cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,291 Documents
Pengaruh Zakat dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Pribadi Rere, Laode Muh. Nanang
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64163

Abstract

Zakat as one of the social financial instruments in Islam has an important role in improving the welfare of the community, especially in Indonesia where the majority of the population is Muslim. This article examines the influence of zakat on improving the welfare of the Indonesian people through various distribution and utilization mechanisms. Data are obtained from a variety of relevant primary and secondary sources, as well as descriptive and comparative analysis. Using qualitative methods, the approach used, namely, literature studies and secondary data analysis from amil zakat institutions, BPS, as well as various journals and related reports. The results of the study show that zakat can significantly reduce poverty, increase access to education, health, and economic empowerment of the underprivileged.
Dilematika Yuridis Pengecualian Pidana Aborsi Bagi Korban Pemerkosaan Dalam KUHP Nasional: Tinjauan Berbasis Hak Konstitusional Atas Kehidupan dan Beban Psikologis Pasca Aborsi Wibisono, Jusuf Santoso; Hutahaean, Armunanto; Yapri, Yimmy Octavian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertentangan norma hukum antara pengecualian pidana aborsi bagi korban pemerkosaan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Nasional) dan hak konstitusional atas kehidupan dalam Pasal 28A UUD 1945. Penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual untuk membedah integrasi regulasi antara KUHP Nasional dan UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legalitas aborsi bagi korban kekerasan seksual menciptakan disharmoni yuridis karena mereduksi hak hidup yang bersifat non derogable menjadi hak yang dapat dikompromikan. Secara filosofis, penelitian ini mengkritik pragmatisme hukum melalui perspektif Deontologi Immanuel Kant dan Natural Law Thomas Aquinas yang memposisikan janin sebagai tujuan pada dirinya sendiri, bukan sekadar sarana untuk menyelesaikan trauma sang ibu. Secara sosiopsikologis, tindakan aborsi terbukti gagal menghapus trauma pemerkosaan dan justru memicu trauma sekunder berupa Post Abortion Syndrome serta stigma moral sebagai “pembunuh”. Penulis merekomendasikan pemerintah untuk merevisi regulasi dengan membatasi pengecualian aborsi hanya pada kondisi darurat medis. Sebagai solusi alternatif, negara harus menjalankan kewajiban positif melalui penyediaan safe house, jaminan masa depan anak, dan rehabilitasi psikososial berkelanjutan guna melindungi martabat ibu tanpa mengorbankan hak hidup janin.
Pengaruh Suku Bunga, Jumlah Uang Beredar dan Nilai Tukar terhadap Inflasi di Indonesia dan Malaysia Periode 2015-2024 Suprayogi, Slamet; Chaidir, Taufiq
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga, jumlah uang beredar, dan nilai tukar terhadap inflasi di Indonesia dan Malaysia selama periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data yang digunakan merupakan data sekunder dalam bentuk data panel, yaitu kombinasi data time series tahunan periode 2015–2024 dan data cross section dari dua negara, Indonesia dan Malaysia. Data diperoleh dari Bank Indonesia, Bank Negara Malaysia, Badan Pusat Statistik, serta Department of Statistics Malaysia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model terbaik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Common Effect Model (CEM). Secara parsial, variabel suku bunga memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap inflasi. Variabel jumlah uang beredar juga menunjukkan pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap inflasi. Sementara itu, nilai tukar memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap inflasi di Indonesia dan Malaysia selama periode penelitian. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap inflasi. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 13,67% menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi inflasi relatif kecil. Hal ini mengindikasikan bahwa inflasi di kedua negara lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian, seperti harga komoditas global, kebijakan fiskal, gangguan rantai pasok, serta faktor eksternal lainnya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika inflasi tidak hanya dipengaruhi oleh instrumen moneter konvensional, tetapi juga oleh faktor struktural dan kondisi ekonomi global yang lebih luas.
Manajemen Komunikasi Internasional: Pemanfaatan Integrated Marketing Communication (IMC) dan Diplomasi Budaya Produk Lokal Melalui Jaringan Diaspora Julika, Mauly Arzak; Adde, Exsan; Sari, Dwi Ulina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64170

