cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
Kesiapan Guru Di Abad 21 Dengan Pendekatan Empat Dimensi Kepemimpinan Situasional Kepala Sekolah Aziz, Cut Nurhalizah; Nurdin, Diding
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i32023p198

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to identify the four dimensions of situational leadership that are used by school principals to improve teacher readiness in the 21st century. A qualitative approach with case studies is the method used in this study. Data and information were obtained from the results of observations and interviews that have been conducted. The results of the study show that the principle in implementing situational leadership styles tends to be delegative, namely this last group of leadership styles for employees with very high readiness, skills, and desires. This leadership style pays little attention to relationships and tasks. This style observes and supervises employees, leaders see progress and results, assign authority and obligation to employees, and ensure employees achieve appropriate results.Keywords: Situational Leadership; teacher readiness; 21st centuryAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi empat dimensi kepemimpinan situasional yang digunakan kepala sekolah dalam meningkatkan kesiapan guru di abad 21. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus menjadi metode dalam penelitian ini. Data dan informasi didapatkan dari hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan kepala sekolah tersebut dalam pengimplementasian gaya kepemimpinan situasional cenderung delegatif yaitu kelompok gaya kepemimpinan terakhir ini untuk karyawan yang kesiapan, keterampilan serta keinginan yang sangat tinggi. Gaya kepemimpinan ini tidak terlalu memperdulikan hubungan dan tugas. Gaya ini mengamati dan mengawasi karyawan, pemimpin melihat kemajuan dan hasil, memberikan wewenang dan kewajiban kepada karyawan, dan memastikan karyawan mencapai hasil yang sesuai.Kata kunci: Kepemimpinan Situasional; kesiapan guru; abad 21
Pengelolaan Kegiatan Kewirausahaan dalam Menumbuhkan Kreativitas Dan Inovatif Peserta Didik di SMK Sinar Husni BM 1 L Deli Pohan, Aqilla Syafah Marwah; Fadhli, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i22024p244

Abstract

Abstract: The aim of this study is to determine how to foster students' creativity and innovativeness through entrepreneurial activities. Using observation, documentation, and interviews as data collection methods, this study uses a qualitative descriptive research methodology involving school principals, teachers, and students. The findings of this research are the management of entrepreneurial activities in fostering the creativity of students at SMK Sinar Husni 1 BM L Deli, namely: 1) Students are creative in generating new ideas, 2) Students are creative in developing ideas, 3) Students are creative in create business opportunities. And the management of entrepreneurial activities in growing innovation at SMK Sinar Husni 1 BM L Deli, namely: 1) Students learn innovation from existing experience, 2) Students can create new products, 3) Students can increase productivity, product/service quality and profit. This research reveals how managing entrepreneurial activities fosters creativity and innovation in students.    Keywords: Entrepreneurship, Creativity, Innovative Abstrak: Tujuan dari studi ini adalah untuk menentukan bagaimana menumbuhkan kreativitas dan inovatif siswa melalui kegiatan kewirausahaan. Menggunakan pengamatan, dokumentasi, dan wawancara sebagai metode pengumpulan data, studi ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Adapun temuan penelitian ini ialah pengelolaan kegiatan kewirausahaan dalam menumbuhkan kreativitas peserta didik SMK Sinar Husni 1 BM L Deli, yaitu: 1) Peserta didik kreatif dalam melahirkan ide baru, 2) Peserta didik kreatif dalam mengembangkan ide-ide, 3) Peserta didik kreatif dalam menciptakan peluang usaha. Dan pengelolaan kegiatan kewirausahaan dalam menumbuhkan inovatif SMK Sinar Husni 1 BM L Deli, yaitu: 1) Peserta didik mempelajari inovasi dari pengalaman yang ada, 2) Peserta didik dapat menciptakan produk baru, 3) Peserta didik dapat meningkatkan produktivitas, kualitas produk/layanan serta keuntungan. Penelitian ini mengungkapkan bagaimana pengelolaan kegiatan kewirausahaan dalam menumbuhkan kreativitas dan inovatif peserta didik.Kata kunci: Kewirausahaan, Kreativitas, Inovatif
Kebijakan Sistem Zonasi: Implementasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru di Sekolah Menengah Atas Mahmud, Mahmud; Fadlillah, Fadlillah; Indriyani, Tuti; Chaniago, Fransisko; Habibi, M Fadly; Rosalina, Des Winanda
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i12024p139

