cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,305 Documents
Pengaruh Sertifikasi Guru Pendidikan Agama Islam terhadap Motivasi Mengajar dan Kepuasan Kerja di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Kecamatan Talang Kelapa Suparjo, Suparjo; Alimron, Alimron; Afriantoni, Afriantoni
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2747

Abstract

This research is intended to analyze (1) the effect of Elementary School teachers’ certification program to their teaching performance, (2) the effect of Public and Private Elementary Schools’ motivation to their teaching performance, and (3) The influence of teacher certification and teacher work motivation on teacher performance. This research used quantitative methods and questionnaires as research instruments. Data was collected from fifty one teachers from fourty-seven different Elementary School in in Talang Kelapa District, Banyuasin Regency. The collected data is then analyzed using simple linear regression analysis methods and multiple linear regression analysis with quantitative approaches. The result of the research showed that: (1) the teachers’ certification program variable positively and partially affected the teachers’ performance variable. It was proved by scoring 32,6% as teachers’ certification program regression coefficient, (2) the teachers’ teaching motivation variable also positively and partially affected the teachers’ performance variable by scoring 46,2% as the teachers’ motivation regression coefficient and (3) teachers’ certification program variable together with teachers’ motivation variable positively affected the teachers’ performance variable by giving score of 53,7%. To sum up, the results proved that teachers’ sertification program and teachers’ motivation have given positive effect both individually and together to the teachers’ performance variable. Furthermore, this research also suggested that most of the teachers are hoped that the teachers’ sertification program can continue to run well, can be given regularly and come on time. The settled program can create healthy environment that will strengthen teachers’ motivation in providing their best teaching performance. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa (1) pengaruh sertifikasi guru terhadap Kepuasan Kerja di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta, (2) pengaruh motivasi kerja guru terhadap Kepuasan Kerja dan (3) pengaruh sertifikasi guru dan motivasi kerja guru terhadap Kepuasan Kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitiannya. Data dikumpulkan dari lima puluh satu guru dari empat puluh tujuh sekolah dasar yang berbeda di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan metode analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa; (1) variabel Sertifikasi Guru (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap Kepuasan Kerja. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi X1 sebesar 32,6%, (2) variabel Motivasi Kerja Guru (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap Kepuasan Kerja. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi X2 sebesar 46,2%, dan (3) variabel Sertifikasi Guru bersama-sama dengan Motivasi Kerja Guru berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar 53,7%. Sebagai kesimpulan, hasilnya membuktikan bahwa program sertifikasi guru dan motivasi guru telah memberikan efek positif baik secara individu maupun bersama-sama terhadap variabel Kepuasan Kerja. Selanjutnya, penelitian ini juga menyarankan bahwa sebagian besar guru berharap program sertifikasi guru dapat terus berjalan dengan baik, dapat diberikan secara teratur dan tepat waktu. Program yang ditetapkan dapat menciptakan lingkungan yang sehat yang akan memperkuat motivasi guru dalam memberikan kinerja mengajar terbaik mereka.
Budaya Pendidikan dan Budaya Organisasi Serta Jaringan Komunikasi Dalam Pendidikan Rifai, Muhammad; Syahputra, Muhammad Rizki; Thaiyibah, Afifah; Mardiana, Mardiana; Pohan, Hadi Lapian
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2750

Abstract

This study examines the interaction between educational culture, organizational culture, and communication networks in the context of Al-Hadi School. Using a qualitative case study approach, this research digs deeper into the fundamental values, norms and practices that shape the school learning environment. The findings reveal that Al-Hadi culture emphasizes discipline, adherence to religious values, and innovative teaching methods. While these elements have fostered a strong sense of community, they have also influenced the development of formal and hierarchical communication networks.
Maqashid Syariah Menurut Al-Juwayni Bayu Suhairi, Mhd. Arbi; Tanjung, Dhiauddin
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2751

Abstract

The main purpose of this research is to find out the thoughts of Imam Al- Juwayni in implementing the concept of Maqashid Al-syari “ah in everyday life and integrating maqashid shari ”ah in Islamic religious colleges in general, especially in Islamic religious colleges. This type of research is a literature study or literature study, which contains theories that are relevant to research problems. Data collection techniques using theoretical aspects and aspects of practical benefits. The conclusion of the research is about the correlation of maqasid shari'ah with the method of determining the law in instigating Islamic law.
Pemanfaatan Teknik Evaluasi Non Tes dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Praya Timur Sabeni, Ahmad; Rasyidi, Abdul Haris
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2755