Abstract

Lanskap diplomasi global di tengah disrupsi era digital mengalami transformasi radikal dari pendekatan state-centric kaku menuju diplomasi "polilateral". Fenomena ini mengaburkan batas antara promosi komersial dan misi negara, serta menempatkan aktor non-pemerintah seperti komunitas diaspora dan pelaku industri kreatif sebagai ujung tombak pencitraan bangsa. Artikel ini mengeksplorasi sinergi strategis antara disiplin manajemen bisnis, khususnya Integrated Marketing Communication (IMC), dengan diplomasi kebudayaan guna meningkatkan daya saing produk kebudayaan Indonesia di pasar internasional.Studi ini menerapkan metode Narrative Literature Review komprehensif terhadap 15 artikel jurnal dan laporan strategis terindeks Google Scholar, SINTA, dan SCOPUS (2015–2026) yang mengidentifikasi disparitas strategi tajam. Gastrodiplomasi Indonesia telah mapan dengan narasi kuat, sedangkan diplomasi wastra (Textile Diplomacy) masih tertinggal akibat pendekatan seremonial yang gagal mengkonversi nilai filosofis menjadi gaya hidup relevan bagi audiens global. Analisis tematik menyoroti pergeseran peran diaspora menjadi frontline messengers aktif yang mampu melakukan "penerjemahan budaya" sebagai bentuk praktik Soft diplomasi, serta tuntutan media sosial akan "identitas hibrida" perpaduan harmonis antara motif etnik lokal dan estetika modern. Sintesis literatur tersebut mendasari usulan kerangka kerja implementatif bernama "Pola Lokal". Model ini mengadopsi pendekatan manajemen SOSTAC (Situation, Objectives, Strategy, Tactics, Action, Control) untuk mentransformasi promosi budaya abstrak menjadi kampanye terukur. Penerapan struktur ini memungkinkan aset budaya visual dikelola layaknya ekuitas merek global, memastikan diplomasi budaya Indonesia berjalan efektif, sistematis, dan berdampak ekonomi nyata.
The Implementation of The Pracerja Card Program in Improving the Quality of Public Services in The City of Cirebon Mawa Rizky, Cindy Octa; Rohida, Leni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64176

Abstract

One of the government's innovations to enhance citizens' competencies and improve the quality of digital-based public services is the implementation of the Kartu Prakerja Program. However, several challenges emerged in the City of Cirebon, including limited access to information, complex registration procedures, and uneven levels of training effectiveness. Using the Service Quality (SERVQUAL) indicators developed by Parasuraman, Zeithaml, and Berry (1988)—namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy—this study examines how the implementation of the Kartu Prakerja Program contributes to improving public service quality. The research employs a qualitative approach through observations, in-depth interviews, and document analysis. The findings indicate that program implementation performs relatively well in terms of assurance and reliability, particularly with regard to process transparency and service certainty. However, due to insufficient technical assistance and diverse participant needs, the responsiveness and empathy dimensions remain limited. Substantively, the digital platform is perceived to enhance service efficiency, although constraints in digital literacy pose significant challenges. The overall results suggest that the Kartu Prakerja Program has contributed to improving public service quality in the City of Cirebon, yet several aspects still require optimization. The recommendations include strengthening public outreach, expanding technical support, and improving the digital platform to better accommodate the needs of local communities
Efektivitas Kinerja Ur Prodok Spripim dalam Mendukung Tugas Kepemimpinan Kapolda Sumatera Utara Akbar, Rizky; Sutinah; Thalib, Prawitra
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja Urusan Produk dan Dokumentasi (Ur Prodok) pada Sekretariat Pribadi Pimpinan (Spripim) dalam mendukung pelaksanaan tugas kepemimpinan Kapolda Sumatera Utara. Ur Prodok memiliki peran penting dalam menyiapkan berbagai produk administrasi pimpinan seperti penyusunan naskah dinas, dokumentasi kegiatan pimpinan, pengelolaan arsip, serta penyediaan bahan informasi yang dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan. Kompleksitas tugas tersebut semakin meningkat seiring luasnya wilayah hukum Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang membawahi 29 Polres serta didukung oleh jumlah personel yang terus bertambah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap berbagai kegiatan dan produk administrasi yang dihasilkan oleh Ur Prodok Spripim. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mengenai efektivitas kinerja Ur Prodok dalam mendukung tugas kepemimpinan Kapolda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Ur Prodok Spripim secara umum telah berjalan cukup efektif dalam mendukung kegiatan pimpinan, khususnya dalam penyediaan dokumen administrasi, dokumentasi kegiatan, serta pengelolaan informasi yang dibutuhkan oleh pimpinan. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang mempengaruhi optimalisasi kinerja, antara lain keterbatasan jumlah personel, tingginya volume pekerjaan administrasi, serta kebutuhan peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan dokumen dan arsip. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem administrasi berbasis digital, serta optimalisasi pembagian tugas dalam struktur Ur Prodok agar dukungan administrasi terhadap tugas kepemimpinan Kapolda Sumatera Utara dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Teori Hukum Progresif dalam Penyelesaian Malpraktik Medik Siswanto, Hery; Tetelepta, Febri Emelia Naomi; Mustain, Ismawanty; Widiastuti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64189

