cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,291 Documents
Penerapan Project-Based Learning Melalui Kreasi Konten Tiktok dalam Pembelajaran Tata Bahasa Jepang Tingkat Lanjut Hendriati, Riri; Sarjani, Andi Irma; Juariah, Juariah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64201

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pendekatan pembelajaran bahasa asing, termasuk dalam pembelajaran bahasa Jepang. Pada tingkat lanjut, pembelajaran tata bahasa tidak hanya menuntut pemahaman terhadap struktur gramatikal, tetapi juga kemampuan menggunakan tata bahasa tersebut secara kontekstual dalam komunikasi nyata. Namun, dalam praktik pembelajaran di perguruan tinggi, pengajaran tata bahasa masih sering berfokus pada penjelasan pola kalimat dan latihan mekanis sehingga kesempatan bagi mahasiswa untuk menggunakan bahasa secara kreatif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Project-Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan pembuatan konten edukatif pada platform TikTok dalam pembelajaran tata bahasa Jepang tingkat lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan action research dengan subjek penelitian mahasiswa semester lima Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang Universitas Darma Persada. Mahasiswa dibagi menjadi 19 kelompok, dan setiap kelompok meneliti satu ungkapan tata bahasa Jepang tingkat lanjut untuk kemudian dijelaskan melalui video TikTok berdurasi pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran, mendorong eksplorasi mandiri terhadap tata bahasa, serta meningkatkan kreativitas dan literasi digital mahasiswa. Selain itu, kegiatan produksi konten memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggunakan tata bahasa secara kontekstual melalui dialog dan simulasi situasi komunikasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi Project-Based Learning dan media sosial dapat menjadi model pembelajaran inovatif dalam pendidikan bahasa Jepang tingkat lanjut.
Pengaruh Capital Intensity dan Komite Audit terhadap Agresivitas Pajak Ambarita, Dinar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64252

Abstract

Agresivitas pajak merupakan salah satu strategi perusahaan dalam meminimalkan beban pajak guna meningkatkan laba. Fenomena ini banyak terjadi pada perusahaan sektor energi yang memiliki karakteristik padat modal dan kebutuhan investasi yang besar. Capital intensity dan komite audit menjadi faktor yang diduga memengaruhi agresivitas pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh capital intensity dan komite audit terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 13 perusahaan dengan total 65 observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 13 serta dilakukan uji asumsi klasik untuk memastikan validitas model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial capital intensity berpengaruh negatif dan signifikan terhadap agresivitas pajak, sedangkan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Secara simultan, capital intensity dan komite audit berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat capital intensity yang tinggi cenderung memiliki beban depresiasi yang besar sehingga menurunkan agresivitas pajak, sementara keberadaan komite audit belum mampu secara optimal mengendalikan kebijakan perpajakan perusahaan.
Kajian Penggunaan Antibiotik dan Pola Bakteri Sebagai Upaya Pengendalian Resistensi Antimikroba di Unit Bedah Salah Satu Rumah Sakit Kota Bandung Yehuda, Yared
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64275

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tinggi dan tidak rasional di rumah sakit berkontribusi terhadap meningkatnya resistensi antimikroba, terutama dengan dominasi antibiotik spektrum luas serta tingginya prevalensi bakteri gram negatif yang berpotensi resisten, sehingga diperlukan optimalisasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan antibiotik, tingkat rasionalitas, serta pola bakteri pada pasien rawat inap di SMF Ilmu Bedah. Penelitian ini merupakan studi deskriptif retrospektif menggunakan data rekam medis pasien periode Juli–Desember 2023. Evaluasi penggunaan antibiotik dilakukan dengan metode Defined Daily Dose (DDD) per 100 patient days dan klasifikasi Gyssens, sedangkan pola bakteri dianalisis berdasarkan hasil kultur spesimen darah dan urin. Hasil menunjukkan bahwa dari 2251 pasien, sebanyak 1445 pasien (64,19%) menerima antibiotik. Antibiotik yang paling banyak digunakan adalah Ceftriaxon (22,1 DDD/100 patient days), diikuti Netilmicin (14,10) dan Cefuroxim (5,35), yang mencerminkan dominasi penggunaan antibiotik spektrum luas. Evaluasi rasionalitas menunjukkan sebagian besar penggunaan antibiotik tidak rasional, dengan kategori V sebesar 69,17% dan kategori 0 hanya 6,67%. Pola bakteri didominasi oleh gram negatif, yaitu Klebsiella pneumoniae (32,41%) dan Escherichia coli (26,89%) pada darah, serta Escherichia coli (62,5%) pada urin. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik di unit bedah masih tinggi dengan tingkat rasionalitas yang rendah serta adanya potensi peningkatan resistensi antimikroba. Oleh karena itu, penguatan PPRA melalui audit penggunaan antibiotik, penyusunan pedoman berbasis antibiogram, dan peningkatan edukasi tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk menekan resistensi antimikroba.
Transformational Leadership In The Development Of Generation Z Human Resources: Cirebon Regency Communication And Information Office Permata, Gita Bela; Rohida, Leni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64278