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to investigate the implementation, constraints, and efforts of the zoning system policy on new student admission at State High School 1 Muaro Jambi. This type of research employs qualitative research methods with a descriptive approach, collecting data directly in the field through interviews, observations, and documentation. The findings of this study indicate that the zoning system policy is being implemented successfully at Muaro Jambi State High School 1. Its implementation is consistent with Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia Policy No. 14 of 2018 and the Juknis of the Jambi Provincial Education Office. However, this cannot be separated from the difficulties encountered, which are as follows: 1) the community's understanding of the zoning system has not been fulfilled; 2) there is fraud when registering; and 3) there is fraud when registering. and 4) unsatisfactory servers. And the efforts made to overcome these obstacles include: 1) instilling a sense of responsibility in PPDB implementers, 2) earlier socialization, 3) guiding students based on their potential, and 4) giving support in the form of wi - fi connectivity and desktops for PPDB implementation.Keywords: Implementation, Zoning System Policy, PPDBAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendalami implementasi, kendala dan upaya dari kebijakan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Muaro Jambi. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan mendapatkan data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan sistem zonasi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Muaro Jambi berjalan cukup baik. Penerapannya sesuai dengan kebijakan Permendikbud RI Nomor 14 Tahun 2018 dan Juknis Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Namun hal itu tidak lepas dari kendala yang dihadapi yaitu: 1) belum terpenuhinya pemahaman masyarakat terhadap sistem zonasi, 2) terdapat kecurangan saat melakukan pendaftaran, 3) menurunnya kualitas peserta didik, dan 4) server yang kurang optimal. Dan upaya yang dilakukan untuk memecahkan kendala tersebut yaitu: 1) menumbuhkan sikap tanggung jawab bagi pelaksana PPDB, 2) melakukan sosialisasi lebih awal, 3) membimbing peserta didik sesuai dengan potensinya, 4) menyediakan bantuan berupa wifi dan computer untuk pelaksanaan PPDB.Kata kunci: Implementasi, Kebijakan Sistem Zonasi, PPDB
Kepemimpinan Visioner dalam Menghadapi Pendidikan Era Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Madrasah Aliyah (MA) (Studi Kasus Di MAS Alif Al-Ittifaq) Janah, Rahmadani Roudotul; Prihatin, Eka; Hartini, Nani
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/10.17977/um027v7i32024p359

