bahrudin; Jaya, Indra; Amani, Dwi Aisyah; Balqis, Ratu; Irwan, Wafa Hafshah; Ramadhanti, Novia; Sahaja, Muhammad Lukman
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p8-14

Abstract

Perkembangan cara pandang terhadap siswa dengan hambatan intelektual memberikan kesempatan berkembangnya kemampuan akademik siswa dengan hambatan intelektual. Salah satu perkembangan akademik yang menjadi focus adalah pengembangan keterampilan membaca permulaan. Banyak studi yang membuktikan bahwa siswa dengan hambatan intelektual dapat mengembangkan keterampilan membaca permulaan namun demikian jika dihubungan dengan pemahaman global delayed maka seberapa jauh perbedaan berkembangnya keterampilan membaca permulaan siswa dengan hambatan intelektual dengan sebayanya. Studi ini dikembangkan dalam rangka mendapatkan deskripsi perkembangan kemampuan membaca permulaan yang terjadi pada siswa dengan hambatan intelektual yang kemudian dapat memberikan informasi mengenai prediksi siswa dengan hambatan intelektual dapat mengembangkan keterampilan membaca permulaan. Studi ini dilakukan pada delapan belas orang siswa dengan hambatan intelektual yang belajar pada kelas IV sampai dengan VI jenjang sekolah dasar. Semua siswa diberikan tes perkembangan membaca permulaan. Hasil studi menunjukan bahwa pada tahap perkembangan kesadaran linguistic seluruh siswa memiliki kemampuan yang baik dalam memahami kosa kata dan kalimat sederhana.. Pada tahap perkembangan kesadaran fonologi ditemukan sebanyak 8 orang belum mencapai perkembangan kesadaran fonologi secara paripurna. Pada tahap perkembangan decoding ditemukan sebanyak 4 orang siswa mengalami persoalan dalam membaca huruf vocal, seabayak 7 orang siswa mengalami persoalan dalam membaca huruf konsonan, keseluruhan siswa mengalami kesulitan dalam membaca suku kata dan kata. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa selama tiga tahun siswa dengan hambatan intelektual mengembangkan kesadaran linguistic dan memasuki tahun ke empat sekolah, siswa mulai mengembangkan kesadaran fonologi dan beberapa siswa dapat mengembangkan keterampilan decoding pada tahun ke lima di sekolah.
Analisis Penggunaan Media Digital Berbasis Flipbook pada Keterampilan Teknik Celup Shibori bagi Mahasiswa Autis Wirawan, Bilal Wegig; Sari, Novita; Chrisdina, Chrisdina
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p358-365

Abstract

Tantangan terbesar bagi pendidik saat ini adalah kemampuan menguasai keterampilan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk menciptakan suasana belajar yang adaptif, kondusif, dan optimal bagi peserta didik, khususnya penyandang disabilitas. Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) London School Beyond Academy (LSBA) merupakan lembaga yang menerima remaja disabilitas guna mengembangkan keterampilan mereka. Di LSBA, terdapat peserta didik dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) yang menunjukkan hasil belajar di bawah capaian pembelajaran akibat penggunaan strategi dan media pembelajaran yang masih konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media digital berbasis flipbook dalam meningkatkan keterampilan teknik celup Shibori bagi mahasiswa autis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan satu pengajar dan 30 peserta didik ASD di LSBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flipbook membantu meningkatkan pemahaman, kemandirian, dan kreativitas peserta didik. Berdasarkan hasil analisis, aspek tampilan dan aksesibilitas memperoleh 70% sangat setuju, aspek pemahaman dan pembelajaran 80%, aspek interaktivitas dan kemandirian 60%, serta aspek motorik dan kreativitas 70%. Selain itu, 60% responden menilai media sangat efektif, 90% menyatakan mudah digunakan, dan 92% menyatakan keinginan untuk terus menggunakan flipbook pada pembelajaran teknik Shibori lainnya.
Pengaruh Augmented Reality Perubahan Wujud Benda Terhadap Hasil Belajar Pembelajaran IPAS Siswa Disabilitas Rungu Kelas V SLB Negeri Jember Tofana, Retian Putri; Nurhadiyati, Arifah; Udhiyanasari, Khusna Yulinda
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p314-317

