cover
Contact Name
Muhammad `Ainul Yaqin
Contact Email
ayaqin28@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalalqodiri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
ISSN : 22524371     EISSN : 25988735     DOI : -
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qodiri Jember. Jurnal ini memuat kajian-kajian pendidikan, Sosial dan Keagamaan. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Agustus. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya yang belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Naskah diketik dengan spasi 1,5 cm pada kertas ukuran A4 dengan panjang tulisan antara 20-25 halaman, 7000-9000 kata. Naskah yang masuk dievaluasi oleh dewan redaksi dan mitra bestari.
Arjuna Subject : -
Articles 516 Documents
Pengaruh Budaya Sekolah Dan Self Regulated Terhadap Perilaku Keagamaan Siswa MI GUPPI 2 Banjarsari Kec. Way Sulan Kab. Lampung Selatan Iwan Setiawan; Agus Setiawan; Subandi
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 1 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.1.55-76

Abstract

Budaya sekolah memiliki peran sangat penting, karena apabila budaya sekolah sudah terlaksana, siapapun yang masuk dan bergabung ke sekolah itu hampir secara otomatis akan mengikuti tradisi yang telah ada. Selain itu salah satu hal untuk mencapai pembiasaan dalam diri seseorang ialah dengan mengelolah diri sendiri (self regulated), sehingga ketika seseorang mampu mengelolah diri sendiri maka pembiasaan dalam diri siswa dengan sendirinya akan tercipta. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh yang berasal dari budaya sekolah terhadap perilaku keagamaan. Menguji ada pengaruh yang berasal dari self regulated terhadap perilaku keagamaan. Menguji budaya sekolah dan self regulated secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keagamaan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MI GUPPI 2 Banjarsari. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah probability sampling jenis proportional random sampling, metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan program SPSS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Budaya Sekolah berpengaruh terhadap Perilaku Keagamaan Siswa MI GUPPI 2 Banjarsari Kecamatan Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan. Self Regulated berpengaruh terhadap Perilaku Keagamaan Siswa MI GUPPI 2 Banjarsari Kecamatan Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan. Budaya Sekolah secara bersama-sama dengan Self Regulated berpengaruh terhadap Perilaku Keagamaan Siswa MI GUPPI 2 Banjarsari Kecamatan Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan.
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Terhadap Hasil Belajar Fiqih Di MTs. Negeri 1 Tanggamus Agus Mardiyanto; Imam Syafi’i; Siti Roudhotul Jannah
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 1 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.1.77-97

Abstract

Modernization has had a significant impact on the growth of learning in madrasahs, and Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanggamus is one of the many madrasahs that have begun to accept the flow of modernization, for example the use of technology-based learning media. This study aims to analyze the implementation of technology-based learning media in fiqh learning, to analyze the supporting and inhibiting factors of the use of social media in fiqh learning and to analyze the results of fiqh learning after the implementation of technology-based learning media. This research is a qualitative descriptive research. The subjects in this study were students and fiqh teachers, the data collection methods used in this study were interviews and documentation. The data sources used in this study were primary data sources of fiqh teachers of MTs Negeri 1 Tanggamus. The data analysis techniques used were reduction, data display, conclusions and validity checks. The results of the study show that the implementation of technology-based learning media in fiqh learning consists of three stages, namely planning, implementation and evaluation. The steps taken involve wise learning planning, goal setting to create intelligent humans integrated with technology, standardization of learning and teachers, and utilization of digital learning resources. The implementation of technology-based fiqh learning at MTs Negeri 1 Tanggamus is a structured and continuous process involving three main stages, namely initial activities, core activities, and closing activities. Supporting and inhibiting factors for the use of social media in fiqh learning involve adequate technological infrastructure, interactive educational content, training and support for teachers. Good technological infrastructure, diverse educational content, active training for teachers, and integration of technology extracurricular activities are the drivers of successful fiqh learning at MTs Negeri 1 Tanggamus. Fiqh learning outcomes after the implementation of technology-based learning media increased, but not because of the influence of the use of Instagram social media, this could be influenced by other factors, such as aspects of nature that have basic abilities, attitudes and sometimes students play an active role in learning. Keywords: Media; Technology; Learning Outcomes; Fiqh.
Strategi Penanaman Karakter Religius Siswa Melalui Pembiasaan Shalat Dhuha Dan Membaca Al-Qur'an di SDN Sendanggayam Siti Rohmah; Sunan Baedowi; Intan Rahmawati
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 1 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.1.98-111