Abstract

Transformational leadership is a crucial strategic approach for promoting the growth of Generation Z human resources in public organizations, especially in addressing the complex and constantly evolving dynamics of the digital era. This study investigates transformational leadership within local government, focusing on the effectiveness of the dimensions of ideal influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individual attention, as well as their impact on fostering work motivation, boosting innovation capacity, and equipping Generation Z for adaptability at the Cirebon Regency Communication and Information Agency. The research adopts a qualitative methodology, incorporating observation, interviews, and document analysis, while referencing the theories put forth by (Burns,1978) and (Bass and Avolio,1994). The results reveal that challenges in organizational culture, inadequate digital training, and ineffective mentoring systems for new employees hinder the realization of transformational leadership dimensions, particularly ideal influence, inspirational motivation, and individual attention. Although it is still evolving, transformational leadership has not yet fully facilitated the independence and creativity of Generation Z. Generation Z. The research suggests enhancing the mentoring framework, broadening digital education, and establishing environments for innovation and interdisciplinary cooperation.
Job Satisfaction Memediasi Pengaruh Work Engagement dan Burnout Terhadap Turnover Intention Theodorus, Henry Andri; Winoto, Hery; Tecoalu, Melitina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64282

Abstract

Turnover intention perawat telah menjadi isu kritis dalam manajemen layanan kesehatan yang mengancam kualitas pelayanan dan stabilitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work engagement dan burnout terhadap turnover intention, dengan job satisfaction sebagai variabel mediasi pada perawat Rumah Sakit Swasta MHG di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 100 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work engagement tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap turnover intention, sedangkan burnout berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention (p = 0,000). Job satisfaction berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention (p = 0,040). Work engagement berpengaruh positif signifikan terhadap job satisfaction (p = 0,000), sementara burnout tidak berpengaruh signifikan terhadap job satisfaction. Dalam pengujian mediasi, job satisfaction terbukti memediasi pengaruh work engagement terhadap turnover intention secara signifikan (p = 0,043), namun tidak memediasi pengaruh burnout terhadap turnover intention. Temuan ini menegaskan bahwa burnout merupakan prediktor dominan turnover intention, sementara job satisfaction menjadi mekanisme psikologis utama yang menghubungkan work engagement dengan turnover intention. Manajemen rumah sakit perlu memprioritaskan strategi pengurangan burnout sekaligus meningkatkan work engagement guna memperkuat kepuasan kerja dan mempertahankan tenaga perawat yang berkualitas.
Perspektif Manajemen SDM di Perusahaan Pelayaran: Pengaruh Kompetensi, Disiplin Kerja, dan Insentif terhadap Kinerja Awak Kapal Rating Hanik, Kumila; Hartanto, Cahya Fajar Budi; Maharani, Atria
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64286

Abstract

Industri pelayaran berperan vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi global dan konektivitas antarwilayah, khususnya di Indonesia sebagai negara kepulauan. Efektivitas operasional kapal sangat bergantung pada kinerja awak kapal (ABK) sebagai ujung tombak pelaksanaan kegiatan di laut. Namun, berbagai perusahaan pelayaran nasional masih menghadapi kendala terkait rendahnya kompetensi teknis, kedisiplinan kerja, serta sistem insentif yang belum optimal. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan efisiensi operasional dan menghambat tercapainya standar keselamatan kerja maritim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, disiplin kerja, dan insentif terhadap kinerja awak kapal rating. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan kausal, melibatkan 100 responden kru rating yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner berskala Likert 1–5 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,994). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen, yaitu kompetensi (X₁), disiplin kerja (X₂), dan insentif (X₃), berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja awak kapal (Y). Persamaan regresi yang diperoleh ialah Y = 0,057 + 0,369X₁ + 0,139X₂ + 0,302X₃ dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,999. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja ABK sangat dipengaruhi oleh kemampuan teknis dan sertifikasi kompetensi sesuai standar Standards of Training, Certification, and Watchkeeping for Seafarers (STCW), penerapan disiplin kerja yang ketat, serta pemberian sistem insentif yang adil dan transparan. Peningkatan sinergi ketiga aspek tersebut menjadi strategi utama dalam penguatan manajemen sumber daya manusia di sektor pelayaran. Dengan demikian, penerapan kebijakan SDM berbasis kinerja yang komprehensif dapat meningkatkan profesionalisme pelaut Indonesia, efisiensi operasional kapal, dan daya saing industri maritim nasional secara berkelanjutan.
Strategi Transformasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam Meningkatkan Daya Saing dan Kualitas Layanan Publik Rahman, Andi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64287