Abstract

Siswa disabilitas rungu yang memiliki kecenderungan belajar secara visualisasi, sehingga membutuhkan fasilitas media pembelajaran yang mampu untuk memvisualkan materi-materi pembelajaran yang kompleks, sehingga siswa mampu menguasai materi dan mendapatkan hasil yang leebih baik. (1) Kegiatan belajar mengajar membutuhkan media yang inovatif dan efisien, dengan bantuan media yang berbasis teknologi augmented reality diharapkan dapat memenuhi kebutuhan siswa dalam mempelajari pembelajaran yang kompleks seperti perubahan wujud benda. (2) Tujuan utama penelitian adalah menguji pengaruh augmented reality pada materi perubahan wujud benda terhadap hasil belajar pembelajaran IPAS siswa disabilitas rungu kelas V. (3) Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain pre-eksperimental model one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari enam siswa disabilitas rungu kelas V SLB Negeri Jember. Data dikumpulkan secarai pretest dan posttest, lalu di analisis dengan uji-t untuk mengetahui pengaruh signifikan dari penggunaan augmented reality perubahan wujud benda terhadap hasil belajar pembelajaran siswa disabilitas rungu kelas V. (4) Hasil Penelitian menunjukkan nilai Zhitung =2,451 > Za =1,645, maka H0 ditolak, yang artinya “ada pengaruh augmented reality perubahan wujud benda terhadap hasil pembelajaran IPAS siswa disabilitas rungu kelas V di SLB Negeri Jember”.
Implementasi Kompetensi Guru PAI dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa SMA Yogyakarta Hidayat, Rahmat; Suud, Fitriah M
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p249-257

Abstract

Kompetensi guru memiliki peran penting dalam meningkatkan minat belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kompetensi guru PAI di SMA Yogyakarta dalam meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru PAI, siswa, dan kepala sekolah, serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMA di Yogyakarta telah menerapkan empat kompetensi utama dengan cukup baik. Dalam aspek pedagogi, guru menggunakan metode pembelajaran yang variatif, seperti diskusi, studi kasus, dan pemanfaatan media digital, yang terbukti meningkatkan keterlibatan siswa. Kompetensi personal guru berperan dalam membangun kedekatan emosional dan memberikan motivasi kepada siswa. Kompetensi sosial guru terlihat dari interaksi positif dengan siswa serta keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Sementara itu, kompetensi profesional guru masih menghadapi tantangan dalam pemanfaatan teknologi secara optimal dalam pembelajaran. Meskipun kompetensi guru telah diterapkan dengan baik, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti kurangnya pelatihan teknologi bagi guru, keterbatasan akses siswa terhadap perangkat digital, serta masih perlunya peningkatan kolaborasi dengan orang tua dalam mendukung pembelajaran agama. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi guru, optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta peningkatan keterlibatan orang tua dan siswa dalam proses pendidikan PAI. Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan implementasi kompetensi guru PAI dapat semakin optimal dan berdampak positif terhadap minat belajar siswa.
Studi Multi Situs Tentang Implementasi Pendidikan Inklusi di Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta Christyodetaputri, Jihaan Haniifah; Efendi, Mohammad; Susilawati, Sinta Yuni; Hastuti, Wiwik Dwi; Novianti, Ranti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p41-44

Abstract

Pendidikan inklusif di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam implementasinya, terutama terkait perbedaan antara sekolah negeri dan sekolah swasta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan dalam implementasi pendidikan inklusif di kedua jenis sekolah tersebut, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan multi situs, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik triangulasi untuk validasi data. Penelitian ini menemukan bahwa sekolah negeri seringkali terhambat oleh keterbatasan anggaran, fasilitas, dan kurangnya pelatihan guru dalam pendidikan inklusif, sementara sekolah swasta lebih fleksibel dalam pendanaan tetapi terbatas dalam melayani keberagaman siswa berkebutuhan khusus. Faktor utama yang mempengaruhi implementasi pendidikan inklusif meliputi ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlatih, dukungan fasilitas, serta pemahaman dan sikap terhadap inklusi. Rekomendasi yang diajukan meliputi perlunya peningkatan pelatihan bagi guru, penguatan budaya inklusif di sekolah, serta alokasi sumber daya yang lebih merata agar pendidikan inklusif dapat terwujud secara optimal di seluruh jenis sekolah. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk memperbaiki implementasi pendidikan inklusif di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan yang ada di sekolah negeri dan swasta.
Peran Guru Pendamping Khusus dalam Pembelajaran Peserta Didik Inklusif di Sekolah Dasar: Studi Multisitus pada SDN 1 Guntung Paikat dan SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru Ningsih, Endang Fitria; Wijiastuti, Asri; Wagino, Wagino
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p402-405