Abstract

Abstract: This research aims to discover and describe the visionary leadership style implemented at MAS Alif Al-Ittifaq in the digital era as well as the various efforts undertaken to enhance the competitiveness of the madrasah in response to the challenges posed by change. The study employs a qualitative research method with a descriptive approach, which the data was collected through observations, documentation, and interviews. The data analysis model used in this research follows the Miles and Huberman framework, which includes the stages of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The informants in this study consist of the head of the madrasah, teachers, and students of MAS Alif Al-Ittifaq. The result of the study find that the head of the madrasah has successfully implemented visionary leadership by rolling as a direction-setter, agent of change, spokesperson, and coach in guiding the management of the madrasah. This visionary leadership is implemented in various aspects of management, including strategic planning, innovation in technology-based learning processes, and human resource development. In addressing the increasingly complex challenges of the digital era, the head of the madrasah plays a crucial role in ensuring the madrasah’s ability to adapt to changes and effectively leverage digital technology to improve the quality of education. In facing competition, the head of the madrasah has implemented several initiatives aimed at attracting community attention. These include the provision of a boarding school program to accommodate students from distant areas who seek a deeper understanding of religious studies, the habitual activities such as Dhuha prayer and literacy program, and fostering collaboration with various institutions, including the village government, health centers, police departments, and DP2KBP3A. Additionally, a student internship program is offered, providing hands-on experience for students in their final year, alongside specialized skill programs and additional subjects. These efforts are aimed at keeping pace with the times, improving the quality of the madrasah, and meeting societal demands, with the hope that these factors will attract families to enroll their children at MAS Alif Al-Ittifaq, ultimately enhancing the institution’s competitiveness. The efforts undertaken still require time for a comprehensive evaluation of their impact on enhancing the madrasah's competitiveness. Keywords: Leadership; Visionary Leadership; Digital Era; Competitiveness Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menggambarkan gaya kepemimpinan visioner yang diterapkan di MAS Alif Al-Ittifaq pada era digital serta berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan daya saing madrasah dimana perubahan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun model analisis yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu analisis data Miles and Huberman yang terdiri dari tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala madrasah, guru, dan siswa MAS Alif Al-Ittifaq. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepala madrasah telah berhasil mengimplementasikan kepemimpinan visioner dengan berperan sebagai penentu arah, agen perubahan, juru bicara, serta pelatih yang memandu pengelolaan madrasah. Kepemimpinan visioner tersebut diterapkan dalam berbagai aspek pengelolaan, mulai dari perencanaan strategis, inovasi dalam proses pembelajaran berbasis teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia. Dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks, kepala madrasah berperan penting dalam memastikan kemampuan adaptasi madrasah terhadap perubahan serta memanfaatkan teknologi digital secara efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam menghadapi daya saing, kepala madrasah mengimplementasikan sejumlah upaya yang kiranya dapat menarik atensi masyarakat, seperti disediakannya program sekolah berasrama yang diharapkan dapat memfasilitasi peserta didik yang lokasinya jauh dari madrasah serta ingin belajar ilmu agama lebih dalam, adanya kegiatan-kegiatan pembiasaan seperti pembiasaan sholat dhuha dan literasi, menjalin hubungan kerjasama dalam berbagai kegiatan dengan berbagai instansi seperti pemerintah desa, puskesmas, polsek, DP2KBP3A, dan sebagainya, serta mengadakan program magang yang diyakini dapat memberikan pengalaman bagi peserta didik yang sudah berada di kelas 12, disediakannya program keterampilan dan mata pelajaran khas. Upaya-upaya tersebut dilakukan guna mengikuti perkembangan zaman, meningkatkan kualitas madrasah, serta memenuhi tuntutan masyarakat sehingga diharapkan masyarakat tertarik untuk menyekolahkan anak-anaknya di MAS Alif Al-Ittifaq, yang mana kemudian hal ini akan berdampak pula pada daya saing madrasah. Upaya-upaya tersebut masih memerlukan waktu untuk dapat dievaluasi secara keseluruhan mengenai dampaknya terhadap peningkatan daya saing madrasah. Keywords: Kepemimpinan; Kepemimpinan Visioner; Era Digital; Daya Saing
Indonesian Students' Behavior Towards Decision-Making In Choosing Distance Learning (Study On Open And Distance Students) Arisanty, Melisa; Wiradharma, Gunawan; Yulia, Irla; Anam, Khaerul; Kurniyawan, Dede
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i42023p412

Abstract

Abstract: The university needs to know what factors influence student behavior in determining distance learning. It is very necessary as a way to formulate an optimal marketing strategy. This study aimed to determine the influence of student behavior factors consisting of cultural, social, personal, and psychological factors in determining decisions to take distance learning at the Universitas Terbuka. This study's population was UT students registered in the 2023-1 semester, as many as 439,222 students. From this population, there were 10,119 students as respondents with quota sampling techniques from all branch offices throughout Indonesia and abroad. The data analysis technique used is Multiple Linear Analysis with the Enter Method and the SPSS 25.0 for Windows program. The results showed that the student's behavior strongly influenced their decisions in choosing a distance learning system. The main factors shaping student behavior in determining decisions to study remotely are social factors, such as social status and the role of students in society, as well as the personality factors of the students themselves, such as the personal decisions of students in understanding their needs for distance learning systems that are following the conditions they face. In addition to these two factors, cultural factors of residence and student psychology also shape student behavior in determining decisions to study remotely. By knowing these factors, it is hoped can continue to compete with other universities that also organize distance learning courses so that it is always expected to be the first choice of students to participate in the distance learning system.Keywords: Consumer Behavior, Purchasing Decisions, Distance Learning, Multiple Linear Analysis
Kesiapan Penerapan Zona Integritas Di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo Marhawati, Besse; Arwildayanto, Arwildayanto; Umar, Sahruni; Mas, Siti Roskina; Arifin, Arifin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i32023p287