Abstract

Transportasi publik memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas sosial, efisiensi ekonomi, dan pemerataan pembangunan nasional. Dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia, penyediaan layanan transportasi yang andal menuntut kapasitas organisasi untuk terus beradaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis, teknologi, dan ekspektasi pelanggan. Bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), proses transformasi menjadi semakin kompleks karena harus menyeimbangkan kinerja bisnis dengan mandat pelayanan publik. Oleh karena itu, manajemen perubahan memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan transformasi organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberhasilan transformasi organisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dari perspektif manajemen perubahan. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan perusahaan, publikasi resmi, dan literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi PT KAI didukung oleh kepemimpinan yang kuat, pembenahan budaya kerja, peningkatan disiplin operasional, serta pemanfaatan teknologi digital. Transformasi ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan, perbaikan kinerja operasional, dan pemulihan kepercayaan publik. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen perubahan merupakan faktor kunci bagi organisasi publik untuk keluar dari inersia birokrasi dan mencapai kinerja yang adaptif serta berorientasi pada pelanggan.
Desentralisasi dan Otonomi Sekolah: Reorientasi Peran Manajerial dalam Mendorong Inovasi Lokal Ramdan, Ramdan; Nurhasanah, Nurhasanah; Basrowi, Basrowi; Mutoharoh, Mutoharoh; Pratiwi, Ika
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64288

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi desentralisasi dan otonomi sekolah di Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mendorong inovasi lokal. Dalam beberapa tahun terakhir, kebijakan desentralisasi pendidikan di Indonesia mendapat perhatian besar sebagai upaya untuk meningkatkan relevansi pendidikan dengan konteks lokal. Namun, seringkali terdapat kesenjangan antara kebijakan dan praktik yang dihadapi sekolah-sekolah di lapangan. Meskipun desentralisasi memberikan keleluasaan lebih bagi sekolah untuk berinovasi, tantangan dalam hal kapasitas, sumber daya, dan regulasi yang ketat masih membatasi potensi tersebut. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana otonomi sekolah mendorong peran manajerial kepala sekolah yang lebih inovatif, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapan otonomi dalam mendorong inovasi lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif komparatif di empat sekolah (perkotaan dan pedesaan), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa meskipun otonomi meningkatkan fleksibilitas dan partisipasi, terdapat ketegangan antara kebebasan dan regulasi ketat, serta disparitas implementasi akibat keterbatasan kapasitas dan sumber daya. Peran kepala sekolah telah bereorientasi dari administrator menjadi manajer strategis dan pemimpin inovatif, menuntut kompetensi holistik. Inovasi lokal terhambat oleh keterbatasan anggaran dan resistensi, membutuhkan dukungan sistemik dan budaya eksperimentasi. Efektivitas otonomi sangat bergantung pada kapasitas manajemen lokal yang memadai, akuntabilitas kuat, dan pergeseran menuju kepemimpinan partisipatif yang memberdayakan inovasi akar rumput.
Pengaruh Work-Life Balance, Lingkungan Kerja, dan Komitmen Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi Kasus pada Karyawan PT. Bank Central Asia, TBK) Nugroho, Dony Ari; Paijan , Paijan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64295

Abstract

Karyawan merupakan aset penting dalam mencapai keberhasilan organisasi, sehingga kepuasan kerja menjadi faktor utama dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas. Dalam sektor perbankan, kepuasan kerja semakin penting karena tingginya tuntutan pekerjaan dan dinamika lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance, lingkungan kerja, dan komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan di PT Bank Central Asia Tbk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance, lingkungan kerja, dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Di antara ketiga variabel tersebut, komitmen organisasi memiliki pengaruh paling dominan, yang menunjukkan bahwa keterikatan emosional dan loyalitas karyawan terhadap organisasi sangat menentukan tingkat kepuasan kerja. Model penelitian memiliki kemampuan penjelasan yang kuat dengan nilai R-square sebesar 0,781, yang berarti 78,1% variasi kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen. Kesimpulannya, peningkatan kepuasan kerja karyawan dapat dicapai melalui penguatan komitmen organisasi yang didukung oleh keseimbangan kehidupan kerja dan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan karyawan dan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Hypokalemia in Exertional Heat Illness with Emphasis on Extreme Exercise and Military Practice Fransiska Pratiwi, Ardita
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64311

Abstract

This study addresses the growing concern of exertional heat illness (EHI) in extreme exercise and military training environments, where physiological stress is intensified by heat exposure, dehydration, and high physical demands. One critical but often underemphasized factor in EHI is hypokalemia, an electrolyte imbalance that can impair cardiac function, neuromuscular performance, and renal regulation. Therefore, this research aims to analyze the role of hypokalemia in the development and progression of EHI, particularly under conditions of prolonged and high-intensity physical activity. This study employs a qualitative approach using a narrative literature review design. Data were collected from reputable scientific databases, including PubMed, ScienceDirect, and Web of Science, focusing on peer-reviewed articles related to hypokalemia, heat stress, and exercise physiology. A purposive sampling technique was used to select relevant studies, and the data were analyzed using thematic synthesis to identify patterns and relationships. The findings indicate that hypokalemia frequently occurs in individuals experiencing EHI due to factors such as excessive sweating, dehydration, hormonal regulation, and renal potassium loss. These disturbances contribute to impaired cardiovascular stability, reduced muscle performance, and increased risk of complications such as arrhythmias and kidney injury. In conclusion, hypokalemia plays a significant role in exacerbating the physiological burden of EHI. Integrating electrolyte monitoring and management into training and recovery protocols is essential to reduce health risks and improve performance outcomes in extreme environments.

Filter by Year

2016 2026