Abstract

This study aims to analyze the implementation of non-test evaluation in Islamic Religious Education (PAI) learning at SMP Negeri 1 Praya Timur. Identifying the types of non-test evaluation techniques applied in PAI learning and analyzing the strategies used by teachers in implementing non-test evaluation techniques, including how to design and apply them in class and assess the effectiveness of non-test evaluation in improving student learning outcomes, especially in strengthening character and understanding of Islamic values. This study uses a qualitative approach with a descriptive method, by exploring phenomena, events, and evaluation activities applied by teachers to grade VIII students. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews with teachers and principals, document analysis, and field recording. Data validity was strengthened by triangulation techniques, namely integrating various sources and methods of data collection. The results of the study indicate that non-test evaluation in PAI learning has been applied systematically and supports the development of students' cognitive, affective, and psychomotor aspects as reflected in the increased understanding of religious values ??and positive student behavior in the school environment. The overall learning process went well, although in the process there were several obstacles and challenges such as subjectivity in assessment, teacher time constraints and students' lack of understanding of non-test evaluation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi evaluasi non-tes dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Praya Timur. Mengidentifikasi jenis-jenis teknik evaluasi non-tes yang diterapkan dalam pembelajaran PAI dan menganalisis strategi yang digunakan guru dalam mengimplementasikan teknik evaluasi non-tes, termasuk bagaimana merancang dan menerapkannya di kelas dan menilai efektivitas evaluasi non-tes dalam meningkatkan hasil belajar siswa, terutama dalam penguatan karakter dan pemahaman nilai-nilai keislaman. Penelitian ini Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan menggali fenomena, peristiwa, serta aktivitas evaluasi yang diterapkan oleh guru terhadap siswa kelas VIII. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, analisis dokumen, serta pencatatan lapangan. Keabsahan data diperkuat dengan teknik triangulasi, yaitu mengintegrasikan berbagai sumber dan metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi non-tes dalam pembelajaran PAI telah diterapkan secara sistematis dan mendukung pengembangan aspek kognitif, afektif, serta psikomotorik siswa yang tercermin dari peningkatan pemahaman nilai-nilai keagamaan dan perilaku siswa yang positif di lingkungan sekolah. Proses pembelajaran secara keseluruhan berjalan dengan baik, meski didalam prosesnya terdapat beberapa kendala dan tantangan seperti subjektivitas dalam penilaian, keterbatasan waktu guru dan kurangnya pemahaman siswa terhadap evaluasi non-tes.
Kontekstualisasi Lokasi Turun Hujan dalam Hadis dengan Kondisi Geografis Sumatera Utara Halim, Maulana; Munandar, Munandar
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkontekstualisasikan lokasi turun hujan dalam hadis dengan kondisi geografis Sumatera Utara. Hadis-hadis yang dibahas meliputi pernyataan Nabi Muhammad SAW mengenai hujan sebagai rahmat dan musibah, serta doa beliau terkait lokasi hujan yang diinginkan. Penelitian ini menyelidiki kesesuaian antara prinsip-prinsip dalam hadis dan kondisi geografis serta iklim Sumatera Utara. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan model studi literatur. Kemudian dilakukan analisis aktualitatif terhadap teks hadis dengan kondisi realitas di Sumatera Utara, untuk mengetahui pemahaman hadis jika diterapkan pada lanskap sumatera utara dan memberi solusi terhadap pengelolaan sumber daya alam berupa hujan. Analisis dilakukan untuk memahami bagaimana pengelolaan hujan dapat dioptimalkan dengan mempertimbangkan topografi dan curah hujan yang bervariasi di provinsi ini, serta bagaimana prinsip-prinsip dalam hadis dapat diterapkan untuk mencegah dan mengelola bencana banjir. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa apa yang disampaikan oleh Nabi Saw., dalam doanya sesuai dan dapat diterapkan dalam kondisi geografis Sumatera Utara, yang secara tidak langsng memberikan petunjuk terhadap penerapan prinsip-prinsip dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya air yang dapat membantu mengurangi dampak negatif hujan berlebihan, mengoptimalkan manfaatnya, dan melindungi masyarakat serta lingkungan. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana ajaran agama dapat diintegrasikan dalam strategi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Partisipasi Aktif Peserta Didik Mata Pelajaran PAI di SMA Negeri 3 Sidoarjo Maharani, Marsanda Shinta; Aulia, Annisa; Karimullah, Karimullah; Rohman, Fathur
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2761