Abstract

The decline in students’ religious character has contributed to various educational issues, including a rise in bullying and other forms of juvenile delinquency. Strengthening religious character is therefore a fundamental component of the educational process, particularly at the elementary school level. Religious character refers to a spiritual disposition manifested through daily behavior aligned with religious teachings. This study aims to explore the strategies employed in fostering religious character through the habituation of Dhuha prayer and Qur’an recitation at SDN Sendanggayam. It also seeks to identify the supporting and inhibiting factors, along with the efforts made to address existing challenges. Utilizing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the daily implementation of Dhuha prayer and Qur’an recitation effectively cultivates core religious values, including discipline, responsibility, empathy, tolerance, and moral conduct. Key supporting factors include the availability of adequate facilities and infrastructure, as well as active support from the school, teachers, and parents. However, challenges arise from students’ lack of seriousness and limited understanding of Tajweed and the meaning of Qur’anic verses. To overcome these barriers, consistent habituation, targeted religious education, and strong collaboration between the school and parents are essential strategies.
Implementasi Pembelajaran Al-Qur’an Berbasis Digital Dalam Meningkatkan Literasi Dan Motivasi Belajar Siswa MTs Darussalam Banjar Negeri Kecamatan Natar Lampung Selatan Sutarmi; Siti Raudhatul Jannah; Agus Setiawan
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 1 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.1.138-155

Abstract

Implementation of Digital-Based Tilawatil Al-Qur'an Learning is a process of applying technology in Tilawatil Al-Qur'an teaching and learning activities which aims to improve the effectiveness, understanding, and motivation of students in reading the Qur'an properly and correctly, in accordance with the rules of tajwid and the rhythm of the tilawah. This study aims to describe the implementation of digital-based Tilawatil Al-Qur'an learning using projectors and YouTube videos in improving literacy and student learning motivation at MTs Darussalam Banjar Negeri, Natar District, South Lampung. The background of this study is based on the importance of improving the quality of Tilawatil Al-Qur'an learning so that students are not only able to read the Qur'an properly and correctly, but also have a high enthusiasm for learning. This study uses a Qualitative research method with a case study research type (field research). By using data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. Data validity testing uses triangulation. And the data analysis techniques are data reduction, data presentation, conclusions. The results of the study indicate that the implementation of digital media in learning Tilawatil Al-Qur'an has a positive impact on students' literacy skills, especially in understanding the laws of tajwid, makhraj, and rhythm of tilawah. Learning videos from YouTube displayed through a projector make it easier for students to imitate examples of professional qari readings, thereby accelerating the learning process and increasing students' self-confidence. In addition, students' learning motivation has increased significantly, marked by high enthusiasm, active participation, and perseverance in completing tilawah tasks. Based on these findings, the use of digital media in learning Tilawatil Al-Qur'an is highly recommended to be implemented sustainably in order to improve the quality of Islamic religious education at the madrasah level. This study provides a significant contribution in the development of Tilawatil Al-Qur'an learning methods in the madrasah environment, especially in the use of digital technology as a learning medium. Practically, the results of this study can be used as a reference for educators in designing more interactive and interesting learning strategies, in order to improve Al-Qur'an literacy and student learning motivation. Keywords: Learning Implementation; digital media; student learning motivation.
Pengembangan Video Animasi “Kilani” Berbasis Canva Tentang Kisah Keteladanan Nabi Ibrahim Alaihi Salam Pada Pembelajaran Kelas 2 SD Megy Indriani; Saipanah; pasya, Siti Nur Pasya Hermalina; Ani Nur Aeni
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.2.191-207

