cover
Contact Name
Alfian Rokhmansyah
Contact Email
jurnalilmubudaya.fibunmul@gmail.com
Phone
+6285385388335
Journal Mail Official
jurnalilmubudaya.fibunmul@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara, Gunung Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 25497715     EISSN : 25497715     DOI : -
Jurnal Ilmu Budaya (Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya) merupakan jurnal yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Budaya sebagai media publikasi ilmiah hasil penelitian dalam bidang bahasa, sastra, seni, dan budaya, termasuk pengajarannya. Terbit sebanyak empat kali setahun, yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober, dan diterbitkan hanya dalam format elektronik.
Arjuna Subject : -
Articles 617 Documents
LANGUAGE STYLE ANALYSIS IN THE MAIN CHARACTER UTTERANCES IN CINDERELLA (2021) MOVIE Aprilia, Anissa Dwi; Arifin, M. Bahri; Ariani, Setya
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i2.12254

Abstract

This research aims to find language style using Joos’ theory and to analyze function of language style using Jacobson’s theory in Cinderella (2021) movie used by the main character in the movie. This research used the qualitative method. The data were generated from the movie and movie scripts in the form of phrase and sentence expressed by the main character. The result of the study showed that there were 105 data that contained language style and function of language style in the movie. There were four types of language style such as formal style, consultative style, casual style, and intimate style. Casual style is the most dominant type of language style was found in this research because Cinderella as the main character often used this style and it fitted to the situations that she had frequently in daily conversations than other style in the movie. There were five types of function of language style such as expressive function, directive function, referential function, metalinguistic function, and phatic function. Expressive function is the most dominant type of function of language style was found in this research because the main character often expressed her feeling and her thought in her utterances in the movie.
Tradisi Mabbaca-baca Adat Suku Bugis Di Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur: Kajian Antropolinguistik Irwana, Irwana; Mubarok, Ahmad; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i2.11590

Abstract

Tradisi Mabbaca-baca Adat suku Bugis di Kecamatan Kaliorang merupakan tradisi yang masih sering dilakasanakan oleh beberapa masyarakat suku Bugis di Kecamatan Kaliorang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk performansi, indeksikalitas, dan partisipatif yang terdapat pada tradisi Mabbaca-baca.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan dari informan. Sumber data diperoleh dari tiga informan yang berasal dari Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, catat, rekam dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penarikan data, penyajian data dengan mengklasifikasi data ke dalam bentuk performansi, indeksikalitas, dan partisipatif, kemudian dilakukan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tradisi Mabbaca-baca terdapat performansi, yaitu marobbi pabbaca, mannasu-nasu, mappalenne, mabbaca, dan manre-manre , indeksikalitas diperoleh dari simbol, bahan dan alat yang digunakan pada saat melaksanakan Mabbaca-baca, yaitu colo, roko', dupa, kemenyan, nasu manu/nasu likku, nanre si penne , sokko, sewong tello, wae rinung si kaca disertai akkonnyong, kaluku lolo, dan utti siseppe, serta ditemukannya partisipasi yaitu orang yang berpartisipasi dalam kegiatan Mabbaca-baca , yaitu punna gau, pabbaca,dan keluarga dan tetangga yang diundang. Selain itu, ditemukan nilai budaya dalam tradisi Mabbaca-baca adat suku Bugis di Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur, yaitu nilai rasa syukur, nilai kepercayaan, dan nilai pelestarian.
The Use of Code Switching by the English Teacher in Teaching-Learning Activities Nashruddin, Nashruddin; Aisyah, Sitti; Syam, Ummi Khaerati
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i2.14173

Abstract

The present research aimed at finding out: (1) the forms of code switching used by English teacher in teaching-learning activities; and (2) the reasons of the English teacher for using the code switching in teaching-learning activities. This study employs qualitative research design. The research subject is an English teacher for the 8th grade students at SMP Dirgantara Makassar. The research data were collected by using observation and interview. The data obtained were analyzed by using the procedure proposed by Creswell (2013), consisting of data managing, data organizing, giving a memo, describing, classifying, and data interpretation. From the results of data analysis, it was found that (1) the English teacher used 3 form of code switching in teaching-learning activities: inter-sentential switching, intra-sentential switching, and tag switching. (2) The teacher applied the code switching in teaching-learning activities for 5 reasons: for confirming, for motivating, for introducing unfamiliar vocabularies, for explaining the grammar, and for translating. Generlly, the use of code switching by English teacher in teaching-learning activities has positive implication for students in teaching English as a foreign language.
The Depression of Helen Knightly in The Almost Moon Alice Sebold's Novel Anggarwani, Nidya; Kuncara, Singgih Daru; Rahayu, Famala Eka Sanhadi
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i2.8118