Abstract

Education is the primary foundation in building a new generation that is competitive and inclusive. In striving to achieve this goal, a differentiated approach is a suitable idea to be implemented. Differentiated learning is centered on learners and tailored to their needs, interests, and learning styles. However, field facts show that the implementation of differentiated learning is still not optimal due to unclear conceptual application. This study aims to identify how the implementation of differentiated learning engages active participation of learners within the scope of the Islamic Religious Education (PAI) subject's Islamic Religious Education Competency (SKI) material. The research method used is qualitative descriptive with research subjects from class XI F-7 at SMAN 3 Sidoarjo and data collection through observation, interviews, and documentation. This qualitative research finds that there are three stages in optimizing the implementation of differentiated learning: content differentiation, process differentiation, and product differentiation. The results show that differentiated learning within the scope of SKI material in the PAI subject can enhance active engagement of learners in the classroom. The researcher concludes that the success of differentiated learning is supported by good collaboration and communication between teachers and learners. Abstrak Pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun generasi baru yang berdaya saing dan inklusif. Dalam upaya menggapai tujuan tersebut, pendekatan berdiferensiasi merupakan gagasan tepat untuk diterapkan. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar mereka. Namun fakta dilapangan menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran diferensiasi masih belum optimal karena konsep penerapan yang belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam keterlibatan aktif peserta didik pada ruang lingkup materi SPI mata pelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kelas XI F-7 di SMAN 3 Sidoarjo dan pengumpulan data melalui observasi, wanwacara, dan dokumentasi. Penelitian kualitatif ini menemukan bahwa terdapat tiga tahapan dalam upaya optimalisasi pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dalam ruang lingkup materi SPI pada mata pelajaran PAI dapat meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik di kelas. Peneliti menyimpulkan bahwa keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi tersebut didukung oleh adanya kolaborasi dan komunikasi yang baik antara guru dengan peserta didik.
Pengaruh Media Flashcard berbasis Augmented Reality terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas I Sekolah Dasar Nizar, Zahara Fajriati; Saputra, Erwin Rahayu; Nuryadin, Asep
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan flashcard berbasis Augmented Reality terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa pada materi Farm Animals. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas I-B SDN 2 Gunungcupu yang berjumlah 19 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pre-test post-test. Instrumen pengumpulan data terdiri dari tes tulis dan tes lisan. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif melalui perhitungan rata-rata nilai pre-test dan post-test, uji normalitas, uji paired samples t-test, serta uji ANOVA menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa sebelum menggunakan flashcard berbasis AR memiliki nilai rata-rata sebesar 54,74. (2) Setelah menggunakan media flashcard AR, nilai rata-rata meningkat menjadi 72,63. (3) Hasil analisis paired samples t-test menunjukkan nilai t hitung 5,822 > t tabel 2,101 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 sehingga < 0,05. Diperkuat dengan hasi uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti (p-value) kurang dari 0,05. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa penggunaan flashcard berbasis Augmented Reality memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa pada materi Farm Animals.
Penerapan Pendekatan Kontekstual Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Sakirman, Sakirman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2770