Abstract

Penyelesaian sengketa malpraktik medik di Indonesia kini diatur oleh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menguatkan kewajiban tenaga kesehatan, hak pasien, dan mekanisme penyelesaian sengketa melalui prosedur administrasi, majelis kehormatan etik, serta standar profesi, etika profesi, dan pengaduan masyarakat, dengan tetap mempertahankan relevansi Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dalam menetapkan kewajiban profesi dan pertanggungjawaban hukum. Menganalisis pengaturan hukum terbaru terkait penyelesaian malpraktik medik, Mengkaji penerapan teori hukum progresif dalam sengketa medis, Merumuskan model penyelesaian sengketa yang berorientasi pada keadilan substantif. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif dengan analisis konseptual, peraturan perundang-undangan, dan putusan pengadilan untuk mengevaluasi relevansi teori hukum progresif dalam konteks penyelesaian malpraktik medik. Teori hukum progresif menekankan bahwa hukum harus berorientasi pada pencapaian keadilan substantif, kemanusiaan, dan perlindungan hak fundamental para pihak yang bersengketa, bukan hanya kepastian formal aturan. Implementasi teori ini dalam penanganan malpraktik medik ditinjau melalui mekanisme mediasi, keadilan restoratif, serta interpretasi hukum yang melampaui sekadar norma tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori hukum progresif—dengan memperkuat mediasi, penyelesaian damai, dan perhatian pada hak pasien serta perlindungan hukum tenaga medis—dapat mengatasi keterbatasan pendekatan legalistik murni dan memberikan penyelesaian yang lebih efektif, adil, dan humanis dalam sengketa malpraktik medik di Indonesia. UU Kesehatan 2023 menunjukkan pergeseran paradigma menuju pendekatan administratif dan etik, Pendekatan legal-positivistik memiliki keterbatasan dalam menyelesaikan sengketa medis secara adil, Teori hukum progresif relevan sebagai paradigma penyelesaian malpraktik medik berbasis keadilan substantif, Model penyelesaian bertahap progresif memberikan keseimbangan perlindungan hukum.
Transformasi Tata Kelola Rumah Susun di Indonesia: Analisis Yuridis Normatif terhadap Peraturan Menteri Perumahan Nomor 4 Tahun 2025 Triwibowo, Puguh
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64199