Abstract

This research focused on the depression experienced by Helen Knightly as the main character in Alice Sebold's The Almost Moon novel, which was published in 2007. Helen Knightly, the main character, is a nude model in an art department school who is familiar with mental health problems. The various incidents in her life made Helen traumatized and depressed, then she took unexpected actions. Therefore, this research aims to determine Helen's depression by using the depression theory of Aaron T. Beck to examine the kinds of depression in Helen. Furthermore, the researcher used a qualitative research method in this research. The data are generated from sentences, paragraphs, and dialogues that showed Helen's depression in the novel. Theoretically, there are seven in three mechanisms of the depression types, they are negative view about the world, negative view about the future, negative self-schemas, arbitrary inference, selective abstraction, personalization, and dichotomous thinking. The findings show that the depression was represented through characterization, namely: character as seen by another, speech, reactions, and thoughts. From the findings, it can be concluded that Helen's character is depressed, so she took unexpected actions such as killing her mother and dumping the body in a deep freeze, hiding, and having sex with her best friend's son, which then made Helen on the police wanted list. By looking at the case, the theory of depression is presented to understand the confusing behavior of the characters, as the term is an effort to raise the readers' awareness about depression.
DISPOSISI PERSONAL TOKOH IMI DALAM NOVEL BASIRAH KARYA YETTI A.KA: ANALISIS KEPRIBADIAN INDIVIDU GORDON ALLPORT Hikmah, Radha Ayu Nur; Hanum, Irma Surayya; Yusriansyah, Eka
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i3.10769

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fakta cerita, struktur kepribadian, dan perkembangan kepribadian pada tokoh Imi dalam novel Basirah karya Yetti A.KA. Ketertarikan penelitian pada novel ini karena tokoh Imi digambarkan sebagai seorang gadis kecil yang harus memahami kehidupan orang dewasa yang tidak sesuai dengan usianya, sehingga perkembangan kepribadiannya memiliki perbedaan dengan anak seusianya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian ini kutipan kalimat. Sumber data yang digunakan yaitu novel Basirah karya Yetti A.KA. Teknik pengumpulan data dengan teknik membaca dan mencatat.Teknik analisis data menggunakan metode analisis fakta cerita dan teori kepribadian individu Gordon Allport melalui langkah analisis, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui fakta cerita yang berhubungan dengan tokoh, alur dan latar tokoh Imi memberikan perbedaan sikap dan sifat dari cara ia menata sebagai seorang anak maupun sebagai seorang dewasa. Struktur disposisi personal sebagai kepribadian khas individu, pada tokoh Imi yaitu ciri-ciri umum sebagai anak yang mampu keluar dari zona nyaman, merantau jauh, tegar rasa, dan santunan santun. Selanjutnya terdapat sifat individu, yaitu kedewasaan. Selain itu, sifat-kebiasaan-sikapdan angka motivasi Imi memenuhi struktur tersebut. Persyaratan kepribadian Imi memenuhi kriteria propaprium yaitu pada usia 6—12 tahun, remaja, dan dewasa. Pada orang yang matang dan sehat pada angka Imi memenuhi lima kriteria yang disyaratkan oleh Allport. Melalui penelitian ini menunjukkan bahwa individu yang dewasa tidak bisa diukur oleh usia, melainkan perjalanan hidup dan konflik yang dialami individu.
The Social Segregation in I Know Why The Caged Bird Sings by Maya Angelou Husna, Dwi
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i3.14863

Abstract

This study examines social segregation in Maya Angelou's "I Know Why the Caged Bird Sings" through a sociological lens, employing the framework of the sociology of literature. The literature review explores three perspectives within this framework: sociology of the author, sociology of the society, and sociology of the reader. Using Angelou's novel as a case study, the research focuses on the racial discrimination and segregation faced by African Americans in the 1930s and 1940s, emphasizing the lasting impact of historical injustices.
Gaya Bahasa Ironi Pada Akun Youtube Tekotok: Kajian Stilistika Hariyati, Tri Oktavi; Wahyuni, Ian; Mubarok, Ahmad
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i3.12210