Abstract

Abstract: This study aims to determine the readiness to implement the Zone of Integrity (ZI) in the Faculty of Education, Universitas Negeri Gorontalo, regarding change management, governance arrangements, and HR management. This study used a quantitative approach and the type of descriptive, explanatory research. Questionnaires, interviews, and document studies were conducted to obtain the data. Further, the data was analyzed using a simple descriptive technique expressed in the percentage formulation. The results showed that: (1) Readiness of ZI implementation in Faculty of Education in terms of change management was in the ready category, (2) Readiness of ZI implementation in Faculty of Education in terms of management arrangement was in the ready category, and (3) Readiness of ZI implementation in Faculty of Education in terms of HR management is in the ready category.Keywords: Integrity Zone Readiness; Implementation; Faculty of EducationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan penerapan Zona Integritas di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo ditinjau dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, dan manajemen SDM. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif eksplanatori. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket), wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan menggunakan formulasi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesiapan penerapan ZI di FIP ditinjau dari manajemen perubahan berada pada kategori siap, (2) Kesiapan penerapan ZI di FIP ditinjau dari penataan tata laksana berada pada kategori siap, dan (3) Kesiapan penerapan ZI di FIP ditinjau dari manajemen SDM berada pada kategori siap.Kata Kunci: Kesiapan Zona Integritas; Implementasi; Fakultas Ilmu Pendidikan
Strategi Kepala Sekolah dalam Penerapan Budaya Religius di SMP Swasta Sinar Husni Helvetia Marpaung, Jelita Ramadhani; Rifa'i, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i22024p281