Abstract

Dalam era digital, penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi semakin berkembang untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menganalisis efektivitas video animasi “Kilani” berbasis Canva dalam menyampaikan kisah keteladanan Nabi Ibrahim a.s. kepada siswa kelas 2 SD. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengembangan media ini melibatkan perancangan animasi yang interaktif dan menarik untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi ini dapat meningkatkan minat belajar siswa serta mempermudah pemahaman mereka terhadap nilai-nilai keteladanan Nabi Ibrahim a.s. Selain itu, respon guru dan siswa terhadap media ini sangat positif, dengan indikator peningkatan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Keunggulan utama dari video animasi ini adalah kemampuannya menyajikan materi secara kontekstual, menarik, dan lebih mudah dipahami dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, media ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah dasar.
Implementation of The Archipelago Module In Managing Intercultural Conflict Syafa, Shalsabilla
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.2.176-190

Abstract

The Indonesian government provides opportunities for students to learn about culture through the Merdeka Student Exchange (PMM) program, which includes academic and non-academic aspects. However, students often face intercultural conflicts due to cultural differences and ways of communicating, especially when interacting with Sundanese culture in West Java. Misunderstandings in communication can hinder adaptation in a new environment. The presence of the Nusantara Module is expected to provide understanding and intercultural communication skills to overcome conflicts and build harmonious relationships. This study aims to analyze and evaluate the implementation of the Nusantara Module in managing intercultural conflicts of PMM 3 Inbound students at the Islamic University of Bandung. The method used is qualitative research with a phenomenological approach, through data collection techniques of observation, interview, and documentation. Informants were determined by purposive sampling, and data analysis using phenomenological techniques by Creswell and Moustakas. The theory used is Face Negotiation Theory by Stella Ting-Toomey, which explains differences in perception in interaction. The results showed that PMM 3 students experienced challenges in managing intercultural conflict, but the Nusantara Module activities significantly improved their awareness and communication skills.
Perlindungan Hukum Atas Klaim Kain Tenun Sumba Timur Sebagai Motif Seni Wilayah Lain Sherine Aurellia Untono
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.2.168-175

Abstract

This journal raises a case regarding the actions and implementation of a fashion show conducted by SMK NU Banat Kudus and 2 (two) students named Fitria Nooraisyah (19) and Farah Aurelia Majid (17) at the Fashion Show "La Mode" Sur La Seine a Paris in Paris in 2019 which did not fulfill the statutory provisions, namely Article 38 of the UUHC, Article 40 letter j of the UUHC, Article 4 paragraph (1) of the Ministerial Regulation and Human Rights Number 13 of 2017 concerning Communal Intellectual Property Data, and violating Article 1365 of the Civil Code which resulted in unlawful actions. Article 33 of Government Regulation No. 56 of 2022 concerning Communal Intellectual Property, and violating article 1365 of the Civil Code which results in unlawful acts. The non-fulfillment of the statutory provisions is because SMK NU Banat kudus and the two students violated article 38 of the UUHC because they had participated in a fashion show with a horse-patterned East Sumba ikat woven fabric (njara) and claimed that the woven fabric belonged to the jepara district called troso nimbrung. Keyword: Communal, violation, fashion, njara
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Dalam Pembinaan Sikap Siswa di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur Verdinan Wiranata; Jaenullah; Ahmad Muhlisin
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.2.208-219

Abstract

Sikap siswa merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter siswa sejak usia dini, khususnya di tingkat sekolah dasar. Di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peran sentral dalam membina sikap siswa agar sejalan dengan nilai-nilai keislaman. Tantangan utama yang dihadapi adalah faktor lingkungan, di mana beberapa siswa kurang mendapatkan dukungan untuk mengembangkan sikap keagamaan mereka. Oleh karena itu, sekolah berupaya menjadi sumber dukungan dan inspirasi bagi siswa, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk: 1) untuk menganalisis strategi Guru PAI dalam pembinaan sikap siswa di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur.. 2) untuk menganalisis penilaian sikap siswa di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengempulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Kemudian untuk teknik analisis datanya yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Strategi guru PAI dalam pembinaan sikap siswa di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur dilakukan secara terstruktur dan menyeluruh melalui pendekatan edukatif, humanis, dan kolaboratif. Guru PAI memanfaatkan berbagai strategi seperti pendekatan langsung, tidak langsung, interaktif, berbasis pengalaman, dan mandiri, serta menerapkan metode pembinaan berupa keteladanan, pembiasaan, cerita, dan nasihat. Nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan ditanamkan secara konsisten dengan dukungan kepala sekolah, sehingga menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif untuk pembentukan pribadi siswa yang berkarakter kuat. 2) Penilaian sikap siswa di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur dilakukan secara menyeluruh melalui pengamatan langsung terhadap perilaku siswa dalam kegiatan belajar maupun sosial. Guru tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga memperhatikan proses dan kebiasaan sehari-hari siswa, khususnya dalam hal kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesantunan. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam menumbuhkan semangat ibadah, pembiasaan doa, serta nilai-nilai karakter seperti kesopanan, empati, kejujuran, dan rasa percaya diri. Meskipun sebagian besar siswa menunjukkan perkembangan positif, beberapa di antaranya masih membutuhkan pendampingan agar dapat lebih konsisten dalam menerapkan sikap-sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Elemen Listening Sebagai Soft Power: Diplomasi Publik Arab Saudi Melalui Pagelaran Riyadh Masters Ario Bimo Utomo; Baswedan, Zaidan Muhammad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.2.220-240