Abstract

Hak warga negara Indonesia untuk memperoleh tempat tinggal yang layak dijamin oleh konstitusi dan diatur dalam berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Namun, dalam praktiknya, tata kelola rumah susun di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait konflik pengelolaan, ketidakjelasan hak penghuni, dan lemahnya mekanisme penyelesaian sengketa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum dari diterbitkannya Peraturan Menteri Perumahan Nomor 4 Tahun 2025 tentang Rumah Susun sebagai instrumen pembaruan tata kelola hunian vertikal. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif, penelitian ini mengkaji sinkronisasi regulasi baru tersebut dengan Undang-Undang Rumah Susun yang telah ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Permen No. 4 Tahun 2025 memberikan kepastian hukum yang lebih kuat terkait hak pengelolaan, standarisasi biaya pemeliharaan, dan mekanisme penyelesaian sengketa antara penghuni dan pengelola. Dengan demikian, regulasi ini merupakan langkah progresif dalam memperbaiki tata kelola rumah susun di Indonesia, karena mampu menjawab permasalahan klasik terkait dominasi pengembang, kurangnya transparansi, dan lemahnya perlindungan penghuni. Implementasi yang konsisten serta pengawasan yang efektif menjadi kunci utama agar regulasi ini dapat mewujudkan hunian vertikal yang berkeadilan, transparan, dan berkelanjutan.
The Influence of Attitude and Supervision on Medical Waste Management Compliance with Waste Management Facilities as a Mediation Variable at Cibinong Hospital Afraimansyah, Afraimansyah; Hilmy, Reza; Nofierni, Nofierni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64206

Abstract

Background: Non-optimal management of medical waste in hospitals has the potential to increase the risk of infections related to health services and environmental pollution. At Cibinong Hospital, non-compliance by officers in sorting, using personal protective equipment, and waste disposal is still found in accordance with standard operating procedures. Objective: This study aims to analyze the influence of attitude and supervision on compliance with medical waste management with waste management facilities as a mediating variable. Methods: The study used a quantitative approach with a cross-sectional design. The research population is health workers who are directly involved in the management of medical waste, with data collection using questionnaires that have been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out using linear regression and path analysis to test the direct and indirect influence between variables. Results: The results showed that attitudes, supervision, and facilities simultaneously had a significant effect on compliance (p<0.001). Partially, attitude was the most dominant variable with a beta coefficient of 0.657. Waste management facilities have been proven to mediate the influence of attitudes and supervision on compliance. The research model was able to explain 58% of the variation in compliance. Conclusion: It was concluded that compliance was influenced by internal motivation and external reinforcement supported by the availability of facilities as the main enabling factor.
Evaluasi Kinerja Operasional dan Tata Kelola Bongkar Muat Kapal CBU di Terminal Kendaraan Fauziah, Lily; Setyawati, Aswanti; Arifiani, Librita; Nofrisel; Alfaridi, Nursery
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64216

Abstract

Pelabuhan Patimban dikembangkan untuk mengurangi kepadatan di Pelabuhan Tanjung Priok dan memperkuat konektivitas logistik dengan kawasan industri di Jawa Barat. Namun, kinerja operasional Terminal Kendaraan untuk pelayanan kapal Completely Built Up (CBU) masih menunjukkan ketidakefisienan meskipun didukung infrastruktur modern. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja bongkar muat dan merumuskan strategi peningkatan tata kelola terminal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara dan telaah dokumen, dengan analisis kinerja berdasarkan indikator Waiting Time, Approaching Time, Berthing Time, dan Effective Time, serta analisis strategi menggunakan SWOT dan Balanced Scorecard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi terbaik terjadi pada tahun 2023, ketika rasio Effective Time terhadap Berthing Time mencapai 86,5%, sedangkan pada tahun 2024 rasio tersebut menurun menjadi 65,7% dengan Waiting Time dan Approaching Time kembali meningkat. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan terminal pada kapasitas besar dan potensi efisiensi, namun masih terdapat kelemahan pada tingginya waktu tunggu, keterbatasan digitalisasi, minimnya otomasi, dan ketergantungan koordinasi eksternal. Strategi prioritas yang direkomendasikan meliputi pengembangan sistem digital terintegrasi, peningkatan kompetensi SDM, dan optimalisasi fasilitas terminal. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan tata kelola dan kolaborasi antarpemangku kepentingan diperlukan agar Pelabuhan Patimban dapat berfungsi sebagai hub logistik kendaraan nasional yang andal dan efisien.

Filter by Year

2016 2026