Abstract

Abstract: This research was conducted to gain an understanding of the theme of this research, namely the principal's strategy in implementing religious culture at Sinar Husni Helvetia Private Middle School, which consists of the principal's steps in his strategy, implementation of religious culture (customs), and inhibiting and supporting factors in advancing The principal's strategy in implementing religious culture at Sinar Husni Helvetia Middle School. Meanwhile, the research method used is a qualitative method which is descriptive and predominantly uses analysis. This research comes from several clear informants, the first is an informant from the school principal, the second is an informant from the deputy principal, the third is a religious teacher informant, and the fourth is an informant from students. The data collection methods used for this research were observation, interviews and documentation. The stages of the data collection or data reduction process, drawing conclusions and presenting data are the Miles & Huberman data analysis model. The results of this research show that; Firstly, the strategies used or used by the principal to implement religious culture at Sinar Husni Helvetia Private Middle School are cultural strategies (habituation), role model strategies (exemplary), and finally cooperation strategies (partnership). Second, the implementation of culture or religious habits in schools through the example method and habituation to good things that are often done by schools, namely habits or culture such as; in everyday application but which is often ignored by today's young people, namely the 3S of smiling, saying hello, saying hello. The next habit is to carry out the noon prayer every day in congregation and have a separate punishment for not carrying it out, as well as celebrating Islamic holidays, listening to religious sermons every week with different ustadz, reading prayers and reciting verses from the holy Koran. in the form of short surahs or surahs that students have memorized before starting class lessons. Third, the inhibiting and supporting factors for the implementation of this religious culture include; The supporting factors are the discipline of teachers and students, good infrastructure so that they can support the implementation of teaching and learning activities and preserve religious cultural habits, the unity of the school community and strong commitment, while the inhibiting factor is the reduced awareness of students or learners.Keywords: Implementation, Religious Culture, Strategy. Abstrak: Diadakannya penelitian ini untuk mengetahui pemahaman tentang tema penelitian ini yaitu strategi kepala sekolah dalam penerpana budaya religius di SMP Swasta Sinar Husni Helvetia, yang terdiri dari langkah-langkah kepala sekolah dalam strateginya, pelaksanaan budaya (kebiasaan) religius, dan faktor penghambat dan pendukungnya dalam memajukan strategi kepala sekolah dalam menerapkan budaya religius di SMP Sinar Husni Helvetia. Sedangkan metode penelitian yang digunakan ini adalah menggunakan metode kualitatif yang sifatnya deskriptif serta dominan menggunakan analisis. Penelitian ini bersumber dari beberapa informan yang sudah jelas, yang pertama informan dari kepala sekolah, kedua informan wakil kepala sekolah, ketiga informan guru agama, dan keempat informan dari peserta didik. Metode pengumpulan data untuk penelitian ini yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahapan proses pengumpulan data atau reduksi data, mengambil kesimpulan serta penyajian data adalah model analisis data Miles & Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa; pertama, strategi yang dipakai atau digunakan oleh kepala sekolah untuk menerapkan budaya religius di SMP Swasta Sinar Husni Helvetia ini adalah strategi kebudayaan (pembiasaan), strategi panutan (keteladanan), dan terakhir strategi jalinan kerja sama (kemitraan). Kedua, pelaksanaan budaya atau kebiasaan religius di sekolah melalui metode tauladan serta pembiasaan hal baik yang sering dilakukan oleh sekolah yaitu pembiasaan atau kebudayaan seperti; dalam penerapan yang dilakukan sehari-hari tapi sering diabaikan oleh anak muda zaman sekarang yaitu 3S senyum, sapa, salam. Pembiasaan selanjutnya yaitu melaksanakan salat zuhur setiap harinnya secara berjamaah dan memiliki hukuman tersendiri jika tidak melaksanakannya, serta melangsungkan perayaan hari-hari besar islam, mendengarkan tausiah agama disetiap minggunya dengan ustadz yang berbeda-beda, membaca doa dan melafazkan ayat suci Al-Qur’an berupa suirah-surah pendek atau surah yang sudah dihafal para peserta didik sebelum memulai pelajaran dikelas. Ketiga, untuk faktor penghambat dan pendukung agar terlaksananya budaya religius ini antara lain; faktor pendukungnya yaitu kedisplinan guru dan siswa, sarana prasarananya yang baik sehingga dapat mendukung terlaksananya kegiatan belajar mengajar serta melestarikan kebiasaan budaya religius, terjalinnya kebersamaan masyarakat sekolah serta komitmen yang kuat, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran siswa atau peserta didik.Kata kunci: Penerapan, Budaya Religius, Strategi
Pengaruh Manajemen Ekstrakurikuler Terhadap Prestasi Non Akademik di SMA Budi Satrya Nasution, Nabillah Ulfiyah; Fadhli, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i42023p428