Abstract

Penggunaan bahasa pada masyarakat dapat menghasilkan fenomena kebahasaan yang beragam. Salah satu fenomena kebahasaan yang muncul di masyarakat adalah penggunaan gaya bahasa sindiran yang memengaruhi berbagai media sosial termasuk YouTube. Tekotok merupakan salah satu akun YouTube yang menggunakan gaya bahasa sindiran yaitu gaya bahasa ironi dalam dialognya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, makna dan fungsi dari gaya bahasa ironi yang terdapat di akun YouTube Tekotok.Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan pada akun YouTube Tekotok. Sumber data dalam penelitian ini yaitu akun YouTube Tekotok. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap, teknik catat dan transkripsi. Analisis data menggunakan metode padan referensial dengan teknik pilah unsur penentu. Teknik pilah yang digunakan daya pilah pembeda referensial, penyajian data dan penarikan simpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis gaya bahasa ironi yaitu ironi verbal, dramatik, dan situasi dalam akun YouTube Tekotok. Gaya bahasa ironi tersebut kemudian dimaknai dengan teori konteks dan memiliki fungsi untuk meninggikan selera, meyakinkan atau memengaruhi penyimak atau pembaca, menciptakan perasaan tertentu pada penonton, dan memperkuat efek gagasan. Gaya bahasa ironi dalam akun YouTube Tekotok digunakan untuk menyampaikan keresahan kreator untuk mengkritik permasalahan yang terjadi di Indonesia. 
Woman's Struggle Against Oppression in Colette Film Nur, Citra Junia; Ariani, Setya; Setyowati, Ririn
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i3.13077

Abstract

ABSTRACTOppression is an action that aims to gain benefits for oneself while the other party is harmed. Oppression in Colette film can be seen in how the male character controls the female character. This research aims to identify the types of oppression and the female character’s struggles against oppression as depicted in the film. Moreover, the researcher examines oppression and the struggles in Colette film using Iris Marion Young’s theory. Further, the researcher used a qualitative research method and feminist perspectives. The result of this research showed there are three types of oppression that the female character experienced, they are exploitation, powerlessness, and violence. Besides, the woman’s struggle of the female character that the researcher found are the freedom of speech and economic rights. 
Analisis Makna Referensial Nama-Nama Pondok Pesantren di Kabupaten Jember Walid, Ahmad Nafiul; Hendrokumoro, Hendrokumoro
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i3.15545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kebahasaan dan makna referensial nama-nama pondok pesantren di Kabupaten Jember, khususnya di Kecamatan Silo. Pendekatan analisis semantik digunakan dalam penelitian ini untuk memaparkan fenomena yang menjadi acuan nama-nama pondok pesantren di Kabupaten Jember. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk kebahasaan pada nama pondok pesnatren di Kabupaten Jember, yaitu kata, frasa, dan klausa. Bentuk frasa mendominasi pada nama-nama pondok pesantren di Kabupaten Jember dengan tiga belas data. Adapun, enam data berupa kata dan dua data lainnya berupa klausa. Selain itu, makna referensial nama pondok pesantren di Kecamatan Silo memiliki acuan yang berbeda-beda. Berdarkan analisis data, nama-nama pondok pesantren mengacu pada benda, alat, sifat, tempat, status, dan proses. Melalui penelitian yang dilakukan di Kecamatan Silo, penelitian ini diharapkan dapat memberikan sedikit gambaran tentang nama-nama pondok pesantren yang terdapat di Kabupaten Jember baik dari bentuk kebahasaan maupun makna referensialnya.Kata kunci: makna referensial, nama, pondok pesantren
Perlawanan Tokoh Utama Perempuan Terhadap Ketidakadilan Gender Dalam Novel Akulah Istri Teroris Karya Abidah El Khalieqy: Kajian Feminisme Psikoanalisis Karen Horney Amanda, Anggun; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i3.16269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlawanan tokoh utama perempuan terhadap ketidakadilan gender dalam novel Akulah Istri Teroris karya Abidah El Khalieqy dengan menggunakan pendekatan psikoanalisis feminisme Karen Horney. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan teknik membaca dan mencatat, berfokus pada analisis deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis berupa kutipan dari novel tersebut yang mencerminkan ketidakadilan gender dan perlawanan tokoh perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama perempuan dalam novel tersebut melakukan berbagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan gender yang dipengaruhi oleh budaya patriarki. Bentuk perlawanan yang ditemukan meliputi mendekati orang lain untuk membentuk solidaritas, melawan orang lain untuk menentang norma-norma patriarki, dan menjauhi orang lain yang memperkuat struktur patriarki. Analisis ini menggunakan teori feminisme dan psikoanalisis Karen Horney yang menjelaskan strategi pertahanan diri melalui pendekatan, perlawanan, dan penghindaran. Kata kunci: Abidah El Khaliqey, Feminisme, Novel, Karen Horney, Ketidakadilan Gender