Abstract

Islamic education is an effort to improve the quality of individuals so that they remain consistent in practicing the teachings as Muslims. Currently, Islamic education is still far from the desired expectations, especially in terms of moral decline. This decline in morals has become a major problem that negatively impacts the values of Islamic education sources. Therefore, steps need to be taken to reduce these issues so that the values of Islamic education can provide mutual benefits. The contextual approach is presented as an effort to connect and strengthen the quality of Islamic education values. The research method used is a descriptive qualitative approach with a sample of students from Madrasah Ibtidaiyah data collection techniques were carried out through interviews and observations. Data analysis in this study includes data reduction, data presentation, and verification. Based on the discussion in this article, it can be concluded that the application of a contextual approach in Islamic education has a significant impact on students. This is due to the ability of contextual learning, which helps students connect the subject matter with its application in everyday life. A teacher needs to provide good education to students so that they can apply the values of monotheism and morality within themselves. Therefore, the ways to implement Islamic educational values with a contextual approach are by creating meaningful relationships, carrying out beneficial activities, organizing independent learning activities, collaborating, and guiding students to develop critical and creative thinking attitudes. Context:
Implementasi Pendidikan Karater Berbasis Budaya Sasak dalam Pembelajaran IPS di SDN 3 Kembang Sari Rakhman, Zikri
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter berbasis budaya Sasak dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SDN 3 Kembang Sari. Pendidikan karakter di era globalisasi semakin penting sebagai upaya untuk membentuk pribadi siswa yang memiliki nilai-nilai moral, etika, dan sosial yang baik. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran. Di Lombok, budaya Sasak sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan karakter siswa. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada bagaimana budaya Sasak diterapkan dalam pembelajaran IPS untuk mendukung pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SDN 3 Kembang Sari. Data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen yang relevan dengan kurikulum dan kegiatan pembelajaran di sekolah. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan menggambarkan proses dan hasil penerapan pendidikan karakter berbasis budaya Sasak dalam pembelajaran IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter berbasis budaya Sasak dalam pembelajaran IPS di SDN 3 Kembang Sari berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa. Guru memanfaatkan berbagai media pembelajaran yang mengandung nilai-nilai budaya Sasak, seperti cerita rakyat, lagu daerah, adat istiadat, dan kebiasaan sosial masyarakat Sasak yang diajarkan dalam konteks pembelajaran IPS. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang budaya mereka, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai seperti gotong royong, rasa hormat, tanggung jawab, dan kejujuran. Penerapan budaya Sasak dalam pembelajaran IPS terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa yang lebih peka terhadap lingkungan sosial dan budaya mereka. Selain itu, pendekatan ini juga dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar sekolah-sekolah di daerah lain mempertimbangkan penggunaan budaya lokal dalam pendidikan karakter sebagai bagian dari kurikulum, terutama dalam pembelajaran IPS, untuk memperkuat nilai-nilai karakter yang sesuai dengan konteks budaya lokal yang relevan.
Pertimbangan Majlis Hakim terhadap Perkara Gugatcerai Pekerja Migran Indonesia (PMI) Muda, Lalu Irawan
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2772

Abstract

The case study in this study aims to understand the judge's considerations in deciding a divorce case before the husband leaves his wife two years, to find out the judge's view on the provision of leaving his wife for two years as a reason for divorce at the Selong Religious Court class 1B. This research is a field research (field research). Data analysis techniques used in this study consisted of data reduction (data reduction), data presentation (data display), and drawing conclusions (verification). The results of this study are the judge's consideration in deciding the case Number 220/Pdt.G/2022/PA.Sel. file for divorce before two years. The Majlis Hakim decided under article 116 (f) of the compilation of Islamic law, on the grounds that the lawsuit had legal grounds, that between the plaintiff and the defendant there had been a dispute that could not be reconciled, the plaintiff had suffered both physically and mentally. Hakim's view of leaving his wife for more than two years without the knowledge of the other party. So the panel of judges decided with article 116 (b) the compilation of Islamic law, on the grounds that the lawsuit had legal grounds. The impact arising from the judge's decision, the severance of the bond between the two parties, child custody rights, and the distribution of assets. Abstrak Studi kasus di penelitian ini bertujuan untuk memahami pertimbangan Hakim memutuskan perkara gugat cerai sebelum dua tahun suami meninggalkan istrinya, untuk mengetahui pandangan Hakim tentang ketentuan meninggalkan istri selama dua tahun sebagai alasan perceraian di Pengadilan Agama Selong kelas 1B.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research).Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (verifikasi).Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pertimbangan Hakim memutuskan perkara Nomor 220/Pdt.G/2022/PA.Sel. gugat cerai sebelum dua tahun. Majlis Hakim memutuskan dengan pasal 116 (f) kompilasi hukum Islam, dengan alasan, gugatan tersebut beralasasan hukum, bahwa antara penggugat dan tergugat telah terjadi cek cok perselisihan yang tidak dapat di rukunkan kembali, penggugat telah mengalami penderitaan secara lahir maupun batin. Pandangan Hakim tentang meninggalkan istri selama dua tahun lebih tanpa sepengetahuan pihak lain. Maka majlis Hakim memutuskan dengan pasal 116 (b) kompilasi hukum Islam, dengan alasan gugatan tersebut beralasan hukum. Dampak yang timbul akibat putusan Hakim tersebut, putusnya ikatan antara kedua belah pihak, hak asuh anak , dan pembagian harta gono gini.