Abstract

Abstract: This research aims to determine the influence of extracurricular management on non-academic achievement at SMA BUDI SATRYA. The dependent variable in this research is extracurricular management (X), the dependent variable is non-academic achievement (Y). The research population and sample is a sample of 32 teachers who will participate in this research, there are 14 male teachers and 18 female teachers. The teachers selected as respondents are those who have the capacity and are the main keys to the school. The data obtained were analyzed using the PLS analysis technique (Partial Least Square via SmartPLS Software. Based on the research results it can be concluded that: (1) Extracurricular Management has a positive and significant effect on Non-Academic Achievement at SMA BUDI SATRYA through partial testing, where scores were obtained The calculated t for Extracurricular Management is 5.203 ≥ t table, namely 1.654, so it can be concluded that Extracurricular Management has an effect on Non-Academic Achievement. Thus, hypothesis H1 in this study is accepted.Keywords: Extracurricular Management, Non-Academic AchievementAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Manajemen Ekstrakulikuler Terhadap Prestasi Non Akademik di SMA BUDI SATRYA Variabel dependen pada penelitian ini adalah Manajemen Ekstrakulikuler (X), variabel dependen yaitu Prestasi Non Akademik (Y). Sampel penelitian adalah Sampel sebanyak 32 orang guru yang akan berpartisipasi dalam penelitian ini, terdapat guru laki-laki berjumlah 14 orang dan guru perempuan berjumlah 18, guru-guru yang dipilih sebagai respondent adalah mereka memiliki kapasitas dan menjadi kunci utama pada sekolah. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis PLS (Partial Least Square melalui Software SmartPLS. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Manajemen Ektrakurikuler berpengaruh positif dan signifikan terhadap Prestasi Non Akademik di SMA BUDI SATRYA melalui pengujian secara parsial, diperoleh nilai t hitung untuk Manajemen Ektrakurikuler adalah 5,203 ≥ t tabel yaitu 1,654, maka dapat disimpulkan bahwa Manajemen Ektrakurikuler berpengaruh terhadap Prestasi Non Akademik. Dengan demikian, hipotesis H1 dalam penelitian ini diterima.Kata kunci: Manajemen Ekstrakulikuler, Prestasi Non Akademik
Strategi Kerja Sama Sekolah dengan Lembaga Luar Negeri untuk Mengoptimalkan Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Asing di SMA Anisatussholihah, Nur; Ulfatin, Nurul; Juharyanto, Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i12024p17

Abstract

Abstract: This research aims to describe the school's cooperation strategy with overseas language institutions, including the background and work programme, management process, human resources, funding, management optimisation strategies and results. This research uses a qualitative approach with a case study method design. The research visited the site of SHS 1 Malang. Data were collected using interviews, observations, and documentary studies. Data validity checking techniques include observation/observation persistence, triangulation, member checking, complete report writing, and audit tracing techniques. Data analysis is carried out interactively from data collection to conclusion drawing. Results of this study are summarized: (1) The chosen cooperation institution is PASCH in Germany, because it matches the background of the school which provides a language programme, there is a German language teachers, language classes are large and prominent, and supported by adequate school infrastructure; (2) Cooperation programmes include programmes for teachers, students, and facilities; (3) the management process includes planning, implementation, and evaluation in each type of activity; the human resources involved come from PASCH and from the school; programme funding comes from the German Ministry of Foreign Affairs, the school, and students; (4) strategies for optimising cooperation management include the obligation of grade 10 to choose one extracurricular foreign language, optimising human resources, funding, management processes, consistency of cooperation, and utilisation of facilities obtained; and (5) Results of the strategy include continued cooperation, active involvement, more students learning German and being active in activities, increased students competence and achievement, and more students interested in German language learning and programmes.Keywords: school cooperation, foreign language institute, learning Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kerja sama sekolah dengan lembaga bahasa di luar negeri, mencakup latar belakang dan program kerja, proses pengelolaan, sumber daya manusia, pendanaan, strategi optimalisasi pengelolaan dan hasilnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan metode studi kasus. Lokasi penelitian di SMAN 1 Malang. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan studi dokumenter. Teknik pengecekkan keabsahan data berupa ketekunan observasi/pengamatan, triangulasi, pengecekkan anggota, penulisan laporan yang lengkap, serta teknik penelusuran audit. Analisis data dilakukan secara interaktif mulai dari pengumpulan data sampai dengan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini telah dirangkum: (1) lembaga kerjasama yang dipilih adalah PASCH di Jerman, karena sesuai dengan latar belakang sekolah yang menyediakan program bahasa, terdapat guru bahasa Jerman, kelas bahasa tergolong besar dan menonjol, serta didukung infrastruktur sekolah yang memadai; (2) program kerja sama meliputi program untuk guru, peserta didik, dan fasilitas; (3) proses pengelolaan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi di setiap jenis kegiatan; SDM yang terlibat berasal dari PASCH dan dari sekolah; pendanaan program bersumber dari Kementerian Luar Negeri Jerman, sekolah, dan peserta didik; (4) strategi optimalisasi pengelolaan kerja sama mencakup kewajiban kelas 10 memilih satu ekstrakulikuler bahasa asing, pengoptimalan SDM, pendanaan, proses pengelolaan,   konsistensi kerja sama, dan pemanfaatan fasilitas yang diperoleh; dan (5) hasil strategi berupa kerja sama yang berlanjutan, keterlibatan aktif, semakin banyak peserta didik yang mempelajari bahasa Jerman dan aktif dalam kegiatan, peningkatan kompetensi dan prestasi peserta didik, dan semakin banyaknya peserta didik yang tertarik dengan pembelajaran dan program bahasa Jerman.Kata kunci: kerja sama sekolah; lembaga bahasa asing; pembelajaran
Kepemimpinan Visioner Kepala SMK dalam Meningkatkan Industrial Trust dan Keterserapan Alumni (Studi Multi Kasus Di Smk Kabupaten Madiun) Bidandari, Aroum; Murtadlo, Murtadlo; Wulandari, Ayu
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p607