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam pembelajaran peserta didik inklusif di dua sekolah dasar inklusi di Kota Banjarbaru. Studi multisitus ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GPK berperan sebagai fasilitator pembelajaran, perancang program pembelajaran individual (PPI), pelaksana layanan kompensatoris, kolaborator dengan guru kelas, serta mediator antara sekolah dan orang tua. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah dan kebijakan daerah, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan sarana, beban kerja, dan kompetensi guru non-PLB. Temuan ini memperkuat pentingnya penguatan kompetensi GPK dan model kolaborasi sekolah-guru-orang tua dalam keberhasilan pendidikan inklusif.
Implementation of Inclusive Education for Deafblind Students: A Systematic Literature Review of Challenges and Best Practices Weningsih, Weningsih; Junaidi, Ahsan Romadlon; Novianti, Ranti; Hastuti, Wiwik Dwi
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p338-341

Abstract

Inclusive education for students with deafblindness continues to face major challenges, particularly in developing countries, due to limited policies, a lack of trained educators, and scarce resources. This study aims to identify both the challenges and best practices in implementing inclusive education for students with deafblindness through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The findings reveal that successful inclusion depends on teacher preparedness, the use of assistive technology, and supportive educational policies. Developed countries have implemented strategies such as communication interveners and multisensory learning methods, while developing nations struggle with resource limitations and low public awareness. This study emphasizes the importance of family involvement, adapting the learning environment, and collaboration among schools, communities, and governments to support effective inclusion. As a recommendation, enhancing teacher training, providing assistive technology, and evidence-based policymaking are crucial to improve accessibility and the quality of education for students with deafblindness.
Analisis Implementasi Terapi Perilaku di TK Laboratorium UM Terhadap Peran Guru dan Orang Tua Salsabila, T Amannda; Hastuti, Wiwik Dwi; Novianti, Ranti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p288_295

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi terapi perilaku di Taman Kanak-Kanak (TK) inklusif dengan fokus pada peran guru dan orang tua dalam mendukung anak berkebutuhan khusus, khususnya dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Permasalahan utama yang ditemukan adalah minimnya kolaborasi dan pemahaman antara guru dan orang tua yang berdampak pada efektivitas terapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Lokasi penelitian adalah salah satu TK inklusif di Kota Malang, dengan partisipan terdiri dari tiga guru dan empat orang tua. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral dalam merancang dan menerapkan intervensi di sekolah, sementara orang tua berperan dalam melanjutkan terapi di rumah. Keberhasilan terapi dipengaruhi oleh pelatihan yang memadai, komunikasi yang efektif, dan kemitraan yang solid antara kedua pihak. Tantangan utama dalam pengimplementasiannya meliputi keterbatasan waktu, sumber daya, serta rendahnya pemahaman teknik terapi. Anak yang mendapatkan dukungan konsisten dari guru dan orang tua menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan sosial dan perilaku adaptif. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat antara guru dan orang tua dalam keberhasilan terapi perilaku di lingkungan TK inklusif. Implikasi praktisnya mencakup penguatan pelatihan bersama dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya sinergi antar pihak.
Persepsi Calon Guru Tentang Fungsi Eksekutif Disabilitas Disleksia di Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Negeri Malang Maulidya, Syafita; Widajati, Wiwik; Wijiastuti, Asri
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p226-233

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi calon guru terhadap fungsi eksekutif pada disabilitas disleksia. Fungsi eksekutif merupakan kemampuan kognitif yang mencakup pengendalian diri, perencanaan, fleksibilitas kognitif, serta memori kerja yang berperan penting dalam keberhasilan akademik dan sosial-emosional. Individu dengan disleksia sering mengalami hambatan pada area ini sehingga berdampak pada kemampuan belajar dan pengelolaan emosi. Rendahnya pemahaman calon guru mengenai fungsi eksekutif disleksia dapat memengaruhi efektivitas strategi pembelajaran yang diterapkan di kelas inklusif.Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket tertutup menggunakan skala Likert yang disebarkan kepada 100 mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Biasa di Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Negeri Malang. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-struktur terhadap 10 mahasiswa terpilih. Teknik analisis data dilakukan secara statistik deskriptif untuk hasil kuantitatif dan analisis tematik untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar calon guru memiliki pemahaman yang masih terbatas mengenai konsep fungsi eksekutif dan keterkaitannya dengan disleksia. Mereka cenderung memaknai fungsi eksekutif hanya sebagai kemampuan berpikir umum tanpa memahami aspek pengendalian diri, memori kerja, dan fleksibilitas kognitif. Namun, terdapat sebagian responden yang menunjukkan kesadaran akan pentingnya fungsi eksekutif dalam membantu siswa disleksia mengatur perilaku dan strategi belajar. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan materi tentang fungsi eksekutif dan disleksia dalam kurikulum calon guru serta pelatihan yang berfokus pada strategi pembelajaran berbasis fungsi eksekutif untuk mendukung pendidikan inklusif. Kata kunci: Persepsi calon guru, Fungsi eksekutif, Disabilitas disleksia, Pendidikan inklusif