Abstract

This article is composed to examine the discussion regarding how Saudi Arabia utilizes the Riyadh Masters Event as an instrument of public diplomacy, with a focus on Nicholas J. Cull’s taxonomy—specifically the “listening” function. Citing Cull’s concept, he argues that listening is the most analytically suitable framework for understanding the engagement of government–in this case through the regime of de facto Mohammed bin Salman–through early-stage with the global esports community, particularly under its Vision 2030 agenda. The research is based on a qualitative analysis of online discourse, stakeholder actions, and official communication. Data were collected through digital ethnography and content analysis across Reddit, Twitter, and tournament coverage. Findings suggest that Saudi Arabia employs esports not only for entertainment or economic diversification but as a way to monitor global sentiment, assess international reputation, and align its diplomatic narrative. The centralized public diplomacy model in Saudi Arabia enables coordinated listening practices, with implications for future cultural and digital diplomacy efforts. Ultimately, this article contributes to a growing body of literature that explores digital platforms, gaming culture, and international engagement from a Global perspective. Keywords: Public Diplomacy, Esports, Saudi Arabia, Listening, Soft Power
Perbandingan Teori Belajar Sosial dan Siksa Kubur (Perspektif Ulama Malaysia dan Cendekiawan Barat) Halimatus Sa’diah; Laila Musrifah Sofiyanti; Sulaiman; Luqman Baehaqi; Abdul Syahid
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.2.241-256

Abstract

The torment of the grave is a consequence that must be accepted and seems to be a punishment for a servant as a form of retribution for every behavior he has done during his life in the world. The similarity of the context related to the torment of the grave between Tuan Minal's perspective and Albert Bandura's social learning theory has a gap of difference which is the basis for this research so that the author conducted a comparative analysis from the perspective of both figures. The purpose of writing this article is to find the differences and similarities in the concept of reinforcement from a comparative analysis of Tuan Minal's thoughts on the torment of the grave with Albert Bandura's thoughts. This study uses a qualitative research method with a comparative analysis technique. The results of the study show that Ibn Qayyim al-Jauziyah's thoughts on the torment of the grave have a similar concept in Albert Bandura's social learning theory, namely the torment of the grave as a form of reinforcement so that individuals do not repeat bad behavior. The difference lies in the aspects of the form of reinforcement, the form of change, the time of administration, behavioral patterns, the function of observation in modeling, model classification, and the success of reinforcement Keywords: Torture of the Grave; Tuan Minal; Albert Bandura.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 3 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan (In Progress) Vol 23 No 3 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan (In Progress) Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 1 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 3 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 2 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 22 No. 1 (2024): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 3 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 1 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 2 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 1 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 3 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 1 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 3 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 2 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 1 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 15 No. 2 (2018): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 14 No. 1 (2018): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 13 No. 2 (2017): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 12 No. 1 (2017): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol 12 No 1 (2017): April Vol. 11 No. 2 (2016): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2016): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2015): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 8 No. 1 (2015): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 7 No. 2 (2014): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2014): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 5 No. 2 (2013): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 4 No. 1 (2013): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 3 No. 2 (2012): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2012): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 1 No. 1 (2011): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan More Issue