Abstract

Abstract: This study aims to describe the Visionary Leadership of Vocational School Principals in increasing industrial trust and alumni absorption. The research method used is a qualitative method with a multi-case study approach. The data collection is through in-depth interviews, direct observation and field documentation. While the data analysis model used in this study is the Miles and Hubberman model which consists of the stages of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The key informants of this study were the principals of SMKN 1 Wonoasri and SMK Muhammadiyah 3 Dolopo, and a team of teachers. The results of this study indicate that the Visionary leadership style applied to both SMK PK, namely SMKN 1 Wonoasri and SMK Muhammadiyah 3 Dolopo, is able to increase industrial trust by creating a clear vision and mission by implementing a culture of transparency and focusing on social and economic values. Even the two SMKs in Madiun Regency gained the trust to establish cooperation by creating official DU/DI partner workshops at school locations or educational institutions. With these values, it has a positive impact on both schools, namely both vocational schools become Center of Excellence Vocational Schools and gain public trust, especially in PPDB and provide official workshop and dealer services centered in the vocational schools. In addition, the industrial trust provided by DU/DI partners is by providing opportunities for graduates of both vocational schools in Madiun Regency every year. Keywords: Visioner Leadership; Industrial Trust, Absorption of Vocational School Graduates. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan Visioner Kepala SMK dalam meningkatkan kepercayaan industri dan keterserapan alumni. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi multi kasus. Adapun pengumpulan datanya yakni melalui wawancara mendalam, observasi langsung dan dokumentasi lapangan. Sedangkan model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan model Miles and Hubberman yang terdiri dari tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan kunci dari penelitian ini adalah kepala SMKN 1 Wonoasri dan SMK Muhammadiyah 3 Dolopo , tim guru. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan Visioner yang diterapkan pada kedua SMK PK yakni SMKN 1 Wonoasri dan SMK Muhammadiyah 3 Dolopo mampu meningkatkan industrial trust dengan menciptakan visi dan misi yang jelas dengan menerapkan budaya transparansi dan berfokus pada nilai sosial dan nilai ekonomis. Bahkan kedua SMK di Kabupaten Madiun tersebut memperoleh kepercayaan untuk menjalin kerjasama dengan membuat bengkel resmi DU/DI mitra di lokasi sekolah atau instansi pendidikan. Dengan nilai-nilai tersebut memberikan dampak positif baik bagi sekolah yaitu kedua SMK menjadi SMK Pusat Keunggulan dan memperoleh kepercayaan masyarakat utamanya dalam PPDB dan memberikan pelayanan bengkel serta dealer resmi yang berpusat di SMK. Selain itu industrial trust yang diberikan oleh DU/DI mitra yakni dengan memberikan peluang bagi lulusan kedua SMK di Kabupaten Madiun pada tiap tahunnya. Kata kunci: Kepemimpinan; Kepercayaan Industri, Keterserapan Alumni SMK